Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Bab 68_Varo Dan Dara


__ADS_3

Siang yang begitu Terik,Juna berdiri dengan menyilangkan tangannya Di dada,Menatap langit yang begitu cerah juga Gedung -gedung pencakar langit yang tersusun rapi Diarea kantornya.


"Regan"Gumamnya pelan,Dari tadi.kefokusannya terhadap pekerjaannya menghilang karena nama Regan yang selalu memutar diotaknya.


"Sahabat baik...kenapa aku baru tahu sekarang"Sambungnya lagi dengan pandangan yang tak beralih sedikitpun.


Ceklek....


Pintu ruangannya terbuka,Yang membuatnya langsung mengalihkan pandangannya kearah pintu.Luna langsung masuk setelah Juna berjalan kearah Meja kerjanya.


" Tadi Saya sudah mengetuk pintu,Namun Tuan tidak mendengarnya"Ucap Luna yang mencoba untuk menjelaskan Kepada Juna agar tidak terjadi kesalahpahaman.


Juna langsung mengangguk Paham,


"Hari ini kita ada pertemuan dengan Perusahaan CV Company Jam dua siang tuan"jelas Luna to the point.


"Pergilah dengan Kelvin,Dan yakinkan perusahaan itu untuk mau bekerjasama dengan Kita,Aku ada urusan diluar"Ucap Juna yang langsung meraih ponselnya yang berada dalam saku celananya.


"Baik tuan"Jawab Luna,yang langsung Melenggang pergi dari hadapan Juna.


......@.....


Hari ini, Pekerjaanya tidak begitu menumpuk,Jadi Varo memutuskan untuk makan siang diluar.Dia langsung membawa Mobilnya menuju tempat Dimana dia sering menemukan Dara.


30 Menit kemudian...


Mobil miliknya melenggang masuk Ke parkiran KF yang saat ini melambung pesat.Dia langsung berjalan Membawa harapan Dalam hatinya Untuk bertemu dengan Dara disini.


Suasana KF sedang ramai,Karena ini waktunya jam makan siang,Dia memutuskan Untuk mengambil tempat Duduk Ditepi jendela agar lebih leluasa Memandang jalanan .


Setelah duduk,Dia mulai memainkan matanya menyapu seisi KF untuk mencari gadisnya.Namun nihil,Tidak ada tanda- tanda Keberadaannya disini.


Semua mata pengunjung lain tertuju kepadanya,Jarang-Jarang mereka bisa melihat Seorang tuan Muda yang mau makan siang di KF seperti ini.


"Bukannya itu tuan muda Alvaro"Bisik salah satu pengunjung lainnya.


"Iya kau benar,Wahhh ternyata dia lebih tampan Dari Yang ada difoto majalah"Jawab Teman pengunjung itu.


.....


"Selamat siang tuan muda,Mau pesan apa?"Tanya pelayan itu dengan Nada lembut.


"Menu baru Minggu ini"Jawab Varo asal,Karena sedari tadi dia sibuk memperhatikan Para pengunjung itu.


"Ditunggu Tuan"Jawabnya sambil berlalu pergi.


"Ah,Kupikir hari ini adalah hari keberuntunganku,Namun aku tidak menemukannya sekarang"batinnya dalam hati.


10 menit kemudian,Pelayan itu datang membawa nampan berisikan makanan yang dipesan oleh Varo tadi.


"Silahkan tuan"Ucapnya sambil tersenyum kikuk.Tatapan Varo membuatnya Ingin segera pergi Dari hadapannya.


"Terimakasih"Jawabnya datar.


Varo langsung menyantap makanan itu dengan santai,Sesekali dia melirik kearah padatnya jalanan kota.

__ADS_1


Namun tanpa diketahui olehnya,Gadis yang Dicarinya sekarang berada didekatnya.Ya dara baru saja datang untuk menemui Elma,sahabatnya.


"Hai El"Sapa dara sambil memeluk sahabatnya itu.


Elma yang terkejut Karena kadatangan Dara langsung membalas pelukannya itu.


"Dara"Ucapnya bersorak


"Apa kabar Ra, sudah lama tidak bertemu"Ucap Elma sambil melepas pelukan mereka


"Baik kok,Maaf ya Jarang main kesini"Ujar Dara sambil Melirik kearah Pengunjung yang sedang ramai.


"Ga papa kok"Jawab Elma sambil tersenyum.


"Kak Richo mana?"Tanya Dara.


"Ada urusan diluar katanya,Maklumlah diakan pengusaha muda yang sedang Viral sekarang"Ucap Elma sambil tertawa.


"Duduk dulu deh,Mau makan apa?"Tanya Elma sambil menarik tangan Dara untuk menuju meja yang kosong.


"Menu paling enak"Jawab Dara sambil tersenyum.Elma langsung berlalu untuk membuatkan pesanan Dara


_Disela sela kegiatannya,Varo melirik Kearah tempat Dara berada.Matanya membulat dengan menggunakan.


Uhukk.....


Dia tersedak karena melihat Dara yang sedang duduk sendiri disitu sambil memainkan ponselnya.


"Dara"Gumamnya pelan.dia langsung memperjelas Pandangannya untuk melihat Apakah wanita itu benar benar dara.


Saat dirasanya wanita itu benar-benar Dara,Varo tidak mau membuang kesempatan dan langsung berjalan Kearahnya.


"Hai nona"Ucap Varo saat sudah sampai didepan Dara.mendengar Sapaan Itu,Dara langsung mendongakkan kepalanya untuk menatap Orang itu.


"Kau masih mengingatku?"Tanya Varo sambil Menunjuk kearah dirinya sendiri.


"Kak Regan"Jawab Dara sambil tertawa kecil.


"Boleh aku duduk"Ujar Varo dengan lembut.


"Silahkan kak"Ucap Dara sambil mempersilahkan Varo untuk duduk.


"Kau sendiri?"Tanya Varo yang diangguki oleh Dara.


"Kau sering kesini kak?"Tanya Dara mecahkan keheningan mereka.


"Jika ada waktu luang saja,Menurutku KF ini penuh dengan ketenangan"Jelas Varo.Sedangkan Dara hanya berohriah saja menanggapi perkataan Varo.


"Kalau kau,Juga sering kesini?"Tanya Varo.


"Tidak kak,Hanya sesekali"Jawab dara disertai gelengan.


Elma Datang dengan membawa makanan yang dipesan Dara tadi,Saat melihat ada seorang pria yang tak lain adalah Tuan muda Varo sedang duduk dimeja yang sama dengan Dara,Elma langsung menghentikan langkahnya.


"Mereka berdua saling kenal?"Tanyanya pada diri sendiri.Namun Elma langsung menghampiri mereka untuk menyerahkan Makanan itu kepada Dara.

__ADS_1


"Silahkan Ra"Ucap Elma Datar,Dia melohat Varo yang sedari tadi tidak mengalihkan pandangannya dari dara sedikitpun.


"Ayo gabung El"Ajak Dara


"Nanti aja Ra,Gua masih banyak kerjaan"Jawab Elma Yang langsung berlalu pergi meninggalkan mereka berdua.


setelah kepergian Elma,Dara hanya bisa tersenyum kikuk menghadapi Regan,Biarpun Regan adalah sahabatnya,Tapi itu dulu,Dan sekarang mereka bertemu saat mereka sudah menginjak kedewasaan.hal itu membuat rasa canggung diantara keduanya semakin membengkak.


"Silahkan dimakan"Ucap Varo yang diangguki oleh Dara.


"Kakak tidak makan"Ucap Dara.


"Sudah,Makanlah dengan tenang"Ucap Varo sambil meraih Handponnya.


"Kenapa kau tidak menelfonku?"Tanya Varo Disela - sela kegiatan Dara.


"Aku lupa kak"Ucapnya sambil memamerkan barisan gigi putihnya.


"Cantik"Batin Varo sambil tersenyum-senyum hangat.


"Baiklah,Aku saja yang meminta nomor ponselmu,Aku takut kau lupa lagi"Ujar Varo sambil tertawa kecil.


"Kau tidak bekerja kak?"Tanya Dara.


"Tidak begitu banyak pekerjaan dikantor,Jadi aku bisa Sedikit santai"Jawabnya.


"Oh iya Ra,Sekarang kau tinggal dimana"Tanya Varo.


Dara diam mematung ditempatnya saat Varo melontarkan Pertanyaan itu kepadanya,Mengingat suaminya yang menutupi pernikahannya juga keberadaannya membuat Dara terpaksa harus membohongi Varo.


"Di perumahan Residenc kak"Jawab Dara mencoba untuk menutupi kebodohannya.


"Baiklah,Aku yang akan mengantarmu pulang nanti"Ajak Varo.


"ah tidak perlu kak,Aku bisa pulang sendiri kok"Tolak dara rendah.


Varo hanya mengangguk Paham,Dia tahu Bahwa Dara masih merasa canggung bila didekatnya.Jadi dia tidak ingin terlalu memaksakan kehendaknya yang membuat Dara jengah Terhadapnya.


_Setelah Beberapa Jam mereka mengobrol,Akhirnya mereka berdua Memilih untuk Pergi dari tempat itu,Karena hari mulai sore Dan Dara harus pulang kerumahnya,Juga Varo yang harus kembali kekantor.Sesuai perkataan Dara tadi,Dia pulang dengan Taksi dan menolak tawaran Varo tadi.


.


.


.


.


*BERSAMBUNG


Terimakasih Untuk kalian yang udah setia Dengan Novel Author ๐Ÿค—โค๏ธ๐Ÿคญ๐Ÿ˜…


Terimakasih juga untuk Dukungannya selama ini๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜.


Jangan lupa Like๐Ÿ‘ komen ๐Ÿ’ฏ,Vote๐Ÿ™juga Klik Vavorit ya cinta....

__ADS_1


Ditunggu Up nya terus ya kawan๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘Œ


Salam cinta dari Author untuk kalian yang tersayang ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜*


__ADS_2