
_Kini Dara mulai melepaskan pelukannya,Karena telah waktunya bagi Juna untuk berangkat kekantor.
"Hati-hati" Ucapnya sambil meninggalkan kecupan singkat dipipi Kanan Juna.
"Yang ini" Tunjukknya kearah Bibirnya.Dara Mengulum senyumnya sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"Kau tidak ingin menciumku" Bisik Juna ditelinganya.Wajahnya bersemu merah Tanda Dia Sangat malu saat Mengatakan itu kepada istrinya.
"Ini sudah siang,Pergi sana" Dara berkata tanpa melepaskan Tangannya dari wajahnya.
"Ngusir ni" Tangan Juna mulai terangkat Untuk mencolek Sisa pipi Dara yang masih kelihatan." Junaaa....." Rengeknya Manja.
Dan itu cukup membuat Juna terkekeh geli,Dan hampir tidak bisa bernafas sangking lucunya.
"Ah..yasudah lah.Aku pergi dulu" Ucapnya seraya mencium kening istrinya dengan durasi yang sedikit lama.
Setelah kepergian Suaminya,Kini tinggal Dara sendirilah yang berada dirumah.
Kakinya mengayun dengan seirama untuk masuk kedalam rumah dan langsung bergegas untuk Membersihkan Seisi rumahnya.
1 Jam kemudian,Seluruh rumahnya sudah Bersih Dari kotoran Dan Debu.Dia mulai menaiki tangga untuk membersihkan dirinya yang terasa lengket Karena Membersihkan rumahnya,Padahal Tadi pagi sebelum turun,Dara sudah mandi terlebih Dahulu.
Setelah bebersih dan mengenakan pakaiannya,Masuk Notifikasi pesan Diponselnya yang berada diatas nakas.Dara langsung menghampirinya dan membuka Pesan yang ternyata dari Elma.
📥 Elmaku....
Ra..Hari ini Reuni yuk!,Di Restoran Dekat kantor suami Lo.Lo Bisakan?"
itulah pesan singkat yang dikirim Elma kepadanya.Dia langsung ingat saat Juna Menyuruhnya untuk jalan-jalan bersama temannya saat dirinya merasa bosan.Dengan hati yang gembira,Dara langsung mengetik balasan untuk Elma.
📤To Elmaku...
Bisa kok! Jam berapa?
Tak lama kemudian, Notifikasi pesan kembali masuk kedalam Ponselnya.
📥 Elmaku...
Jam 11 **Ra**...
Kita ketemuan disana ya...
__ADS_1
Setelah membaca pesan itu,Dara melirik kearah jam dinding yang kini telah menunjukkan keangka sepuluh.Dia langsung bergegas untuk bersiap dan pergi kerestoran yang dikatakan Elma tadi.Tak lupa juga dirinya Memesan Taksi online untuk mengantarnya ketempat tujuannya.
50 menit kemudian,Taksi yang dikendarainya telah sampai Di resto itu bertepatan dengan Elma yang juga baru Datang.
"Ra..."Panggilnya yang sedikit meninggikan suaranya.Sedangkan Dara yang merasa dipanggil langsung membalik arah guna mencari seseorang yang memanggilnya tadi.Mata indahnya langsung menangkap sahabat cantiknya yang kini mulai membawa langkahnya menuju Kearahnya.
"Kamu baru Datang El?Kirain Aku telat" Ucap Dara Saat Elma telah berada didepannya.
"Jalanan macet tadi" Elma Menjawabnya dengan cepat dan langsung mengajak Dara untuk masuk kedalam.
Saat kaki itu mulai mengayun.Tanpa sengaja matanya menangkap mobil suaminya yang Tak jauh Dari tempatnya berada.' Itukan Mobilnya Juna ' Batinnya dalam hati sambil memperhatikan mobil itu tanpa berkedip sedikitpun.
"Ra ayo..."Ucap Elma yang melihat Dara hanya berdiri mematung sambil memperhatikan Kearah mobil mewah yang terparkir tak jauh dari mereka.
"Ah ini..iya ayo" Ucapnya tergagap sambil menyusul langkah Elma..
Sesampainya dimeja yang mereka pesan,Mereka sudah disambut oleh beberapa teman mereka yang lain.Mereka adalah teman SMA dari Elma.Namun karena Dara adalah sahabat baiknya Elma.Elma Selalu mengajaknya kemanapun mereka pergi sampai Kini mereka menjalin persahabatan yang tiada Tara.
"Kalian udah dari tadi?"Tanya Dara sambil menduduki kursi yang tersedia.
"Nggak kok Ra" Jawab Nina.
"Mau pesen apa" Tanya Vina sambil membuka menu yang tersedia dimejanya.Mereka semua langsung memfokuskan diri untuk memesan makanan sambil mengobrol hangat satu sama lain.
Tidak sulit baginya Untuk menemukan suminya,Karena Wajah Juna yang Sedikit Berbeda Dari pengunjung lainnya.
Matanya menghangat saat melihat Kefokusan Suaminya saat menjelaskan Tentang kerjasama perusahaannya dengan
Clientnya itu.Lalu matanya Beralih kearah seorang wanita cantik yang Duduk disebelah Juna.
'Wanita itu kan...." Batinnya sambil mengingat wajah wanita itu.Dia pun langsung teringat dengan wanita yang berpapasan dengannya dihalaman rumahnya.Dan Juna bilang,wanita itu adalah sekretarisnya.
"Ra Lo ngeliatin apa sih" Elma berkata sambil Melihat kearah pandangan Dara.Dan matanya pun langsung menemukan sosok Juna yang sedari tadi mencuri perhatian Dara.
"Oooo pantesan,Ada suami Lo disini..." Ucapnya keceplosan.Dengan refleks Dara langsung menutup mulut Elma dengan Tangannya diikuti tatapan Tanya dari sahabatnya yang lain.
"Suami Lo disini Ra..Mana,Gue penasaran nih" Heboh Vina sambil melirik kesana-kemari.
"Sttttttttt,Jangan Kuat kuat ngomongnya"Dara berbisik kepada Temannya sambil meletakkan jari telunjuknya dibibirnya.
"Mana sih,Katanya suami Lo tamvan ya"Sambung Nina lagi,Tapi kali ini mereka mulai mengecilkan Volume suaranya.
__ADS_1
"Cepet dong Ra.." Rengek mereka semua.Dengan malu malu Dara Mulai mengulurkan Tangannya untuk menunjuk kearah Juna.
"Yang itu.."Tunjukknya Kearah suaminya.
Mata mereka semua langsung membulat dengan sempurna,Terkecuali Elma yang sudah mengetahuinya." Sumpah..Beneran itu suami Lo Ra?"Tanya Vina yang merasa tidak percaya dengan apa yang dilihatnya barusan.
Pria itu bukan Hanya tampan,Melainkan seorang pengusaha muda sukses yang terkenal Di kota X Dan Diberbagai Asia bahkan mancanegara.dan pria itu adalah Arjuna Louis Leonidas yang ternyata Adalah suami Dari seorang Dara.
"Iya" Jawabnya pelan Sambil menunduk malu.Kini Semua temannya sudah mengetahui Suaminya yang sebenarnya.
"Gila..Pake mantra apa Lo Ra.Bisa dapetin cowok setampan itu.Kaya lagi" Nina berkata sambil menggelengkan kepalanya.Matanya Meleleh saat melihat Pria tampan yang kini berada didekat mereka.
"Pake cintalah" Dara berbisik sambil tertawa kecil.
"Emang kalian belum tahu ya,Malah kini Dara sudah hamil"Sambung Elma Sambil menunjukkan raut kebahagiaan karena sebentar lagi dirinya akan menjadi seorang Tante.
"Bener Ra,Lo hamil" Tanya Vina sambil sedikit meninggikan suaranya.
"Sttttttttt...Jangan kenceng - kenceng dong!" Ucapnya lagi sambil menutup Mulut Vina.
"hehehe maaf Ra" Ucapnya dengan pelan.
"Lo beneran hamil Ra?"Tanyanya lagi,Karena Dara belum menjawabnya tadi.
"Iya" Jawabnya sambil memamerkan barisan gigi putihnya.
"Wah..Sumpah..Gue bener- bener ga nyangka tau" Ucap Vina yang masih belum percaya dengan semua ini.
"Tuhan Kumohon beri aku jodoh yang tampan dan kaya seperti tuan Juna" Ucap Nina sambil menyatukan kedua telapak tangannya untuk memohon.
Dan itu cukup membuat yang lainnya tertawa terbahak bahak.
Mereka semua langsung menghentikan obrolan mereka saat Makanan yang mereka pesan telah datang.
Juna Sangat Fokus terhadap Pekerjaannya, Sampai-sampai tidak menyadari kedatangan istrinya disitu.Dan Dara hanya bisa mengulum senyumnya Saat melihat raut serius yang terpancar dari wajah suaminya.
__________ _
Bersambung...
happy reading all 🤗❤️
__ADS_1
Salam Cinta Dari Author ❤️🤗
"Saranghaeo 💜"