Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Aku akan menjadi sandaran mu


__ADS_3

"bisakah kau memunggungiku"pinta Juna,Dara mengerutkan keningnya saat suaminya meminta hal yang aneh menurutnya.


"Untuk apa?" tanyanya.


"Sebentar saja" pintanya lagi.Dara langsung memunggungi Juna seperti apa yang diminta Suaminya tadi.


Saat dara sudah memunggunginya,Juna langsung menyandarkan kepalanya dipunggung istrinya itu.Dara yang merasakan Itu hanya Diam saja,Dia juga tidak tahu apa yang ingin suaminya itu lakukan.


"Kau tidak ingin bertanya,Kemana aku tadi malam?" tanya Juna pelan,Air matanya langsung tumpah saat dia mengingat semuanya.Namun Dara hanya diam saja.



Saat merasakan ada yang menetes di punggungnya,Dara langsung refleks menoleh kebelakang.


"Jangan bergerak,Tetaplah seperti ini" Pinta Juna sambil kembali menyandarkan kepalanya Dipunggung Istrinya itu.


"Kenapa?" tanya Dara cemas.


"Kau belum menjawab pertanyaan ku,Tapi kau malah kembali bertanya kepadaku"Ucap Juna sambil menahan isaknya.


"Kau ada masalah,Ceritakan kepadaku" ucap Dara yang mencoba menghadap kearah Juna.


"Jangan bergerak, Tetaplah seperti ini, sebentar saja" ucapnya dengan suara seraknya.


Juna adalah seorang pria,Baginya menangis adalah Hal paling pengecut dikamusnya.Namun kesedihannya tidak bisa dibendung lagi,Rasanya Dia ingin berteriak sekencang kencangnya untuk mengurangi rasa sesak didadanya.


Dia tidak ingin orang lain melihat kerapuhannya,walaupun itu istrinya sendiri,Jika istrinya melihat keadaanya yang seperti ini,Maka siapa yang akan melindungi dara kedepannya.


"Sayang" Ucap Dara tercekat,Dia juga menangis.


Juna tidak bisa menjawab panggilan Istrinya itu.dia sangat sibuk menahan isaknya sedari tadi.


Dara yang tidak mendapatkan respon dari Juna langsung berbalik arah dan menatap wajah suaminya yang memucat.


"Ada apa?" tanya Dara,air matanya mengalir begitu saja menemani Rasa khawatir dalam dirinya.


Juna hanya menggeleng,Dia tidak ingin orang lain tahu masalahnya,Dia juga tidak ingin Istrinya tahu akan hal ini.


"Bisa aku meminta satu permintaan lagi?" tanya Juna yang dibalas anggukan Oleh Dara


"Peluk aku" pinta Juna sambil menahan air matanya yang sudah ingin jatuh.


Dara langsung memeluk Juna dengan erat,Dia tidak tahu apa yang terjadi,namun melihat reaksi Juna itu membuatnya takut akan terjadi apa apa.


Juna menyandarkan kepalanya didada istrinya,Dan Dara mengelus rambut Juna dengan lembut, Seperti yang sering dilakukan oleh Juna ke Dara.

__ADS_1


"Apa kali ini,kau juga tidak ingin jujur?" tanya Dara sambil membawa pandangan Suaminya untuk menatap wajahnya.


Juna hanya bisa terdiam Mendengarnya,Air matanya langsung tumpah membasahi pipinya,Dia tak kuasa menahan tangisnya,Rasa terkejutnya juga rasa khawatirnya semakin bertambah.


Varo bukanlah lawan yang mudah untuk dikalahkan,Dia adalah Lawan yang sepadan bagi Juna.Dia tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Varo,Namun Dia takut istrinya akan Terkena imbasnya.


"Sayang,Jawab aku" Ucap dara dengan Nada yang meninggi, Air matanya juga mengalir dengan deras.


Malam itu Juna pulang dengan keadaan babak belur Dan sekarang Juna sampai menangis karena kepergiannya tadi malam.Sebenarnya apa yang disembunyikannya,batin Dara sambil menatap suaminya yang senggugukan dengan posisi menunduk kebawah


"Juna" panggil Dara lagi,Juna langsung mengangkat kepalanya untuk menatap wajah sang istri.Saat pandangan mereka berdua bertemu Air mata dara mengalir semakin deras,Sontak Juna langsung menghentikan tangisnya dan membawa istrinya kedalam pelukannya.


"Sttttt,Jangan nangis,Aku baik baik saja,Maaf karena telah membuatmu khawatir" ucapnya dengan suara beratnya.


"Apa yang terjadi Juna,hiksss...hiksss.apa kau ada masalah" ucapnya dalam isaknya.


"Aku tahu ini bukan masalah yang sepele.kau adalah pria yang kuat namun hari ini Kau menunjukkan kerapuhan mu kepadaku,apa sebenarnya yang terjadi" sambungnya lagi.


Juna semakin merasa bersalah karena tak kuasa menahan air matanya.Dan sekarang Istrinya ikut menangis karenanya.


"Sayang,Aku tidak papa" ucap Juna.Dara langsung menatap wajah Suaminya itu.


"Aku menangis karena merindukan orang tuaku" ucapnya lagi.


"Sayang" panggil Dara sambil berusaha tenang.


"Hmmmmmm" Jawab Juna lembut sambil membenahi posisi rambut istrinya.


"Kau tahu Arti pernikahan yang sesungguhnya?" tanya Dara.


"Apa" jawab Juna


"Pernikahan itu adalah ikatan yang menyatukan dua orang yang berbeda agar menjadi satu Cinta,Untuk selalu menguatkan dan mendukung diantara keduanya.untuk selalu menjadi sandaran bila kita merasa Tertekan,Dan saat ini kita telah menikah,Aku dan dirimu telah disatukan dengan ikatan suci pernikahan.Maka dari itu bersandarkan dibahuku jika kau merasa Tertekan,Kau adalah seorang pria yang telah menyandang sebagai suamiku,Bukan berarti harus kau saja yang memberikan bahumu untuk tempat istrimu bersandar,Jadi mulai sekarang aku ingin kita berbagi satu sama lain."Jelas dara sambil menyandarkan kepala suaminya dibahunya.


"Kali ini aku juga tidak memaksamu untuk jujur,Aku tahu kau melakukan semua itu karena kau takut aku mengkhawatirkan mu,Tapi perlu kau ingat aku akan selalu berada disampingmu untuk menemanimu menghadapi semuanya" Sambungnya lagi.


Hati Juna berdesir hangat mendengan perkataan yang dilontarkan oleh Istrinya.Dia menjadi lebih tenang dari sebelumnya.Saat dirasanya dirinya mulai tenang dia mengankat kepalanya dari bahu sang istri untuk lebih leluasa menatap wajah istrinya.


"Aku mencintaimu"Ucap Juna lembut sambil mengecup kening istrinya.


"Buktikan cintamu itu dengan menemani hari hariku hingga Batas umurku didunia ini" balas Dara dengan senyuman.


"Hadapi semuanya dengan tenang,Dan ingatlah Suatu kejahatan jangan dibalas oleh kejahatan" sambung Dara.yanv dibalas anggukan oleh Juna.


"Apa kau tidak tidur semalaman" tanya dara sambil mengusap lembut wajah suaminya,Lingkaran hitam Dimata suaminya itu menunjukkan bahwa Tadi malam dia tidak tidur dengan benar.

__ADS_1


"Maafkan aku" ucap Juna sambil membawa istrinya kedalam pelukannya



"Terimakasih karena telah menjadi Sandaran yang baik bagiku" ucap Juna yang masih merasa nyaman dengan pelukan istrinya.


"Berjanjilah padaku untuk selalu baik baik saja" ucap Dara yang dibalas anggukan oleh Juna.


..


Kekuatan cinta mereka akan melawan segalanya,Mencoba Melawan takdir yang berkata lain dengan arah pemikiran mereka.


"Allah memang selalu menguji umatnya,Namun Dia selalu menguji kita tidak lebih dari batas kemampuan kita.Anggap saja Segala cobaan yang datang menghampiri kita adalah Hadiah yang menemani jalan cerita Hidup kita.Banyak orang yang selalu mengeluh akan segala cobaan yang menghampiri hidupnya,Namun ingat Dibalik kejadian kejadian yang menimpa kita ada sebuah kebahagiaan yang akan menyusulnya


~*Diandra Adistha Sanjaya.


......****....


Aku tidak tahu bagaimana nantinya aku akan melawan semuanya,Namun perlu kau ketahui Aku akan berusaha selalu mengukirkan senyum dibibirmu Bila aku terpuruk nanti"


~Arjuna Louis Leonidas.


.


.


.


.


BERSAMBUNG


happy reading all 🤗🤗


Terimakasih untuk para pembaca setia novel Author 🤗🤗 Saranghaeo untukmu kak ❤️🤗,Dan terimakasib Untuk Para readers yang udah Dukung Author sampai disini.


Banyakin like biar Author semangat nulisnya🥰🤗🙏🙏


Jangan lupa like 👍 komeen sebanyak-banyaknya 💯💯,Dan Votte seiklahsnya ya cinta❤️❤️💯,Plush Klik Vaforit ❤️.


Follow Ig Author ❤️


@Indahnovita487Nvt.


🤗LOVE YOU ALL🤗*

__ADS_1


__ADS_2