Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Bab 91_Jaga pandangan


__ADS_3

_Setelah Selesai meeting.Juna tidak langsung kembali kekantor,Karena jam yang sudah memasuki waktu makan siang,Dan Akhirnya Juna Dan Luna memutuskan Untuk makan siang terlebih dahulu sebelum kembali kekantor.


Semua kelakuannya Tak luput dari pandangan istrinya yang sedari tadi memperhatikan interaksinya Dengan sang sekretaris.Rasa cemburu mulai menyeruak dalam dirinya saat melihat Sekretaris cantik itu duduk disamping Juna dan berada dalam satu meja.


"Hati-hati Ra..Banyak pelakor yang berkeliaran Diluar sana termasuk Wanita yang sekarang Duduk disebelah suami Lo" Ucap Elma Sambil melirik kearah Juna Dan Luna.


"Apaansih." jawab Dara sambil tertawa kecil.Ya walaupun dia percaya dengan Juna.tetap Ada rasa takut dalam dirinya karena melihat wanita itu selalu bersama dengan Juna,Ditambah lagi Dengan wajahnya yang cantik dan tubuhnya yang


seksi.


Kini tangannya mulai Mengeluarkan ponselnya Dalam tasnya dan langsung mencari kontak suminya.


📤Bee❤️


Jaga pandangan Daddy....


Itulah pesan singkat yang dikirimnya kesuaminya.


Dan tak lama kemudian,Ponsel milik Juna berbunyi.Dia meliriknya sekilas,saat melihat nama istrinya yang tertera dilayar ponselnya.Juna langsung meraihnya dan membacanya.


Setelah membaca pesan itu,Matanya langsung menari kesana-kemari untuk mencari keberadaan istrinya.Tidak mungkin Rasanya Jika Dara mengirimnya pesan seperti ini tanpa Melihatnya yang kini bersama dengan Luna.


Matanya langsung menangkap sosok wanitanya yang kini tengah tersenyum kearahnya.Juna menghembuskan nafasnya dengan pelan sambil membalas senyuman istrinya.


Kini bukan hanya Dara yang meleleh karena senyuman suaminya,tapi Temannya yang lain juga ikut meleleh karenanya.


"Oooo tampannya" Gumam Nina Sambil menopang dagunya dengan kedua tangannya.


Sedangkan Luna yang melihat Juna tengah tersenyum kearah lain,langsung membawa pandangannya kearah Yang kini Dilihat oleh Bosnya itu.Apa yang membuat bosnya tertarik sampai tersenyum seperti itu? Tanyanya dalam hati.


Matanya langsung menangkap sosok seorang wanita cantik yang kini duduk diantara beberapa wanita Yang berada tidak jauh dari tempat mereka.Dia yakin bahwa Juna tadi tengah tersenyum kearahnya sebelum kembali memfokuskan dirinya keponselnya.


Menyadari tatapan aneh dari Sekretaris suaminya,Darapun tersenyum ramah sambil membuang pandangannya kearah lain.Diikuti luna yang kembali menatap bosnya.


Kini Juna mulai Mengetik balasan untuk istrinya.


📤To my Life❤️


Nanti pulangnya bareng aku ya..


Ting....

__ADS_1


Notifikasi pesan kembali masuk kedalam ponselnya.Wajahnya bersemu merah Setelah membaca pesan singkat itu.


Dia tidak membalasnya,Tapi hanya menatap suaminya dengan senyum indah yang menghiasi wajahnya.


Setengah jam kemudian,Kini Dara dan teman-temannya Sudah siap menyantap hidangannya.


"Ra..Kita pulang bareng ya" Ajak Elma.Dara diam Sambil menunduk malu hingga suara Yang Dikenalnya mulai membuyarkan lamunannya.


"Sudah selesai?"Tanya Juna dengan lembut,Sambil mendudukkan dirinya disamping istrinya.


Jantungnya berdebar kencang saat Juna Dengan terang-terangan menyapanya didepan Banyak orang termasuk teman-temannya.Sedangkan yang lainnya hanya beresemu merah sambil meremas tangan satu sama lain karena grogi hanya karena duduk berdekatan dengan Juna.


Dara mengangkat kepalanya untuk menatap suaminya.Wajahnya bersemu merah karena malu."Sudah kenyang?"Tanya Juna sambil membelai lembut Rambut istrinya.


Rasanya Vina Dan Nina ingin menjerit sekuat-kuatnya sekarang.Bukan hanya tampan,Bahkan Juna sangat romantis dan pengertian.' Oh tuhan.....' Teriak keduanya didalam hati.


Tanpa Mereka sedari,Luna kini tengah berdiri mematung Sambil memandangi interaksi Juna dengan seorang wanita yang kini berada disampingnya.Tangannya terangkat untung memegang dadanya yang terasa sakit.Ada rasa cemburu dalam hatinya ketika melihat Juna memperlakukan wanita dengan Lembut.


"Sadar Luna,Sadar...."Ucapnya sambil memejamkan matanya dan mencoba untuk tegar.Namun anehnya dia malah duduk kembali sambil memperhatikan Juna yang sedang asik mengobrol bersama dengan Wanita itu.


"Kita pulang yuk"Ajak Juna yang diangguki oleh Dara.Dan akhirnya merekapun pamit lebih dulu meninggalkan Elma, Vina, dan juga Nina.


"Hati-hati Ra" Ucap ketiganya dengan serentak.Dara mengangguk pasti sambil kembali melangkahkan kakinya untuk keluar restoran.


Tangan kanannya digunakan untuk membukakan pintu untuk istrinya dan mempersilahkan Dara untuk masuk


"Silahkan masuk nona"Ucapnya dengan manis disertai dengan senyum hangatnya.


Dengan Hati yang gembira Dara mulai Masuk kedalam mobil,Diikuti sang suami yang kini mulai membuka pintu untuknya.


tangannya mulai memakaikan seat belt untuk istrinya sambil meninggalkan kecupan singkat dibibir istrinya.


"Aku mencintaimu" Ucapnya sambil kembali ke posisinya.


Akhirnya Junapun mulai melajukan Mobilnya untuk keluar Dari area restroran.Namun dia membelokkan mobilnya kearah lain Dan tidak kekantor.Dan itu sukses membuat Hati Luna semakin teriris.Kemana Juna akan membawa wanita itu? Tanyanya dalam hati.


______ _


Dara tercengang saat Juna membelokkan mobilnya kearah lain,Tidak kekantor juga tidak kerumah."Kita mau kemana?"Tanya Dara sambil menatap wajah suaminya.


"Ada deh" Jawabnya Sambil tertawa kecil.Dara mendengus kesal Karena pertanyaannya hanya dijawab Oleh Teka-teki oleh Juna.

__ADS_1


"Sayang..Beneran,Ini kita mau kemana?"Rengeknya sambil Mengguncang Lengan Juna.


"Nanti kamu juga tahu" Juna masih enggan memberitahunya dan jembali memfokuskan diri untuk menatap jalanan.


30 menit kemudian,Mobil juna berhenti tepat ditepi danau.Danau Yang luas,yang dipadukan dengan rumput-rumput hijau serta bunga mawar yang bermekaran,Yang membuat Danau itu lebih indah.


"wuaaahhhhhhh" Dara tercengang sambil menutup mulutnya Karena tidak percaya dengan keindahan Alam ini.


"Kau suka?"Tanya Juna,Yang diangguki oleh Dara."Sangat indah" Gumamnya pelan,Yang masih didengar oleh Suaminya



"Kau tahu apa yang lebih indah Dari Danau ini?"Tanya Juna sambil menatap istrinya.Kini tangannya mulai Meraih tangan Dara untuk menggenggamnya.


"Apa?"


"Istriku" Jawab Juna dengan Lantang.


Wajah Dara bersemu merah mendengarnya.Dia sangat terharu dengan ucapan Juna barusan."Kenapa kau diam?Itu memang benar bukan?" Juna kembali menatap Wajah istrinya.


"Juna..."Panggilnya dengan rendah.Tatapannya masih lurus kedepan menatapi indahnya danau itu.tanpa melirik kearah suaminya sama sekali.


"Hmmmmm" Jawabnya.


"Kenapa kau menyapaku didepan banyak orang?"Tanya Dara yang kini mulai membawa pandangannya kearah suaminya.


"Apa ada yang salah?" Juna kembali bertanya kepadanya.


"Apa kau tidak takut,Bila Orang lain mengetahui pernikahan kita" Ucap Dara sambil menatap wajah Juna dengan intens.


"Itu lebih baik,Dari pada aku harus membiarkanmu terlihat seperti Wanita singgle yang Belum termiliki" Jawab Juna.Dan itu sukses membuat Hati dara semakin berdebar kencang.


"Saat waktunya tiba,Bukan Hanya Kepada teman-temanmu saja,Aku akan mempublikasikan ya keseluruh penjuru Dunia Bahwa kau adalah istriku" Tepat setelah Juna selesai mengatakan ucapannya,Air mata Dara langsung menetes Menemani Haru hatinya karena perkataan suaminya.


_________ ___


***Bersambung...


Happy reading all 🤗❤️🤭.


Salam Cinta Dari Author 😘🥰

__ADS_1


"Saranghaeo 💜💜***"


__ADS_2