Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Bab 138_Boy


__ADS_3

_Juna membalik tubuhnya menatap wajah istrinya yang sudah tertidur pulas.Sebenarnya itu hanya Aktingnya saja,Karena Dara tidak benar-benar tidur sekarang."Sayang..."Panggil Juna Pelan.Tangannya terangkat untuk sedikit mengusap bahu istrinya.


Dara diam dan masih setia dengan aktingnya.


"Dara aku tahu kau sedang berpura-pura tidur sekarang" Juna Terduduk sambil menatap istrinya dengan kesal.


Perlahan matanya mulai terbuka,menatap suaminya yang juga menatapnya."Ada apa?" Dia beranjak Untuk duduk disebelah Suaminya.


"Kenapa kau berpura-pura tidur?,Kau menghindariku?" Juna menyipitkan matanya dan menatap istrinya dengan intens


Dara menggeleng dengan senyumnya."Untuk apa aku menghindariku,aku hanya lelah tadi" Jawab Dara asal.


"Kau tidak berbohong?"Tanya Juna lagi.


Dara menggeleng lemah sambil menahan senyum nya.


"Ya sudah tidurlah" Juna beranjak turun.


"Kau mau kemana?"Tanya dara dengan cepat.Dia sedikit mengangkat tangannya untuk mencegah Juna.


"Keruang kerja."Jawab Juna singkat.kemudian pandangannya teralih kearah tangannya yang masih dipegang erat oleh Dara.

__ADS_1


"Ini sudah malam,Kenapa Kau tidak tidur saja bersamaku?"


"Aku belum mengantuk" Jawab Juna.


"Ya sudah,Aku akan menemanimu begadang.tapi jangan di ruang kerja,disini saja.lagipula Kau sudah berkerja selama ini,Lalu kenapa kau harus bekerja juga pada waktunya Istirahat" Dara mencerutkan bibirnya gemas.Dia sangat kesal karena Juna terlalu mementingkan pekerjaan dari pada kesehatan nya.


Juna tersenyum penuh arti.Dia kembali duduk dan menarik Istrinya kedalam pelukannya."Apa kau berharap kita tidak tidur semalaman sayang?" Tanya Juna


Dara terdiam memaku karena Mengerti akan sinyal yang diucapkan suaminya."Hahaha,Kau Tidak ingin membunuhku bukan?"Dara menggeleng dengan tercekat.


"aku tidak akan membunuhmu,Kau tenang saja" Juna mengedipkan sebelah matanya.melihat wajah istrinya yang sangat cantik dan menggemaskan Membuat Juna tidak Tahan Untuk menundanya.


"Sayangggmmmmpppppppppp"Ucapan Dara terpotong karena Juna langsung menciumnya.Ciuman itu sangat lama sampai-sampai dara hampir sekarat karena kehabisan oksigen.


Lama-kelamaan mereka berdua mulai terhanyut karena ciuman yang mereka ciptakan.Dan Setelah beberapa menit,Juna Berhasil menanggalkan Seluruh pakaian mereka."I love you baby" Bisik Juna ditelinganya.


Dara tersenyum dan mengangguk."I love you too junaku"Jawabnya dengan serak.


Setelah selesai melakukan kegiatan mereka,Juna turun dan memakai kembali pakaiannya.Dia berjalan kearah almari dan mengambilkan pakaian baru untuk istrinya.


"Pakailah,Tidak baik Jika kau tidur tanpa memakai pakaianmu.Kasihan anak kita" Dara tersenyum dan mulai menerima Pakaian itu.

__ADS_1


"Terimakasih,Kau memang Suami yang baik"Dara tersenyum dan bergegas memakai pakaiannya.


"Sini..."Juna menepuk bahunya dengan pelan.Dara mengangguk,dia mendekat dan mulai menyandarkan kepalanya didada Suaminya."Kau lelah?"Tanya Juna dengan suara lembut.


Dara mendongak dan mengangguk.dia menatap wajah Juna yang sangat mempesona baginya."Tidurlah" Juna mengusap bahunya dengan sayang dan menoleh kearah jam yang menunjukkan pukul setengah dua dini hari.


Dara menggeleng dan masih tetap menatap suaminya."Kenapa?"Tanya Juna.


"Belum ngantuk" Jawab Dara seadanya.


Juna tersenyum dan mengecup keningnya dengan hangat.Kemudian tangannya terangkat untuk mengusap perutnya dengan sayang."Hey boy,kau belum ngantuk sayang?"Juna mencoba untuk berkomunikasi dengan anaknya.


Senyum indah kembali terukir dibibir dara,Melihat kelakuan Juna yang sangat lucu membuatnya sedikit terhibur dari rasa jenuhnya."Belum Daddy" Jawabnya dengan menirukan suara anak bayi.


"Tidur ya,ini sudah malam sayang.Kasihn mom" Bujuk Juna.Dia terus menggodanya hingga mulutnya berhenti setelah mendapatkan tendangan yang Keras Dari anaknya.


"Apa itu sakit?"Tanya Juna yang melihat raut yang berbeda diwajah istrinya.Dara menggeleng dan tersenyum."Aku hanya terkejut tadi" Jawabnya


Juna kembali menatal Perut istrinya."Tidurlah,Ini sudah malam sayang.Jika kau ingin bermain bola,besok saja ya.Tunggu papa pulang kerja" Ucap Juna yang terus Mengusap perutnya.


Hingga lama-kelamaan Dara mulai terdidur nyenyak diatas pangkuannya."selamat tidur sayang" Juna mengecupnya dan mulai memejamkan matanya.

__ADS_1


_____________


...BERSAMBUNG...


__ADS_2