
Dikediaman Varo....
tap tap tap....
suara langkah kaki menggema di seluruh ruangan..
"Selamat malam tuan"Sapa Akbar saat Varo sudah sampai di depannya.
"Malam,Kau masih disini?"Tanya Varo
"Iya tuan,saya sudah menyelesaikan semuanya,dan besok kita tinggal menyelenggarakan launchingnya saja." jelas Akbar.
"Kerja bagus,baiklah kau bisa pulang sekarang" ucap Varo
"Baik tuan,saya permisi" ucap Akbar sambil membungkukkan tubuhnya.
Saat Akbar sudah berjalan kearah pintu Varo kembali memanggilnya lagi..
"Emm tunggu sebentar" ucap Varo
"Ada apa tuan?"
"Bisakah kau cari tahu tentang wanita yang bernama Diandra Adistha Sanjaya.Laporkan semuanya kepadaku,baik itu hal sekecil apapun" jelas Varo.
"Ah baik tuan.saya akan mencari tahu tentang nya" ucap Akbar sambil berlalu pergi..
Siapa wanita itu,apa pacarnya tuan Varo,tapi aku kok gak pernah tau ya"
Batin Akbar yang merasa heran dengan perintah Varo tadi
Di mansion Juna....
Derrrttttt...dertttt...dertt..
Juna is calling...
dara mengerutkan keningnya,saat ia tahu yang menelfonnya adalah Juna..
"Halo" ucap dara saat panggilan itu terhubung
"Halo,apa aku mengganggumu" tanya Juna pad dara...
"Tidak.kenapa..?apa kau membutuhkan sesuatu?"
"Emmm aku kekamarmu sekarang,tunggu aku" ucap Juna sambil mengakhiri telponnya..
Tok..tok..tok..
"Iya bentar" sahut dara dari dalam
ceklek...
pintu terbuka menampakkan Juna yang sedang memamerkan barisan gigi putihnya di depan pintu itu..
"Malam"sapa Juna
"Malam..Ada apa ya" tanya dara
"Apa kau sudah mengantuk?" tanya Juna.
"Ummm belum sih,kenapa?"
"Kita jalan jalan yuk"ajak Juna
"Kemana?"tanya dara
"Jalan jalan muter muter komplek sini aja,cari angin segar" tawar Juna
"Ya udah deh,yuk"..
mereka berdua memutuskan untuk berjalan kaki memutari komplek yang sedikit luas itu..
mereka berdua berjalan sambil berpegangan tangan layaknya sepasang kekasih yang sedang dimabuk asmara.
"Apa kau kedinginan?" tanya Juna yang merasa tangan dara sangat dingin.
"Ummm sedikit sih" ucap Dara
mendengarkan jawaban dara,Juna melepaskan jaketnya dan memakaikannya kepada dara.
Degh..deghh..deghhh
jantung dara berdetak sangat kencang melihat Juna yang asik memakaikan jaketnya pada dirinya.
__ADS_1
"Sudah,kau tidak akan kedinginan lagi" ucap Juna sembari membelai pucuk kepala dara.
hati dara tersentuh saat mendapatkan perlakuan manis dari Juna
"Lalu bagaimana denganmu,nanti kau kedinginan gimana"ucap dara
"Sweater ini cukup menghangatkan tubuhku,lagipula kan aku laki laki,pastinya aku lebih kuat dari pada dirimu kan" jelas Juna
"Terimakasih..." ucap dara
"Ini semua tidak gratis nona,itu yang ingin kau ucapkan lagi" sambung dara sambil tertawa.
"Bahkan aku belum mengatakan apapun Lo" jawab Juna kekeh
"biasanyakan kau seperti itu" ucap dara sambil menceritakan bibirnya..
"Dara" panggil Juna.
"Hem ummmmmm.....ummmmmm"
Juna langsung mengecup bibir dara saat dara menoleh kearahnya..
Dara membulatkan matanya, jantung serasa ingin copot sekarang juga..
"Mulai sekarang kau hanya milikku" ucap Juna setelah melepaskan ciumannya..
"Mak_maksudmu.."Tanya dara malu malu
"Nanti saat waktunya telah tepat,kau akan tau semuanya,Tapi berjanjilah padaku untuk selalu bersamaku,dan tidak ada pria lain dihidupmu selain aku"jelas Juna
"Iya" jawab Dara asal.
"Yasudah ayo kita pulang,tubuhmu semakin dingin..aku takut ku akan sakit" Juna menarik tangan dara untuk melanjutkan perjalanan mereka..
30 menit kemudian.....
mereka telah sampai ke mansion Juna
Juna mengantarkan dara kedepan pintu kamarnya seperti seorang kekasih yang mengembalikan gadisnya ke rumahnya..
"Bersihkan dirimu dan segerah istirahatlah" ucap Juna
"ya udah,,selamat malam" ucap Juna
"Malam,terimakasih"
"Untuk?" tanya Juna.
"ohhh untuk ciumanku tadi ya" ucap Juna kekeh..
"bukan, makasih untuk waktumu malam ini"ucap dara malu.malu...
"Sama sama gadis kecilku" ucap Juna sambil mengusap rambut dara..
Juna membalik badan dan berjalan menuju kamarnya..
"Emmmm Juna" panggil Dara
"Iya"
"Jaket mu" ucap dara sambil menunjuk kearah jaket yang dipakainya.
"Kita satu rumah nona,kau simpan saja" ucap Juna sambil tersenyum..
"Baiklah,malam,semoga mimpi indah" ucap dara
"seharusnya kau bilang seperti ini.malam Juna,semoga mimpi aku," ucap Juna kekeh.
dara langsung masuk kedalam kamar nya karena malu..
Juna hanya terkekeh geli melihat tingkah dara barusan....
keesokan paginya....
Juna berjalan menuruni tangga dengan pakaian formalnya..
Saat berjalan menuju meja makan dia dibuat kagum oleh dara.dara telah menyiapkan segalanya.dari sarapan Juna bahkan tehnya.dara adalah wanita yang sangat cekatan.dia mengurus Juna dengan baik seperti seorang istri yang tengah mengurus suaminya..
"Pagi" sapa Juna sambil menduduki kursinya.
"Pagi,kau sudah siap"
__ADS_1
"Sudah,"
"selamat menikmati" ucap dara..
Juna langsung memasukkan satu suapan penuh ke dalam mulutnya,
"Wahhhh masakanmu ini sangat enak,bisa bisa perut aku bisa buncit ni" ucap Juna kekeh
"Tenang saja,uangmu kan banyak,kau bisa sedot lemak nanti" jawab dara sambil tertawa..
"Iya juga ya.hahahah"
entah kenapa semenjak kedatangan dara,Juna banyak berubah,dia sering tertawa dan juga berbicara...
suasana rumah itu pun menjadi lebih berwarna dari sebelumnya..
inilah yang dikatakan bahwa suatu rumah itu akan hidup bila ada wanita...
Dara mengantarkan Juna hingga kedepan pintu
"Aku berangkat ya.kamu dirumah aja,jangan kemana mana oke" jelas Juna kepada dara
"Siap boss" jawabnya sambil menghormat patuh kepada Juna
"Gadis pintar" ucap Juna sambil mengelus lembut kepala dara.
"Tunggu aku pulang sayang" ucap Juna
dara tersipu mendengar panggilan Juna kepadanya,pipinya Semerah tomat,jantungnya berdetak kencang...
"Iii_iya Juna" jawabnya malu malu
"Iya sayang,gitu lah"goda Juna..
"Junaaaaaaaaa" teriak dara yang merasa malu setengah mati
"Baiklah,aku berangkat ya"
pagi ini Juna berangkat dengan hati yang berbunga bunga,seperti bunga yang bermekaran dipagi hati,
tidak salah lagi.inilah cinta,
dia telah menyadari bahwa dia telah jatuh cinta pada gadis kecilnya itu..
"Aku mencintaimu dara" Teriak Juna didalam mobil....
"Aku akan menjadikanmu wanita terakhirku,pendampingku dan aku akan menjadikanmu ratuku diistanaku" ucapnya lagi.....
setelah kejadian saat itu Juna tidak pernah memperdulikan seorang wanita.
namun berbeda dengan dara..
Saat bertemu dara,Juna berubah drastis,daralah wanita satu satunya yang mampu mencairkan dinginnya Seorang Arjuna..
Dara yang bisa membuatnya ceria kembali,dara yang membuatnya bisa tersenyum dan tertawa lagi,...
Sekarang hanya daralah seorang yang mengisi hati seorang arjuna.ya hanya dara,hanya Diandra Adistha Sanjaya seorang...
BERSAMBUNG...
JANGAN LUPA LIKEπ
TAMBAH KE FAVORIT β€οΈ
DAN KOMEN YA KAKAK KAKAKπππππ₯°π₯°ππ
"*Dan satu lagi,bantu votenya ya kak"
ππππππππππππππ
LOVE YOU ALLβ€οΈπ€β€οΈπ€β€οΈ*
Kumencintaimu....
lebih dari apapunπππππππ
@Diandra Adistha Sanjaya...
β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈπ€π€β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ
Messi Messi numpang lewat ya kak
πππππ
__ADS_1