Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Bab 107_ Pendekatan(Kelvin Dan Elma)


__ADS_3

...*Ada seseorang yang dengan pandainya menutup rapat perasaan hatinya terhadap seseorang......


Selalu menjaga yang berharap ucapannya nanti tak merusak suasana.Membiarkan Apa yang tumbuh didalam hatinya perlahan akan dikikis oleh waktu....


Mencoba diam seolah tak terjadi apa-apa, Padahal sebenarnya hati meronta berteriak ingin Didengar suaranya....


Ingin dimengerti perihal Perasaannya,


ingin diakui Tentang ungkapannya,


Tapi semua hanya bayangan saja.


Semua yang bersuara hanya apa yang ada didalam Fikirannya.


Tentang rasa dihatinya?


Masih tertutup rapat tanpa dia mengetahuinya......


__________


__Lama Dia berdiam diri sambil bersandar dipintu Besar itu,Sampai Dia sadar bahwa apa yang dilakukannya ini adalah tindakan Bodoh yang tidak akan pernah berujung Sekalipun.


Perlahan demi perlahan,Kakinya mulai melangkah,Menapaki lantai yang sama dengan seseorang yang dicinta,Hingga dia mulai memasuki lift untuk menuju ruangannya.


Tidak ada yang tahu tentang perasaannya.


Begitupun dengan dua orang yang berada didalam ruangan itu.Bukan salah mereka yang menunjukkan segalanya didepan matanya.Salahnya lah yang tidak mampu untuk mengikis perasaannya.


.....


Mereka terus bercengkrama hingga tak terasa makanan Yang berada dipiring Juna mulai habis." Kau mau pulang atau disini aja?"Tanya Juna sambil mengelapkan Tisu kemulutnya.


"Pulang aja deh" Jawabnya.


"Kok pulang?,Kenapa Ngga disini aja"Imbuh Juna.


"Aku disini Untuk menemanimu kerja,Tapi ujung-ujungnya kau malah mengabaikanku" Ucap Dara sambil memutar bola matanya dengan malas.


Juna tertawa sambil kembali meneguk air putih yang ada dihadapannya."Aku seperti itu agar pekerjaanku cepat selesai" Jawab Juna.


"Tidak.Aku pulang saja,Lagipula Kau harus fokus bekerja bukan?"Ucap Dara yang mulai berdiri dari duduknya.

__ADS_1


"Aku pulang ya" Dara beranjak untuk mengecup pipi Suaminya."Semangat Daddy"Ucapnya disertai senyumnya.


"Hati-hati ya"Juna membalas kecupan istrinya sambil mengusap rambutnya.


Setelah itu,Dara langsunv keluar Dari ruangan Juna Untuk kembali kerumahnya.


Tapi saat Ingin memasuki Lift,Tanpa sengaja Dara bertemu dengan Luna yang kebetulan juga ingin memasuki lift itu."Silahkan Nona" Ucap Luna sambil membungkuk Hormat.


"Ayo"Ajak Dara.Dia ingin mengusir kecanggungan diantara mereka."Baik Nona"Ucapnya sambil masuk untuk menyusul Dara.


Sepanjang Berada dilift,mereka berdua sama-sama diam sambil memikirkan Pemikiran mereka masing-masing."Uhum" Dara sedikit berdehem Untuk Mencairkan Kekakuan mereka.


"Anda mau pulang nona?"Tanya Luna.


"Jangan terlalu Formal,Panggil Aku Dara saja" Ucapnya sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Luna.


Lama terbengong dengan lamunannya,Akhirnya Luna mengangkat tangannya untuk Membalas jabatan Dara.


"Luna Nona"Jawabnya.


"Kan,Kau memanggilku Nona lagi" Protes Dara sambil mencerutkan bibirnya.Sontak itu membuat Luna tertawa kecil sambil Menggaruk Kepalanya yang tidak terasa gatal.


"Tapi Kan Tuan Juna itu.." Ucapannya terhenti saat Dara memotongnya begitu saja.


"Baik..Nona..eh Baik Dara" Ucap Luna yang sedikit kikuk Saat menghadapi Dara yang sangat kocak.


Kini lift mereka telah sampai dilantai paling bawah,Dan sampai disinilah kebersamaan mereka karena mereka harus berpisah karena berbeda tujuan."Saya permisi Ra" Ucap Luna sambil tersenyum.Yang diangguki oleh Dara.


_______


__Jika hari ini adalah hari yang sangat Meresahkan bagi Luna,Maka berbeda dengan Kelvin yang merasa bahwa hari ini adalah hari yang sangat bahagia.Kakinya terus terayun,menyusuri jalanan Kota X Hanya untuk menghabiskan waktu cutinya serta bonusnya bulan ini.


Dia sudah seperti anak kecil yang membeli seluruh barang yang Tertangkap oleh matanya.Hingga Tanpa sengaja dirinya menabrak seorang wanita Yang berpapasan dengannya.Dan Brukkkkk.....


"Auuuuu"Wanita itu tersungkur Kejalan Sambil menahan Pinggangnya.


"Maaf Nona" Ucap Kelvin yang mencoba Untuk membantu wanita itu.Wanita itu mengulurkan tangannya untuk Menggapai tangan Kelvin untuk membantunya berdiri.


"Ngga papa ko mas.Saya juga minta maaf" Ucapnya sambil membersihkan Butiran-butiran debu yang menempel ditubuhnya.


Seketika pandangan mereka bertemu,Hingga mereka sama-sama terkejut karena melihat wajah mereka satu sama lain."Rubah peyot"..."Elo"...Ucap mereka dengan bersamaan.

__ADS_1


"Kalo jalan itu lihat-lihat,Jangan main asal tabrak aja" Omel Elma Sambil menunjukkan Wajah kesalnya.


"Akukan sudah minta maaf,Dan sekarang kenapa kau marah-marah.Tadi kau sempat bilang kalau kau tidak apa-apa" Jelas Kelvin yang juga merasa ikut kesal.


Tidak ingin memperpanjang masalah,Elma langsung melenggang pergi meninggalkan Kelvin yang masih berdiri menatapnya."Hei,Kau mau kemana"Panggil Kelvin sambil berlari kecil untuk mengejarnya.


"Apalagi sih"Ucap Elma dengan langkahnya yang terhenti."Maaf"Ucap Kelvin dalam satu tarikan nafas.


"Berhubung hari ini gue lagi baik hati,Yaudah deh,Gue maafin Lo"Ucap Elma yang kembali melenggang pergi....


"Hei..tunggu dulu"Kelvin kembali mengejarnya dan menghentikan langkahnya.


"Apa" Ucap Elma sambil memelototi Kelvin.


"Ya udah sih,Jangan galak-galak." Ucap Kelvin sambil Menggaruk kepalanya."Lo mau gak ikut gue jalan-jalan" Kelvin berkata sambil menunjukkan ekspresi kebingungan.


"Hah" Sontak Elma langsung kaget mendengar tawaran dari Kelvin,Pria yang sangat menyebalkan baginya."Sakit Ni orang" Gumamnya sambil menempelkan telapak Tangannya kekening Kelvin.


"Apaan sih,Gua ngga sakit tau" Omel Kelvin sambil melepaskan Tangan Elma dari keningnya."Ya udah.Lo mau gak?"Tanya Kelvin lagi..


"Lo ikhlas gak sih? Pake Ngegas segala lagi"Gerutu Elma." Ya ikhlas lah.Lo aja yang nyebelin,Gue tanya mau ikut? Lo malah Banyak tingkah kaya gini" Omel Kelvin yang tak kalah Dari Elma.


"Ya udah sih,Kan gue ga salah kalau nganggep Lo itu sakit.Lagian Kan baru kali ini Lo ngajak Gue jalan" Jelas Elma yang mencurahkan seluruh hatinya.


"Uda deh,Ayuk"Ajak Kelvin yang dengan refleks menggandeng tangannya.Elma yang terkejut hanya bisa memandangi tangannya dengan jantung yang berdebar.


"Ayo,Kenapa bengong" Ucap Kelvin saat melihat Elma yang hanya diam mematung sambil menatap Tautan mereka." Jangan Kepedean,Aku cuma takut Lo ilang,entar gue lagi yang disalahin" Kelvin Mencoba menjelaskan tentang alasannya menggandeng tangan Elma Di Tempat terbuka seperti ini.


Setelah sadar dari lamunannya,Akhirnya Elma mulai berjalan mengikuti langkah Kelvin yang membawanya entah kemana.


"Kita mau kemana sih?" Tanya Elma Yang mulai kelelahan saat mengimbangi langkah Juna yang tak kunjung terhenti sedari tadi."Udah,Lo ikut aja" Ucap Kelvin tanpa melepaskan tautan mereka.


Tak dipungkiri bahwa ada rasa tersendiri dibenak mereka,Jantung keduanya berdebar sangat kencang,Padahal Ini bukan lertama kalinya bagi mereka untuk bertemu...


_________. ____


Bersambung.......


happy reading all 🤗❤️...


Terimakasih untuk pembaca setia novel Author 🤗❤️....

__ADS_1


"Saranghaeo"


__ADS_2