
"Kena kau" ucap Juna tertawa yang berhasil menangkap Dara.
"Aaa kau curang,seharusnya kau melambatkan larimu Agar aku yang menang" ucap dara.
Juna langsung menyentil dahi dara
"Auuu" pekik dara.
" kau bodoh atau gila hah.kau Baru saja sembuh,bagaimana jika perutmu sakit karena kau berlari-lari tidak jelas seperti tadi" omel Juna
"Aku tidak habis pikir denganmu,apa kau tidak khawatir.?apa kau tidak takut terjadi apa apa pada dirimu hah?" sambungnya lagi.
Dara hanya tersenyum sambil memandangi wajah Juna yang sedang marah marah itu.
"Kenapa kau malah senyum senyum,kau pikir aku sedang bercanda" ucap Juna melirik dara dengan tatapan tajamnya.
Dara semakin tertawa dibuatnya,dara tertawa sampai terpingkal pingkal.
"Hey,kau pikir aku pelawak hah" ucap Juna lagi.
"Oke..oke..aaauuu perutku" ucap dara merasakan perutnya yang sakit karena kebanyakan tertawa.
"Maaf tuan muda,aku tertawa karena wajahmu itu sangat lucu saat marah marah" ucap dara sambil mencubit kedua pipi Juna.
"Heyyy,,,sakit tau" ucap Juna memegangi tangan dara
"Uuuuuuuuu guemesnya.kau makin tampan jika marah marah" ucapnya yang masih memainkan pipi Juna.
"Auuuu sakit Ra" rengek Juna
Dara langsung melepaskan pipi Juna.
" oke maaf" ucap dara sambil mengusap wajah Juna dengan lembut.
Juna mengambil tangan dara dari pipinya dan menariknya kedalam pelukannya..
"Berjanjilah untuk selalu baik baik saja,jika kau terluka maka aku akan segera membunuhmu,jika ingin mati jangan setengah setengah" ucap Juna panjang lebar
Dara langsung meninju perut Juna
"Auuuuu" pekik Juna.
"Makanya kalau ngomong jangan asal aja,emang kamu mau jadi pembunuh,lagian cantik cantik gini masak mau mati muda" ucap Dara sambil tertawa..
"Kau lelah hummm?" tanya Juna sambil mengusap rambut dara
"Hu'um"jawab Dara mengangguk
"Kita pulang?"tanya Juna
"Hu'um" jawab dara lagi
"Cium dulu" ucap Junaenyodorkan pipinya.
"gak"
"Cium"
"Gak"
"cium"
"ga_"ummmmmmmmmmm
Juna langsung menyambar bibir merah muda itu lagi...
dan seperti biasa Juna akan melepaskan ciumannya saat dara mulai kehabisan nafas..
"Aaaaaa kau" ucap dara sambil menutup wajah Juna dengan telapak tangannya..
"Hahahaha,ayo kita pulang" ucap Juna sambil merangkul dara untuk menuju mobil.
Ditempat lain...
Pria itu tak bosan bosannya mencari dimana gadisnya itu berada,Dalam satu hari dia menggunakan waktunya hanya untuk bekerja,mencari Dara,dan istirahat,itulah yang dia kerjakan sekarang
"Hufffh" Ucap Varo sambil menjatuhkan pantatnya pada kursi kebesarannya itu..
__ADS_1
"Aku sudah mencarinya kemana mana,tapi aku juga tidak menemukannya" ucapnya sambil memijat pelipisnya yang sedikit pusing..
"Kemana lagi aku harus mencarimu,Apa kau sengaja bersembunyi,atau kau tidak mengenaliku saat itu" gumamnya pelan.
Tok..tok..tok..
suara ketukan pintu membuyarkan pikiran Varo tadi
"Masuk" ucapnya.
ceklek..
pintu terbuka
menampakkan seorang karyawan yang canti dengan memakai pakaian yang sedikit terbuka kearahnya.
"Ini berkasnya pak" ucap karyawati itu sambil tersenyum sangat manis..
"Kau bisa keluar" ucap Varo dingin.
saat wanita itu ingin berjalan keluar tiba tiba ucapan Varo membuatnya terhenti sejenak.
"Mulai besok kau tidak perlu bekerja lagi" ucap Varo sinis
"ke_kenapa pak?" tanya karyawati itu mulai ketakutan.
"Lihat pakaian mu,apa itu cocok untuk bekerja di perusahaan" ucap Varo dingin.
"Ah maaafkan saya pak" ucapnya sambil.menunduk"
"Jika kau masih ingin bekerja,ganti cara berpakaian mu itu"
"Baik pak, sekali lagi maafkan saya" ucap Karyawati itu.
"Keluarlah,kau membuatku tambah pusing" ucap Varo sambil duduk kembali..
"Oh kemana kau sayang" ucap Varo memandangi handponnya itu...
Dikantor Juna..
"Kiranya gue ini robot apa yang bisa mengerjakan semuanya sekaligus.dasar bos gila" gerutunya yang merasa kesal dengan Juna..
"Oh Tuhan,kirimkan satu,satu saja untukku,aku juga ingin merasakannya" ucap Kelvin yang merasa iri dengan Juna.
Derttt..derttt.derrtt..
Juna is calling..
"Halo" jawab Kelvin ketus.
"kau kenapa?" tanya Juna
"Kau yang kenapa,kenapa kau tidak masuk hati ini" omel Kelvin
"ya maaf,lagian ga papalah,sesekali butuh refreshing" ucap Juna
"Refreshing atau kasmaran" ucap Kelvin sinis.
"Dua duanya hahahahhaha"jawab Juna
"Gue masukin berkas berkas ini kemulut Lo,baru tau Lo" omel Kelvin.
"ya udah sih,Lo cemburuya.makanya buruan cari pacar sana" ejek Juna.
"Sialan Lo" jawab Kelvin sambil tertawa kecil.
Dara yang Mendengar pembicaraan antara Kelvin dan Juna itupun hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala..
"Kantor aman kan?" tanya Juna
" bentar lagi meledak" jawab Kelvin ketus.
"bagus" ucap Juna dingin
"ya udah lah,fokur kerja sana,gue mau kencan hahahahah" ucap Juna sambil mematikan telponnya
tuttttttttt
__ADS_1
"Sialan Lo bos gila" umpat Kelvin.
kemudian dia tersenyum,Sudah lama dia tidak mendengar Juna berbicara seperti ini.
Dia sangat merindukan Juna yang dulu,dan sekarang Juna yang dulu telah kembali untuk selamanya..
Disana,dijalanan kota yang sedikit ramai Juna melajukan mobilnya dengan tenang sambil memegang tangan wanita yang baru saja menjadi pacarnya itu...
Telinga mereka berdua dimanjakan oleh irama musik (Don' t go-EXO)..
sesekali dara menyahut untuk bernyanyi juga
"Kau menyukainya?" tanya juna
"hu'um"jawab dara
"Suka sama lagunya atau membernya" tanya Juna lagi
" membernya apalagi Sehun..uuuu tampannya" jawab dara sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
Juna meliriknya tajam.
"Apa kau tau,jika Sehun itu tampan,tidak mungkin sekarang kau bersamaku," jelas Juna
"Itu berarti kan aku yang lebih tampan,makanya kau memilihku" sombong Juna
"Tidak,kau tidak tampan,lebih tampan dia lah,lagian aku bersamamu hanya untuk bayar hutang"ucap dara sambil tertawa.
Tak...
Juna langsung menyentil dahi dara lagi..
"Auuuuuuu.. sakit tau.." ucap dara sambil mengusap jidatnya..
"Makanya kalau bicara itu hati hati,apa tampannya sih si Sehun itu,sini biar aku bayarin mukanya" ucap Juna sombong.
"issssssss"
"ingat ya,sampai kapanpun kamu hanya milik Juna seorang,tidak milik Sehun,Suho, Chanyeol, Baekhyun,atau apalah itu" ucap Juna menyombongkan diri..
"Aku milik Sehun" ucap dara
"Ya udah pergi sana,palingan Sehun itu tidak mau denganmu" ucap Juna
"kenapa?"tanya dara
"Kau jelek hahahahahhah" ejek Juna
"Junaaaaaaa " teriak Dara...
"APA"jawab Juna ngegas.
"Ya aku jelek,aku bodoh,aku miskin,dan aku tidak pantas untukm_" ummmmmmmmm
Juna langsung membekap bibir manis itu lagi.
dia tidak ingin mendengar dara mengatakan yang tidak tidak tentang dirinya sendiri..
"Kau milikku,apapun kekuranganmu,kau hanya milikku" ucap Juna serius.
Dara hanya menatapnya dengan pandangan yang tidak bisa dibaca...
BERSAMBUNG
Terimakasih yang sudah mampir ke karya baru aku ya cintaβ€οΈβ€οΈπππ
jangan lupa like π
tambah ke favorit β€οΈ
dan komen ya cintaβ€οΈπππππππ₯°π₯°
"Sama satu lagi, bantu votenya ya sayang"
ππππππππππππππβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈ
LOVE YOU ALL π€β€οΈπ€β€οΈπ€β€οΈπ€β€οΈπ€
__ADS_1