
(*Hari ini khusus buat Jura ya gasy*)
(Juna & Dara)
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Keesokan harinya..
Sesuai janjinya kepada gadisnya itu,Hari ini Juna akan membawa dara jalan jalan.entah kemana tujuannya hari ini yang penting dia menyuruh dara untuk berdandan secantik cantiknya...
Tok..tok..tok..
ceklek..
pintu kamar terbuka menampakan wanita cantik nan anggun Dengan balutan dress selutut warna army.
Juna ternganga melihat kecantikan Dara..
"Hey" ucap dara mengejutkan Juan
"Ah,kau sudah siap" ucap Juna.
"Sudah,ayo"ajak dara.
mereka berdua memasuki mobil untuk menuju tujuan Juna yang entah kemana..
"Kota mau kemana" tanya dara ditengah tengah perjalanan kita.
"Kau akan tahu nanti" jawab Juna sambil tersenyum..
Setengah jam berlalu,Namun Juna belum juga menghentikan mobilnya.tapi sepertinya dara tau jalan ini.
"Bukannya ini arah jalan kepantai?" tanya dara
"Yes good,ini memang jalan ke arah pantai" jawab Juna sambil melirik ke arah dara.
"Kita main di pantai?" tanyanya lagi
"Hu'um" jawab Juna.
Tak lama kemudian mobil Juna melenggang masuk kearah pantai.
"Ayo turun"ajak Juna.
mereka berdua pun turun dari mobil.setelah itu Juna membawanya ketempat yang sama dengan tempat mereka bertemu saat itu...
mereka berdua berdiri memandangi pantai yang indah itu..
"Kau masih ingat tempat ini?" tanya Juna
"Hu'um,tempat dimana aku meminta maaf kepada mu,Dan tempat dimana kita memulai pertemanan kita"jawab dara
"Tapi hari ini aku ingin kita memulai hubungan baru" ucap Juna menatap lekat manik coklat itu
"Hubungan apa?"tanya dara
"Kau ingat ucapanku, disaat aku ingin kau membayar semuanya dengan satu permintaanku?" tanya juna
"Ingat..apa permintaanmu?" tanya dara
"Menikahlah denganku"ucap Juna serius
Degh..degh...deghh..
dara mematung mendengar permintaan Juna tadi.
"Ya menikahlah denganku, jadilah wanitaku, jadilah pendampingku, jadilah ibu dari anak anakku,dan jadilah wanita terakhir dalam hidupku" ucap Juna sambil menatap wajah cantik itu.
Dara hanya terdiam di tempatnya,tidak berbicara ataupun menjawab pertanyaan Juna tadi.
"Aku tidak menerima penolakan,namun aku menerima persetujuan" sambung Juna lagi dengan serius...
"Ak_Aku" ucap dara terbata bata.
Juna langsung menarik dara kedalam pelukannya..
"Kumohon,terimalah aku,temanilah aku untuk meraih masa depanku" ucapnya pelan.
__ADS_1
buliran kristal itu lolos begitu saja dari pelupuk matanya.
"Aku tau kau meragukan ku,kau merasa aneh dengan sikapku yang baru saja mengenalmu,tapi aku bersungguh sungguh,aku berjanji tidak akan menyakitimu,hanya kau,hanya kau Diandra Adistha Sanjaya,hanya kau wanita yang mempu menggetarkan hatiku,hanya kau wanita yang mampu mengacaukan pikiranku,kumohon" jelasnya sambil terisak.
Entah kenapa Juna merasa sangat cengeng sekarang,dia merasa takut,takut akan kehilangan dara dalam hidupnya.
Dara hanya terdiam mendengar perkataan Juna tadi.
mereka masih diam menikmati pelukan itu.sampai sampai perkataan dara membuyarkan ketenangan mereka
"Berjanjilah untuk tidak menyakitiku,atau aku akan pergi dari hidupmu" ucap dara.
Juna terdiam sejenak hingga ia menarik dara kedalam pelukannya lagi..
"Terimakasih" ucapnya..
"Terimakasih sayang" sambungnya lagi
Cuma melepaskan pelukannya.
kemudian.....
Cup...
Juna mengecup lembut bibir merah muda itu...
Tanpa disadari Dara pun membalas ciuman itu...
Juna langsung melepas ciumannya saat dara mulai kehabisan nafas...
"Terimakasih sayang" ucapnya lagi..
"Hu'um"
"Aku akan mengurus resepsinya,kau tenang saja"Ucap Juna.
"Tapi,kau tidak masalahkan kalau kita menikah tanpa sepengetahuan publik" ucap Juna hati hati
"Kenapa,kau malu" ucap dara sendu .
"Ah bukan,hanya saja aku tidak ingin keberadaanmu terancam"jelas Juna
Juna menarik dara kedalam dekapannya.ia mendekap gadis itu dengan hati yang bercampur,bukan kemauannya untuk menyembunyikan pernikahannya.
"sayang,dengarkan aku..kau tahu kan aku adalah seorang pengusaha,banyak saingan Bisnisku memakai cara kotor hanya untuk meningkatkan perusahaan nya,Aku tidak ingin mereka mengetahui pernikahan kita dan menjadikanmu sebagai kelemahanmu" jelas Juna hati hati yang masih mendekap dara dalam pelukannya...
"kau tidak berbohongkan?" tanya dara
"Tidak,kenapa aku berbohong"
"Manatau kau memiliki wanita lain, jadi kau takut dia mengetahui pernikahan kita"
"Tidak.kan sudah kukatakan tadi,hanya kau seorang" ucap Juna sambil mengecup puncak kepala dara.
"Kau lelah berdiri?"Tanya Juna
"Hu'um,kau tega membiarkanku berdiri dari tadi" ucap dara sambil mengerutkan bibirnya...
"Maafkan aku sayang" ucap Juna.
Juna langsung mengajak dara ke restoran dekat pantai.
"Selamat datang tuan,Mau pesan apa?" tanya sang pelayan
"Kau mau makan apa?" tanya Juna
"ummmmmm kau mau makan steak?"Tanya dara.
"Aku alergi Daging Ra" ucap Juna sambil tersenyum.
"OOO jadi makan apa ya,," ucap dara sambil berfikir..
"Udang cumi lada hitam nya 2 ya mbak"ucap dara.
"Dan orange jus nya 2" sambungnya lagi.
"Oke ditunggu ya mbak" ucap pelayan itu.
__ADS_1
makanan yang mereka pesan sudah tertata rapi de meja itu..
"Ayo makan" ucap Juna yang kelaparan.
pasalnya sejak pagi dia menyuruh dara untuk berdandan.jadi dara tidak sempat untuk masak.
"Kau lapar ya?" tanya dara
"Hu'um..banget" lanjutnya lagi.
"Makanya,jangan buru buru,kamu sih nyuruh aku dandan pagi pagi,kan jadi ga sempet masak" omel dara
"Oke aku yang salah,sekarang bisa aku makan dengan tenang sayang" ucap Juna
"Makanlah" jawab dara.
30 menit kemudian mereka telah selesai dari acara makan siang mereka.
"Kau mau langsung pulang atau kita main di pantai dulu?" tanya Juna
"Kita main dulu yuk" ajak dara.
Mereka berdua berjalan kearah bibir pantai yang indah itu
"Udaranya sejuk ya" ucap dara..
"Iya,kalau malm hari pasti cuacanya sangat romantis" ucap Juna.
"Iya,"jawab dara.
"Mau main air" tanya dara
"tidak,nanti basah" jawab Juna.
"Hey,kau takut" ejek dara
"Bukan,hanya saja itu perilaku yang konyol bagiku" jelas Juna.
"OOO konyol" ucap dara sambil mencipratkan air itu kepada Juna.
Juna yang refleks langsung berlari namun dia kalah cepat dari dara.
Air itu berhasil mengenai tubuhnya.
"Hey,kau berani ya" ucap Juna.
"Berani lah,aku gak takut wekkk" ucap dara mengejek..
"Sini kau" ucap Juna tersenyum.
"Gak mau,kejar aku kalau berani" ucap dara yang langsung berlari.
"Hey" teriak Juna
"Lihat saja nanti,jika aku Bisa menangkapmu,aku akan menenggelamkanmu kelautan" ucap Juna sambil berlari mengejar Dara...
mereka kejar kejaran dibibir pantai itu,Ombak yang berirama itu mengenai kaki mereka berdua.
"Kau kalah tuan muda" ucap dara yng yang masih terus berlari.
"Aku akan mengejarmu" ucap Juna sambil menambah kecepatan berlari nya
seketika Juna langsung ingat bahwa dara baru saja dioprasi.
Juna langsung berlari sekencang kencangnya untuk mendapatkan dara..
Tap.
"Kena kau" ucap Juna tertawa yang berhasil menangkap Dara..
BERSAMBUNG
Jangan lupa like 👍
tambah ke favorit ❤️
dan komen ya gays 🙏🙏🙏🥰😍😂
"Sama satu lagi,bantu votenya ya kk"
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏
LOVE YOU ALL 🖤❤️🖤❤️❤️❤️❤️😍