
Juna langsung terdiam dan hanya bisa menatap istrinya yang tidur dengan posisi memunggunginya.Juna menghela nafas dengan kasar dan langsung menyusul istrinya untuk tidur.
Juna langsung membawa Istrinya kedalam pelukannya,mengusap punggungnya dengan halus sambil sesekali meninggalkan kecupan manis dipucuk kepalanya.
"Tidak apa-apa" Ucap Juna pelan.
"Kau kecewa" ucap Dara tercekat.Juna langsung mengubah posisi mereka untuk lebih leluasa menatap wajah istrinya.
"Kenapa bicara seperti itu" ucap Juna dengan nada yang tinggi.
"Kau kecewakan" Tanya Dara sambil meneteskan air matanya.Juna langsung lemas seketika saat Istrinya itu kembali menitikkan air mata.
"Aku tidak kecewa sayang" ucap Juna sambil mengecup kening istrinya.
"Aku sudah bilang kita akan berusaha lagi nanti" Ucap Juna dengan lembut.
"Tapi kau kecewakan" ucapnya Dara lagi.
Juna hanya diam.Dara benar,tidak bisa dipungkiri bahwa ada rasa kecewa dihatinya,Harapannya dibalas oleh kepalsuan.namun dia juga tidak bisa memaksakan Kehendak tuhan.
"Anak adalah titipan Tuhan sayang,Jika Dia belum hadir diantara kita.Kita harus terus bersabar untuk menunggunya sambil berusaha" jelas Juna.
"Tidurlah,ini sudah malam" Ucapnya sambil mengusap wajah istrinya.
.....@.....
Club ZX.
Club Terkenal di negara X itulah yang menjadi pilihan bagi Varo untuk merayakan Permainan barunya.
Musik Yang Kuat dipadukan dengan lampu warna-warni memenuhi Club' itu.Banyak Orang yang datang hanya untuk memuaskan Dirinya sebagai laki laki,Berbeda dengan Varo dan Akbar.Setiap mereka ke Club' mereka hanya akan minum saja,Jika ada Wanita yang mendekati mereka,Varo langsung mengakhiri karirnya.
Saat Varo dan Akbar Menapakkan Kakinya menuju Ke ruang VIV,ada dua wanita yang mengikuti dari belakang hingga mereka masuk keruangan itu.
Dua wanita cantik Dengan pakaian minimnya langsung menghampiri kedua pria itu Tanpa rasa malu sedikitpun.Wanita Yang dibilang cantik oleh para pria Jalang,Namun seperti ondel-ondel bila dipandang oleh Varo dan Akbar.
Varo memandang wanita itu dengan tatapan mautnya.Moodnya sudah hilang karena mereka.Dengan santainya ia berucap kepada mereka berdua dengan kata kata yang aneh menurut mereka.
"Panggil Manager Club' ini sekarang" perintah Varo sambil meminum segelas wine yang ada di tangannya
Akbar hanya tersenyum melihatnya,Dia tahu Nasib kedua wanita ini kedepannya.
"Jika ada aku,Kenapa kau memerlukan manager lagi" goda Wanita yang duduk disamping Varo sambil mengalungkan Tangannya ke lehernya.
"Panggil sekarang" ucap Varo penuh penekanan.Melihat wajah Varo yang merah karena amarah, Akhirnya wanita itu pergi untuk memanggil Manager Club'ini.
__ADS_1
Tak lama kemudian, Seorang pria Menghampiri mereka semua.Saat dilihatnya tamu VIVnya adalah Varo,Dia langsung membungkuk hormat Dan berbicara sangat sopan.
"Selamat malam,Tuan muda" ucap Manager itu dengan ramah,Varo ingin muntah saat ini juga.
Dasar penjilat,batinnya dalam hati.
"Aku memberimu dua pilihan,Usir Dua wanita jalang ini atau Nasib Club' ini ada ditanganku" Ucap Varo dengan angkuhnya.
Manager itu langsung lemas seketika,Ini bukan kejadian untuk Kali pertama,Varo bukanlah orang sembarangan.Dia bisa melakukan apapun yang dia inginkan.
Kedua wanita itu hanya bisa menunduk saat mendapati tatapan tajam dari Varo.Yang lebih parahnya lagi.Karir mereka akan hancur saat ini juga.
"Maaf kan mereka tuan, Mereka adalah pelayan baru di Club' Ini" ucap Manager itu sambil membungkuk hormat.
"Aku tidak memerlukan imbuhanmu,Namun yang kuperlukan adalah tindakanmu,Kau tahu kan aku bukan pria hidung belang yang menyukai wanita jalang seperti mereka"Jelas Varo sambil berdiri dari duduknya.
"Dan kau" tunjuk Varo kepada wanita yang berani menyentuh nya tadi.Dia melepas Jasnya dan melemparkannya tepat diwajah Wanita itu..
Dengan refleks wanita itu langsung menangkap Jas yang dilemparkan Varo kearahnya tadi.Dia tidak bisa berkata apa-apa,Dalam hati dia tidak terima atas pelecehan ini,namun bila ingin melawan dia takut akan konsekuensinya.
"Jangan pernah menampakkan wajahmu didepan ku lagi,wanita jalang" ucap Varo yang langsung meninggalkan tempat itu juga.
Akbar hanya tersenyum kearah manager dan wanita itu,sambil berjalan menyusul Bos nya.
"Jangan bermain api dalam air" ucap Akbar sambil melalui mereka bertiga.Ketiga orang itu hanya bisa menunduk takut.Tidak ada yang bisa mereka lakukan Selain Menunduk kebawah dan menjatuhkan harga diri mereka ke lantai.
...........
"Brengsek" Gumamnya sambil memukul kemudi mobiilnya.
"Bos" panggil Akbar.Varo langsung menoleh keluar dan menurunkan kaca mobilnya.
"Ada apa?" tanya Varo.
"Apa kau pulang sendiri?" tanya Akbar.seketika Varo ingat bahwa tadi mereka Berada dalam Satu mobil.untung saja dia tidak meninggalkan Akbar tadi.
"Pulanglah naik taksi,Aku ingin sendiri" ucap Varo yang langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Akbar hanya bisa geleng-geleng kepala dibuatnya.
Sabarkan hati hambamu ini Tuhan
batin Akbar sambil mengelus Dadanya.
.
.....
Varo menghentikan Laju mobilnya dijalanan yang sepi.Jika melihat wanita jalang dia langsung mengingat perbuatan Naya kepadanya.
__ADS_1
"DASAR WANITA JALANG"teriaknya dengan lantang.
"Jika bukan karena Kau,mungkin putraku masih hidup sekarang" ucapnya dengan berderai air mata.
Kenapa wanita selalu seperti itu.Apa Uang adalah segalanya bagi mereka,Apakah uang adalah hidup mereka,Mereka selalu melakukan apa saja demi kepuasan Dunia.
"Akan kupastikan,Bahwa hidupmu tidak akan tenang" ucapnya Dengan tegas.Dia langsung mengemudikan Mobilnya menuju mansionnya.
Diperjalanan pulang,Dia hanya diam dan sesekali melirik kearah luar,Melihat Lampu Yang mewarnai gelapnya malam.merasakan dinginnya udara malam,.
Karena kebanyakan masalah membuatnya tidak kepikiran lagi tentang dara,Saat Varo mengingatnya barulah dia sadar bahwa beberapa hari ini dia melupakan tugasnya Untuk mencari gadis kecilnya itu.
"Ahh,bodoh" gumam Varo.
"Kenapa Aku bisa melupakannya,Kau bodoh Varo" ucapnya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Dia juga bingung Mencari Dara dimana,Pria yang menolongnya itu menutup Informasi mengenainya ralat rapat.Apa mungkin dia harus memeriksa seluruh rumah yang ada di Kota ini.
Jika dia pergi keluar atau diseluruh penjuru tempatpun pasti dia tidak menemukannya.
Saat dia bertemu saat itu,karena kaget dia sampai tidak sadar dara pergi dari hadapannya.
"Apa aku sering sering kepusat perbelanjaan saja ya" gumamnya pelan, karena saat itu dia melihat Dara ada disana.
Tak terasa Mobil yang dikendarainya telah sampai Dihalaman mansionnya.Saat dia keluar mobil,Varo dikejutkan oleh kedatangan Akbar Dari belakangnya.
"OOO"Teriak Varo kaget.
"Ini aku bos,Bukan hantu" ucap Akbar.
.
.
.
.
*BERSAMBUNG.
Happy reading all 🤗🤗
Terimakasih untuk pembaca setia novel baru Author 🤗, Saranghaeo untukmu kak ❤️🤗🤗, Terimakasih juga untuk para pendukung author hingga sekarang.Lopyu cinta🤗😍🥰
Jangan lupa like 👍, komeen sebanyak-banyaknya 💯💯, Dan Votte seiklahsnya ya cinta 🙏🥰, Plus klik Favorit ❤️.
Follow Ig Author ya cinta ❤️
@IndahNovita487Nvt
__ADS_1
🤗LOVE YOU ALL🤗*