Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Pacaran setelah pernikahan


__ADS_3

Senja menyapa Luasnya kota X,Juna yang Telah selesai dengan seluruh pekerjaannya pun memutuskan pulang kerumah untuk menemui sang istri.


Ditengah tengah perjalanan pulang,dia tidak sengaja melirik ke toko bunga Dan boneka yang menjadi satu.Dia berfikir bahwa setelah menikah dia belum pernah memberikan apa apa pada istrinya Itu.


Juna pun membelokkan mobilnya tepat didepan Toko itu,Saat menuruni mobilnya,semua mata tertuju padanya,ada yang berdecak kagum dengan ketampanan juga ada yang merasa beruntung karena hari ini mereka dapat bertemu langsung dengan si kepala bisnis Se- Asia ini.


"Ada yang bisa saya bantu tuan" Ucap pegawai itu dengan ramah.


"Carikan ku buket bunga mawar,dan 1 boneka berukuran besar" ucap Juna dingin.


"Mari ikut saya tuan" ucap pegawai itu.


Akhirnya Juna pun mengikuti langkah pelayan itu menuju Barang yang dikatakannya tadi.


"Ini Rekomendasi dari toko kami tuan,silahkan dipilih" ucap pegawai itu dengan sopan.


Setelah Juna mendapatkan apa yang dicarinya,dia langsung menuju kekasir untuk membayarnya.


Pegawai Kasir itu pun terheran heran,melihat apa yang dibeli oleh Juna,satu buket bunga mawar besar,juga satu boneka Teddy bear yang berukuran jumbo.


"Manis Sekali,Kira kira untuk siapa hadiah itu ya?" tanya pegawai itu dengan Kepo.


"Entahlah,sudah tampan,kaya,Romantis lagi" sahut pegawai lain.


...........


Setelah selesai membeli Hadiahnya,Juna kembali melajukan mobilnya menuju kediamannya Dengan ditemani alunan musik Yang merdu.


Pukul tujuh malam Juna baru sampai kemansionnya,Dia langsung turun dari mobil dengan buket bunga ditangan kanannya,Dan boneka Teddy bear itu ditangan kirinya.


Dara yang mendengar suara mobil Juna langsung bergegas untuk membuka pintu.


"Kau sudah pul- Waaaahhhhhhhhhj" ucap Dara yang kaget dengan apa yang Juna bawa.Dia sampai tidak bisa melanjutkan perkataannya tadi karena sangkin terkejutnya.


"Untukmu,istriku" ucap Juna dengan romantis.


Dara masih tidak bergeming dari tempatnya,dia hanya menatap Juna penuh haru,tanpa disadari air matanya lolos begitu saja.


"Hey,kenapa menangis" ucap Juna yang langsung mendekap sang istri dengan sisa tangan yang dia punya.


"Kenapa?,ummmmmm!"tanya Juna.


Dara melepaskan pelukannya dan menatap intens wajah suaminya itu.


"Aku tidak memerlukan ini semua,yang kuperlukan hanya dirimu" ucap Dara dalam isaknya.


"Ambillah,Ini hadiah pertamaku, setelah menikah" ucap Juna yang langsung menyerahkan buket dan juga boneka itu.


"Terimakasih sayang" ucapnya dan mengambil Buket serta boneka itu dari tangan Juna.




"Kau suka" tanya Juna.


"Hu'um, Sangat suka" Jawabnya dan langsung menyandarkan kepalanya di dada bidang milik Juna.


"Aku mencintaimu sayang" ucap Juna sambil mencium pucuk kepala Dara.


"Kenapa kau memberiku hadiah?apa ini hari yang spesial?" tanya Dara.

__ADS_1


"Apa harus hari spesial saja,baru aku bisa memberikan hadiah pada istriku ini" Jawab Juna sambil mengelus pipi Dara.


"Makasih" ucapnya sambil tersenyum.


"Ini semua tidak gratis nona" ucap Juna yang langsung mendapat tinjuan dari Dara.


"Auuuuuu"pekik Juna.


"Kamu sih,masih aja nyebelin" ucap dara yang langsung menghambur ke pelukan suaminya itu.


"Sebelum menikah kita tidak pernah berpacaran bukan,makadari itu aku ingin kita berpacaran setelah menikah" jelas Juna kepada Sang Istri.


"Uuu Suamiku Sangat Romantis" ucap Dara sambil mencium pipi kanan Juna.


"Yang ini" tunjuk Juna pada bibirnya.


Cup...


Dara kembali mengecup Singkat bibir tipis itu,.


"Ayo masuk,kau juga harus mandikan" ucap Dara perhatian.


"Ayo"mereka berdua langsung naik keatas untuk membersihkan diri.


........


Dara yang sedang menunggu suaminya itu memutuskan untuk membaca buku Sakuel tentang cinta.


"Sedang apa" tanya Juna yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"Membaca novel"Jawab Dara.


"Kemari"pinta Juna yang meminta dara untuk Bersandar di dadanya.


Dara langsung menuruti perintah Dari suaminya itu.Diliriknya sekilas jam yang sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam.


"Kau sudah makan?" tanya Dara.


"Sudah" jawab Juna.


"Sayang"panggil Dara.


"Hmmmmm"Jawabnya.


"Dari sekian banyak orang,kenapa kau Memilihku untuk menjadi istrimu?" Tanya Dara sambil menggambar pola hati didada Juna.


"Entahlah,Cinta tidak memerlukan alasan,Jika aku mencintaimu karena kau cantik itu berarti cintaku untuk Fisikmu,Dan jika aku mencintaimu karena Kebaikanmu itu berarti cintaku hanya untuk prilakumu"Jelas Juna


"Saat bersamamu,Getaran aneh itu muncul begitu saja,aku tidak pernah merasakan hal itu sebelumny,tapi saat bersamamu,jantungku seperti berdetak lebih cepat dari pada sebelumnya." jelasnya lagi,Dara hanya diam mendengarkan penjelasan dari Suaminya itu.


"Yang pasti aku mencintai dirimu sayang" ucap Juna sambil menatap wajah istrinya.


"Ada yang ingin kau tanyakan lagi nyonya Louis?" tanya Juna.


"Ada" jawabnya antusias.


"apa?"


"Siapa wanita yang ada di hatimu sebelum diriku?" tanya dara.


Deg!!!!!!!!!!!

__ADS_1


untuk pertanyaan Dara kali ini cukup membuat Juna bungkam seketika.Apa harus dia memberitahu semua tentang masa lalunya,Jika saja kecelakaan itu tidak terjadi,Mungkin wanita yang berada dalam dekapannya Saat ini adalah Kanaya,Tunangannya.


"Aku tidak ingin mengingat masa lalu,Yang kuinginkan Masa depan kita"Jawab Juna mengalihkan pembicaraan.


Dara Hanya diam mendengar jawaban Juna,dan tidak ingin melanjutkan pembicaraan lagi.


"Tidurlah, ini sudah malam" pinta Juna yang langsung merebahkan tubuh dara.


"Selamat malam" ucap Juna sambil mengecup pucuk kepala Dara.Dara hanya menganggukkan kepalanya menanggapi ucapan Juna.


Saat Juna sudah terlalap Dalam tidurnya,Dara kembali membuka,Dia menatap lekat wajah Suaminya yang tertidur pulas itu.


"Apa ada wanita lain dihatimu Juna" Gumam Dara dalam hati.


Dia kemudian teringat akan nama wanita yang disebut oleh Juna Kemarin.Kanaya,siapa wanita itu batinnya.


....


tak lama kemudian Dara pun ikut terlalap untuk menyusul suaminya kedalam mimpi.


Pagi hari dikediaman Varo...


Varo Sibuk dengan iPad ditangannya,


Dia sibuk mengotak Atik benda pipih itu sedari tadi.


Dia tertawa kecil saat membaca email yang masuk ke Ipad-nya.Ternyata permainan yang disusunnya sudah dimmainkan oleh Juna.


Ya Dia sengaja mempublikasikan Identitas masalalunya untuk mengelabui Juna,Dan hanya junalah yang bisa mengetahui identitas nya itu.


"Kita lihat saja nanti,siapa yang akan menang dalam permainan ini" Gumamnya sambil tersenyum simpul.


"Selamat Pagi tuan Muda"Sapa Akbar yang baru saja datang.


"Pagi,"


"Bar,Kau bereskan Apa yang telah kita lakukan semalam,dan Jangan tinggalkan jejak sedikitpun" jelasnya kepada Asistennya itu.


"Baim tuan"Ucap Akbar.


"Ayo,kita berangkat"Ucap Varo yang langsung bangkit dari duduknya.Diikuti Akbar yang berjalan di belakangnya.


...


.


.


❀️ Cinta yang sebenarnya ❀️


.


BERSAMBUNG


jangan lupa like πŸ‘, komen dan vote seikhlasnya ya cinta β€οΈπŸ™πŸ˜πŸ₯°,Plus klik Favorit πŸ™πŸ™πŸ˜πŸ˜‚


Follow Instagram aku ya gasy.


@Indahnovita487Nvt.


Entar aku follback deh πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜

__ADS_1


__ADS_2