
Setelah melakukan perawatan selama beberapa hari,akhirnya Dara sudah diperbolehkan untuk pulang dengan perasaan yang dihujani oleh kebahagiaan.Dia tidak menyangka jika waktu berjalan begitu cepat,Hingga tanpa terasa kini malaikat kecilnya telah berada ditengah-tengah dirinya dengan Juna.
Berita Lahirnya seorang bayi kecil yang akan menjadi penerus keluarga Leonidas sedang trending menduduki peringkat pertama didunia.Kenapa tidak?,Bayi mungil yang baru saja Berumur lima Hari Dan dinamai dengan Nama 'Arshaka Al Danindra Leonidas ' itu berhasil mengguncang dunia dengan terlahirnya dia di dunia Ini.Banyak Orang yang juga ikut merasa bahagia dengan adanya Babby Ar ditengah-tengah mereka.Namun sebagian orang malah terkejut dengan adanya berita ini.Pasalnya selama ini mereka hanya menganggap bahwa Juna masih singgle dan Berpura-pura sudah menikah Hanya untuk menghindari para wanita yang terus mengantri demi mendekatinya.Dan sekarang,Babby Ar lah yang membuat Mereka Merasa percaya bahwa pengusaha muda itu memang benar-benar telah menikah.
Sangkin ramainya dibicarakan publik,Berita ini bahkan sampai terdengar Ditelinga Varo yang saat Ini sedang Berada dibandara untuk kembali kenegara X.Dia merasa senang mendengar berita ini,karena Dara dan Babbynya Dalam keadaan selamat dan sehat sekarang.Memang Varo belum mengikhlaskan Dara sepenuhnya,Tapi dengan adanya Babby Kecil itu membuat Varo semakin merasa bersalah jika dia terus melakukan Misinya.Bagaimana tidak?,Bayi itu masih sangat kecil dan membutuhkan Kasih sayang yang lengkap dari kedua orang tuanya.
Saat Pesawatnya Sudah mulai mengudara,Varo lebih dulu mengirimkan pesan kepada Akbar untuk membantunya mencarikan Hadiah untuk Babby Nya Dara.Karena setelah sampai disana nanti,Varo langsung ingin menemui Dara dirumahnya.
............
Saat Ini,mereka bertiga sedang rebahan diatas Ranjang dengan Babby Ar yang berada ditengah mereka.
"Sayang Apa saat bayi dulu kau juga trending seperti ini?"Tanya dara.Dia Menoleh untuk menatap suaminya, begitupun dengan Juna.
"hummm,Mungkin seperti itu" Jawab Juna dengan senyum indah.
"Wahhh,Itu berarti kau mewarisi Kharisma daddymu sayang"Dara bersorak gembira dan memiringkan tubuhnya.
kelakuannya yang sangat ceroboh itu langsung mendapatkan tatapan dan Ceramahan Yang sangat Over dari Juna."Aku bilang Hati-hati Dara.Bagaimana Jika terjadi sesuatu denganmu" Juna terlihat Sangat kesal melihat istrinya yang selalu saja Bertindak ceroboh.
"Maafkan Aku Juna" Dia kembali merebahkan tubuhnya dan terus menatap Juna yang masih setia dengan wajah kesalnya.
Tak lama kemudian, Terdengar suara bel yang berbunyi hingga beberapa kali yang membuat Juna terpaksa harus bangkit untuk melihat siapa yang datang.Saat Tangannya sudah membuka pintu,Juna dikejutkan Oleh Keberadaan beberapa karyawannya yang berada diantara Kelvin,Elma Dan Luna.
Kemudian pandangan Juna teralih kearah sebuah karangan bunga yang sangat besar dihalaman rumahnya.Karangan Itu sangat Indah dengan bertuliskan ' Selamat Datang Baby Arshaka ' yang dengan dibiaskan oleh Bunga-bunga Yang bermekaran dengan indah.
Mereka semua menunduk hormat,Kemudian kembali lagi berdiri tegak."Selamat Tuan Muda" Ucap Mereka serentak yang membuat Juna tersenyum kaku.
__ADS_1
"Pasukan ku Banyak bukan?"Kelvin berjalan kearahnya dan menepuk bahunya pelan.
Karyawan yang lainnya sudah tidak terkejut lagi dengan pemandangan ini,Karena mereka juga tahu bahwa Juna dan Kelvin sudah bersahabat sejak dulu.
Juna mengangguk dengan senyum."Silahkan masuk" Ucapnya yang Dipatuhi oleh para karyawannya.
Saat karyawannya telah kumpul dihalaman dekat kolam renang,Juna mulai naik keatas untuk memanggil istrinya Dan putranya."Siapa Yang datang?"Dara bertanya dengan lembut.
"Fansnya Baby Ar" Jawab Juna tersenyum dan langsung membawa baby Ar kedalam Pangkuannya.
"Ayo" Juna mengajak istrinya untuk menyusul mereka kebawah.Ya walaupun mereka adalah Karyawannya,Tapi saat Ini mereka sedang bertamu kerumahnya.jadi Juna harus menyambutnya dengan ramah apalagi tujuan kedatangan mereka kesini hanya untuk melihat istri dan anaknya.
Karyawan-karyawan Itu merasa sangat kagum dengan rumah Juna yang sangat Megah dan indah.Apalagi dengan interiornya yang sangat berkelas yang membuat mereka tak berhenti untuk ternganga."Benar-benar Rumah sultan" gumam mereka dengan Raut yang terlihat kekaguman.
Tak lama kemudian,Juna dan dara mulai tiba ditengah-tengah mereka dengan Babby Ar yang masih berada di gendongan Daddynya.
Dara Tersenyum ramah dan mengangguk."Terimakasih karena sudah mau Datang kemari" ucap Dara yang memandang mereka dengan sangat senang.
"Tidak perlu berterimakasih Nona"Ujar salah satu karyawan Juna.
Tak lama kemudian,Bi Sri mulai membawakan minuman serta cemilan ringan untuk mereka."Silahkan Diminum" Ujar Dara yang terus tersenyum cerah.
Mereka mengangguk,dan satu-satu persatu dari mereka mulai meraih segelas orange juice yang telah disiapkan sebelumnya.
sesekali mereka Melirik Juna yang terlihat sangat berbeda jika dibandingkan dengan dikantor.
Disaat Mereka semua Sedang asik bercengkrama dan tertawa,Baby Ar Malah menangis dengan sangat kencang Membuat Para karyawan itu merasa Sangat gemas dan ingin mencubit pipinya.
__ADS_1
"Oooo sayang Mommy" Dara meraihnya Dan memangkunya,berharap bahwa baby Ar akan tenang.Dan benar saja,Berkat Usapan lembut dari nya sekarang mata baby Ar mulai terpejam lagi.
"Dia sangat manja"Gumam Juna yang disambut tawa oleh para karyawannya
"Huummm,sepertinya sainganmu sangat berat sekarang"jawab Kelvin yang dijawab anggukan dan senyum oleh Juna.
_____________
Saat Waktu sudah menginjak mulai sore,Para karyawan Juna mulai Berpulangan yang menyisakan Juna,Dara,Kelvin, Elma dan juga Luna saja.Sekarang mereka masih duduk santai sambil memandangi Pemandangan rumah Juna yang sangat Indah.
Berselang beberapa menit,bel nya kembali berbunyi yang membuat Juna menyeringit heran."Biar saya Saja yang membuka tuan" Bi Sri berucap dengan pelan yang dijawab anggukan oleh Juna.
Juna kembali duduk.melanjutkan obrolan mereka yang sempat tertunda tadi sampai akhirnya tamu yang baru saja datang tadi mulai bergabung dengan mereka.
"Selamat sore tuan Muda"
satu-persatu dari mereka mulai menoleh,menatap seseorang yang baru saja menyapa Juna.Dan saat Mata mereka semua beradu,Mereka sangat terkejut dengan kedatangan Varo kerumah Juna.Tapi berbeda dengan Juna,Dia hanya bisa bersikap datar dan sesekali tersenyum penuh arti kearah Varo.
Dara merasa takut saat Melihat Varo yang saat ini sedang bertamu kerumahnya.Dia takut Jika Juna Akan marah-marah dan bersikap kasar lagi kepadanya.
Juna mulai berdiri dan menatap Varo yang terus tersenyum kearahnya."Silahkan Duduk tuan Muda Varo" Juna mempersilahkannya Untuk duduk diantara mereka yang membuat Dara dan Kelvin merasa sangat terkejut sekaligus heran dibuatnya.
Dengan Patuh Varo mulai duduk.tapi sebelum itu dia lebih dulu menyerahkan Bingkisan yang sempat dibawanya tadi."Selamat atas kelahiran putra kalian" Ucap Varo dengan Biasa yang membuat Juna mengangguk dan tersenyum.
"Terimakasih Kak" Jawab Dara Dengan canggung.Disamping dari perkataan Varo yang mengatakan bahwa dia mencintainya,Saat Ini Dara Juga merasa sangat canggung akibat kejadian saat itu.
Varo mengangguk.
__ADS_1
Dan Tak lama kemudian,Bi Sri kembali menghampiri mereka dan memberikan segelas Teh untuk Varo.