Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Bab 77_Pagi Yang manis


__ADS_3

_Dara Masih Asik memandangi Kissmark itu,Karena posisi Juna yang berada disampingnya membuatnya Semakin leluasa untuk menatapnya.


'Ahhh...Bagaimana mungkin Itu bisa Ada'


Batin Dara merasa sangat bodoh karena kelakuannya sendiri.


"Hasil cetakanmu bagus juga ya sayang.."Goda Juna sambil tersenyum,Wajah dara bersemu merah Karena Perkataan Juna.Dengan cepat Dia langsung menutup wajahnya karena malu.


'Ah Dara..Wanita macam apa kau' Rutuknya pada diri sendiri...


"Kenapa kau menutup wajahmu hmmm,Bukannya tadi kau tidak Mengedipkan matamu hanya karena terus memandanginya"Goda Juna lagi.sangat mudah baginya untuk Membuat Dara malu,


"Ayo,Buka Matamu"Sambungnya lagi,Dara langsung meninjunya saat itu juga.


"Kau nakal"Ucapnya sambil mencerutkan bibirnya.


Juna tertawa terbahak-bahak karena kelakuan istrinya,Sampai Dia tersedak oleh makanan yang ada didalam mulutnya.


Uhukk..uhukkk.....


Dengan Cepat Dara langsung memberikan segelas air putih Ketangan Suaminya,Juna langsung meneguknya hingga habis,Bukan untuk memuaskan Dahaganya melainkan menghilangkan rasa sakit karena Tersedak oleh makanannya sendiri.


"Makanya kamu jangan nakal..."Ejek Dara sambil menahan senyum dibibirnya.


"Masih sakit?"Tanyanya perhatian.Juna langsung menggeleng pelan sambil kembali melanjutkan kegiatan sarapannya.


15 menit kemudian,Juna dan Dara Telah selesai Melakukan Ritual sarapan mereka,


Dan kini waktunya untuk Juna berangkat kekantor.


"Aku berangkat ya"Ucap Juna sambil menatap istrinya.Dara mengangguk dan langsung membantu Juna mengenakan jasnya.


"Hati-hati,Ingat waktunya makan siang"Dara berkata dengan senyum indah menghiasi wajahnya.Kemudian Dia menggerakkan tangannya yang seolah sedang berkata 'Sini'...


Juna langsung mendekat dan sedikit membungkukkan badannya,


Cupppp......



Mata Juna membulat dengan sempurna,Dia fikir Dara ingin membisikkan sesuatu tadi,Tapi kini Dara malah menciumnya.


"Semangat Daddy"Ucapnya sambil melepaskan Pipi Juna,Rona merah langsung menghiasi wajah keduanya.Jantung Juna berdebar dengan hebat.Nafaanya sedikit tercekat karena terkejut.


"Sayang..Kau tidak papa?"Tanya Dara yang melihat Puluh memenuhi dahi Juna.Mendapat pertanyaan seperti itu,Juna langsung membuang nafasnya dengan kasar.Sambil menetralkan ya kembali.


"Tidak.."Jawabnya dengan grogi.


"Aku berangkat ya.."Sambungnya yang langsung meninggalkan Dara menuju mobilnya....

__ADS_1


_Sesampainya didalam mobilnya,Juna memegang Dadanya yang berdebar sangat kencang.Ini bukan pertama kalinya dara menciumnya.Tapi kenapa Rasa ini sangat berbeda dengan biasanya.Atau hanya Juna saja yang terlalu sensitif.


Dara yang melihat Mobil suaminya tak kunjung pergi,Memutuskan untuk mengeceknya.


"Apa ada masalah?"Tanya Dara sambil mengetuk kaca mobil itu, dengan Reflek Juna langsung menoleh dan membukanya"Ti..tidak kok,Aku hanya mencoba mengingat Schedule ku hari ini"Bohong Juna dengan gelagapan.


"Kau tidak sakit kan...?"Tanya dara penuh kecemasan.Dengan cepat Juna langsung menggeleng


"Tidak"....


"Aku hanya terkejut saat kau menciumku,Dan itu sukses membuatku hampir sekarat" Sambung Juna dalam hati.


"Ak...aku berangkat ya.."Juna langsung menyalakan mobilnya dan berlalu pergi dari hadapan Dara.


Sedangkan Dara hanya bisa geleng-geleng kepala melihatnya.Saat mobil Juna sudah Menghilang dari pandangannya,Barulah dara Kembali masuk kedalam Untuk membereskan rumahnya.


________


_Dengan Tegap kaki itu melangkah Menyusuri Setiap Lorong perusahannya hingga membawanya tepat kedepan Pintu Ruangannya.


Tangannya meraih gagang pintu itu,Dan membawa langkahnya untuk menuju kursi kebesarannya.


Juna langsung mendudukinya Sambil menyilangkan kakinya dengan anggun Kedua tangannya Terlipat diatas Dada.


Pandangannya beralih keluar,memandangi Gedung-gedung yang menjulang tinggi didaerah kantornya.Juna mengulum senyumnya,Ciuman itu masih terasa sampai sekarang,Sentuhan Bibir dara masih menggetarkan Jiwanya.


pelan, Tangannya terangkat untuk mengusap pipinya.hingga ketukan pintu membuyarkan lamunannya.


"Selamat pagi tuan"Sapa Luna dengan Ramah.


"Ini adalah Laporan Kerjasama kita dengan perusahaan Tritama Group dan Perusahaan Niaga Berjaya Group."Jelas Luna sambil menyerahkan Dua map itu.


Juna Langsung menerimanya,Dan membuka setiap lembaran berkas itu,Tapi tanpa disengaja.Luna melihat bekas Kissmark Dileher Juna.


'Aa...apa itu,Tanda merah?' Luna menutup mulutnya merasa tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang.


'Ya tuhan,Tuan Juna....?'


pikirannya melayang layang entah kemana, Kissmark yang ada dileher Juna membuatnya Merasa tidak percaya Dengan Itu..


Karena tenggelam dalam Lamunannya.Luna sampai tidak mendengar saat Juna sudah memanggilnya beberapa kali.


"LUNA......." Teriak Juna,Dengan Reflek Luna langsung menjawab Sambil mengusap Dadanya karena rasa kaget yang tercipta dalam ruangan itu.


"Apa yng kau pikirkan?Apa aku menggajimu hanya untuk berdiam diri disitu" Omel Juna sambil membanting berkas-berkas itu.


"Maa...maafkan saya tuan"Mohon Luna sambil membungkuk.


"Berikan berkas ini kepada Kelvin,Sekarang juga" Juna berbicara dengan Nada yang sedikit tinggi,Amarahnya sudah sampai di ubun-ubun dan telah bersiap-siap untuk meledak.

__ADS_1


"Ba..Baik tuan...." Dengan segera Luna langsung mengambil berkas itu dan berlalu keluar meninggalkan Juna yang sudah kebakaran jenggot karenanya.


Suasana pagi yang indah miliknya Sudah berganti Dengan Amarah Kerena Kelakuan sekretaris konyolnya itu.


Dengan sigap Juna kembali mendudukkan dirinya sambil Mengusap wajahnya hingga berkali-kali...


....@.....


Pukul 9 malam,Juna baru sampai dimansionnya Karena pekerjaannya yang terlalu padat hari ini...


Tangannya meraih gagang pintu itu,Karena Dara yang tak kunjung membukanya.Sepi..itulah yang ditangkapnya untuk pertama kalinya.Dengan Berat dia membawa langkahnya untuk masuk kedalam kamar.


Tapi saat kaki itu baru melangkah Ditangga pertama,Sosok Dara muncul Menuruni anak tangga sambil menatapnya dengan tatapan nanar dan kecewa.


Melihat bahwa yang datang benar-benar suaminya,Dara langsung berlari untuk merengkuh tubuh Juna dan Membawanya kedalam pelukannya.


"Kenapa..?"Tanya Juna...


Namun Dara tidak membalasnya,Dia masih sibuk Berperang dengan perasaannya sendiri.perasaan hancur dan kecewa Karena mengetahui Sebuah Fakta yang ditemukannya tadi siang.


"Ada apa hmmm"Tanya Juna sambil menuntun istrinya Untuk duduk disofa.Dara sama sekali tidak melepas Pelukannya Kepada Juna,Malahan dia semakin mengeratkan pelukannya.


Melihat istrinya yang hanya diam membisu.Juna ikut terdiam,Sambil membalas dekapan istrinya.


"Juna aku mencintaimu"Ucapnya disela-sela Pelukannya,Dia takut..takut kehilangan Juna.Dia ingin egois,Sekali lagi dia ingin egois hanya untuk memiliki Juna seutuhnya.demi anaknya juga demi cintanya.


"Aku tahu itu"Balas Juna sambil tersenyum.


"Hari ini cintaku bertambah berkali-kali lipat untuk mu,Jadi jangan pernah Meninggalkan seseorang yang mencintaimu demi orang yang kau cintai"Dara berucap dengan pasti sambil menyandarkan kepalanya tepat didada Juna.


Juna cukup bungkam mendengar perkataan istrinya .


Apa maksudnya itu?.


Apa itu hanya gambaran tentang Dara yang ingin dia cepat-cepat melupakan masalalunya demi masa depannya?....


_ ________.


.


.***Bersambung....


Happy reading all πŸ€—πŸ€—β€οΈβ€οΈβ€οΈ....


Jangan lupa like πŸ‘ komen πŸ’― Votte πŸ™ Juga Favorit πŸ™πŸ™πŸ₯°πŸ˜ ya cinta.heheheheh...


Salam Cinta dari ajthor😘😘😘🌹🌹


..._Author mengucapkan_...

__ADS_1


"SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA 1442 H,MOHON MAAF LAHIR DAN BATINπŸ™πŸ™"


Love you allβ€οΈπŸ€”πŸ€­πŸ€­πŸ€­πŸ€­***


__ADS_2