Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Terbelenggu masalalu


__ADS_3

Dijalanan kota X,Tanpa perduli Padatnya jalanan raya,Juna terus saja menyelinap disela sela mobil lainnya,Tanpa takut akan konsekuensinya.Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar segera Tiba dimansionnya.


Nafasnya tersengal,Dadanya naik turun.Amarahnya semakin memuncak mendapati istrinya yang mendapat kiriman bunga dari orang lain.Rasanya kepalanya sudah tidak sanggup lagi menanggung masalah yang terus muncul dalam kehidupannya,Belum lagi masalah tentang Kanaya.


..........


45 Menit kemudian Mobil Juna melenggang masuk kearen Telataran mansionnya,Baru saja Benda bulat itu berhenti berputar,Juna langsung berlari untuk masuk kedalam Rumah.Melihat ruang tamu yang sepi Juna langsung berlari keatas menuju kamarnya.


Namun belum sempat dia sampai kelantai dua,Juna berpapasan dengan istrinya yang ingin turun kebawah.


Antara Rasa senang juga rasa bingungnya bercampur Menjadi satu,Kenapa Juna Pulang saat masih jam kantor? apa karena perihal bunga itu Batinnya.


Setelah mereka berdiri berhadapan,Dara langsung menghambur kedalam pelukan suaminya dan memeluknya dengan erat.


"Tetimakas...."Belum lagi dia menyelesaikan ucapannya,Juna langsung menyambarnya dengan lantang


"Dimana bunga itu"Ucap Juna penuh penekanan.matanya memerah,Dadanya naik turun.


"Bunga it...."Lagi lagi Ucapannya terhenti karena Bentakan dari Juna.


"Aku tanya,Dimana bunga itu sekarang"Bentaknya dengan lantang,Dara Tersentak kaget saat suaminya membentaknya dengan keras,


"Ka...kau membentakku Juna"Ucapnya dengan tercekat,Air matanya telah memenuhi pelupuk matanya,,Dan bersiap untuk menetes.


Karena emosinya yang memuncak,Juna tak lagi memperdulikan tangisan istrinya,Melihat Dara yang tidak sama sekali menjawab pertanyaannya,Juna langsung berlari ke kamar meninggalkan istrinya yang sedang terisak.


Setelah mendapat apa yang dia cari,Juna langsung keluar dari kamarnya dengan membawa Rangkaian bunga itu ditangannya.Tanpa memperdulikan istrinya Juna berlalu begitu saja keluar dari rumahnya dan langsung melajukan mobilnya dengan kencang,


Melihat suaminya yang meninggalkan rumah dengan keadaan Marah,Dara berlari keluar berniat untuk mengejar Juna,Namun semua itu mustahil,Secepat apa dia berlari,Maka lebih cepat mobil itu Untuk pergi.


"Apa salahku Juna hiks ...,Apa yang salah dengan bunga itu..hiks...apa kau menyesal karena telah memberikan itu padaku"Ucapnya dalam isaknya sambil menatap jalanan yang telah dilalui oleh suaminya sedari tadi....


........


Sedangkan dijalanan kota yang Lumayan padat,Juna kembali mengemudikan mobilnya dengan gila,Sudah beberapakali dia Hampir saja menabrak mobil yang berlawanan arah dengan nya.


Tak sampai 15 menit,Mobil yang dikendarai Juna telah sampai di mansion Yang bahkan tidak pernah didatanginya,Dengan Emosi yang memuncak dia turun dari mobilnya dengan rangkaian bunga itu ditangannya.

__ADS_1


Tanpa permisi, Juna langsung seenaknya saja memasuki rumah itu tanpa rasa malu sedikitpun.dan sampailah dia diruang tamu yang menampakkan tuan rumah sedang terduduk santai sambil membaca buku yang ada di tangannya.


Varo tersentak kaget saat menyadari Juna datang kerumahnya dengan sebuah rangkaian bunga ditangannya.Namun Varo langsung menetralkan Dirinya untuk tetap tenang dihadapan Juna.


Belum lagi Dia bangkit dari duduknya,Juna lebih dulu melemparkan rangkaian bunga itu tepat dihadapannya.Kemudia Juna berjalan Menuju Bunga itu dan langsung menginjaknya bagaikan sampai yang sangat sangat tidak bernilai.Namun Varo masih setia dengan posisinya dan hanya bersikap tenang.


"Bersiaplah untuk Hancur,Bila Kau berani mengirimkan bunga ini kepada istriku lagi"Ucapnya penuh penekanan


"Bukan aku yang menghancurkanmu,Tapi dirimu sendiri yang akan menghancurkan apa yang kau miliki"Sambungnya lagi sambil melayangkan Tatapan tajamnya kepada Varo.


Merasa harga dirinya diinjak-injak,Varo langsung berdiri dan membalas tatapan Juna.Emosinya tak kalah memuncak dari Juna,Namun emosi itu berganti dengan tawa lelucon yang dilontarkan oleh Varo.


"Hahahahah..Juna...Juna"Ucapnya sambil geleng-geleng kepala.Namun Juna hanya menatapnya saja.


"Seharusnya kau berterimakasih kepada ku,Karena aku mau menyumbangkan hasil keringatku untuk membahagiakan istrimu"Jelas Varo sambil tersenyum simpul,


Bugh..........


Akhirnya satu pukulan itu lolos dari tangan Juna,Sedari tadi dia menahannya.Namun perkataan yang dilontarkan Varo itu telah Menjatuhkan harga dirinya sebagai seorang suami.


"Memang benarkan yang kukatakan tadi?Aku adalah seseorang yang sangat mulia yang ikut serta membahagiakan wanita yang dimiliki oleh seorang pria yang masih terbelenggu dengan Cinta Masalalunya"Jelasnya lagi..


Degg!!!!!!.


Jantung Juna Berdetak dengan kencang,Pikirannya menerawang jauh sambil mencerna perkataan Varo,Tak henti hentinya Keringat dingin itu membasahi seluruh tubuhnya.


"Aku hanya merasa kasihan terhadapnya,Bagaimana bisa dia menikah dengan seorang pria brengsek yang menganggapnya hanya sebagai pelarian saja"Sambungnya lagi.


Bugh......


Satu pukulan kembali melayang kewajah Varo,yang membuatnya terhuyung beberapa langkah kebelakang.Namun Varo tetap diam,dia sama sekali tidak membalas pukulan Varo.Baginya kata kata yang dilontarkannya cukup menghantam jiwa Juna


"Tutup Mulutmu,Bila kau tidak tahu apa-apa"Ucapnya dengan lantang,Rasanya bila didunia ini tidak berlaku hukum pembunuhan,Maka dia akan senang hati membunuh Varo sekarang juga.


"Seorang pria yang menelfonku karena rasa penasaran bosnya kepada mantan kekasihnya yang bernama Kanaya Agustina pranata"Jelasnya tak kalah lantang dari Juna.


Juna tersentak kaget saat mengetahui bahwa Varolah orang yang menelfonnnya tadi malam,Namun Juna sangat Yakin Bahwa yang menelfonnnya tadi malam adalah Kanaya

__ADS_1


"Kenapa kau diam,Kau tidak percaya"Tanya Varo sambil mengambil ponselnya dari dalam saku celananya,Dia langsung menghubungi Juna untuk membuktikan bahwa dirinyalah yang menelfon Juna tadi malam


Dertttt.... derrrttttt.....


Juna melihat Layar ponselnya,Dan benar saja,Nomor itu adalah nomor ponsel yang menelfonnnya tadi malam.Dia terdiam sambil memikirkan banyak pertanyaan Yang muncul dalam benaknya.


"Kau berbohong,aku tahu dia adalah Kanaya"Tandas Juna dengan nada tinggi.


"Teruslah gapai masalalu bodohmu itu Juna,Dan berikanlah istrimu padaku"Sambungnya sambil tertawa renyah.


,Mendengar perkataan Varo,Telinga Juna terasa panas bagaikan Cairan Timah panas yang mengalir Ke daratan.Karena tidak bisa menahan amarahnya dia kembali melayangkan Pukulannya hingga Varo tersungkur kebelakang.


"Ingatlah perkataanku ini Bain baik tuan Alvaro,Aku akan menghancurkanmu dalam sekejap bila kau berani mempermainkan ku dengan Cara mengelabui istriku,Aku tidak pernah main-main dengan Ucapanku"Ucapnya penuh penekanan dan langsung berlalu keluar dari rumah itu..


.


.


BERSAMBUNG


*happy reading all ๐Ÿค—๐Ÿค—.


terimakasih untuk pembaca setia novel baru Author ๐Ÿค— Saranghaeo untukmu kak ๐Ÿค—โค๏ธ Dan terimakasih juga kepada para readers yang udah Dukung Author sampai di sini ๐Ÿ˜๐ŸŒน๐ŸŒน๐Ÿ‘


Jangan lupa like ๐Ÿ‘ komen sebanyak banyaknya ๐Ÿ’ฏ๐Ÿ’ฏ Dan Votte seiklahsnya ya cinta ๐Ÿ™ plus Favorit โค๏ธ.


Ig Author ๐Ÿค—


@IndahNovita487Nvt


Fb Author๐Ÿค—


_-Indah Novita Sari


Kenalan yuk ๐Ÿค๐Ÿค


๐ŸŒนLove you cinte๐ŸŒน*

__ADS_1


__ADS_2