Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Bab 88_ Jamuan makan malam 2


__ADS_3

_Lama dia memandangi tubuhnya,dan kini dia mulai menegakkan kepalanya untuk menatap Juna."Apa kau akan menemui pria lain dengan pakaian seperti ini?"Tanya Juna sambil terkekeh geli.Dengan cepat Dara langsung menggeleng sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Yasudah,Aku pergi ya"Juna mengelus Kepala istrinya.Dan Tangganya yang satu lagi bergerak untuk mengelus Babynya.


"Daddy pergi sayang,Jangan nakal okeii" Bisiknya sambil menempelkan telinganya diperut Istrinya."Cepat pulang Daddy" Jawabnya dengan manja.


Mereka melepaskan Tautan mereka,Dan Juna langsung berlalu turun untuk menemui Kelvin yang sudah menunggu sedari tadi.


"Kita pergi sekarang" Ucap Juna yang terus melangkahkan kakinya menuju mobilnya.diikuti Kelvin yang hanya bisa mengumpat dalam hatinya.


________ _


_Satu jam kemudian,Mobil Juna melenggang masuk kedalam kediaman Tuan Arga.Kedatangannya bertepatan dengan Varo yang juga baru saja sampai Ketempat itu.


Keduanya saling melempar tatapan tajam Setelah keluar dari mobil mereka masing-masing.


"Wahhh..Kehormatan besar bagi kita semua,Karena Raja bisnis kita dapat hadir diacara ini" Ucap Varo sambil tertawa kearah Akbar yang baru menyusulnya.


Juna menarik senyum sinisnya Sambil menatap Varo dengan tatapan meremehkan" Kau terlalu berlebihan Tuan Alvaro" Ucap Juna sambil Berlalu meninggalkan Mereka diikuti dengan Kelvin yang juga melemparkan Tatapan tajam kearah mereka berdua.


Varo langsung merubah ekpresinya menjadi dingin dan langsung membawa langkahnya untuk masuk kedalam,Diikuti Sekretaris Akbar dibelakangnya.


....@....


Kedatangan Juna Membuat Beberapa tamu yang lain langsung menyambutnya dengan hormat.


"Selamat malam Tuan muda" Sapa para pembisnis lainnya Sambil berjabat tangan dengan Juna.


"Malam" Jawab Juna disertai senyuman.


Kini Giliran Tuan rumahlah yang menyambut Juna dengan ramah" Kami sangat tersanjung atas Kedatangan anda tuan muda " Ucap Tuan Arga sambil menjabat tangan Arjuna.


"Anda terlalu berlebihan Tuan" Juna membalasnya sambil tersenyum.


Merekapun beralih berjabat tangan dengan Asisten Alvin yang Turut ikut dalam Jamuan malam ini.


Lalu,Pandangan mereka beralih kearah Dua pasang kaki yang mulai mendekat kearah mereka.


"Tuan Muda Alvaro," Ucap Tuan Arga Sambil membawa langkahnya menuju Varo." Kami sangat senang dengan kehadiran anda" Tangan Tuan Arga Terulur untuk berjabat tangan dengan Varo.Dan Varopun langsung membalasnya.


Kini Varo mulai membawa langkahnya Mendekati Juna yang tengah berdiri diantara pembisnis lainnya.

__ADS_1


"Selamat Malam Tuan Arjuna" Sapanya basa-basi.Tangannya terulur untuk Berjabatan tangan dengan


"Malam" Jawab Juna sambil membalas uluran tangan Varo.Bibir keduanya terangkat membentuk sebuah senyuman.senyuman yang memiliki arti tersendiri bagi keduanya.


Para pengusaha lainnya hanya bisa memandangi mereka sambil memperhatikan interaksi yang ditunjukkan keduanya.


"Silahkan" Ucap Tuan Arga untuk mempersilahkan Para tamunya untuk duduk.


Kini jamuan makan malam itupun dimulai.Tuan Arga selaku tuan rumah mempersilahkan Tamu undangannya untuk mencicipi hidangan yang telah disiapkannya.


Sedangkan Juna dan Varo hanya sibuk melontarkan tatapan Tajam satu sama lain.Terkadang Varo tersenyum sinis kearahnya sambil meneguk segelas wine yang ada dihadapannya.


"Kelihatannya Kau sangat tertarik dengan Wine itu" Ucap Juna Sambil tersenyum remeh.


"Sepertinya begitu." Jawabnya rendah.


"Kau ingin mencobanya?"Tanya Varo sambil menyerahkan Segelas wine Yang telah diisinya.


Dengan senang hati Juna meraihnya dan langsung meneguknya hingga habis.


Dia diam sambil merasakan Aliran Wine yang mengalir dilehernya.


Sedangkan Para tamu yang lain hanya asik memandangi mereka tanpa berani bertanya kepada dua pemimpin itu.


"Oh ya,Sepertinya kehidupanmu banyak berubah setelah menikah" Ucap Varo dengan santainya.


Tuan Agra dan para tamu lainnya cukup terkejut dengan perkataan Varo barusan.Dengan refleks mereka semua langsung menatap Juna dengan tatapan penuh tanda tanya.Namun mereka tetap diam sambil menunggu apa yang akan dikatakan oleh Juna selanjutnya.


Juna menyadari Tatapan aneh dari mereka semua.Tapi dirinya mencoba untuk tetap tenang.Jika dia panik itu akan membuat Varo menang bukan?


" Sepertinya Anda terlalu tertarik dengan kehidupan pribadi saya" Juna berkata dengan dingin sambil menatap wajah Varo dengan tajam.


Belum lagi Varo menjawab perkataan Juna.Tuan Arga lebih dulu menyela pembicaraan mereka."Anda sudah menikah tuan muda?"Tanya tuan Arga kepada Juna.


Juna mengangguk sambil tersenyum."Sudah" Jawab Juna."Apa kalian ingin bertanya kenapa aku menutupinya?"Sambung Juna sambil memutar pandangannya kearah Varo.


Varo sedikit terkejut karena dengan mudahnya Juna mengakui pernikahannya yang sedari dulu ditutupinya.


"Itu adalah kehidupan pribadiku.Aku tidak ingin terlalu mengumbarnya." Jelas Juna sambil kembali meneguk wine yang ada dihadapannya.Para Pengusaha lainnya langsung mengangguk mengerti atas penjelasan Juna.Benar juga,Itu adalah urusan pribadinya.Jadi tidak ada yang berhak untuk mencampurinya.


Suasananya pun menjadi berubah,Ketika Melihat raut wajah Juna Dan Varo sangat menegangkan.

__ADS_1


Padahal Awalnya tadi dia ingin membuat Juna bungkam diantara pengusaha lainnya karena Pertanyaannya.Tapi ternyata apa yang direncanakannya tidak berjalan mulus Karena Juna dengan terang-terangan mengakui pernikahannya.Saat ini malah,Dia seperti seseorang yang telah mengacaukan suasana jamuan dirumah orang.


Setelah itu,Mereka semua tidak berani lagi membicarakan tentang Kehidupan Pribadi Juna.Kini mereka mulai membahas antara kerjasama antar perusahaan mereka masing-masing.


Dalam hati,Mereka bertanya-tanya.Kenapa perusahaan Juna dan Varo tidak pernah menjalin kerjasama.Padahal perusahan mereka Adalah Perusahaan yang sama-sama berkuasa Di Asia.


Tapi mereka tidak ingin menanyakannya secara langsung.Karena tidak ingin menyinggung siraja bisanis itu.


Akhirnya merepun menikmati hidangan dengan hening.sesekali para tamu lainnya berbicara untuk mencairkan suasana mereka yang sedikit menegang.


"Emmmm.Kudengar Pembangunan Hotel anda akan berakhir akhir tahun ini" Tanya Tuan Arga kepada Juna.


"Benar.Awalnya Saya pikir Hotel itu akan selesai diawal tahu.Tapi karena pembangunannya Yang berangsur lancar membuat kami dapat menyelesaikannya akhir tahun ini"Jawab Juna.


"Lalu bagaimana dengan Villa anda tuan muda?"Tanyanya kembali kepada Varo.


"Diawal tahun,Kami sudah mulai mengoperasikannya" Jawab Varo singkat sambil kembali fokus untuk menikmati hidangannya.


Kini Suasana mereka sudah mulai mencair.Hanya Saja Juna Dan Varo kini tidak berinteraksi seperti tadi lagi.Mereka lebih banyak diam Tapi sesekali mata mereka beradu dengan tajam sambil mengumpat dalam hati masing-masing.


....@....


Setelah Acara jamuan makan malam itu selesai.Tuan Arga mengucapkan banyak terimakasih kepada para Tamu undangan Yang telah bersedia untuk datang.Tetutama untuk Raja bisnis mereka Juna Dan Varo.


"saya sangat tersanjung atas kedatangan Anda tuan muda" Ucap Tuan Arga kepada Juna Dan Varo.Tapi mereka hanya menjawab anggukan serta senyuman.


Dan akhirnyapun satu-persatu Tamu yang hadir mulai keluar dari Kediaman tuan Arga dan kembali pulang kerumah mereka masing-masing.


.


___________ __


Bersambung.


Happy reading all πŸ€—πŸ’œπŸ€­


Salam Cinta Dari Author πŸ’œ


"Saranghaeo πŸ’œ"


γ„΄γ…γ„±λ¬΄ν™ˆλŒ€πŸ’œπŸ’œ

__ADS_1


__ADS_2