Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Akhirnya


__ADS_3

"Junaaaaaaa aaaaaa" teriak dara refleks dan langsung menutup tubuhnya dengan bantal.


"Apa sayang" jawab Juna dengan genit.


Dara langsung memukul Juna dengan bantalnya,...dia kesal setengah mati melihat tingkah jahil Juna barusan


"Nakal..nakal..nakal"omel Juna memukul Juna


"Auuu,,auuuu ampun sayang" pekik Juna.


"Makanya jangan nakal," lanjutnya lagi.


Juna langsung menangkap tubuh dara dan membawanya kedalam pelukannya.


Juna menjatuhkan istrinya tepat diatas tubuhnya.


"Maaf" ucapnya dengan mata indahnya.


Juna memberanikan diri untuk mengecup bibir istrinya itu.


Cup.....


satu kecupan mendarat dibibir merah muda itu.tapi Juna langsung menciumnya lagi seolah eolah bibir itu adalah makanan favorit nya.


"Sayang aku mencintaimu," ucap Juna dengan suara seraknya.


Mereka berdua saling menatap manik coklat masing masing, menyampaikan cinta dan kasih yang mereka miliki,


dan tanpa disadari Juna langsung membelai pipi indah itu dan membalik posisi mereka.


Akhirnya terjadilah malam yang panjang bagi mereka,malam yang mensahkan kepemilikan mereka berdua,malam yang menjadi saksi bisu atas pernikahan mereka,dan Malam ini,adalah malam yang tidak akan pernah mereka lupakan dihati masing masing.


"I Love you sayang" ucap Juna yang langsung menyudahi kegiatan mereka.


Jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari,dan mereka berdua baru saja terlalap dari tidurnya akibat kegiatan mereka malam ini,karena kelelahan Juna dan dara langsung berlari mengejar mimpi indah mereka......


..................


Keesokan paginya.....


pukul 8 pagi Dua orang yang tengah dimabuk asmara itu masih belum bangun juga dari tidurnya,mereka masih setia dengan posisi yang sama dengan yang kemarin.


perlahan Juna mengerjapkan matanya saat cahaya itu menerobos masuk ke celah kamarnya dan mengusik tidurnya.


Begitu juga dengan Dara.


"Selamat pagi cintaku" Salam Juna sambil menopang kepalanya dengan kedua tangan miliknya.


"Pagi" jawab dara yang langsung menghambur ke dada juna.Dia sangat malu bila mengingat kejadian tadi malam.


"Mau mengulangnya lagi" goda Juna.


"JUNAAAAA" rengek dara dengan manja..


Juna hanya terkekeh geli melihat tingkah sang istri.


"Mandilah," perintah Juna yang diangguki oleh dara.


"Kau kekantor hari ini?" tanya Dara.


"Tidak,aku libur tiga hari ini,kan pengantin baru" ucapnya sambil tersenyum.


" berarti Tiga hari ini,kau dirumah saja"


"Hu'um,tiga hari ini,aku full menjadi milikmu" ucap Juna sambil mengecup kening istrinya itu.


"Makasih" ucap dara sambil tersenyum.


"Mandilah,atau kau ingin kita mandi bersama" goda Juna lagi..


"Tidak......." ucap Dara yang langsung berlari ke kamar mandi dengan selimut yang masih membalut tubuhnya.


Juna hanya terkekeh geli melihat nya..

__ADS_1


...........


disebrang sana....


Dertttt..derttt...derrtttt.


"Halo" jawab pria itu.


"Halo tuan, Saya mau melaporkan hal penting tuan"ucap seseorang disebrang sana.


"Apa" jawab pria itu datar.


"Sepertinya tuan muda Arjuna telah menikah tuan" jelas pria itu.


Sontak Varo langsung kaget mendengar ucapan anak buahnya barusan.


"Apa,Men_menikah?" tanya Varo yang merasa tidak percaya.


"Iya tuan,menurut informasi yang kami dapatkan,Mereka melakukan resepsi pernikahan di Mojosemi Forest Park tuan" ucap pria itu.


Varo terdiam sejenak mencerna perkataan dari anak buahnya itu


Menikah,dengan siapa,setahunya Juna tidak pernah dekat dengan seorang wanita setelah Kanaya.pikir Varo


"apa kau tau siapa wanita itu!" tanya Varo lenasaran.


"Kami tidak tau pasti siapa wanita itu tuan.mereka semua menutup rapat tentang pernikahan ini" jelasnya.


"Baiklah,kerja yang bagus,sisanya biar aku yang mencari nya sendiri" ucap Varo datar.


Tut...


paggilan telpon terputus menyisakan Varo yang terbengong tidak percaya atas pernikahan Juna.


"Siapa gadis itu"gumamnya pelan.


Dia meraih handponnya lagi,entah apa yang dia kerjakan namun sedetik kemudian dia tersenyum simpul,menampakkan barisan gigi putihnya.


"apa kau takut,kami para lawanmu menjadikannya sebagai kelemahanmu" ucapnya datar sambil menatap kedepan.


...........


Dara sedang berkutat dengan alat masak didapur,yang ditemani oleh Juna yang membantunya.


Dara mengatakan bahwa dia tidak ingin ada pelayan yang membantunya,Dia sendirilah yang akan mengurus Juna sekaligus mengurus rumah,karena baginya itulah tugas istri yang sesungguhnya.


Juna mahir dalam mengerjakan pekerjaan rumah,jadi Dara tidak perlu kewalahan oleh perbuatan suaminya itu.


tapi jika disuru mencuci piring,Juna selalu angkat tanganentah apalah alasan yang membuatnya tidak mau betul untuk mencuci piring.


"Sayang" panggil Dara.


"hmmmmm" jawab Juna yang masih Fokus dengan pekerjaan nya.


"Sayang" panggilnya lagi.juna langsung menoleh kearah Dara.


"Apa" jawabnya.


"Duduklah,kau pasti lelah" ucap Dara penuh perhatian.


"Seharusnya kau yang lelah sayang,aku kan pria jadi aku lebih kuat" ucap Juna sombong.


"terserah lah" ucap Dara pasrah.


"Kau tidak lelah?" tanya Juna.


"Tidak"jawab Dara .


"Bisa kita lakukan sayang" Goda Juna.


Dara langsung menoleh kearahnya dan melemparkan tatapan tajam pada suaminya.


"Ampun" ucap Juna mengangkat kedua tangannya.

__ADS_1


.......


15 menit kemudian.....


mereka berdua telah siap dari kegiatan mereka masing masing.


"Waktunya makan" sorak dara.


"Pelan pelan,tidak ada yang akan merebut nya darimu" ucap Juna menyeka ujung bibir istrinya.


Dara hanya cengengesan saat menyadari tingkahnya yang seperti anak anak itu.


"Apa kau benar benar tidak butuh pelayan sayang" tanya Juna disela sela sarapan mereka.


"Tidak,aku ingin aku sendiri yang mengurusmu dan mengurus rumah kita" ucapnya lagi.


"Aku takut kau kewalahan" ucap Juna


"Tidak akan,aku kan kuat" jawab dara sambil memamerka otot ototnya.


Juna tertawa renyah dibuatnya.


"Iya, istri ku kuat" ucapnya terkekeh.


Setelah selesai melakukan sarapan pagi Dara memutuskan untuk mencuci piring terlebih dahulu.


"Keataslah lebih dulu,aku ingin mencici piring" ucap dara kepada Juna.


Dara tau bahwa suaminya itu tidak akan ikut campur dengan hal mencuci piring.jadi dia menyuruh Juna untuk keatas lebih dulu.


"Aku ingin menunggumu saja" Jawabnya.


"Yasudah,jangan sampai jamuran,nanti tampannya hilang" ucap dara sambil tertawa.


Juna menopang wajahnya dengan kedua tangannya sambil memperhatikan istrinya yang sedang asyik mencuci piring itu.


Dia bangkit dari duduknya untuk menghampiri istrinya itu.Juna langsung Melingkarkan tangannya di pinggang sang istri sambil mengelus perut rata istrinya.


"Cepatlah hadir sayang,jadilah pelengkap untuk Daddy dan mommy" ucap Juna yang masih mengelus lembut perut istrinya itu.


Dara hanya tersenyum melihat tingkah Juna,


"Apa kau ingin punya baby?" Tanya Dara membalik badan menghadap kearah Juna.


"Hu'um" jawab juna dengan mata berbinar.


Dengan memberanikan diri Dara melingkarkan tangannya ke tengkuk Juna Dan berjinjit sedikit untuk menggapai bibir seksi milik Juna.



Cup...


Awalnya Dara hanya ingin mengecupnya sekilas,namun Juna menuntut lebih kepadanya.


Juna langsung menggendong Dara tanpa melepas ciuman mereka sedikitpun,saat Dara mulai kehabisan nafas dia akan melepaskannya tapi setelah Dara menghirup udara maka dia akan melakukannya kembali.


Saat memasuki kamar,Juna langsung membawa Dara keatas ranjang dan membaringkannya dengan Hangat disana.


"Sayang,aku" ucapnya menggantung dan.........


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG...


jangan lupa like πŸ‘, komen, dan vote πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™ seikhlasnya ya cinta ❀️❀️❀️❀️❀️😍πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ˜β€οΈ

__ADS_1


LOVE YOU ALL❀️😍😍😍😍


__ADS_2