Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Malam Yang indah


__ADS_3

Juna membawa dara ke dapurnya,dan menunjukkan segalanya kepada dara,karena dara memiliki tingkat kepintaran diatas rata rata jadi dia dengan mudah memahami segala hal yang dijelaskan oleh Juna...


"Baiklah,aku mengerti.tunggulah disana, aku yang akan memasak" ucap dara kepada Juna..


"Aku ingin membantu mu" Ucap Juna


"Yasudah ,Kau ingin makan apa"tanya dara.


"emmmm kita buat spageti aja,yang lebih mudah" saran Juna kepada dara.


"Oke"


30 menit lamanya mereka berkutat dengan alat dapur akhirnya mereka menghasilkan spageti yang lezat...


"Wahhh kau sangat pandai masak" ucap Juna memuji dara


"Ah biasa aja,ayo makan"


mereka berdua menata makanan itu fi meja makan,dan mengambil tempat masing masing untuk menyantap makanan mereka..


"Selamat menikmati Tuan muda" ucap dara


Satu suapan penuh masuk kedalam mulut Juna,ia mengunyahnya pelan,seolah olah ia adalah seorang chef yang sedang mengomentari masakan muridnya.


dara hanya diam melihat ekspresi Juna.ia takut masakannya tidak enak dan mengecewakan juna


"Enak" Ucapnya antusias


mata dara berbinar mendengarkan perkataan Juna


"Wahhh benarkah..terimakasih" jawabnya antusias


"Makanlah," ucap Juna..


Setelah mereka selesai dari makan malam tadi mereka berdua memasuki kamar masing masing..


Tapi sepertinya hujan akan turun lagi malam ini .Ia tidak ada bosan bosannya membasahi luasnya kota X ini.


Hujan mulai turun yang dapat mengusir Tidur dara..


berbeda dengan Juna ia bukannya tidur,dia malah berdiri di balkon kamarnya memandang langit yang sedang gelap dan petir yang sedang menari nari Silangit...


"Tadi siang hujan ini menggambarkan sakit hatiku,namun sekarang hujan ini menggambarkan kebahagiaan ku" ucapnya sambil tersenyum


"Sayang,Izinkan aku menata hidupku kembali,dan mulai mengenal wanita lain untuk menggantikan mu di hatiku,kuharap kau bahagia dengan keputusanku" Gumamnya pelan..


Cetar...Crtarrrr...cetarrrrrr suara petir itu melenggar memenuhi ruangan kamar dara


"Mama" teriak dara..


Dara selalu takut bila mendengar suara petir..

__ADS_1


Dara meringkuk di bawah selimut sambil menutupi telinganya dengan bantal..


Cetarrrrr suara petir itu kembali melenggar


"JUNAAAAA" Teriaknya spontan...


Juna fikir gadisnya itu sedang tidur jadi dia hanya bersantai mendengar suara petir yang bersahutan bagaikan sebuah lagu yang menemani kebahagiaan nya malam ini...


Dara berlari keluar kamar untuk mencari kamar juna.saat ia sampai di depan pintu kamar Juna dia langsung membanting pintu itu dengan kasar..


gebrakkkk......


sontak juna kaget dengan suara itu..dia langsung berjalan kearah dalam dan melihat apa yang terjadi..


saat dia muncul dara langsung berlari kepelukannya dan menangis sejadi jadinya...


"Juna aku takuttt,,,aku takut Juna"Ucapnya sambil menangis...


"Hey..kau kenapa hemm.kau takut,maafkan aku,kupikir kau tidur tadi" ucap Juna sambil mengelus hangat kepala gadis itu..


"Aku takut Juna..'"Sambungnya lagi..


"Jangan takut,aku disini sekarang.."Jawab Juna sambil menenangkan gadis itu...


"Kita dudukya,"Ucap Juna sambil menuntun Dara ke tempat tidurnya..


Dara masih tetap menyandarkan kepalanya di dada bidang Juna.


"Jangan tinggalkan aku" ucapnya pelan


"Aku tidak akan meninggalkanmu.tenanglah..sekarang tidurlah"Ucapnya yaang masih membelai hangat kepala gadis itu...


Tak lama kemudian Juna merasakan dengkuran halus dilehernya,ia menduga pasti gadis ini sudah tidur..


Juna menunggu sampai gadis itu benar benar pulas baru ia akan memindahkannya


pelan pelan Juna membaringkan Dara di kasur King size miliknya...


Dara menggeliat pelan.juna langsung menghentika aksinya saat dara bergerak..dia takut akan membangunkan dara


pelan tapi pasti posisi dara sudah lebih baik dari yang tadi..


Ditatapnya wajah cantik yang sedang tertidur pulas itu,wajah yang selalu menari nari dipikirannya,wajah yang selalu membuat hatinya tidak tenang.


Juna memberanikan diri untuk mengecup kening dara...


Cup.....


"Selamat tidur sayang" Ucapnya pelan..


lama kelamaan rasa kantuk mulai menghampiri juna.tanpa disadari dia juga terlalap di samping dara..

__ADS_1


Pagi mendatang.....


Sinar matahari sudah memenuhi kamar Juna tapi tidak juga membangunkan dua insan yang sedang tertidur itu...


mereka berdua tertidur dengan posisi dara didalam pelukan juna.ya semalaman mereka tidur sambil berpelukan.seolah olah ingin menghangatkan tubuh dari dinginnya cuaca hujan tadi malam....


Kelvin Datang ke rumah Juna tepat pukul Tujuh pagi...


"Kemana Juna,apa dia belum bangun..rumahnya juga sepi" gumamnya pelan...


" eh bubuk..kirain gak ada orang tadi." ucap Kelvin yang melihat salah satu pelayan Juna..


" Bibi belum pulang tuan..,apa tuan mencari tuan muda"ucap pelayan itu


"Iya,apa dia masih tidur bi?"


"Mungkin tuan,sedari tadi saya tidak melihat keberadaan tuan Juna"jelas bi Inah pelayan rumah Juna...


"Ohhh ya sudah lah kalau begitu.saya akan melihatnya keatas,permisi buk" ucap Kelvin sopan..


"Iya tuan" jawab bi Inah


Kelvin terus melangkahkan kakinya menuju kamar Juna.Dia langsung membuka pintu kamar Juna..


Ceklekkk ......


"Apa kau sudah bangun Boss" tanyanya..


AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA


teriakan juga menggema di kamar itu mengagetkan 2 insan yang sedang tertidur pulas itu...


Saat Dara dan Juna sadar dari tidurnya mereka berdua melihat kearah mereka dan melihat kearah Kelvin..


Seketika mereka tersadar akan semuanya


Aaaaaaaa aaaaaaaa aaaaaaaa aaaaaaaa aaaaaaaa aaaaaaaa aaaaaaaa aaaaaaaa aaaaaaaa.....


teriak keduanya bersamaan.....


BERSAMBUNG...


Jangan lupa likeπŸ‘


tambah ke favorit❀️


Dan komen ya sayang😍πŸ₯°πŸ₯°


"Sama satu lagi,bantu votenya ya kk"


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


LOVE YOU ALL πŸ–€β€οΈπŸ–€πŸ–€β€οΈπŸ–€


__ADS_2