
Juna masih saja terbahak bahak melihat ekspresi Istrinya itu.Dara semakin kesal dibuatnya,Dan akhirnya dia pun memutuskan untuk meninggalkan Juna yang sedang kesetanan itu.
Dara Turun kebawah untuk menonton Tv,Kepalanya sudah ingin meledak sekarang,Juna akan seperti itu jika sudah tertawa.
.........
30 menit kemudian saat kewarasan Juna telah kembali,dia berjalan menuruni tangga untuk ke kantor.Dara yang melihat suaminya Menuruni tangga dengan pakaian formalnya Hanya bersikap acuh.
Juna yang melihat Dara mengacuhkannya langsung mendekatinya,dan tanpa aba aba lagi satu kecupan mendarat di pipi dara.
Cup....
"Kau marah gadis" bisik Juna tepat di telinga Dara.Dara merasa geli akan tingkah Juna.
"Mau kemana?" tanya dara tanpa mengalihkan pandangannya Dari TV.
"Aku baru kekantor sekarang" jawab Juna.
Dara melirik kearah jarum jam yang tengah menunjukkan pukul setengah dua siang.
"Hati hati" ucapnya acuh.
Juna yang mendapati respon itu dari dara langsung menciumnya bertubi tubi hingga dara merasa jengah Terhadapnya.
"Juna hentikan" ucap Dara,tapi Juna tidak juga mau berhenti.
"Aku bilang hentikan" ulangnya lagi.
"JUNAAAA" teriaknya dan benar saja Juna langsung melepaskan ciumannya.
"Apa sayang,Tidak perlu berteriak,aku tidak tuli" ucapnya sambil terkekeh.
"Kau nakal" ucap dara sambil mencerutkakan bibirnya.Juna sangat gemas dengan tingkahnya itu.dan langsung membawa istrinya kedalam pelukannya.
"Aku pergi ya,Baik baik dirumah,jangan terlalu lelah" ucapnya sambil mengelus lembut rambut dara.
"Hu'um" jawabnya.
"Cepat pulang ya" ucap Dara sambil memainkan Dasi yang dikenakan oleh Juna.
"Iya nyonya Louis" ucapnya sambil mencium pucuk kepala Dara.
"Hati hati sayang" ucap Dara yang mengantarkan Juna sampai kedepan pintu.
perlahan mobil Juna melenggang pergi dari halaman mansoinnya menuju Leonidas Corporation.
.................
Disebrang sana,Kelvin sendirilah yang harus memilih sekretaris baru untuk Juna,Dan hari ini nasib baik berpihak padanya,Dia tidak perlu mewawancarai banyak orang untuk mendapatkan sekretaris baru.Dia telah menemukan orang yang tepat untuk sekretaris kriteria Juna.
"Baiklah Nona Luna,kau bisa mulai bekerja besok,dan Ingat ini seluruh kegiatan dan kebiasaan CEO sehari harinya"ucap Kelvin sambil menyerahkan 1 buah buku yang berisikan jadwal jadwal tentang Juna.
"Terimakasih Tuan" ucap Luna yang merupakan sekretaris baru untuk Juna.
"Kau boleh keluar" ucap Kelvin.
__ADS_1
"Kalau begitu saya permisi dulu tuan" ucapnya ramah sambil berlalu Keluar ruangan Kelvin.
..............
Luna merasa bahagia,karena hari ini dia diterima diperusahaan besar ini,Dia pulang dengan mengantongi kabar baik darinya,walaupun tidak ada yang mendengar seluruh curhatannya nanti.
Luna Fenita,Seorang gadis cantik yang berusia 22 tahun,Merupakan lulusan Dari Universitas terkenal dinegara X,karena beasiswa.
Walaupun karena beasiswa,Dia bangga dapat menyelesaikan kuliahnya disana,hingga nasib baik mengarah kepada nya yang dapat menyandang gelar sekretaris diperusahaan ternama ini.
Nasibnya Tidak jauh beda Dari Dara,Dia Hanya sebatang kara dikota ini,Banyak orang yang tidak ingin berteman dengannya karena dia anak orang miskin yang tidak punya harga diri,Meskipun dia lulusan Universitas terkenal di Negara ini,banyak orang yang masih mencemoohnya karena dia bisa kuliah disana dikarenakan Beasiswa.
"Ibu,Ayah,berkatilah aku" gumamnya sambil berjalan keluar dari gedung Leonidas Corporation.
Saat yang bersamaan Mobil mewah milik Juna melenggang masuk ke gedung pencakar langit itu.
Luna langsung menghentikan langkahnya saat melihat mobil mewah itu terparkir tepat didepannya.
"Siapa ya" Gumamnya pelan.
Juna langsung keluar dari mobilnya sambil menelfon seseorang,Pesonanya,ketampanannya langsung dapat melelehkan hati para karyawan wanita yang mengalahkan cahaya mentari yang panas hari ini.
Luna terdiam ditempatnya,Jantungnya berdetak lebih kencang dari pada sebelumnya.Dia langsung memegang dadanya yang hampir terasa sesak akibat detak jantungnya memicu dengan cepat.
Apa ini,batinnya,apakah ini yang dinamakan Jatuh cinta pada pandangan pertama,Batinnya lagi.
Setelan jas berwarna hitam serta kemeja berwarna Navi,dengan dipadukan dengan kulit putihnya semakin menampakkan ketampanannya kepada orang lain.(Tapi jangan salah,orang tampan ini sudah ada yang punya loh,π)
Sampai sekarang para karyawan itu masih saja menggali informasi tentang pernikahan Juna.
Luna yang melihat Juna telah berlalu Dari hadapannya kembali mengembalikan kesadarannya.
"Oooooo Sadar Luna,Kau kesini untuk bekerja" ucapnya sambil menepuk nepuk pipinya.Dan langsung berjalan Keluar gerbang.
(@.....@)
Sesampainya diruangannya,Juna langsung Memanggil Kelvin untuk datang keruangannya.
Kelvin memasuki ruangan Juna dengan Pandangan mengintimidasi.Juna hanya mengacuhkan pandangan yang dilontarkan oleh Kelvin kepadanya.dan kembali menatap setumpukan berkas yang ada dimejanya.
"Kau kenapa?" Tanya Juna santai sambil mengambil salah satu berkas itu.
"Dasar tidak waras"Umpat Kelvin dalam hati.
"Kau mengumpat ku" ucap Juna melirik kearah Kelvin
"Ya,aku mengumpat mu tidak waras" Jawabnya blak blakan,Juna yang mendengarnyapun langsung tertawa kecil.
"Kau hanya bisa menambah pekerjaanku saja" sambungnya lagi.
"Bulan ini,Bonusku kutambah Tiga kali lipat dari biasanya" ucap Juna sambil menatap wajah Kelvin.
__ADS_1
"5 kali lipat," Jawabnya enteng.
"3 Kali lipat" ucap Juna lagi
"5 Kali lipat,tidak ada tawaran" ucap Kelvin yang langsung berlalu keluar ruangan Juna.
Juna hanya bisa ternganga memandangi kepergian Kelvin dari ruangannya,Apakah sekarang Bawahan yang mengatur atasan batinnya dalam hati.
Tak lama pintu ruangan Juna kembali terbuka,yang menampakkan separuh tubuh Kelvin,
"Mulai besok, sekretaris barumu sudah mulai bekerja,Biodatanya ada diatas mejamu" jelas Kelvin yang langsung menutup kembali pintu ruangan Juna.
Juna yang tadinya ingin mengatakan sesuatu langsung terpotong karena Kelvin Langsung menutupnya kembali.
"Dasar Asisten gila" umpatnya dalam hati.
...........
Diruangannya Kelvin memikirkan bonusnya yang akan naik 5 kali lipat dari biasanya.
"Kuapakan nanti uang itu ya" gumamnya sambil membayangkan apa yang akan dia lakukan nanti.
Liburan tidak mungkin,ke Club' tidak mungkin,Mengencani wanita apalagi.Jadi harus kuapakan uang itu batinnya.
Kemudian dia teringat akan rubah peyot.
"Oh iya,dia kan kerja Di KF,Gimana kalau aku menghabiskan uangku disana" gumamnya pelan,.
Sebenarnya Kelvin sangat suka melihat wajah Baby Face milik Elma,namun dia malu untuk mengatakannya,jadi dia beralasan untuk memanggil Elma dengan sebutan Rubah peyot
"Aaaaaaa,sadar Vin,sadar,Dia itu hanya rubah peyot,bukan Cinderella" ucapnya sambil menepuk nepuk pipinya.
Setelah itu dia langsung menyelesaikan seluruh tugas tugasnya,agar dia cepat pulang hari ini.
Sabar Vin,Jodohmu masih disiapkan oleh author ππππ
.
.
.
.
BERSAMBUNG.
*happy reading all ππ
jangan lupa like jempolnya digoyangππ,Dan vottenya πππdibanyakin ya gasys,plush klik Vaforit,β€οΈππ
Jangan lupa follow Ig Author ya gays.π
@Indahnovita487Nvt*
LOVE YOU ALL β€οΈπ€β€οΈπ€
__ADS_1