
Perlahan...
mobil Juna melenggang masuk ke area parkiran kantornya.
Dia berjalan dengan gagahnya memasuki gedung pencakar langit itu..
Tap..tap..tap..
suara langkah kaki yang terdengar berirama di telinga para staf staf kantor..
mereka membungkuk hormat kepada Juna..
"Selamat pagi tuan" sapa para karyawan yang berpapasan dengan Juna..
"Pagi" jawabnya ramah..
hati karyawan itu hampir meleleh karena sapaannya pagi ini dibalas oleh Juna,karena biasanya Juna tidak pernah membalas sapaan orang dengan kata kata,ia hanya akan mengangguk sebagai tanggapan.
oh Tuhan mimpi apa aku semalam
batin karyawan itu yang merasa sangat gembira..
Juna berlalu masuk ke ruangannya..
Ceklek...
saat Juna masuk,Kelvin yang sedari tadi menunggunya langsung berdiri membungkuk hormat kepadanya,
"Kau sudah lama?" tanya Juna
"sekitar setengah jam" jawabnya
"Tumben kau telat hari ini,apa karena gadis itu lagi" goda Kelvin
Juna hanya tertawa mendengarnya..
aku senang kau bisa tertawa lepas seperti ini lagi
batin Kelvin dalam hati.
"Juna,Apa kau bahagia?" tanya Kelvin
"hu'um,aku bahagia kawan" jawabnya sambil memeluk Kelvin..
Kelvin menepuk pelan pundak Juna..
"Bahagia lah selalu kawan,aku sebagai temanmu akan mendukung semua keputusanmu,jika kau bahagia,aku juga bahagia" ucap Kelvin
"Terimakasih kawan" ucap Juna sambil menepuk lengan Kelvin..
"Oh iya,apa kau akan menghadiri acara launching di perusahaan Varo?" tanya Kelvin..
"Sepertinya tidak apa apa jika kita sedikit bermain main sebelum bekerja" ucap Juna sambil tersenyum sinis..
"ya,kita kan pergi kesana" ucap Juna kepada Kelvin
mereka berdua memutuskan untuk menghadiri acara launching di perusahaan Varo...
Regandra Group.......
Dengan gagahnya Varo berjalan keatas panggung untuk menyapa semua kolega yang hadir dalam acara tersebut,
Disaat yang bersamaan Juna dan Kelvin tiba disitu dan duduk di kursi VIV yang telah disediakan....
"Selamat pagi semuanya" Sapa Varo ramah
"Pertama-tama saya sangat berterimakasih atas kehadiran kalian semua disini,"ucap Varo lagi..
dia menoleh kearah Juna dan berkata
"Wahhhh,Saya merasa terhormat atas kedatangan dari tuan muda Leonidas" ucapnya sambil tersenyum.
Juna hanya tersenyum menanggapi perkataan Varo tadi
tapi entah apa arti dari senyuman mereka berdua,Tidak ada yang mengerti akan mereka berdua.
Didepan publik mereka selalu Berinteraksi dengan baik tapi siapa yang tahu kalau mereka adalah dua orang pria yang membawa dendam dihati masing masing...
Acara launching peluncuran produk baru oleh Regandra Group itupun dimulai,
banyak kolega bisnis lainnya kagum oleh konsep Launching ini,mereka juga kagum terhadap kecerdasan Varo,
Varo adalah salah satu pemuda yang menjulang tinggi di dunia bisnis,Bahkan dia bisa mengalahkan perusahaan perusahaan lainnya..
Perusahaan Varo menduduki peringkat yang sama dengan perusahaan Juna..
__ADS_1
Karena Juna adalah salah satu orang yang tidak mudah dikalahkan oleh siapapun.
akhirnya acara launching itupun selesai diselenggarakan..
Juna dan Kelvin memutuskan untuk kembali kekantor setelah ini....
"Vin"panggil Juna
"Ya"
"Apa kau melihat tatapan Varo tadi..?"
"Tatapan kebencian"Jawab Kelvin dingin..
"Apa dia belum juga bisa melupakan Kanaya,toh dia sekarang telah tiada" ucap Juna
"Apa kau tidak mempunyai masalah lain dengannya selain masalah Kanaya?" tanya Kelvin
"Tidak" jawab Juna
setelah itu hening,hanya suara mesin mobillah yang terdengar..
Disebrang sana.....
Varo duduk di kursi kebesarannya sambil menimang nimang ponselnya..
Ceklekk...
pintu terbuka..
"Anda memanggil saya tuan" ucap Akbar
"Ya,apa kau sudah mencari tahu tentangnya"tanya varo
"sudah tuan,tapi informasi yang saya dapatkan hanya hanya meliputi kematian orang tuanya,tempat kerjanya,sudah itu saja tuan" jelas Akbar.
"Orang tuanya sudah meninggal?" tanya Varo
"Sudah tuan,orang tuanya meninggal 3 tahun yang lalu.."jawab Akbar.
"Dan apa kau tidak menemukan informasi baru tentangnya,tempat tinggalnya atau orang terdekatnya gitu"
"Menurut informasinya sih,dia sekarang tidak tinggal di rumahnya lagi tuan,melainkan tinggal bersama dengan seorang pria.kalau tidak salah pria itu adalah orang yang menyelamatkannya.."jelas Akbar..
"apa kau tidak tahu siapa pria itu?"
"Baiklah kau bisa keluar" ucap Varo
"Baik tuan,saya permisi" ucap Akbar sambil membungkuk hormat..
Varo hanya terdiam memikirkan perkataan Akbar tadi
"Siapa pria itu" gumamnya pelan...
"Kenapa dia menutup informasi tentang dara"sambungnya lagi
kelamaan berfikir membuat kepala Varo hampir meledak,dia memutuskan untuk pulang lebih dulu hari ini ...
Dimandiin Dara
"Hah.bosen" ucap dara menghela nafas panjang..
"enaknya ngapain ya,nonton tv udah,makan udah,bersih bersih udah.terus aku harus ngapin dong" ucapnya lagi..
derrrttttt..... dertttt..dertttt..
dering telfon itu cukup membuyarkan lamunan dara..
Dia mengambil ponselnya dan melihat siapa yang menelfon..
ternyata Juna..
Juna melakukan panggilan video kepada nya.sontak Dara kaget,dia merapikan dirinya dan menggeser tombol hijau yang ada dilayar ponselnya..
"hai..." sapa Juna sambil tersenyum
"Hayyy" jawab dara
"Kau sedang apa?" tanya Juna
"Duduk nih" jawab dara.
"ternyata seperti ini yah jadi pengangguran" ucap dara sambil tertawa..
"kau bosan?" tanya Juna
__ADS_1
"Hu'um" jawab dara serta anggukan
"Maaf ya,hari ini jadwalku sedikit padat,tapi aku berjanji akan membawamu jalan jalan besok" ucap Juna sungguh sungguh..
"Ah,gak perlu jalan jalan kok,kamu fokus kerja aja" ucap dara yang merasa tidak enak kepada juna
"Aku tidak menerima penolakan nona"
"Terserah kamu aja deh" ucap dara pasrah..
"kalau kau merasa bosan,kau bisa jalan jalan ditaman mansion kan,"usul Juna
"Iya nanti"
"atau tidak kita ngobrol aja begini,sampai nanti" ucap Juna
"Ih,kamu kan kerja,entar aku ganggu lagi"
"Ga bakalan,lagian apasih yang engga buat kamu" Ucap Juna sambil tersenyum
pipi dara bersemu merah dan langsung menyembunyikan wajahnya dibalik bantal
"Hey kenapa ditutup nona,kau malu?" tanya juna
"tidak" jawab dara sambil menatap layar ponsel itu..
"Ah aku rasa kau sangat malu sekarang,lihat itu pipimu,merah Semerah tomat" goda Juna
"Junaaaaaaa" rengek Dara..
Juna hanya terkekeh geli melihat dara..
"oh ya,kau sudah makan?,kau masak apa hari ini" tanya Juna.
"Udah,masak nasi goreng." jawab dara
"Nanti malam masak apa"tanya juna
"masak apa ya" ucap dara sambil berfikir..
"Adadeh" ucap dara tertawa.
"oooooo udah mulai rahasia-rahasiaan nih,berani" ucap Juna
" beranilah,kenapa ga berani.lagian aku ga takut sama kamu"
" Beneran nih,liat aja nanti ya,tunggu aku pulang" ucap Juna Sambil tertawa..
"Kau sudah makan?"tanya dara
"Belum,kamu sih gak nganterin aku makanan" rengek Juna
"Ih dasar manja,kok belum makan sih,entar sakit loh."
"gak papa,kan ada kamu"
"Ogah.kalau kamu sakit ya udah minta diurusin sama Kelvin kalau gak bi Inah" ucap Dara sambil tertawa..
"ih kamu tega banget sih"
"Seriusan,kami udah makan belum?" tanya dara lagi..
"*Udah kok tadi..."
"Ya udah deh,aku matiin dulu ya,aku mau nyiapin kerjaan dulu biar cepat pulang,kan aku mau hukum kamu*" jelas Juna
"Hah,kok aku dihukum sih" omel Dara
"Katanya tadi ga takut sama aku,kok sekarang ketakutan"
"Junaaaaaaa"teriak dara .
"hahahahah.ya udah aku matiin ya..bye"
ucap Juna
BERSAMBUNG
Jangan lupa like π
tambah ke favorit β€οΈ
dan komen ya kakak kakak sayang π₯°ππ₯°
"sama satu lagi, bantu votenya ya kk"
__ADS_1
ππππππππππππππ
LOVE YOU ALL π€β€οΈπ€β€οΈπ€