Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Tidak ingin melepasmu


__ADS_3

_Juna masuk kedalam kamarnya dengan segelas susu ditangannya.Melihat istrinya yang sedang duduk disofa,Juna langsung membawa langkahnya dan menyerahkan Susu itu kepada istrinya.


Dengan Berat hati Dara meraih segelas susu itu dan menyesapnya sedikit.


"Kenapa tidak dihabiskan"Kata Juna yang melihat istrinya hanya menyesap sedikit susu itu.Dara menggeleng pelan mengisyaratkan bahwa dia tidak ingin minum susu.


"Setidak enak itukah?"Tanya Juna yang langsung menyesap susu itu.Dara langsung mengangguk menandakan bahwa dia menyetujui perkataan Suaminya.


"Enak kok,"Ucap Juna yang langsung menyerahkan susu itu ketangan istrinya.


"Sayang aku bekerja dari pagi hingga malam untuk memenuhi kebutuhanmu juga Baby kita,Minumlah.dia juga membutuhkan Nutrisi yang baik kan"Jelas Juna Sambil Menghempaskan tubuhnya tepat disamping istrinya.


Dengan berat hati dia Langsung meneguk susu Itu hingga habis karena dia tidak ingin membuat suaminya kecewa atau marah.


"Gadis pintar"Ucapnya sambil mengelus pucuk kepala Istrinya ketika Dara telah menghabiskan susunya,Dara hanya tersenyum paksa karena rasa enek mulai menguasai dirinya.


"Mau tidur"Tanya Juna rendah,Dara langsung menggeleng dan segera menghambur kedalam pelukan suaminya.Junapun langsung membalasnya sambil mengukir senyum dibibirnya Karena kelakuan Istrinya.


"Sayang!"Panggil Dara rendah,Dia langsung membawa pandangannya kewajah suaminya.Junapun langsung menunduk untuk menatap wajah mungil Istrinya.


"Hmmmm"Jawabnya sambil mengusap wajah Dara.Ada rasa lega dalam dirinya karena istrinya Tidak mendiamkannya.


"Kau tidak bertanya kepadaku,Kenapa aku memaafkanmu?"Tanyanya dengan ekspresi tidak terbaca.Juna langsung mengangkat kepalanya sambil berfikir.


"Tidak"Jawabnya enteng.


"Kenapa?"Tanya Dara sambil mengerutkan kedua alisnya.Juna langsung tersenyum melihat ekspresi istrinya.


"Karena aku tahu,Kau belum sepenuhnya memaafkanku"Ucapnya lagi,Matanya dipenuhi dengan penyesalan saat mengucapkan kalimat itu.


"Sudah malam,Tidurlah"Ucap Juna yang langsung berdiri dari duduknya dan memutuskan pembicaraan mereka secara tidak langsung.Namun dara hanya diam ditempatnya.mereka berdua melirik kearah tangan mereka yang masih menyatu,Meski mereka berbeda pendapat.


"Kau tahu kenapa tautan tangan ini tidak terlepas walau Kau berdiri dan aku masih terduduk diam disini?"Tanya dara Dengan demikian,Juna menggeleng lemah karena dia tidak tahu apa yang dimaksud oleh istrinya.


"Karena aku tidak ingin melepasmu walau hatimu masih terbagi"Ucap Dara yang langsung menarik suaminya Untuk duduk kembali disampingnya.Juna masih terdiam ditempatnya karena dia tidak paham akan maksud Istrinya.

__ADS_1


"Saat itu aku marah karena Pikiranku masih dikelabui oleh kehancuran,Disitu aku ingin sekali meninggalkanmu.Namun saat kutahu dia telah tiada Hatiku berkata Untuk tidak akan pernah meninggalkanmu dan terus berada di sisimu untuk membantumu Melupakan Masalalumu juga menemanimu menapaki Masa depan kita yang masih panjang"Jelasnya sambil mengusap lembut wajah suaminya.


"Kecewa..Itu pasti,Bukan aku saja,Bahkan wanita lain juga akan kecewa Saat mengetahui Fakta bahwa hati suaminya masih terbagi.Tapi kau berbeda dengan pria lainnya,Jika mereka Mencintai Lebih dari satu wanita karena Nafsu,Tapi dirimu mencintai wanita lain karena kesetiaanmu.Tapi bisakah kau berjanji padaku juga kepada anak kita untuk melupakannya dan Hanya memberikan cintamu pada kami nantinya"Sambungnya lagi.Tanpa terasa Juna meneteskan Air matanya dan langsung menarik Istrinya kedalam pelukannya.Dia menangis sejadi jadinya di pelukan istrinya.Tak henti hentinya dia mengucap syukur dalam hatinya karena istrinya mau mengerti akan dirinya.


"Mungkin kisah kalian berdua sangat berharga hingga kau terus menyimpannya dalam hatimu,Juga Perpisahan yang membuatmu enggan untuk melupakannya,Aku tidak menyalahkanmu tentang itu,Tapi sadarilah Juna,Sekarang ada aku juga anakmu dalam diriku.Kami sama sama membutuhkan Cintamu untuk menggapai kebahagiaan Kita kelak.Memang aku menyadari Bahwa selama ini kau selalu melakukan hal kecil Yang membuatku bahagia,namun aku merasa bahwa kebahagiaan itu hanya angin berlalu untuk melengkapi Pernikahan kita bukan hati kita.


Aku tidak menyuruhmu untuk melupakannya dalam sekejap,Pelan pelan saja.dan pastikan bahwa dia benar benar hilang dari hatimu,Baru aku Benar-benar merasakan bahagia yang sesungguhnya dalam Hubungan ini"Ucapnya yang juga menitikkan air mata,Juna tidak bisa berucap apa apa,Perkataan istrinya terlalu menyayat hatinya.


Inikah yang dinamakan Dengan jalan kehidupan .Dulu dia hampir putus asa dan menutup hatinya rapat rapat karena kepergian tunangannya,Dan saat ini Tuhan malah mengirimnya Wanita tangguh yang selalu kuat dalam menghadapi apapun.Juga wanita yang mampu untuk Membawanya kejalan yang benar Melewati Lika liku pernikahan yang penuh dengan drama ini.


"Aku berjanji atas nama Diriku sendiri bahwa aku akan Melupakannya dan menjadikanmu satu-satunya wanita didalam hatiku"Ucapnya terisak.


"Aku mencintaimu"Ucap Dara sambil mengecup wajah suaminya berulang kali.Juna langsung membawa istrinya kedalam Pangkuannya sambil menatap Matanya dengan haru.


Mulai saat ini,Juna berjanji dalam Hatinya Untuk melupakan segalanya dan menyambut Uluran tangan Istrinya untuk melangkah Kedepan menggapai Kebahagiaan mereka.


"Daddy aku ngantuk"Ucapnya dengan manja sambil melingkarkan Tangannya ketengkuk Juna.


"Ngantuk?"Tanya Juna yang langsung berdiri Dari Duduknya,Dara mengangguk imut sambil mengulurkan tangannya yang menunjukkan bahwa dia ingin digendong.



Dengan perhatian Juna membawa istrinya keranjang mereka dan mendekapnya dengan hangat.


"Selamat tidur sayang"Bisiknya ditelinga istrinya.Dara hanya membalasnya dengan kecupan singkat dipipi suaminya.


"Mimpi indah Daddy"Ucapnya yang langsung menenggelamkan Dirinya kedalam dekapan suaminya



Hingga istrinya terlalap dalam mimpinya,Juna belum juga bisa Tidur.Pikirannya melayang layang tentang kenangannya dulu,Kenangan Yang akan dilupakannya mulai saat ini.


Dia bangkit dari Tidurnya dan berjalan kearah Ruang kerjanya.


_Saat pintu Itu telah terbuka lebar,Juna langsung membawa langkahnya kearah Almari besar tepat disamping mejanya.Dia menarik Laci Almari itu yang menampakkan Sebuah Foto seorang wanita yang tak lain adalah Kanaya.

__ADS_1


Dipandanginya Foto Wanita yang dulu menemani hari-hari nya,Juga wanita yang hampir mengikrarkan janji suci dengannya,Namun itu semua hanya rencana mereka sebagai manusia biasa.Karena apa yang terjadi didunia ini sudah diatur oleh sang pencipta.Begitupun dengan pertemuan juga perpisahan mereka.


"Bahagia lah disana Baby,Biarkan aku menggapai kebahagianku didunia ini.Dan mulai sekarang,Hiduplah sesuai Dunia kita masing masing"Gumamnya Sambil memejamkan matanya.


Kelamaan tenggelam dalam pikirannya,Tak terasa foto itu terjatuh kelantai,Juna tersadar dan langsung meraih foto itu dan meletakkan kembali kedalam tempatnya.


Karena takut istrinya Terbangun,Juna langsung bergegas meninggalkan ruangan itu dan membawa langkahnya menuju kamarnya untuk menyusul Istrinya yang sudah terlalap sedari tadi.


.


.


.


.


.


*BERSAMBUNG


happy reading all πŸ€—πŸ€—


terimakasih untuk pembaca setia novel baru Author πŸ€— Saranghaeo untukmu kak ❀️ Terimakasih juga untuk para readers yang udah Dukung Author sampai disini πŸ₯°πŸ€—


Jangan lupa like πŸ‘ komen sebanyak banyaknya πŸ’― Dan Votte seiklahsnya ya cinta πŸ™ plus Favorit ❀️


...


Ig Author πŸ€—


_-@IndahNovita487Nvt..


Jangan lupa difollow ya cinta πŸ˜πŸ€—


Love you all πŸ€—*

__ADS_1


__ADS_2