
"Sayang,aku..." ucap Juna terputus putus.tapi belum sempat ia melanjutkan perkataannya tadi dara sudah menganggukkan kepalanya seolah ia tahu apa yang akan dikatakan oleh sang suami.
Juna yang mendapatkan persetujuan dari dara langsung menghujani Dara dengan ciumannya,suasana menjadi panas, Deru nafas mereka berdua menjadi tidak teratur.
"Cepat hadir baby" ucap Juna setelah menyudahi kegiatannya itu.Dara hanya tersenyum melihat tingkah Juna.
Mereka berdua langsung bergegas untuk membersihkan diri,
..........
Jika Juna dan Dara bahagia atas pernikahan nya, maka berbeda dengan sekretaris tampan satu ini,
Dia merasa hampir gila yang harus mengerjakan tugasnya sekaligus menghandle kantor untuk menggantikan Juna.
"Oh Tuhan,kapan aku bisa berlibur dengan istriku nanti?"Ucapnya memelas sambil menopang wajahnya dengan kedua tangannya.
pikirannya melayang layang entah kemana,yang pasti hal yang dipikirkan nya adalah apa yang dilakukan oleh Bosnya itu sekarang.
Dia Senyum senyum sendiri bagaikan orang gila,yang sedang membayangkan adegan Juna Dan dara tadi malam.
Tiba tiba pikirannya beralih pada saat dia menangkap buket bunga bersamaan dengan Elma pada saat pernikahan Juna.
Kelvin yang menyadari pikirannya mulai aneh langsung menggelengkan kepalanya geli...
"Iiiiiii Rubah peyot" ucapnya begidik geli.
"Aaaa fokuslah Vin,pekerjaan selalu menantimu"ucapnya pada diri sendiri.
.(...........)
Disebrang sana,lelaki tampan itu terus saja mencari tahu siapa istri dari seorang Arjuna.
Tapi Semua berita tentang pernikahannya,telah ditutup rapat oleh Juna pada awak media,dia tidak akan membiarkan siapapun mempublikasikan pernikahannya.Juna sangat pintar dalam menghadapi semua ini,Jika memang ada yang tahu bahwa dia telah menikah,maka tidak akan ada seorangpun yang akan tahu siapa istrinya,tiba saatnya nanti barulah dia akan mempublikasikan pernikahannya pada media.
"Sial.....Apa harus aku mendatangi rumahnya untuk mencari tahu siapa istrinya," ucap Vero Sambil geleng geleng kepala.
Tak lama kemudian,dia mengotak Atik handponnya,entah apa yang sedang dia kerjakan saat ini,yang pasti ini semua akan menjadi permainan yang asyik bagi dirinya sendiri.
"Kita lihat nanti" gumamnya pelan.
...Dimansion Juna......
Juna yang sedang bersantai diruang tamu itu dikejutkan oleh Notifikasi pesan dari handponnya.
Dia langsung mengecek ponselnya,untuk melihat siapa yang mengganggu liburnya hari ini.
From Varo
π₯.Mari bermain nanti malam,kutunggu kau digedung XX jam 9" pesan Dari Varo.
Juna terdiam sesaat setelah membaca pesan itu,
isi pesan itu sepele namu mengandung arti tersendiri bagi mereka berdua.
"Hey" panggil Dara yang baru datang.
__ADS_1
Juna langsung kaget dibuatnya,Dia hanya diam memandangi wajah istrinya itu,entah apa yang ada dipikirannya saat ini,namun setelah mendapat pesan itu hatinya menjadi gusar.
apa dia tahu pernikahanku
batin Juna sambil menatap Dara tanpa berkedip sedikitpun.
"Hey" ucap Dara lagi,yang melihat suaminya bengong dari tadi.
"Kenapa melamun,nanti kesambet Lo" ucap Dara.
"Ahhh,ga melamun kok,cuman merhatiin kamu aja,karena semakin hari semakin cantik" goda Juna.
Wajah Dara langsung merona dibuatnya,dia langsung menghambur kepelukan Juna saat itu juga,menyandarkan kepalanya di dada bidang milik suaminya itu,menghirup dalam dalam Wangi farfum itu seolah olah itu adalah candunya sekarang.
"Sayang"panggil Juna lembut sambil membelai rambut dara.
"Huuuuumm" jawab Dara sambil menatap wajah suaminya.
"Nanti malam...." ucap Juna terputus.
Dara tau sepertinya ini bukan tentang masalah mereka berdua,Wajah Juna tegang sekarang,itu berhasil membuat jantung dara berdetak kencang.
"Kenapa?"Tanya Dara balik.
"Emmmmmm,Nanti malam,kamu dirumah sendiri Tidak papa kan?" tanya Juna hati hati.
Dara mengerutkan dahinya mendapatkan pertanyaan seperti itu dari suaminya.
"Kenapa" tanya Dara menatap intens wajah Juna.
"Jawab,kok diem aja sih" ucap Dara lagi.
"Aku bentar aja kok,ga lama,ada urusan yang harus aku selesaikan diluar." jelas Juna merangkul pinggang sang istri.
Sebenarnya Dara tidak puas dengan penjelasan dari Juna tadi,namun dia tidak ingin memperpanjang masalah ini,karena dia takut Juna akan lengah bersamanya.
"Bener,ga ketemu sama selingkuhan kamu kan" ucap Dara sambil melingkarkan Tangannya ke tengkuk Juna.
Juna langsung menyentil Jidat Dara saat itu juga.
"Bicara apa" tanya Juna dengan suara yang sedikit meninggi.
Dara langsung masuk kedalam pelukan Juna saat itu juga,Dia takut Untuk menatap kedua manik coklat Juna.
"Maaf" ucapnya serak.
Juna langsung mendekap tubuh ramping itu,mendekapnya dalam hangatnya pelukannya Agar bisa membuat istrinya itu tenang.
"Aku pergi bukan untuk wanita lain,kan aku sudah bilang tadi kalau aku ada urusan diluar" Jelas Juna sambil mengelus punggung istrinya.
"Hu'um" jawab dara,tapi dia semakin mengeratkan pelukan itu,dia takut suaminya akan pergi darinya,jadi dia akan menjaganya dengan pelukannya.
"Kau tidak ingin bertanya padaku masalah apa yang akan aku selesaikan diluar?" tanya Juna yang dijawab gelengan oleh Dara.
"Juna"panggil Dara pelan.
__ADS_1
"Hmmmmm" jawabnya.
"Jika suatu saat nanti,kau merasa tidak bahagia denganku dan mendapatkan yang baru,kumohon katakan padaku,jangan membuat namamu tercemar karena permasalahan yang enteng,Dan aku hanya ingin kejujuranmu,bila kau bersembunyi dibelakangku,maka itu akan semakin membuatku terluka dari pada kejujuranmu itu" jelas Dara sambil menatap Kedua mata Juna.
Juna tau kekhawatiran istrinya,Juna tau apa yang dipikirkan oleh istrinya itu sekarang,Takut.itulah yang ia rasakan sekarang,takut akan ditinggalkan,takut sendirian,Dan takut akan kehancuran rumah tangganya.
Juna langsung mengeratkan pelukannya saat itu juga,memeluk istrinya dengan kasih,mengumpulkan cinta yang mereka punya dan memecahkannya menjadi kebahagiaan.
"Kau tak kan tergantikan" ucap Juna sambil mencium rambut istrinya.
"Aku mencintaimu" Ucap Juna lagi.yang dibalas senyuman oleh Dara.
.(........).
Malam hari.
Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam,sesuai kesepakatan mereka tadi siang,malam ini Juna Diperbolehkan pergi oleh Dara.
Mereka berdua sedang melakukan kegiatan masing masing dikamarnya.
"Sayang aku berangkat ya" ucap Juna sambil mencium kening sang istri.
Ada perasaan sedih di hati dara yang melihat bahwa Juna akan pergi malam ini.
"Hu'um,hati hati bee' ucap Dara
"Bee?" tanya Juna.
"Hu'um,bee..itu panggilanku untuk mu" jelas Dara.
Juna menarik senyumnya sempurna karena keunikan panggilan sang istri.Dia langsung menarik pinggang ramping itu kepelukannya dan mengelus lembut rambut istrinya itu.
"Tunggu aku pulang ya,aku janji ga bakalan lama" ucap Juna pada Dara.
"Cepat pulang sayang" Ucap dara.
.
.
. β€οΈ Cinta yang sebenarnya β€οΈ
.
.
BERSAMBUNG
Yeeeee,Sampailah kita kepada konflik antara Juna Dan Varo,π¬
Terus ikuti ceritanya ya cintaβ€οΈ
Jangan lupa like π, komen dan bantu votenya ya cinta β€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈβ€οΈππππππππ₯°ππππππplus tambah Favorit πππππ
LOVE YOU ALL π€β€οΈπ€β€οΈπ€β€οΈ
__ADS_1