Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Tamu tak diundang


__ADS_3

"Sayang" panggil Juna dari dalam kamar mandi.


"Iya" sahut dara.


"Kemarilah" pinta Juna.


"HAH" pekik dara.


"Iya,kemarilah sebentar" ucap Juna lagi.


Darapun langsung menuruti perintah suaminya,Dan langsung masuk ke kamar mandi.Rasa canggung mulai menyelimuti dirinya.


"Ada apa" tanya dara setelah sampai didepan Juna.



"Bantu aku mandi,aku tidak bisa sendiri" pinta Juna dengan memelas dan diangguki oleh Dara


"Makanya jangan sok jago,lihatkan apa hasilnya"omel dara sambil membuka satu persatu kancing baju Juna.


"Apa ada luka lain selain luka luar?"tanya Dara.


"Tidak"jawab Juna pasti.


"Kau yakin,tidak ada luka dalam,"tanyanya lagi.


"Tidak" jawab Juna lagi.


Dara langsung membantu suaminya itu untuk membersihkan diri.



"Wahhh,beginilah rasanya punya istri" ucap Juna sambil memejamkan matanya.


"Apa kau pikir istri itu adalah seorang budak" ucap Dara ketus.


"Bukan begitu,Dulu saat aku bertengkar tidak ada yang mengurusmu,dan sekarang ada kau yang akan mengurusku" jelas Juna sambil menatap wajah sang istri.


"Kali ini aku akan mengurus mu,tapi jika kau bertengkar lagi,maka aku akan Mencetak luka diwajahmu itu" ucap Dara serius.


"Iya,aku janji"ucap Juna mengalah.


20 menit kemudian Juna telah selesai dari sesi mandinya,dengan bantuan sang istri.


"Ayo sarapan" ucap Dara yang membenarkan kerah kemeja Juna.


"Kau masak apa hari ini" tanya Juna


"Nasi goreng seafood" jawab dara.


"Ummmmm,tapi aku tidak ingin makan nasi goreng" ucap Juna.


"Terus makan apa?" tanya dara lagi.


"Memakanmu" ucap Juna sambil merangkul pinggang istrinya itu.


"Aaaa Juna,kau nakal" ucap dara dengan wajah memerah.


"Karena aku terluka tadi malam,kita harus menundanya kan,makanya kita gantikan sekarang" jelas Juna lagi yang membuat wajah dara semakin memerah.


"Ya sudah kalau kamu tidak ingin makan,biar aku saja" ucap dara sambil melepaskan tangan kekar Juna dari pinggangnya.


"Yee..kau marah" ejek Juna..


"Marah ya" ulangnya lagi sambil mencolek colek pipi istrinya itu.


"Juna,apaansih"pekik Dara.


"Tau ah" ucap Dara yang berlalu meninggalkan Juna seorang diri di kamar.


Melihat sang istri yang sudah mulai marah,Juna langsung mengejarnya dan ingin melunakkan kembali mood istrinya itu.

__ADS_1


Sesampainya dimeja makan Juna langsung duduk disamping Dara,jika biasanya dia duduk didepan Dara,maka pagi ini berbeda,karena sang istri sedang marah padanya.


Melihat Dara yang hanya asik dengan makanannya sendiri membuat Juna Putus asa.Biasanya istrinya akan makan setelah menyiapkan makanan dipiring Juna,tapi pagi ini berbeda.


"Sayang,aku lapar" rengek Juna


"Ya makanlah" jawab Dara enteng.


"Ambilin" rengek ya seperti anak kecil.


Dara ingin tertawa saat ini juga, karena melihat tingkah sang suami yang seperti anak anak itu,apakah ini yang dinamakan seorang CEO batinnya.


"Sayang" rengek ya lagi.


"Mau makan"tanya dara


"Hu'um"angguk Juna


Bukannya menyiapkan makanan sang suami Dara malah mengambil ponselnya dan mengarahkan kameranya tepat diwajah Juna.


"Kalau kau ingin makan,Memohonkan seperti yang kau lakukan tadi" ucap Dara sambil tertawa kecil.


Juna ternganga dibuatnya,apakah sekarang dia seperti pelawak yang sedang ingin rekaman batin Juna dalam hati.


"Ayo Cepat" ucap Dara lagi.


Bukannya malah melakukan perintah sang istri Juna malah merampas ponsel yang dipegang dara dan langsung menarik tengkuk Dara.


Cup..


Cekrekk.....


Kecupan pagi yang diabadikan oleh ponsel dara menjadi trending bagi mereka berdua.


Dara yang tidak mendapatkan aba aba dari Juna pun langsung kaget dengan kelakuan Juna barusan.


"Aaaaaaa kau" ucap dara sambil menutup wajahnya dengan kedua tangannya.dan langsung menyandarkan kepalanya di dada bidang milik Juna.


Pagi ini Drama romantis komedi mereka sudah dimulai,Juna sangat bahagia bisa memiliki Dara sebagai pendamping hidupnya begitu juga sebaliknya.


Saat asih tertawa Dan bercanda mereka berdua dikejutkan oleh suara pistol yang melenggar dipenjuru rumah,saat mendengar itu mereka berdua langsung terdiam ditempatnya.


Dorrr...Dorrrr...Dorrrr.


"Juna" ucap dara sambil memeluk Juna dengan erat.


"Tenanglah aku disini" ucap Juna mencoba menenangkan istrinya.


Dorrrr.suara itu kembali melenggar namun sepertinya suara itu berada diruangan yang sangat dekat dengan mereka...


dorrr..Dorr..Dorrr.....


Juna yang ingin mengecek keadaan rumah mereka pun dihalangi oleh Dara.dia tidak melepaskan pelukannya sedikitpun dari suaminya itu.


"Sayang,aku takut" ucap Dara gemetaran.


Tak lama kemudia tampaklah seorang pria tanpa dosa dengan pistol ditangannya.


Saat Juna menyadari siapa yang datang langsung melemparkan sendok ke arah Pria itu.


"Brengsek kau" pekik Juna.


Dara langsung melihat siapa yang datang,dan ternyata Kelvin sibiang kerok....


Hahahahahahahahahahahahahaha....


tawa Kelvin melenggar dipenjuru rumah.


"Diam kau"perintah Juna.


"Apa kau tidak memiliki pekerjaan ha,sehingga kau mengganggu pengantin baru pagi pagi begini"

__ADS_1


"Hey bung,pagi kau bilang,apa setelah menikah kau buta angka ha,coba lihat jam berapa sekarang" ucap Juna terkekeh.


Juna yang melihat Kelvin tertawa sangat keras langsung bangkit dari Duduknya dan menarik kerah baju Kelvin.


"Dasar cecunguk ini" omel Juna..


"Apa hah,mau memukulku,pukullah" ucap Kelvin percaya diri.


"Juna"panggil Dara.


Juna langsung melepas cengkraman tangannya karena dia tahu apa arti panggilan Dara tadi.


"Apa yang kau lakukan ha,Mau cari ribut,atau kau sudah bosan Bekerja dengan ku" ucap Dara sambil menghampiri Dara.


"Aku kesini untuk menuntut Bonusku bulan ini"jelas Kelvin.


"Maksudmu?" tanya Juna pura pura tidak tahu.


"Hey bung,karena kau libur,aku sudah seperti robot yang kau panjer setiap harinya.Banyak pekerjaan yang menumpuk,dan kau tahu akulah yang menghandle semuanya."Jelasnya lagi.


"Ya itukan tugasmu" ucap Juna tak mau tahu.


Dara yang melihat itu semua hanya bisa tersenyum.karena kebanyakan drama, mereka sampai melupakan sarapan pagi mereka.


"Ya sudahlah,jangan bertengkar lagi," ucap Dara menengahi.


"Apa kau sudah sarapan Vin?"Tanya dara


"Belum"jawab Kelvin memelas.


"Ayo sarapan bersama" ajak Dara.


akhirnya mereka bertiga pun duduk di bangku masing masing untuk menikmati sarapan mereka pagi ini,eh sudah menjelang siang😂


Dara merasa cemburu kepada Kelvin,karena Dara menyiapkan makanan kedalam piring Kelvin.


"Sayang,kan dia punya tangan,kamu duduk aja,dan makan dengan tenang" ucap Juna ditengah tengah kegiatan mereka.


Dara tidak menggubris perkataan Juna barusan dan malah asik memperhatikan Kelvin.


"Makanlah yang banyak Vin,kau terlihat kurus" ucap Dara kekeh.


"makasih nona cantik"ucap Kelvin sambil tersenyum simpul.


Bughhh....


Kelvin langsung mendapatkan tinjuan dari Juna karena perkataannya tadi..


"Auuuuuuu" pekik Kelvin sambil mengelus lengannya.


....


❤️ CINTA YANG SEBENARNYA ❤️


.....


BERSAMBUNG


...


(Sabar ya Vin,Dara itu cuma punya Juna seorang😂😂😂😂)


Terimakasih buat yang sudah mampir❤️❤️❤️🥰🥰🥰😄


Jangan lupa like 👍, komen dan vote 🙏🙏🙏🙏 seikhlasnya ya cinta ❤️❤️❤️❤️❤️


Makin kesini makin luplup deh,😄🥰🥰🥰😂🥰❤️❤️❤️


LOVE YOU ALL.


(Bantu Do'a buat babang Kelvin,supaya cepat dapat jodoh😂😂😂)

__ADS_1


__ADS_2