
Didunia Ini tidak ada yang bisa mengimbangi waktu yang terus saja berjalan tanpa henti,walau Kita selalu memohon ataupun membujuknya.Sama halnya dengan kisah ini,Kisah yang terlihat Sangat Indah namun penuh dengan keberagaman.Saat Itu Juna Pernah mengatakan Bahwa Bukan Hanya cinta yang bisa membuat Orang Memegang teguh pilihannya,melainkan sebuah Janji Yang terus ditanamkan walau Sekeras apapun dunia mengguncangnya.
Saat Ini Dara tengah berdiri menatap cerahnya langit yang seolah menggambarkan Kecerahan hatinya karena kisah Ini yang sangat Indah.
Kemudian Juna datang,Berdiri dibelakangnya dan langsung memeluknya dengan hangat.perlahan Dara mulai mengangkat ujung bibirnya untuk membentuk sebuah Senyuman yang bersinar.Kisah ini sangat indah,rasa ini sangat Indah,begitupun dengan cinta yang selama ini mereka rasakan.
"Terimakasih karena telah menjadi laki-laki terhebat dalam hidupku Juna" Dara berkata dengan lirih,memejamkan matanya dan menikmati pelukan Suaminya yang sangat erat.
"Dulu_____" Juna menggantung ucapannya dan ikut memejamkan kedua matanya." Aku adalah pria yang sangat tersakiti karena kepergian seorang wanita yang sangat berharga dalam hidupku.Setiap harinya aku selalu hidup dalam sebuah Kehancuran dan kesedihan yang tiada henti,Hingga Tuhan memberiku sebuah Jalan,Dimana Tuhan Mempertemukan mu Denganku walau Dalam keadaan yang sangat Genting dan mengharukan." Bibir Juna menciptakan sebuah senyuman yang sangat indah dikala mengingat tentang awal kisah mereka dimulai.
" Kelvin pernah bilang bahwa perasaanku kepadamu saat itu hanya sebuah obsesi sebagai pria yang teringat tentang kejadian yang sempat menimpa kanaya saat itu.Namun aku Juga tidak mengerti dara,Aku tidak mengerti dan merasa sulit Untuk mengendalikan perasaanku."
"Lalu kenapa kau memutuskan untuk menikahi ku Saat itu?" Tanyanya Pada Juna.
"Karena aku sangat takut untuk kehilanganmu"Juna menjawab dengan sendu.Perlahan dia mulai membuka matanya dan ikut menyaksikan awan yang bergerak dengan lambat.
"Juna apa kau tahu?____" Dia tersenyum dengan indah,dan menarik nafas panjang untuk melanjutkan perkataannya."Aku pernah menjadi wanita Yang sangat Tersakiti.Dimana aku harus menerima sebuah jalan takdir yang Memberikan sebuah kenyataan pahit bahwa kau masih mencintainya.disaat Itu aku ingin menyerah dan memilih untuk pergi dari sisimu"
"Kenapa kau tidak pergi?"Juna bertanya dengan serak.
__ADS_1
"Cinta......Cintailah yang membuatku Tetap bersamamu juna.walau kutahu Jika Kau tak mungkin Bisa melupakannya dan Menempatkan diriku sebagai Ratu seutuhnya Dihatimu____"
"Tapi aku mencintaimu sayang" Potong Juna .Dia membalikkan tubuh istrinya untuk menatapnya.menatapnya dengan dalam dan cinta yang tak terkira.
Dara Tersenyum dan mengangguk."Aku tahu itu Juna"Dia Menjedanya."Aku tahu kau sangat mencintaiku hingga aku bisa sebahagia ini sekarang" Ujar dara dengan lembut.Dia mendekat dan melingkarkan tangannya dileher suaminya.
" Aku selalu menghitung...Menghitung hari Kebahagiaanku Dan juga kesedihanku.Dan kau tahu jawaban apa yang kudapatkan?" Dara tersenyum haru,Mendekatkan wajahnya kelengan Juna dan menempatkan diri disana.
"Kebahagiaanlah yang kudapatkan.." Lirihnya dengan pelan.
Tanpa terasa air matanya menetes,menemani cinta dan kebahagiaan yang membuncah dalam dirinya.Tangan Kanan Juna terangkat untuk mendekap tubuh istrinya.Dia juga ikut menangis,Merasakan Haru yang sangat mendalam disaat Mereka kembali mengingat sepenggal kisah mereka kala itu.
Juna melepaskan pelukannya.Menatap istrinya dengan sebuah rasa yang teramat sangat bahagia.Hingga tanpa terasa bibir mereka mulai menyatu,menyampaikan sebuah Cinta,Menyampaikan sebuah perasaan,dan menyampaikan sebuah kebahagiaan yang tidak akan pernah pudar hingga Waktu Memilih untuk berhenti menemani dunia.
"Aku mencintaimu Juna" Bisik Dara setelah ciuman mereka terlepas.
Juna mengangguk.Dia mendekat Dan memberikan kecupan Cinta dalam durasi yang sangat Lama Dikeningnya."Aku Juga mencintaimu sayang"
Tangis Dara pecah dalam dekapan suaminya.perasaan Ini sangat haru namun indah,Hingga membuat Dara dan juna merasa sangat bersyukur saat merasakan serta menjalaninya.
__ADS_1
SELESAI.........
.
.
.
Cerita ini memang telah usai,Tapi biarkanlah kisah mereka terus berjalan layaknya sebuah waktu yang tak akan pernah Berhenti untuk melangkah.Dan Biarkan mereka terus merasakan sebuah cinta dan kebahagiaan Dalam Detik waktu yang terus mereka jalani walau cerita ini Tak akan pernah terukir lagi.
- Ada kalanya kita harus merasakan kesedihan yang terus menerus menghampiri kita,hingga kita merasa jengah dan mencoba memaksakan diri untuk bahagia.sebenarnya bukan hanya kita,bukan hanya mereka malainkan semua makhluk ciptaan Tuhan yang selalu merasakan jalan takdir yang berbeda-beda.Dan Jika Kalian terus merasakan kesedihan yang tak kunjung usai,maka jangan pernah merasa menyerah dan putus asa.Yakinlah bahwa Tuhan selalu menyiapkan sebuah hadiah yang sangat indah Hingga Kalian lupa bagaimana caranya menangis dalam Kesedihan.
~ indah Novita Sari
Salam Dari Author
❤️Lee_zii27❤️
Nantikan Extra Partnya besok😁😁
__ADS_1