
_Didalam Ruangan Luas Yang bernuansa putih itu,Juna disibukkan Dengan Setumpukan berkas yang ada didepannya.
Dengan Teliti dia memeriksa semua laporan Perusahaan Yang baru Diserahkan oleh sekretarisnya tadi.
Derttt....dertttt....
Pandangannya langsung beralih kearah ponselnya.Dengan malas Dia langsung meraihnya.Begitu Tahu bahwa yang menelfonnnya adalah Dara,Senyum simpul langsung tercipta diwajahnya.Dengan segera dia langsung menggeser tombol hijau Yang tertera dilayar ponselnya.
Setelah panggilan Video itu terhubung,Senyum hangat Langsung menghiasi wajah Juna dikala melihat wajah istrinya."Siang"Dara Tersenyum malu-malu hanya karena Mengatakan hal itu.
"Siang Nyonya Juna"Jawab Juna sambil tersenyum."Kamu Sudah makan?"Tanya Dara Yang Dibalas anggukan oleh Juna.
Wajah Tampan Juna Mampu membuat Hati dan pikirannya meleleh.'Oh tuhan,Kenapa Semakin hari.Juna semakin tampan' Batinnya sambil mengigit Bibir bawahnya.
"Kalau kamu sudah makan?"Tanya Juna lembut,Senyum Indah tak henti-hentinya Menghiasi wajahnya."Hu'um"Jawab dara Imut."Sudah Minum susu?"Tanya Juna lagi.Wah untuk pertanyaan Ini Dara langsung menggeleng Sambil memamerkan barisan gigi putihnya.
Wajah Juna langsung berubah Kesal Setelah mendengarnya"Kenapa belum minum susu"Tanya Juna datar.
"Nungguin Daddy"Dara berkata dengan imut dan itu cukup membuat Juna merasa gemas.
"Terus lagi ngapain"Tanya Juna sambil melihat kearah sekeliling Dimana Dara berada.
"Memberi makan ikan"Jawab dara Sambil memamerkan Sekelilingnya.
"Mereka bilang,Kalau Kau jarang memberi mereka makan"Dara bercerita dengan Pasti sambil Menunjukkan ekspresi Imutnya.
"Mereka bisa bicara?"Juna merasa heran mendengar Ucapan Dara Barusan.
"Hu'um,Dan kami akan menghukummu saat kau Pulang nanti"Ucapnya Sambil Menunjukkan ekspresi Yang dia punya.
"Oh ya..."Juna hanya berohria saja
"Kamu sibuk?"Tanya Dara,Juna tahu bahwa istrinya pasti merasa kesepian sekarang.
"Kau bosan?"Tanya Juna yang dijawab gelengan oleh Dara.
"Terus..."..
"Hanya merindukanmu"Jawabnya yang langsung mengarahkan Pandangannya kearah lain.Senyum indah Langsung tercipta dibibir Juna.'Istrinya merindukannya' Ah..bila seperti ini Rasanya Juna hanya ingin berada dirumah saja.
"Yasudah,Kita Video Call aja sampai aku pulang nanti"Juna memberi Saran yang membuat Dara menggeleng lemah.
"Aku tahu kau sibuk,Kalau Kita Tetap Video Callan,Nanti kamu nggak Fokus lagi,Terus lama pulangnya"Jelas Dara dengan Rendah.Juna mengangguk tanda setuju Dengan ucapan Istrinya.
__ADS_1
"Nanti pulang jam berapa?"Tanya dara,Juna langsung Berfikir.setelah Beradu dengan pikirannya,Akhirnya Junapun menjawab "Mungkin Jam 6"Jawabnya.
"Ada yang kau inginkan?Nanti akan kubelikan"Tanya Juna perhatian,Dara langsung berfikir sambil Bertanya kepada Calon Baby-nya.
"Sayang kau mau apa?"Tanya Dara sambil mengusap perutnya."Mau burger Barbeque Daddy "Jawabnya Dengan imut Sambil menirukan suara bayi,Juna langsung tertawa melihat ekspresi yang tengah ditunjukkannya saat ini."Kalau mommynya mau apa?"Tanya Juna lagi...
"Mau Kamu"Jawabnya sambil menutup wajahnya.Jawabannya kali ini cukup membuat Juna tertawa terbahak bahak.
"Oke,Nanti Daddy bawa keduanya ya"Jawab Juna,Dara langsung mengangguk mengerti.
Tok..tok..tok....
Juna langsung menoleh Kearah pintunya saat ada yang mengetuknya dari luar.
"Sayang,Sudah dulu ya.Ada Karyawan yang masuk"Ucap Juna dengan lembut.
"Hu'um..Semangat Daddy"Ucapnya sambil tersenyum.Akhirnya mereka pun memutuskan panggilan itu.
"Masuk"Ujar Juna dingin.
"Selamat siang tuan,Ada pertemuan penting Jam dua siang ini tuan"Jelas Luna dengan hati-hati.
"Keluarlah,Dan siapkan segalanya"Ucap Juna dingin sambil melirik kearah jam tangannya.
Pukul 18:00 Wib..
Mansion Juna.....
Sore ini Juna pulang Sesuai dengan janjinya Tadi siang dengan istrinya.Dia berjalan kearah pintu sambil membawa tentengan Berisi Burger pesanan istrinya tadi.
Ceklek....
Pintu tetbuka,Dara langsung menyambutnya dengan senyumnya."Kau sudah pulang"Ujar Dara sambil menghambur kedalam pelukan Juna.
"Ini pesanannmu"Juna langsung menyerahkan bungkusan itu.
"Makasih"Ucapnya sambil meraih Bingkisan itu.Juna mengusap perut istrinya dengan sayang "Anaknya Daddy nakal nggak?"Tanya Juna."Enggak Daddy"Jawab Dara sambil Tersenyum.
"Masuk sana,Aku mau mandi"Juna langsung berjalan Keatas untuk membersihkan diri Meninggalkan Dara diruang tamu.
30 menit kemudian Juna turun dengan Pakaian santainya, Hoodie putih Dipadukan Dengan Celana Training Hitam yang membuat Kadar ketampanannya bertambah berkali-kali lipat..
"Kenapa tidak dimakan?"Tanya Juna sambil mendudukkan dirinya disamping Istrinya.
__ADS_1
"Nungguin Daddy"Jawabnya sambil meraih Burger yang dipesannya tadi.Dara langsung menyuapkannya Kemulut Juna.
Juna menggeleng tanda dia tidak mau memakan Burger itu,Dara langsung Manyun sambil menunjukkan ekspresi Imutnya. "Yasudahlah,Aku juga tidak ingin memakannya"Dara langsung meletakkannya kembali dan memfokuskan dirinyaenonton Televisi yang berada didepannya.
"Okei....Aku mau"Akhirnya Juna mengalah Untuk menuruti kemauan istrinya itu,Dengan senyum cerah dibibirnya Dara langsung meraih Burger itu Dan kembali menyuapkannya Kemulut Juna.
"Enak"Tanya Dara,Juna masih diam sambil memfokuskan dirinya untuk mengunyah Burger itu.Akhirnya Juna mengangguk dan Dara langsung Memakan Burger itu.Menikmatinya tanpa memperdulikan Juna yang tersenyum karena tingkahnya.
"Kau tidak ingin membaginya lagi?"Tanya Juna,Dengan cepat Dara langsung menggeleng. Dia tidak bisa menjawab karena masih ada sisa burger dimulutnya.Dan itu semakin membuatnya sangat menggemaskan.
Juna langsung mengalihkan pandangannya Untuk menonton televisi.Drama Korea?Hampir setiap Hari Juna menontonnya karena Dara tidak ingin menonton yang lain selain itu.
Melihat Mulut Istrinya yang penuh karena Burger itu.Juna langsung menyerahkan segelas air putih Ketangan Dara,Dengan segera Dia langsung menerimanya dan meneguknya hingga tersisa setengah.
"Sudah kenyang?"Tanya Juna sambil tersenyum.Dara langsung mengangguk sambil menyandarkan Kepalanya didada Juna.
Jantung Juna sangat menggetarkan Hatinya.Hingga Dia sadar tentang Fakta bahwa hati ini Juga milik orang lain.
'Mungkin Aku adalah orang yang Egois.Merasa senang dengan kepergianmu juga takdir Yang membuatku bertemu dengannya.Kisah Cinta kalian memang indah,Tapi biarkanlah Kami merajut Cinta yang lebih Indah Dan abadi untuk menghantarkan kami Kejenjang kebahagiaan yang Tidak Akan pernah terganti.Kita Mungkin tidak pernah bertemu,Tapi melihat Juna yang sangat mencintaimu cukup membuatku tahu bahwa kau adalah wanita Yang Baik,Maka dari itu,Ikhlaskanlah Juna untukku.restuilah kami Dan hiduplah Didunia kita masing-masing' Batin Dara sambil memejamkan matanya,Menikmati lembutnya sentuhan Juna Juga menikmati detak jantung Juna.
"Juna......"Panggil Dara,Tanpa membuka matanya samasekali.
"Hmmmmm"Jawabnya sambil menunduk.
"Mulai saat ini,Hingga titik terakhirku bernafas dalam dunia ini,Aku hanya ingin kaulah yang menjadi cintaku juga kasihku."Ucapnya pelan,Juna cukup terharu mendengarnya.Sama sepertinya,Dia juga tidak ingin Menggantikan dara Dalam Hidupnya.
"Aku Mencintaimu Juna"Ucapnya lagi yang langsung memeluk Juna dengan erat.....
Dengan senyum Yang Menghiasi wajahnya Juna langsung membalas pelukan itu dan menghujani Istrinya dengan ciumannya.....
.
.
.
.
***BERSAMBUNG
happy reading all 🤗....
Salam Cinta Dari Author ❤️
__ADS_1
"Saranghaeo***"