Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Bab 71_Saling merayu


__ADS_3

_Dengan Hati yang gembira,Varo melangkahkan Kakinya menapaki Anak Tangga mansionnya menuju kamarnya,Suara siulan Serta Paduan Kunci mobil yang yang diputar dijari telunjuknya,Terus menemaninya langkahnya Hingga Didepan Pintu kamarnya.


Awalnya Varo sempat putus asa karena tidak bisa bertemu dengan Dara Di KF,Tapi takdir seolah-olah tengah merencanakan pertemuan mereka.


Sesampainya dikamarnya,Varo langsung menghempaskan Tubuhnya keranjang king size miliknya.pertemuan Serta perbincangan mereka tadi terus diputarnya dalam ingatannya,Dia enggan Untuk melupakan Sedetikpun Momen mereka tadi,Varo menarik senyumnya,senyum yang tidak Bosan-bosannya menghiasi wajahnya setelah pertemuan mereka tadi.


"Kau telah memberiku Kebahagiaan,Jangan membuatku kecewa dengan merenggut kebahagiaan ini kembali"Gumamnya sambil memejamkan matanya.


Senyum itu,Tawa itu,Selalu Berputar dalam Pikirannya.Jantungnya berdegup kencang kala mengingatnya,Rasanya Varo tidak ingin hari ini Berlalu.Dia ingin Terus menikmati Hari ini bersamanya.Tapi apalah Daya,Itulah dunia,Dia Harus terus berputar untuk bertemu dengan hari esok.Hari yang akan menciptakan lembaran baru Pada seluruh umatnya.


"Ahhhhh,Kau sudah mulai gila Varo"Ucapnya Terkekeh sambil bangkit dari tidurnya menuju kamar mandi.


…@…


Mansion Juna....


_Dengan Lincah, jari-jari itu terus menari nari diatas keyboard Laptopnya,Sedari tadi pandangannya tidak beralih Dari Layar laptop juga beberapa berkas yang ada dihadapannya.Hingga Kedatangan Istrinya membuyarkan Kefokusannya.


"Sayang"Panggil Dara ketika dia sampai dihadapan suaminya.


"Hmmmm"Jawab Juna tanpa menoleh kearahnya sedikitpun.


"Apa kau terlalu sibuk,sehingga kau tidak sempat lagi untuk menatapku"Ucap Dara dengan nada yang tidak biasa,sontak Juna langsung menoleh kearahnya.


"Ada apa?hmmm!"Tanya Juna Perhatian,Dara langsung menyerahkan segelas Jus yang dibawanya tadi.Melihat itu Juna langsung mengambilnya dari tangan istrinya.


"Terimakasih"Ucapnya sambil menyesapnya hingga setengah.Kemudian Dia kembali disibukkan Dengan pekerjaannya,Tak lama kemudian,Hanya berselang beberapa menit.Ponsel milik Dara berbunyi menandakan ada pesan masuk.Dia langsung membukanya.


📥.Xxxxxxx


Hay nona...(Itulah Isi pesan itu,Pesan tanpa nama pengirim,Juga pesan yang membingungkan bagi dara)


hanya itulah Isi pesan itu,Ekspresi dara langsung berubah saat membaca pesan itu,Juna tidak sadar Karena terlalu fokus pada pekerjaanya. Setelah berfikir keras,akhirnya Dara langsung membalas pesan itu.


📤Xxxxxx


Siapa ya? (Tanyanya,)


tak lama kemudian ponselnya kembali berbunyi,Dia langsung membukanya,Karena rasa penasaran telah menyeruak dalam dirinya.


📥Xxxxxxx


Kau keterlaluan Ra,Apa kau tidak mengingatku...?


"Regan" (Pekik Regan merasa kesal dengan Dara karena tak kunjung menyimpan Nomor ponselnya)


Setelah membaca pesan itu,Dara langsung tertawa sambil menepuk jidatnya,Sedangkan Juna hanya bisa menatap istrinya sambil menunjukkan tatapan menyelidik.


"Kenapa?"Tanya Juna.Dara langsung menggeleng dan kembali Memfokuskan dirinya Keponsel miliknya,


📤Xxxxxxx.


Maaf kak😁 (balasnya)

__ADS_1


📥Xxxxxxx


Santai Aja.Sedang apa?


📤Xxxxxxx


Bernafas kak (Balasnya lagi)


📥Xxxxxxx


😆😆😆😆😆😆😆😆,


📤Xxxxxxx


Apa ada yang salah dengan jawabanku😂


📥Xxxxxxx


Tidak,Kau tidak salah. Hanya saja Jawabanmu itu seperti lelucon😁😁😁.


📤Xxxxxxx


apa aku terlihat Seperti pelawak sekarang?😄😄


📥Xxxxxxx


hey..***Tidak ada pelawak secantik dirimu🤭🤭


Makasih atas Hinaannya😂😂


📥Xxxxxxx


Aku tidak menghina,Aku hanya bicara seadanya.Kau memang cantik🤗🤗


"Pesan Dari siapa?"Tanya Juna.belum sempat Dara membalas pesan itu,Pertanyaan Juna langsung membuatnya berhenti menatap Ponselnya.


"Teman"Jawabnya Asal sambil tersenyum,Dara langsung meletakkan ponselnya diatas meja. Dan beralih untuk menatap suaminya.


"Regan!!"Ujar Juna spontan,Dara langsung mematung mendengarnya,Namun dia langsung bersikap Normal untuk menghadapi suaminya,Dia tidak ingin Juna berfikiran yang aneh-aneh tentangnya,Juga Regan.


"Iya"Jawabnya sambil mengangguk Pasti,Sedangkan Juna hanya bisa menunjukkan ekspresi Datar setelah Perkataannya barusan,


"Sayang"Panggilnya.Namun Juna hanya melihatnya,dan Tidak menjawabnya.


"Daddy"Panggilnya genit, Namun Juna hanya meliriknya Sekilas."Daddy"Panggilnya lagi sambil menunjukkan ekspresi terimut miliknya.


"Hmmmmmm"...


"Sial,Aku merayunya sedaritadi,Dan hanya dibalas oleh deheman!Lihat saja nanti...."


Batinnya dalam hati


"Kau mengumpat ku"Ujar Juna Sambil menatap wajah istrinya.Dara langsung memaksakan Tawanya Karena ucapan Juna sekaligus tatapannya.

__ADS_1


"Mana mungkin aku mengumpat mu,Hahahahah" Dara terus tertawa Untuk menutupi Kebohongannya.


"Apa kau memakai Ilmu Sihir?Kau sangat menakutkan"Sambungnya lagi,Namun kali ini tatapan matanya Sangat tajam.


Juna langsung tertawa dalam hatinya 'Sihir'..Apa dia terlihat seperti Pria dijaman Kuno sekarang?,Pastinya tidak kan.Lagipula mana ada pria tampan,Kaya lagi, hidup di jaman Kuno.


"Benar ya,Kau memakai ilmu sihir"Ujarnya lagi,Karena geram Juna langsung Menjitak Bibir itu."Kau Terlalu Cerewet"Ucapnya sambil tersenyum,Dara langsung menyembunyikan wajahnya DiBelakang Juna.


"Daddy kenapa Kau minjitakku?Kenapa tidak menciumku saja?"Bisiknya dengan genit,Namun Tak merubah posisinya sama sekali."Selain Cerewet,Kau juga genit"Ucap Juna sambil Tertawa.Dara langsung menjewernya "Daddy nakal"Ujarnya merasa geram.."Auuuuu,Ampun sayang..sakit...sakit.."Mohon Juna sambil memegangi tangan Dara yang berada di telinganya.Merasa kasihan dengan suaminya,Dara langsung melepaskannya.


Setelah Dara melepaskannya,Juna langsung mengusap telinganya dengan perhatian"Lihatlah,Telingaku memerah"Ujarnya cemberut.


"Itu hukumanmu,Karena berani meledekku"Jawabnya sambil Menunjukkan ekspresi mengejek.


Juna langsung menatapnya dengan pandangan memangsa,"Terus apa hukumanmu karena berani mengumpat ku"Tanya Juna langsung bengkit Dari duduknya,Dara yang melihat gerak-gerik Juna Langsung gelagapan tak menentu"Aaaa..aakk..aku ti..tidak mengumpat mu, Sure"Ujarnya gelagapan namun masih Sempat menunjukkan jarinya yang Menunjukkan Istilah Kata'Sure'


"Kau bohong..Aku tahu kau mengumpat ku tadi.Katakan padaku,Apa hukuman yang pas untuk mu"Sambung Juna lagi,Kali ini Tangannya mulai meraih Bahu istrinya.


"Daddy ampuni aku...."Ucapnya memohon,Rasanya Juna ingin tertawa sekencang-kencangnya sekarang,Istrinya sangat menggemaskan baginya."Tatap aku"Pinta Juna dengan ekspresi datar.Dara langsung membawa pandangannya untuk menatap suaminya.


Cupp......


Juna langsung Mengecup bibir Itu setelah Dara menatapnya"Itu hukumanmu"Ujarnya sambil tersenyum dan kembali ke posisinya.


"Aaaaa,Kau genit"Ucapnya sambil Menutup wajahnya karena malu,"Hey kenapa kau malu,Bukannya kau yang Memintaku untuk menciummu tadi"Sambungnya tepat ditelinga istrinya.


"Kau tidak romantis"Pekiknya Dengan ekspresi Imutnya.Juna langsung tertawa renyah Saat itu juga 'Tidak romantis' Apanya yang tidak romantis?...


"Kau ingin yang lebih romantis,Sini akan kuberikan"Jawabnya Dengan pandangan genit.


"Aaaaa....Aku tidak mau"Ucapnya yang langsung kabur dari hadapan Juna.Dia langsung berlari kecil untuk menaiki tangga menuju kamarnya.Sedangkan Juna hanya bisa tertawa melihat istrinya.Tak lama kemudian Ponselnya berbunyi.Dia langsung meraihnya dan membaca pesan itu.Yang ternyata pesan dari Istrinya.


📥My life❤️


Selamat Menikmati Untuk Tidur Diluar Daddy😂😂


Mata Juna membulat sempurna setelah membaca pesan itu,pandangannya langsung beralih menatap kearah atas,Dan langsung bangkit dari posisinya untuk segera berlari menuju kamarnya.


.


.


.


.


***BERSAMBUNG.


Happy reading all 🌹


jangan lupa like 👍 komen 💯 Votte 🙏 Juga Favorit ❤️ ya cinta***...


Salam cinta Dari Author untuk kalian yang tersayang 😁😁..

__ADS_1


__ADS_2