
_ Setelah Panggilan Itu berakhir,Juna menoleh kearah Istrinya yang masih Terlalap dalam tidurnya.Dengan pelan,Dia berjalan menuju walk in closet Untuk mengambil jaketnya.Bahkan kakinya sedikit berjinjit agar tidak Menghasilkan suara sedikitpun yang akan membuat Istrinya terbangun nanti.
Sebelum pergi,Juna menyempatkan diri untuk membenahi selimut yang membungkus Istrinya serta meninggalkan kecupan singkat Dikeningnya.
' Aku pergi sayang,Maaf tidak bisa menemanimu mall Ini '
Setelah itu Juna langsung membawa langkahnya menuju Garasi dimana mobilnya berada.
Dengan Kecepatan Tinggi,Juna melajukan mobilnya untuk Menyusul Kelvin yang telah menunggunya sedari tadi.Matanya melirik kearah Pergelangan tangannya yang menunjukkan Tepat jam 12 malam.
Derrtttt... derrrttttt...
Tangannya langsung meraih Ponselnya Untuk mengangkat panggilan itu."Halo" Ucapnya Setelah memasang sebuah Aerphon ditelinganya.
"............."
"Aku sudah Jalan sekarang,Sebentar lagi aku sampai" Panggilan mereka terputus yang membuat Juna semakin melajukan mobilnya dengan cepat agar cepat sampai ditempat tujuan.
Entah apa yang tengah mereka rencanakan saat ini.Yang penting Semua yang mereka lakukan kali Ini ada hubungannya dengan pembicaraan mereka Tadi siang."
Flashback on.
Kelvin membuka pintu ruangan itu saat Juna berseru Untuk mempersilahkannya masuk.
"Anak buahku mendapatkan informasi" Kelvin mendudukkan dirinya Didepan Juna.
Mendengar hal Itu,Juna langsung menghentikan kegiatannya dan Menatap Kelvin Dengan Tatapan Yang sangat serius."Hendra Mengancam Pria suruhannya yang kini sedang berada dipenjara."
Mata Juna membulat.dan kini dia mulai Menegakkan tubuhnya,"Maksudmu?"Juna yang masih kurang paham dengan apa yang dia katakan barusan.
"Tadi siang,Orang suruhanku melihat Tuan Hendra Menemui pri itu.Dan kau tahu apa yang mereka dengar?.Pria itu meminta tuan Hendra untuk segera membebaskannya.Dan jika Proses pembebasannya tak kunjung Dilakukan,pria itu mengancam Akan membongkar ini semua pada pihak kepolisian.Tapi masalahnya,Hendra hanya bersikap acuh dan berpedoman Kepada istri serta anak dari pria itu yang kini berada dipantauannya." Juna mendengarkan seluruh penjelasan Kelvin dan mencernanya dengan baik-baik.
"Dan saat keluar dari kantor polisi,Orang suruhanku tetap mengikutinya.Tepat saat itu juga Ada seseorang yang menelfonnya.Tidak lama mereka bercengkrama,Tapi yang pasti dalam panggilan itu Hendra mengatakan Bahwa malam ini mereka ada pertemuan Di markas milik nya untuk membicarakan rencana mereka selanjutnya." Sambungnya lagi.
"Dimana letak markas mereka?"Tanya Juna."Didaerah Flores tengah"Jawab Kelvin.
__ADS_1
"Ternyata sangat jauh dari pusat kota" Gumam Juna sambil membuang pandangannya kearah lain.
"Aku akan menyuruh anak buahku untuk terus memantau kegiatan mereka.bila perlu,nanti malam Kita Juga ikut menyelidikinya"Juna mengangguk untuk saran Kelvin kali ini.
"Segeralah selesaikan pekerjaanmu.Aku ingin cepat pulang hari ini" Ucap Juna sambil kembali Mengerjakan pekerjaannya.Begitupun dengan Kelvin yang langsung keluar Dari ruangan itu.
....@....
Kini mobil milik Juna sudah sampai ditempat yang disebut Kelvin tadi.Disitu Juna dapat melihat Kelvin serta beberapa anak buahnya yang ikut andil dalam rencana ini.Kaki Panjangnya mulai melangkah untuk menghampiri mereka.
"Aku baru tahu,kalau didaerah sini ada sebuah Markas yang besar."Juna berdiri disamping Kelvin sambil memperhatikan markas itu.
"Dan aku juga baru tahu kalau Markas ini sering digunakan Tuan Hendra Untuk berkumpul dengan rekannya"ucap Kelvin.
"Maksudmu,mereka menggunakan markas itu bukan hanya Untuk merencanakan masalah ini saja?"Juna memandangnya dengan penuh tanya.
"Orang suruhanku Mendapatkan informasi bahwa markas ini telah digunakan sebelum dirinya memegang kendali perusahaannya." Jawab Kelvin.Juna mengangguk-anggukkan kepalanya.
"Apa mereka semua sudah berada didalam?"Tanya Juna yang diangguki oleh Kelvin."Mereka tiba Sebelum aku tiba disini" Jawabnya
"Kalian berlima ikut aku,Dan sisanya Ikut Juna" Kelvin membagi kelompok Diantara mereka."Dan ingat,Mungkin saja ini sangat berbahaya.Siapkan selalu senjata kalian.Dan Bila Sudah berada dalam keadaan genting,Tembakan Peluruk itu melangit sebanyak Dua kali" Jelas Juna kepada Kelvin dan anak buah mereka.
"Ayo"
Setelah itu mereka berpencar.Kelvin Membawa anggotanya kesamping dan Juna membawa anggotanya kebelakang.Banyak Anak buah yang menjaga maskas itu.bahkan disetiap pintu terdapat Dua orang penjaga Yang Bertubuh besar serta senjata yang berada Di pinggang mereka.
' Sial,kenapa banyak sekali penjaga Yang berjaga disini '
pekik Juna yang melihat ada beberapa orang yang berjaga disitu." Lewat sini Bos" Ucap Anak Buah Juna sambil menunjuk kearah Gang kecil untuk masuk kedalam markas besar itu.
Juna mengikuti langkah Anak buahnya.kini Hatinya mulai dipenuhi oleh kecemasan,Bahkan tangannya tak berhenti menggenggam pistol yang berada ditangannya.
Langkah mereka hampir saja sampai Didepan pintu utama,Namun Juna cepat menyadari bahwa ada dua orang penjaga yang berjaga disitu.Dengan cepat,Juna serta anak buahnya langsung bersembunyi.
"Bagaimana ini bos,Anak buah mereka terlalu banyak" Ucap Salah satu anak buah Juna.
__ADS_1
"Tenanglah,Kita pasti bisa melewati ini"Jawab Juna.
"Vin,"Panggil Juna saat Aerphon Yang berada ditelinganya telah terhubung."Lakukan Sekarang"Perintah Juna...
Dorrrr.......
Semua Orang yang berada di markas itu sangat terkejut dengan Adanya suara tembakan Yang baru saja melesat,Terkecuali Juna,Kelvin dan anak buahnya.
"Penyusup" Teriak mereka sambil menodongkan senjata mereka kesegala arah.Bahkan kini Hendra serta anak buahnya mulai keluar Dari ruangan mereka untuk mengecek apa sebenarnya yang terjadi.
"Apa yang terjadi" Hendra berlari menuruni anak tangga,diikuti rekannya yang berada dibelakangnya.
"Kepung semua Daerah markas,Dan tangkap penyusup itu" Hendra memerintahkan seluruh anak buahnya untuk mengepung markas ini.
"Kita berpencar disini okei.Dan ingat,Saat kita datang dengan jumlah sebanyak ini,Maka kita harus pulang dengan keadaan yang utuh" Ucap Juna yang langsung berlari untuk masuk kedalam.
Sekarang,anak buah Kelvin sudah terang-terangan Menunjukkan wujudnya.Tak lupa juga mereka menodongkan pistol kearah penjaga itu.Kini mereka semua Saling menodongkan senjata satu sama lain."Siapa kalian?"Teriak Mereka kearah anak buah Kelvin.
"Malaikatmu" Jawabnya enteng dan langsung menghajar penjaga penjaga itu hingga terkulai lemas Dilantai.Mereka terus berkelahi dalam jangka waktu yang panjang,Karena pasokan Anak buah Hendra yang sangat banyak yang membuat Hendra harus terus melawan untuk menghabisi mereka semua.
"Dimana Hendra?"Tanya anak buah Kelvin sambil menarik kerah baju penjaga itu.
Bugh....
"Jika Aku bertanya,Kau harus menjawab" Teriak anak buah Kelvin.
Karena mereka yang tak kunjung menjawab,Akhirnya mereka menghajar penjaga itu hingga terkulai lemas dilanatai.
..........
***Bersambung....
happy reading all π€π€
salam cinta Dari Author ππ₯°π₯°π
__ADS_1
"Saranghaeo***"