Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Hamil


__ADS_3

"Ini aku bos, Bukan hantu"Ucap Akbar dengan kepolosan dirinya.Sedangkan Varo hanya menatapnya dengan tajam sambil menetralkan Nafasnya yang tersengal-sengal akibat keterkejutannya saat Akbar muncul secara tiba-tiba.


"Kenapa kau disini" pekik Varo.


"Mengambil mobilku" jelas Akbar sambil menunjuk kearah mobilnya,Varo membawa pandangannya Kearah mobil Akbar yang terparkir di halaman mansoinnya.Dia langsung ingat bahwa Tadi Saat mereka Ke Club', Mereka hanya membawa satu mobil.


"Kenapa kau tidak langsung saja pulang dengan ku tadi"Ucap Varo.


"Hey bung,apa kau mencoba mempermainkanku sekarang"umpat Akbar dalam hati.


"Ada apa dengan tatapanmu itu,Oh pasti kau sedang mengumpat ku kan" ucap Varo menyelidik.


"Bukan,Aku hanya berfikir.bos yang meninggalkanku tadi.lalu kenapa sekarang malah bertanya kepadaku kenapa kita pulang sendiri sendiri" jelas Akbar Sambil menahan tawanya.


"Enyah kau" ucap Varo yang langsung berjalan mendahului Akbar.Namun belum sempat Varo memasuki mansionnya,langkah kakinya terhenti saat Akbar kembali memanggilnya.


"Bos"Panggil Akbar,Varo langsung menoleh kearahnya tanpa menjawab.


"Malam ini aku menginap disini saja ya.ini sudah larut" Ucap Akbar yang melihat bahwa Ini sudah larut malam.


"Apa kau pikir bahwa rumahku ini adalah Taman penginapan" ucap Varo Sambil terkekeh.


"Kau adalah bosku yang terbaik"Ucap Akbar sambil menepuk bahu Varo,Dan mereka langsung masuk kedalam rumah untuk istrirahat.


Varo adalah Tipekal orang yang Tidak banyak bicara,namun Dia hanya menampakkan sifat aslinya kepada tangan kanannya itu.karena menurutnya akbarlah Orang terdekatnya dan bisa menjaga seluruh rahasianya.


...@...


Keesokan paginya dimansion Juna.


Dara yang bangun lebih awal dari biasanya langsung bergegas untuk membersihkan diri.Setelah membersihkan diri,Dara langsung turun kebawah untuk memasak.Dilihatnya Jam yang masih menunjukan angka Setengah lima pagi.jadi dia mengurunkan niatnya untuk membangunkan suaminya.


Selama satu jam lebih Ia berkutat dengan alat masaknya,Akhirnya semua hidangan telah siap untuk Disajikan.Entah apa Arti hari ini.namun Dara memasak banyak pagi ini.


Saat dirasanya belum ada tanda tanda suaminya akan turun.Dia memutuskan naik keatas untuk membangunkan suaminya.


Ceklek....


Tepat,Juna memang belum bangun dari tidur cantiknya.Dara menghampirinya dan mengusap Bahunya dengan pelan agar tidak membangunkan siempu.


"Suamiku sangat tampan" Gumamnya sambil menatap lekat wajah tampan suaminya itu.


"Aku memang tampan sayang" sahut Juna dengan suara khas bangun tidur nya.Dara langsung membulatkan matanya saat mendengarkan perkataan Juna.Wajahnya bersemu merah, Karena baru saja kepergok mengagumi ketampanan Suaminya.

__ADS_1


"Hahahaha kau terlalu Percaya Diri tuan muda" elak dara sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain.Juna langsung bangkit dari tidurnya sambil menatap wajah istrinya yang sudah seperti kepiting rebus itu.


"Malu ya" goda Juna.


"Apaan sih"elah dara sambil menutup wajahnya.


"Mandi sana.kau kekantorkan" ucap Dara sambil mengusap Rambut suaminya itu.


Suatu kehangatan yang memenuhi hati dan pikiran Juna Saat mendapati perhatian dari istrinya.Dia merasa lega karena dara tidak membahas masalah tadi malam lagi.


"Aku mencintaimu"Ucap Juna sambil berlalu kekamar mandi.


Setengah jam berlalu Juna baru selesai dari acara ritual mandinya.Dengan bantuan istrinya pagi ini dia lebih rapi Dari pada sebelumnya,walaupun penampilannya selalu oke..


"Kau sibuk hari ini?" tanya dara sambil memasangkan dasi suaminya itu.


"Kenapa"Tanya Juna balik.


"Aku hanya bertanya,Kau selalu seperti itu.jika aku bertanya maka kau akan menjawab dengan pertanyaan lagi" Decak Dara sambil berkacak pinggang



"Tidak,Kenapa?"Tanya Juna.


"Tidak papa"Jawab dara sambil mengalungkan Tangannya ketengkuk Juna.


"Semangat bekerja Daddy" Ucap Dara sambil mengecup singkat bibir tipis itu.


Juna mematung mendengar perkataan istrinya itu,Daddy,Kenapa istrinya memanggilnya dengan sebutan itu atau jangan jangan.


"K-kk-Kau Hamil sayang" ucap Juna yang merasa tidak percaya dengan perkataan istrinya itu.


Dara langsung mengangguk Penuh kegembiraan dan langsung menghambur ke dalam pelukan suaminya.Sangkin gembiranya Keduanya hingga menitikkan air mata.Namun kali ini air mata yang keluar dari Mata mereka adalah air mata bahagia atas ucapan syukur mereka kepada Tuhan karena telah mempercayai mereka untuk menjadi Orang tua.


"Terimakasih tuhan" ucap Juna sambil mengecup pucuk kepala Istrinya hingga berulang kali.Namu. saat mengingat kejadian tadi malam.juna langsung melepaskan pelukan mereka berdua dan langsung menatap istrinya dengan intens.


"Apa ini hasil Tadi malam?" tanya Juna yang dijawab anggukan oleh dara.


"Kenapa kau berbohong"Ucap Juna sambil menyentil dahi milik istrinya itu.


"Selamat Anda kena prank"Ejek Dara yang langsung menghambur kedalam pelukan Juna.


Tadi malam Juna sampai tidak bisa berkata apa-apa karena Harapannya dibalas oleh kepalsuan.namun pagi ini hal yang tidak pernah disangkanya datang secara tiba tiba.

__ADS_1


"Nakal ya,Siapa yang ngajarin kamu untuk nakal?Hmmmmmm!"Ucap Juna sambil mencubit gemas pipi Istrinya.


"Anakmu" Jawab Dara enteng..


"Oooo anak Daddy yang nakal,Kalau begitu momynya harus dihukum"ucap Juna dengan tatapan bringas milikny.


"Sayang ini masih pagi,Dan kau juga harus kekantor kan" elak Dara sambil menutup wajah suaminya dengan kedua tangannya.


Juna berjongkok.untuk mensejajarkan posisi dirinya Dengan perut sang istri.Dia menempelkan kepalanya sambil mendengarkan detak jantung istrinya disitu.Rasa bahagia menyelimuti perasaan keduanya.akan ada malaikat kecil yang akan menemani mereka nanti.


"Terimakasih Sayang"Ucap Juna yang langsung bangkit dari posisinya tadi untuk lebih leluasa menatap wajah cantik istrinya itu.


"Kami mencintaimu Daddy" ucap Dara yang langsung memeluk Juna dengan erat.


Drama pagi ini telah usai.kini tinggal hanya dara yang akan mengantarkan suaminya untuk berangkat bekerja.


"Aku berangkat ya" ucap Juna sambil mengelus lembut rambut istrinya.


"Hu'um,Hati hati sayang"Ucap Dara sambil meninggalkan kecupan singkat dipipi kanan Juna.


Dengan lembut Juna mengelus perut rata istrinya itu sambil mengutarakan Doa dan niat untuk Sang malaikat kecil mereka.


"Hey jagoannya Daddy,Baik baik disana ya.jagain mommy" ucapnya sambil mengelus perut istrinya dengan lembut.


"Cepat pulang Daddy" ucap dara yang langsung mencium punggung tangan suaminya itu.


"Aku berangkat sayang" ucap Juna yang langsung masuk kedalam mobil.


"Daaaaa,Jangan lupa makan siang ya" ucap Dara sambil menatap kepergian suaminya itu.Dia lngsung kembali masuk kedalam rumah untuk membersihkan Sisa sarapan tadi.


.


.


.


.VERSAMBUNG.


happy reading all πŸ€—πŸ€—


jangan lupa like πŸ‘, Komeen sebanyak-banyaknya πŸ’―πŸ’― Dan Votte seiklahsnya ya cinta πŸ™πŸ™ plush klik Vaforit ❀️.


Follow Ig Author ya cinta πŸ™

__ADS_1


@Indahnovita487Nvt


πŸ€—Love you allπŸ€—


__ADS_2