Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Bab 108_Pendekatan(Kelvin Dan Elma) 2


__ADS_3

__Elma tercengang saat melihat Wisata yang kini berada dihadapannya." Dufan" Ucapnya sambil menatap tidak percaya kearah Kelvin.


"Iya" Jawab Kelvin dengan riang.


Serasa ingin pingsan,Elma langsung berjongkok sambil mengacak-acak rambutnya karena frustasi."Jauh-jauh Kita berjalan sedari tadi,Dan kau hanya mengajakku ke Dufan" Ucap Elma Dengan nada putus asa.


"Emang kenapa?.Apa ada masalah?" Tanya Kelvin dengan polosnya.Sontak Elma langsung mendongak sambil menatapnya dengan tajam."Yasudah ayo" Ucap Kelvin sambil menarik Tangan Elma dengan paksa.


Sesampainya didalam,Elma hanya memasang wajah Murungnya.Berbeda dengan Kelvin Yang Terlalu riang gembira seperti burung yang Baru terlepas Dari sangkar." El,Naik itu yuk" Ajak Kelvin sambil mengguncang tangan Elma."Lo aja sana.Males gue" Jawab Elma dengan sinis.


"Lo gitu banget si El.Ga niat banget" Wajah Kelvin berubah murung sambil menduduki tempat duduk yang tersedia disitu.


Merasa tidak enak,Elma langsung ikut mendudukkan dirinya disamping kelvin."Lagian Lo sih.Kirain Lo mau ngajak gue nonton ata kemall gitu" Elma berucap apa adanya yang langsung membuat Kelvin menoleh kearahnya.


Dia diam sambil menatap wajah Elma."Ya udah deh,Kita pulang aja."Ucap Kelvin sambil berdiri dari duduknya."Ayo,Aku akan mengantarmu" Sambung Kelvin sambil melenggang pergi dari hadapan Elma.


Setelah kepergian Kelvin Dari hadapannya,Rasa Tidak enak semakin menyeruak dalam dirinya.Dengan sedikit berlari,Dia mulai mengejar langkah Kelvin yang sudah mau keluar dari area Dufan.


"Vin.."Panggilnya setelah berada disamping Kelvin.Pria itu tidak menjawab Dan terus melangkahkan kakinya."Ya udah,Ayo kita naik wahana itu."Ucap Elma sambil menghentikan langkahnya yang juga diikuti oleh Kelvin.


"Ayo"Ajaknya lagi saat melihat Kelvin hanya berdiri sambil menatapnya.Merasa tidak sabar,Elma langsung menarik tangan Kelvin untuk kembali kedalam.


Langkah kaki mereka terus terayun sampai kewahana yang ditunjuk Kelvin tadi.Sebuah wahana Ekstrim,Yaitu Roller coaster."Lo beneran mau naik ini?"Tanya Elma sambil menunggu antrian untuk membeli tiket masuk.


"Iya." Jawab kelvin.


' Baru kali ini gue liat cowo yang Suka pergi kedufan,Apalagi naik wahana seperti ini '


Batin Elma sambil menatap wajah Kelvin.Tanpa disadari,senyumnya menyungging saat melihat Kebahagiaan yang terpancar diwajahnya.


"Ayo El"Kelvin menarik Tangannya karena kini sudah giliran mereka yang masuk..


Tangan mereka berpegangan erat saat wahana itu sudah mulai Bergerak."Kyaaaaaaaaaaaaaaaaa" Teriak keduanya saat wahana itu mulai terjun kebawah dengan kecepatan tinggi.


Mereka berdua masih asik saat mencoba berbagai wahana Ekstrim yang bisa membuat mereka menjerit sejadi-jadinya.Rasa lelah mulai menghampiri keduanya yang membuat mereka memutuskan untuk beristirahat Ditempat Duduk yang berada dibawah pohon yang rimbun.

__ADS_1


"Capek ya" Ucap Kelvin sambil mengipasi tubuhnya dengan tangannya."Hu'um" Jawab Elma.Kemudian Kelvin beranjak dari duduknya yang membuat Elma mendongak kearahnya."Mau kemana?"Tanya Elma.


"Lo disini aja ya,aku mau ketoilet.sebentar aja kok" Ucap Kelvin yang langsung berlalu menuju toilet.


10 menit kemudian,Kelvin Datang dengan membawa dua botol Air mineral ditangannya."Nih"Ucapnya sambil menyerahkan sebotol minuman itu ketangan Elma."Pantesan lama,Makasih ya" Ucap Elma yang langsung meneguk air mineral itu hingga tersisa setengah.


"Haus banget ya"Kelvin berkata sambil tertawa kecil."Iya,Panas banget soalnya"Jawab Elma.


"Emmm,kok Lo bisa jalan-jalan sih?,emang Lo nggak kerja apa?"Tanya Elma yang baru menyadarinya sekarang.


"Gue cuti sampai besok"Jawab Kelvin apa adanya.Dan Kelvin hanya berohria saja sambil meneguk minumannya.


Tangan Kelvin terangkat untuk melihat benda kecil yang melingkar ditangannya."Udah sore ya" Ucapnya Setelah melihat jam yang kini mulai menunjukkan keangka empat.


"Iya,Keasikan bermain sih.sampai lupa waktu" Jawab Elma dengan sedikit tertawa.


"Pulang yuk,Aku akan mengantarmu" Ucap Kelvin seraya beranjak dari duduknya.


.....@.....


"Ya udah,Kalau gitu gue pamit ya.Makasih untuk hari ini" Ucap Kelvin sambil tersenyum.


"Iya, Sama-sama" Jawab Elma


"Eh,Lo ngga mau mampir dulu" Elma berkata sambil menghentikan langkah Kelvin."Engga deh,lain kali aja.Gue balik ya El." Ucap Kelvin yang langsung berlalu pergi meninggalkan Elma.


' Ahhh,Ternyata Lo baik juga ya Vin '


Batin Elma sambil memasuki rumahnya.


_______


_Langkah lebarnya mulai membawanya semakin mendekati istrinya yang berada diruang tamu."Sedang apa" Tanya Juna sambil menghempaskan tubuhnya kesamping Istrinya.


"Ini" Jawabnya sambil menunjukkan buku Hamil yang ada ditangannya.

__ADS_1


Juna tersenyum sambil menekan remote untuk mematikan televisi nya."Kok dimatiin?"Tanya Dara sambil melontarkan tatapan keheranan Kearah suaminya.


"Biar kau Fokus"Jawab Juna enteng sambil menyandarkan kepalanya dibahu Dara.


Tangannya terangkat untuk mengusap perut istrinya yang sudah sedikit membuncit,karena Kehamilannya sudah meemasuki bulan ketiga."Baby Boy" Gumamnya pelan."Kok baby boy?"Tanya Dara yang kembali terheran-heran dengan suaminya.


"Hu'um,Baby Boy.Putra kita" Jawab Juna lagi.


"Kau ingin anak Laki-laki?"Tanya Dara sambil tersenyum.Juna menggeleng pelan"Mau dia laki-laki atau perempuan,Aku akan tetap Menyayanginya.


"Lalu kenapa kau bilang kalau Dia baby boy?"Tanyanya lagi."Karena aku yakin bahwa dia laki-laki"Jawab Juna.


Dara menarik senyumnya sambil mengusap tangan Juna yang masih berada diperutnya."Kau sudah mengantuk?"Tanya Juna yang dijawab gelengan oleh Dara.


"Oh iya,Tadi waktu dikantor aku tidak melihat Kelvin sama sekali"Ucap Dara."Dia cuti untuk dua hari kedepan"Jawab Juna dengan apa Adanya.Dan Dara hanya berohria saja sambil kembali membaca buku panduan hamil yang berada ditangannya.


Dan kini Juna mulai berpindah Untuk rebahan dipaha Istrinya.Matanya menatap kearah Wajah Dara yang sangat fokus kearah buku yang dipegangnya.


Karena bosan,Akhirnya Juna kembali menghidupkan telefisi dan menonton siaran Berita bisnis.Matanya dengan serius Memperhatikan Tentang pemasaran saham yang sangat melonjak akhir-akhir ini.Hingga tanpa terasa dirinya mulai tertidur dipangkuan Dara sambil memegang remote yang berada ditangannya.


Mendapat keheningan Dari Juna membuat Dara beralih untuk menatapnya.Matanya menghangat saat menatap wajah suaminya yang kini tertidur pulas dalam pangkuannya.


Dengan pelan,Tangannya mulai meletakkan buku itu,dan beralih untuk mengusap rambut suminya."Sayang" Panggilnya pelan sambil terus mengusap rambut Juna.


Pada Panggilan Kedua,Juna mulai tersadar dari tidurnya sambil menatap wajah istrinya yang tengah tersenyum kearahnya.....


"Tidur yuk"Ucapnya dengan lembut.


___________


***Bersambung....


Happy reading all πŸ€—πŸ€—....


Terimakasih untuk pembaca setia novel Author 😘πŸ₯°

__ADS_1


"Saranghaeo***"


__ADS_2