
"APA YANG KAU KATAKAN PADA GADIS ITU HAH, APA KAU INGIN MEMBUATKU MALU SEOLAH OLAH AKU TIDAK MEMPUNYAI PEKERJAAN YANG MENYURUHNYA UNTUK MENELPONKU LEBIH DULU HAH".
teriak Juna di sebrang sana....
Kelvin terpental mendengar teriakkan Juna di ponselnya,rasanya telinga nya ingin meledak sebentar lagi...
kau memang pandai mencari neraka mu sendiri Vin" batin nya dalam hati.
"Halo,Apa kau tuli sekarang hah,sehingga kau tidak menjawab pertanyaan ku" omelnya lagi..
"Bukan tuli,tapi telinga ku yang akan meledak mendengar teriakan maut mu itu"Jawabnya ketus
"Masih berani kau ya"
"Hey tuan muda, memang nya kau tidak suka jika dia menelponmu lebih dulu Hah. dan kau juga bisa mendapatkan nomor handphon nya tanpa kau yang minta terlebih dahulukan..?Jadi kenapa kau marah marah" ucap nya..
Juna diam tidak mengatakan sepatah katapun..
"Kau seharusnya beruntung memiliki sekretaris cerdas seperti ku" Sambungnya lagi
Tiba tiba...
tuttttt.......l
"Dasar bos gila" gerutunya..
Di rumah sakit....
"Selamat siang nona dara..."Ucap sang dokter kepada dara..
"Siang dok...!"
"bagaimana perasaan Anda sekarang ?"tanyanya
"Bosan dok"Ucapnya sambil menghela nafas panjang...
"Hahahah....Bentar lagi juga nona akan segera diperbolehkan untuk pulang kan.."
"Ummmmm"Jawabnya malas
"nona bosan karena terus menerus berada di rumah sakit atau karena tuan muda tidak datang untuk menjengukmu..."Ucapnsang dokter sambil tertawa..
"Heyy..tidak..tidak...mana mungkin"ucapnya mengelak..
"Baiklah.. baiklah... sebenarnya melihat kondisi Nona sekarang,Hari ini juga anda di perbolehkan untuk pulang,tapi karna tuan muda menyuruh untuk merawat anda lebih lama lagi,jadi tugas kami hanya menuruti permintaannya saja .."
"Hufffh..kenapa jadi dia yang mengatur hidupku,memangnya dia siapa hah..?"
"Dia adalah calon suami nona"
"APA...calon suami.."Dara tercengang mendengar perkataan dokter tadi..
"Iya nona,tuan muda Arjuna adalah calon suami anda.dia sendiri yang bilang kepada kami"
"Gila tuu orang"Gerutunya..
"Lihat saja nanti jika aku bertemu dengannya aku akan menghancurkan wajah sok polos nya itu"omelnya lagi..
"Woo kau sungguh berani nona"..
"Kenapa tidak berani.memangnya dia siapa"Ujarnya lagi..
__ADS_1
Dokter itu hanya terkekeh geli melihat tingkah laku gadis polos itu
"Ya sudah kalau begitu,istirahatlah.saya permisi dulu nona.."
"iya dok..terimakasih"
"Untuk"
"Sifat penurut mu itu"Jawabnya
yang dijawab tawa oleh sang dokter...
Di tempat lain....
"Ayolah Juna berfikir lah dengan baik..hanya karena kau mendapatkan telfon darinya kau gugup sepanjang masa begini, dimana jiwa laki lakimu"Gerutunya yang merasa kesal dengan dirinya sendiri
pasalnya setelah mendapatkan telpon dari gadisnya tadi setiap hal yang dilihatnya tak luput dari wajah gadis itu...
7 menit berlalu....
15 menit berlalu....tetapi masih saja seperti itu..
"Baiklah Juna coba sekali lagi" ucapnya sambil memfokuskan diri untuk membaca berkas berkas itu...
18 menit berlalu...
"Ah sial..Kau gila juna.kau sudah gila"Gerutunya sambil mengacak acak rambutnya..
"Ya kau gila.Apa kau sudah menyadarinya sekarang"Sambung Kelvin yang baru saja masuk ke ruangan Juna..
Sontak juna langsung kaget dengan perkataan sekretarisnya itu..
"Apa kau bilang..aku gila"
"Gajimu bulan ini kupotong"Ucapnya dengan senyum devilnya
"Sial"Kekehnya..
"Boss"
"Hummm"
"Gadis itu mencarimu"
"HAH"
"iya,Dia mencarimu tadi.aku rasa dia menunggu kedatanganmu,saat aku membuka pintu tampak raut kekecewaan dari mata nya.."
"Oh ya..?"Jawabnya antusias
"iya,Coba kau temui dia,siapa tau dia merindukan ku"
Wajah Juna bersemu merah mendengar bahwa sang gadis sedang merindukannya sekarang...
"Baiklah kau handle kantor hari ini.aku akan menemuinya ."ucapnya sambil bangkit dari duduknya...
"Oh ya dan satu lagi.jangan menungguku,mungkin aku akan menemaninya malam ini"Sambungnya lagi
"Ya ya ya.. terserah kau saja"Jawab Kelvin malas..
Sekarang aku tahu bahwa kau memang telah melupakannya dan menukarnya dengan yang lain.terpancar jelas dari metamu tentang kekhawatiranmu,kebahagiaanmu,kegelisahanmu..semuanya juna.mungkin kau bisa menyembunyikan nya dari orang lain,tapi tidak denganku...
__ADS_1
Yang kuharapkan kedepannya teruslah bahagia kawan,kejarlah masadepanmu yang cerah dengan cinta yang kau punya.Apapun pilihanmu aku akan selalu mendukungmu" Batinnya sambil melihat kearah punggung Juna yang sudah tak terlihat lagi..
45 menit berlalu..
sekarang mobil mewah itu terparkir jelas di halaman rumah sakit tempat dara dirawat..
ceklek....
Sontak Orang yang didalam langsung melihat kearah pintu..
pintu terbuka yang menampakkan pria yang sedang memenuhi pikirannya seharian ini..
Senyum cerah terpancar jelas di wajah Juna dikala melihat sang gadis yang sedang menatapnya..
tetapi seketika senyumnya pudar saat gadisnya itu memanyunkan bibirnya dan berpaling kearah lain..
"Hey..apa kau marah padaku?,Maaf aku tidak bisa datang tadi pagi.aku ada urusan mendadak.."jelasnya saat sampai di samping dara
"Apa kau marah hmm.Lihat aku" sambungnya lagi.Dara masih enggan untuk menatap Juna..
"Apa kau merindukanku sehingga kau kesal saat aku tidak datang"Ucapnya lagi sambil senyum senyum sendiri..
""DIAM"teriak dara.Sontak Juna langsung terdiam mematung ditempatnya
"Kenapa kau menyuruh dokter untuk menunda kepulangan ku ha..memangnya siapa dirimu yang seenaknya saja mengaturku.ingatlah kau bukan siapa siapaku.jadi jangan melebihi batasan mu.bersikaplah profesional" Ucapnya dengan kasar..
sebenarnya ia marah karena ia kesal dengan pria ini karena tak kunjung menemuinya dari tadi pagi..
Juna terdiam mendengar perkataan gadis didepannya itu.
Sakit..iya sakit,hatinya merasa hancur saat gadis itu mengatakan hal itu..
"memangnya siapa dirimu yang seenaknya saja mengaturku"
kalimat itu terngiang ngiang di pikirannya.baru kali ini Juan merasa bungkam saat ada orang lain yang membentaknya.
benar..siapa aku baginya..hahaha kau siapa juna.kau hanya orang asing yang seenaknya menerobos masuk kedalam kehidupannya ..Batinnya dalam hati
"Maaf"Ucapnya pelan..
seorang Arjuna mengucapkan kata kata maaf..waaaww sungguh menakjubkan.bila ada orang lain yang mendengarnya pasti mereka akan pingsan saat mendengar perkataan itu keluar dari mulutnya.
Juna adalah pria yang jarang mengucapkan kata maaf mengingat betapa kejamnya dunia ini padanya...
tapi hari ini dia mengucapkan kata maaf untuk seorang gadis yang bahkan tidak ada apa apanya dengan nya....
Dara terdiam ia merasa bersalah saat mengatakan hal itu pada pria ini.pria yang telah banyak menolongnya..apalagi saat melihat reaksi Juna tadi..
Sedetik kemudian Juna berdiri dari duduknya..
"Maafkan aku yang terlalu mencampuri urusanmu.Jika kau ingin pulang hari ini,Pulanglah.aku tidak akan melarangmu" ucapnya yang langsung melenggang pergi dari hadapan dara...
BERSAMBUNG...
Jangan lupa like๐
tambah ke favoritโค๏ธ
Dan komen ๐ฅฐ๐๐๐
๐ฅฐVote seikhlasnya ya sayang๐ฅฐ
__ADS_1
๐๐๐๐๐๐๐
LOVE YOU ALL โค๏ธ๐ค๐ค