
_Pukul 11 malam,Mobil Juna baru sampai dimansionnya.kini tinggal Kelvin sendirilah Yang mulai kembali membelai Jalanan untuk kembali kerumahnya.
Setelah Mobil Kelvin mulai menghilang dari pandangannya.Barulah Juna mengayunkan kakinya Untuk masuk kerumah.
Sedetik kemudian,Dia dikejutkan Dengan Istrinya yang tiba-tiba muncul di depan pintu." Sayang,kau belum tidur ? " Tanyanya Sambil Menutup pintu,dan Langsung menguncinya.
Dara menggeleng lemah,Kini tangannya mulai melingkar di pinggang suaminya.
"Kami menunggumu!" Serunya sambil sambil tersenyum.
Juna menarik senyumnya lebar.Tangannya terangkat untuk mengusap Rambut istrinya dengan Sayang."Masuk kamar sana" Pinta Juna sambil melepaskan tangan istrinya.
"Terus kamu mau kemana?" Dara berkata sambil mengerutkan keningnya.
"Kedapur.Emang kamu mau ikut?"Juna kembali bertanya kepadanya.Dara mengangguk Sambil tersenyum.
Tangan Hangat milik Juna mulai meraih tangannya.Dan itu cukup mendebarkan jantungnya.Kini tangan itu mulai bergandengan seirama dengan langkah kaki mereka yang Mulai memasuki Dapur.
Setelah mengambil segelas air putih,Mereka kembali melanjutkan langkahnya untuk masuk kedalam kamar.
"Tidurlah lebih dulu,Aku ingin mandi" Ucap Juna sambil Melepaskan jasnya dan melemparnya disembarang arah.
"Kenapa Harus mandi dulu?"Dara berkata rendah.Tangannya mulai meraih lengan Juna dan mengajaknya untuk langsung tidur.
"Sayang,Aku baru keluar rumah tadi.Rasanya sangat panas.Tubuhku juga rasanya sangat lengket" Jelas Juna mencoba melepaskan tangan istrinya.
Dengan Sekuat Tenaga,Dara melemparkan Suaminya keranjang.Kini Dirinya mulai merangkak untuk naik keatas tubuh suaminya." Nanti aja" Bisiknya pelan.
Mata Juna membulat sempurna saat Dara tiba-tiba menciumnya.Tapi belum lama Dara menciumnya,Dia langsung melepaskannya dan menatap wajah Juna dengan intens." Kau minum?"Tanyanya rendah.
Tanpa menjawab pertanyaan istrinya,Juna kembali menarik tengkuk istrinya dan kembali menghujaninya dengan ciumannya.Kini Dara mulai memejamkan Matanya,Menikmati Setiap Sentuhan Juga Cinta Yang diberikan Juna kepadanya.
Lama mereka bermain,Sehingga membuat nafas keduanya tersengal .Dan akhirnya Junapun melepaskan ciumannya saat melihat istrinya yang sudah kesulitan untuk bernafas.
Baru saja Dara menarik Nafasnya,Juna kembali Kemciummnya.Bukan Hanya menciumnya Bahkan Tangganya sudah melingkar dengan sempurna di Pinggang ramping milik Istrinya.Tak mau ketinggalan,Tangan Dara kini Mulai Melepas Kancing kemeja Yang dikenakan Suaminya satu-persatu.
Nafas keduanya memburu,Karena tidak bisa memendam Hasratnya lagi,Juna membalik posisi mereka Dan langsung menanggalkan apa Yang mereka kenakan.Tanpa memperdulikan Waktu yang kini Telah menginjak larut malam,Keduanya sama-sama Hanyut dalam Cinta Dan sayang yang Mereka ciptakan malam ini.
__ADS_1
"Aku mencintaimu baby.."Bisik Juna ditelinganya.
.....
Hingga Pukul 1 dini hari,Juna dan Dara Baru menyelesaikan Kegiatan Mereka.
"Tidurlah" Ucap Juna sambil mencium kening istrinya.Kedua tangannya memeluk Pinggang istrinya dengan Posesif.
Tak butuh waktu lama bagi keduanya untuk terlalap.Kini mereka telah hanyut dalam Alam bawah sadar,Merajut mimpi dengan bersama Tanpa mengubah posisi mereka samasekali.
________
Keesokan paginya.
Juna mulai mengerjapkan Matanya menyesuaikan Cahaya yang masuk kedalam kamarnya melalui Celah-celah Tersembunyi yang berada disetiap sudut kamarnya.
Matanya melirik Kearah Istrinya yang masih terlalap dalam mimpinya.Senyum indah tersungging dibibirnya," Bahkan Saat Tertidur pun dia masih setia memelukku" Gumam Juna Sambil tersenyum simpul.
Melihat Jam yang sudah Menunjukkan pukul 6 pagi,Membuat Juna langsung bergegas untuk bangun Dan bersiap pergi kekantor.Tapi sebelum itu,Juna Menyempatkan diri untuk meninggalkan kecupan singkat Dikening istrinya sebelum Dirinya Bangkit Dari tidurnya.
Setelah itu dia langsung bergegas untuk turun kebawah Guna melakukan kegiatan kesehariannya.Tapi pagi ini Juna tidak hanya mencuci piring,Melainkan Memasak Masakan spesial untuk sang istri.Dan Menu yang akan dimasaknya kali ini adalah spageti.
"Pagi Nona" Ucapnya Sambil kembali Memasak spageti itu.
"Kenapa tidak membangunkanku?" Ucap dara dengan suara seraknya.
"Kau terlihat sangat lelah tadi" Jawab Juna disertai Senyuman.
5 menit kemudian,Spageti ala chef Juna telah siap untuk dihidangkan.Dengan Bangga dia Menunjukkan masakannya kepada istri tercinta sambil memamerkan barisan gigi putihnya.
"Taraaaa......" Soraknya dengan gembira.Begitupun dengan Dara,dia langsung bertepuk tangan saat melihat Masakan Juna yang menurutnya sangat menggugah selera.
"Makan sana" Ucap Juna sambil menyerahkan piring itu ketangan Istrinya.
"Aku akan bersiap" Lanjutnya sambil mencium kening istrinya sebelum berlalu pergi.
"Juna..."Teriaknya yang mampu menghentikan langkah kaki Juna.
"Terimakasih" Dara berkata dengan lembut sambil tersenyum cerah ketika Juna telah berbalik arah menghadap kedepannya.
__ADS_1
Juna membalas senyumnya dan kembali Melanjutkan langkahnya untuk naik ke atas.Setelah Juna Mengulang Dari pandangannya.Dara langsung berjalan menuju meja makan Sambil membawa sepiring spageti yang dimasak oleh suaminya tadi.
Sesampainya di meja makan,Dia langsung mendudukkan dirinya ditempat biasa.Tangannya mulai menyendok kan spageti itu untuk masuk kedalam mulutnya.
"Masakan Juna memang lezat" Gumamnya setelah mencicipi Spageti buatan suaminya itu.
40 menit kemudian,Juna turun kebawah dengan Jas yang berada ditangannya.Kini dia mulai berjalan kearah istrinya yang masih setia menunggunya dimeja makan.
"Sayang,Masakanmu sangat lezat"Sorak Dara dengan Gembira begitu Juna mendudukkan dirinya dihadapannya.
"oh ya?masa sih..."kini Juna mulai menyuapkan makanan itu kedalam mulutnya.dia diam sambil menikmati masakannya.Kemudian dia mengangguk setuju atas perkataan istrinya.
Dia terus mengunyah makanan itu,hingga suapan terakhir yang masuk kedalam mulutnya.Kemudian dia meneguk air putih itu hingga Tersisa setengah untuk meringankan Makanan itu turun kedalam perutnya.
"Kamu mau langsung berangkat?"Tanya Dara sambil berjalan kearah suaminya dan langsung Duduk manis dipangkuan suaminya.
"Kenapa?"Tanya Juna sambil membelai Rambut istrinya.Namun Dara lebih memilih diam Dan melingkarkan tangannya diperut. suminya.
Juna tahu,Bahwa istrinya pasti melewati hari-hari yang sulit karena berada dirumah sendiri."Kau kesepian?"Tanya Juna Sambil tersenyum.Tapj Dara menggeleng sambil mendongakkan kepalanya untuk menatap sang suami.
"Hu'um" Dara mengangguk setuju atas pertanyaan suminya sambil kembali menyandarkan kepalanya di Dada. Milik Juna.
"Aku janji akan cepat pulang..."
"Kau tidak ingin keluar?Bersama dengan Elma atau temanmu yang lainnya begitu?"Sambungnya Sambil menghujani wajah istrinya dengan setiap kecupan hangatnya.
Dara diam sambil Memikirkan Ucapan Suaminya barusan." Memang boleh?"Tangannya malu-malu sambil kembali menenggelamkan wajahnya di dada bidang milik suaminya.
"Kenapa tidak boleh"Juna berkata dengan lembut sambil mengelus kepala istrinya.Dara sedikit tersentuh karena perlakuan sang suami yang sangat perhatian kepadanya....
___________ _
***Bersambung...
Happy reading all 🤗❤️🤭...
"Salam Cinta Dari Author 😘🥰😘"
"Saranghaeo💜"
__ADS_1
,,ㄴㅁㄱ무홈대***