Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Bab 170_Selamat menjadi mommy n Daddy


__ADS_3

Diluar Ruangan.


"Babynya Udah lahir" Elma Bersorak gembira Karena mendengar tangisan babby Kecil yang terdengar sangat Imut dan kencang."Hahhh, Terimakasih tuhan" Elma mengucap syukur dengan perasaan bahagia dan lega.


Bukan hanya dirinya,Kelvin juga merasa sangat bahagia dengan ini.pasalnya sekarang dia sudah resmi menjadi uncle Dari babby Juna dan dara."Aku tidak sabar ingin melihatnya" Ujar Kelvin dengan menatap Elma yang sangat bahagia.


"Hu'um,Aku juga" Jawabnya dengan senyum cerah.


Kini dara sudah dipindahkan ke ruang rawat.Dan dengan perasaan yang bahagia,Elma dan Kelvin masuk dengan bersamaan untuk Melihat baby Juna yang baru sejam ini berada didunia.


"Aaaaa,Selamat ya Ra.akhirnya kau telah resmi menjadi seorang ibu!"Elma memeluknya dengan perasaan yang sangat-sangat bahagia.bahkan dia sampai meneteskan air mata sangkin bahagianya.


"Makasih ya El" Dara tersenyum indah walau wajahnya masih terlihat Pucat karena baru saja melakukan operasi.


"Selamat Juna" Kelvin menepuk pundak Juna yang berdiri disampingnya.


Juna mengangguk dengan senyum,kemudian kembali lagi untuk menatap istrinya dan Elma yang masih berpelukan.


"Eh iya,Aku ingin melihat Babynya" Elma melepas pelukannya dan menatap ke sebuah box bayi yang terletak tak jauh dari mereka.kemudian dia sedikit berlari untuk menggapainya.


"Ooouhhhhh,Lucunya keponakan Tante"


Karena Kepo,Kelvin Juga ikut menyusul Elma untuk melihat wajah Babby imut milik Juna." Hey Boy....."Kelvin mengelusnya dengan pelan."What is your Name?"


"Arshaka Al Danindra Leonidas uncle" Jawab Dara antusias.Juna tersenyum melihat wajah istrinya yang sangat berbinar karena bahagia.

__ADS_1


"Nama yang keren.Siapa yang memberimu nama Itu?" Kelvin bertanya kembali.


"Daddy nya dong" Jawab Juna cepat,dan langsung mendapat Lirikan keras dari Kelvin.


Saat Kelvin dan Elma sedang asik memainkan Babby Ar,Kini Juna mulai berjalan mendekat kearah istrinya."Ada yang kau inginkan sayang?" Juna bertanya dengan lembut.Menatapnya dengan sayang dan cinta yang tak terkira.


Dara menggeleng pelan.Tangannya Terangkat untuk mengusap Wajah suaminya yang terlihat sangat Lelah Namun tampan."Selamat menjadi Daddy sayang" Ucapnya pelan yang membuat Senyum Juna tersungging.


"Hummm"Juna mengangguk." selamat menjadi mommy sayangku"Juna mendekat dan langsung mematuk bibirnya singkat.


"Hey..hey..hey,Apa kalian tidak melihat jika masih ada kami disini" Elma memprotes keras,karena mata sucinya sempat ternodai oleh kelakuan Pasangan romantis ini.


Juna dan Dara terkekeh dengan bersamaan.begitupun dengan Kelvin.


_________


Kini hanya Tinggal Juna dan Daralah yang berada disana karena Elma Dan Kelvin sudah pamit untuk pulang karena waktu yang sudah cukup larut malam.


Saat ini Dara sedang memberikan ASI kepada Putranya.Dia selalu tersenyum saat melihat Bibir mungil putranya yang mengecap dengan teratur."Dia sangat menggemaskan" Gumamnya yang masih didengar oleh suaminya.


"Kau tahu karena apa?" Juna bertanya sambil berjalan kearahnya.


"Kenapa?,Kau pasti ingin mengatakan bahwa daddynya sangat tampan bukan?"Dara lebih dulu menjawabnya,tak lupa juga dia melemparkan tatapan kesal namun imutnya kepada Juna.


"Itu memang benar sayang"Juna berkata dengan yakin.kemudian dia duduk disamping Ranjang istrinya dan menatap putranya dengan hangat.

__ADS_1


Juna tersenyum dengan cerah,melihat copyannya yang sangat mirip dengannya."Sayang Jika besar nanti apa kau ingin mengimbangi ketampanan daddymu ini" Juna mendekat dan mencium Pipi putranya.


"Hu'um,Bahkan aku akan lebih tampan Daddy" Jawab Dara dengan menirukan suara anak bayi.


Setelah memberikan Asi yang cukup untuk babby Ar,Kini Giliran Juna yang ingin memangkunya."Istirahatlah.Masalah baby Ar,aku yang akan menjaganya" Juna berkata dengan lembut dan membuat Dara mengangguk.


Saat Juna ingin berbalik,Dara kembali memanggilnya.


"Aku mencintaimu" Dara berkata dengan sorot yang sangat dalam dan begitu tulus.


Juna tersenyum dan kembali mendekat untuk menciumnya.Dia ingat jika dia berpesan kepada istrinya untuk mengatakan Cinta setelah babby mereka lahir tadi.dan sekarang,Dara telah menepati janjinya dan mengucapkannya dengan tulus.


"Aku juga mencintaimu Sayang" Bisik Juna setelah menyudahi ciumannya.


"Mulai sekarang jangan menciumku lagi"


Alis Juna mengkerut Menyatu."Kenapa?"Dia bertanya dengan heran.


"Aku takut kau tidak bisa mengendalikan diri Juna" Ucap Dara dengan senyum devil diwajahnya.


"Cih..sial" Juna tersenyum kalah dan menoleh kearah lain.Dia sempat Lupa jika dia harus berpuasa setelah babbynya lahir.dan sekarang aturan itu telah berjalan untuknya.


"Ya sudah tidurlah"


Dara mengangguk dan mulai memejamkan matanya yang terasa kantuk.Kini dia sudah bisa tidur dengan tenang,karena rasa sakit itu tak lagi menghujaninya.

__ADS_1


Sedangkan Juna,Dia hanya terduduk diam sambil memandangi wajah istrinya yang terlihat teduh saat Tertidur.Kemudian pandangannya teralih kearah wajah putranya yang terlihat sangat mirip dengannya.


__ADS_2