
Saat ini Juna sedang duduk sambil membereskan beberapa berkas yang berserakan didepannya.
Kemudian pandangannya teralih kearah istrinya yang sedang duduk di taman.Sedari tadi pagi,Dara hanya diam dan tak berselera untuk makan.Bahkan Saat Juna bertanya kenapa kepadanya,Dara terus menggeleng dan enggan untuk mengeluarkan suaranya.
saat seluruh berkasnya sudah tersusun rapi,Juna mulai beranjak untuk menyusul istrinya kesana.
"Ada yang kau rasakan sayang?"Juna bertanya dengan lembut.mengulurkan tangannya untuk menggenggam tangan istrinya dan tersenyum hangat kearahnya.
Tapi untuk pertanyaan kali ini,Dara kembali menggeleng.Dia merasa sangat panas dan pegal-pegal diarea pinggangnya."Kau yakin?"Juna bertanya lagi.namuj jawabannya tetap sama,dara hanya menggeleng dan mencoba untuk Tersenyum kepadanya.
Jika Mengingat perkataan Dokter saat itu,seharusnya baby mereka akan lahir seminggu lagi,tapi kenapa saat ini Juna berfirasat bahwa babby nya akan Hadir sebentar lagi.
"Kita kekamar ya!"Juna menggandeng tangan istrinya dan membantunya untuk berjalan keatas.
________
"Sayang kita ke rumah sakit ya" Juna bersimpuh didepannya dan menggenggam tangannya dengan erat.sudah setengah hari berlalu,tapi Dara tak kunjung memakan makanannya atau berbicara sedikitpun kepadanya.
"Aku baik-baik saja Juna" Dia mencoba untuk tersenyum,yang membuat Hati Juna semakin merasa tak karuan.
"Aku hanya ingin tidur" Juna mengangguk dan mulai membantu Istrinya untuk tidur.kemudian dia juga ikut berbaring disamping Istrinya dan memeluknya dengan hangat.
__ADS_1
Mudah bagi dara untuk terjun kedalam dunia mimpinya,tapi itu tak berangsur lama karena dia harus terbangun karena rasa nyeri diperutnya.
"stthhh" Dia mencengkram erat tangan suaminya dengan mata yang terpejam menahan sakit.
"Kenapa,Apa yang sakit sayang?"Juna sangat terkejut dan langsung terduduk dengan tegak.
"sakit juna..Ini sangat sakit" Dara berkata dengan raut yang terlihat teraniaya.Bahkan wajahnya sudah dipenuhi oleh Cairan bening sekarang.
"Kita kerumah sakit sekarang"Dengan cepat Juna turun dan menggendong istrinya untuk pergi.
Disepanjang perjalanan,Terkadang dara akan diam dan akan kembali meringis kesakitan karena rasa sakit itu kembali Menusuknya.Sedangkan Juna,dia tak tahu lagi harus berkata apa selain memarahi supirnya karena tak kunjung tiba di rumah sakit.
Sesampainya di rumah sakit,Dara langsung dibawa keruang operasi.Dan Disepanjang waktu berjalan,juna terus menggenggam tangan Istrinya sesuai dengan janjinya saat itu."Sayang dengarkan aku.Jangan takut karena akan ada aku yang selalu berdiri disampingmu untuk menyambut baby kita.Dan percayalah,bahwa semuanya akan baik-baik saja" Bisik Juna ditelinganya.sebenarnya dia merasa takut,Tapi dia tidak ingin membuat Istrinya merasa lebih khawatir karena ketakutannya ini.
"Aku mencintaimu Juna" Dia berkata dengan pelan,membuat Dokter dan suster lainnya merasa sangat terharu saat mendengarnya.
"Jangan mengatakan itu sekarang dara.Katakanlah saat baby kita sudah terlahir kedunia nanti" Jawab Juna dengan berbisik.
kemudian dia mendekat,mencium istrinya dengan sangat lama sambil memanjatkan doa didalam hatinya.
Dan setelah itu,Lampunya mulai menyala dan menandakan bahwa operasi telah berjalan.
__ADS_1
Ditempat yang sama,Kelvin Dan Elma sedang berjalan dengan tergesa-gesa untuk menuju ruangan Dara berada.Mereka mendapatkan kabar Dari Juna bahwa Baby Ar Akan lahir Sebentar lagi.
"Huh,Operasinya sudah dimulai" Elma terduduk lemas di bangku tunggu,begitupun dengan Kelvin.
"Humm"Kelvin mengangguk setuju."Aku harap semuanya akan berjalan lancar." Ujarnya yang diangguki oleh Elma.
.......
Setengah jam kemudian,Disuasana yang sangat hening dan resah,terdengarlah suara tangisan bayi yang sedang menyapa dunia untuk yang pertama kalinya.Pukul 20:48,selamat datang didunia yang penuh cinta dan kasih ini baby Ar.
Tangis Juna pecah menemani tangisan Malaikat kecilnya yang terdengar sangat lucu dan keras.Dia mendekat dan menggenggap tangan lemah milik istrinya.menciumnya dengan kasih dengan perasaan yang bahagia dan lega."selamat sayang...Kau berhasil" Juna Tak bisa lagi menahan harunya dan terus menumpahkan Air matanya.Kemudian pandangannya teralih kearah malaikat kecilnya yang saat ini masih berada dipangkuan dokter.
"Selamat Tuan muda,Bayi laki-laki anda lahir dengan selamat dan sempurna"ucap sang dokter yang juga merasa Haru dan bahagia Karena Interaksi keluarga kecil ini.kemudian dokter itu mendekat dan meletakkan baby mungil itu keatas tubuh dara.
Dengan air mata yang masih bercucuran dengan deras,Tangan dara terangkat untuk mengusap punggung Babynya dengan pelan dan sangat hati-hati.begitupun dengan Juna yang juga ikut menyentuh putranya untuk yang pertama kali.
saat tangis bayinya sudah mulai mengecil,Juna mulai mendekat dan membisikkan Doa ditelinganya.dia kembali menangis,menangis dalam kebahagiaan yang tiada Tara.
" Selamat datang sayang,selamat Datang dalam dunia cinta milik Daddy dan mommy." Juna mencium kening putranya dengan rasa bahagia dan rasa syukur yang memenuhi dirinya."Sekali lagi selamat datang sayang,Selamat Datang babby Arshaka Al Danindra Leonidas "
Juna mengecup kening mereka dengan bergantian.
__ADS_1