
"Aku juga mencintaimu Sayang......"
'Walau Hatiku masih terbagi' sambungnya Dalam Hatinya.Mereka langsung melepaskan Pelukan mereka dan saling melempar pandangan masing-masing.
Senyum indah terukir dibibir keduanya.
Pelan..Juna meraih pinggang istrinya dan langsung membawanya Kepangkuannya.
Tanpa Rasa malu,Dara langsung meraih bibir tipis itu,
Tanpa basa-basi,Juna langsung meraih tengkuk istrinya dan langsung membalas ciumannya.Lama mereka bermain,Menikmati Indahnya kisah mereka ,Menikmati Rasa yang tersimpan dalam Hati mereka.
Hingga Dara mulai kehabisan nafas,Barulah Juna melepaskan tautan mereka.
"Kau,Nona penggoda"Ujar Juna sambil mencubit Pipi istrinya.Dara hanya bisa mengulum senyumnya sambil.menenggelamkan dirinya kedalam Hoodie yang dipakai Juna.
"Hey"Pekik Juna merasa geli.Dara merayap Hingga Berada diatas Dada Juna,Juna langsung mengintip Dari arah kerah Hoodienya yang menampakkan seorang wanita tengah tersenyum kearahnya dengan pipi yang merona.
"Kau menggodaku?"Tanya Juna,Dara langsung keluar saat mendengar nada bicara Juna yang tidak biasa.Ingin berlari namun Juna lebih dulu menangkapnya.
Dengan sigap Juna langsung menggendong istrinya tanpa memperdulikan Teriakan Dara yang meminta diturunkan.Dengan hati hati dia menapaki anak tangga itu hingga kedepan kamar mereka.
Ceklek.......
Juna langsung membawa langkahnya dan menjatuhkan istrinya diranjangnya.
"Juna ak..aku.." Ucapannya terhenti saat Juna meletakkan Jari telunjuknya tepat dibibirnya.
Juna mengulum senyumnya melihat Pulu yang membasahi wajah istrinya,Dia tahu bahwa Dara merasa Grogi sekarang.
Tangannya merayap Hingga Sampai Dikacing piyama yang Dipakai oleh istrinya,Pelan..Dia langsung membukanya,Dara yang merasa ketakutan langsung memegangi tangan Juna dan menggeleng pelan.
"Sayang"Panggil Juna dengan suara Seksinya,Dara langsung luluh seketika dan mulai menjauhkan tangannya dari tangan Juna.
Cup....
Juna mengecup Bibir itu,Sambil meneruskan kegiatan yang dilakukannya Hingga beberapa Menit kemudian,Juna berhasil menanggalkan pakaian yang mereka pakai.
__ADS_1
"Aku mencintaimu Baby"Bisik Juna yang langsung menyatukan Mereka.
Tidak Bosan-bosannya Juna Membisikkan kata cinta Ditelinga ya,Mengalirkan kasih sayang Bagi keduanya.Tidak Ada Kisah yang lain selain kisah mereka sekarang.Mau itu sekarang Ataupun Di hari kemudian.Juna untuk Dara dan begitu Juga dengan sebaliknya.
'Aku mencintainya,Juga mencintaimu.Maafkan aku Yang masih belum bisa sepenuhnya melupakannya sayang,Sebentar lagi..Hanya sebentar lagi aku bisa menghilangkan dirinya sepenuhnya dari hatiku.Dan disaat itu terjadi,Aku berjanji akan menjadikanmu wanita satu-satunya yang paling Bahagia diduniaku,Juga duniamu.I love you Baby.........'
Melihat istrinya yang sudah kelelahan,Akhirnya Juna menyudahi kegiatan mereka Dan menyelimuti istrinya dengan hangat.Dara yang merasa lelah langsung Tertidur pulas manunggal kan Juna yang hanya bisa tersenyum menatapnya dengan cinta.
_ _ _
Pagi harinya,Juna bangun sedikit terlambat hari ini.Entah tidurnya yang Sangat nyenyak atau mimpinya yang terlalu indah sehingga dia enggan untuk meninggalkannya.Dia menggeliat pelan sambil merenggangkan Tubuhnya yang terasa remuk akibat permainan semalam.
Juna melirik kesampingnya,Kosong.Tidak ada dara disana.Mata Juna Kemudian beralih kearah Jam dinding yang Sudah menunjukkan Pukul Setengah tujuh pagi.
Dengan malas Dia langsung beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.Saat sampai dikamar mandi,Tidak sengaja dia menangkap sesuatu Yang tercipta dilehernya.Sebuah Kissmark Yang sangat terlihat dengan jelas.Sudut bibirnya terangkat sempurna sambil mengusap bekas itu.Ternyata Dara sangat 'Ganas' Batinnya sambil tersenyum.
35 menit kemudian,Kaki Panjangnya menuruni anak tangga dengan teratur sambil memperhatikan sekelilingnya.
Tujuan utamanya adalah Dapur,Dia Pikir istrinya sedang berada didapur sekarang..
Sesampainya didapur Dia samasekali tidak menemukan istrinya,melihat Kondisi dapurnya saat ini sepertinya Dara sudah membersihkannya tadi.kemudian Juna membawa langkahnya menuju ruang Tamu,Tetap sama.Tidak ada Dara disana.
"Sayang......"Panggilnya lagi dengan meninggikan sedikit suaranya.Tak ada sahutan lagi..
hatinya sedikit gusar,Kemana istrinya pergi?Dara tidak pernah pergi pagi-pagi sekali biasanya.
Juna langsung membawa langkahnya untuk keluar rumah.Saat telah sampai Dihalaman mansionnya,Juna menangkap sesuatu dipandangnya.Wanita cantik yang sedari tadi dicarinya Sedang berdiri dengan anggun sambil.menaburkan Makanan ikan Dikolam itu.
Dengan senyum yang menghiasi wajahnya,Juna berjalan membawa langkahnya untuk mendekati istrinya.Sesampainya Dibelakang istrinya,Juna langsung melingkarkan Tangannya Tepat dipunggung ramping istrinya.Menyampaikan salam Pagi kepada sang jagoan sambil memberikan usapan Yang tiada Tara.
"Sudah bangun..."Imbuh Dara sambil tersenyum.Juna langsung mengangguk Sambil menghirup Aroma Tubuh Dara,Dara sangat wangi baginya,Tidak bosan-bosannya dia menghirup aroma itu.Atoma yang selalu memanjakan Hidungnya Juga tubuh yang selalu memanjakan dirinya.
"Sayang...Lihatlah,mereka semua makan dengan lahap"Ujar Dara gembira sambil menunjuk kearah ikan ikan itu.Juna langsung Melepaskan pelukannya sambil berjalan Untuk mensejajarkan posisi mereka.
Dara berjongkok sambil mengamati ikan-ikan itu,"Hey, Lihatlah Tuanmu itu,Dia hanya bisa membelimu,tapi tidak bisa merawatmu."Sindir Dara sambil melirik kearah Juna.Juna mengulum senyumnya dan langsung ikut berjongkok disamping istrinya.
"Aku tidak terlalu menyukai ikan"Ujar Juna sambil menatap Ikan-ikan itu,Dara langsung membawa pandangannya Kewajah Juna
"Kenapa?"Tanyanya...
__ADS_1
"Mereka adalah Hewan Yang hanya bisa Hidup di air tanpa mengesah pengetahuan Didarat.Dan menurutku itu adalah hal yang membosankan,"Jawab Juna dengan kepastian...
"Lalu kenapa kau memelihara mereka?"Tanya dara lagi,Kali ini dia menunjukkan ekspresi kebingungan kepada Juna."Mereka adalah hewan yang menjunjung tinggi kekerabatan,Tidak saling bertengkar dan selalu beriringan untuk menuju Tempatnya masing-masing.Itulah kenapa aku memelihara mereka"Jelas Juna..
"Apa kau puas nyonya Juna?"Tanya Juna sambil.mencolej Pipi Istrinya.Dara langsung mengangguk paham Dengan penjelasan Juna.
"Ayo masuk,Temani aku sarapan"Ajak Juna sambil berdiri Dari Posisinya yang diikuti oleh dara.Juna meraih tangan istrinya dan Menggandengnya untuk masuk kedalam rumah Bersama-sama.
_Mereka berdua makan dengan tenang,Sesekali Mereka mengulum senyum dan melemparkan tatapannya masing-masing.
"Nanti kamu sibuk?"Tanya Dara...
"Mungkin"Jawab Juna sedikit Miring karena Tahu bahwa jadwalnya sedikit padat hati ini.
"Walau kau sibuk,Jangan lupa untuk makan siang.Aku takut kau sakit bila terlalu fokus kepada pekerjaanmu dan melupakan kebutuhanmu"Dara berkata dengan serius.Juna langsung mengangguk sambil tersenyum.
"Terimakasih"Ujar Juna..
"Untuk"Tanya Dara.
"Perhatianmu..."Dara langsung tertawa kecil mendengar jawaban Juna.
"Itu sudah tugasku sebagai istrimu.Dan tugasmu adalah menuruti segala keinginanku"Dara berkata sambil mencolek Pipi suaminya.
Saat memandangi wajah Juna,Tak sengaja Dara melihat Kissmark Dileher Juna,
'Astaga...'Batin Dara sambil menutup mulutnya.......
.
.
..
*****Bersambung*****
***happy reading all 🤗❤️❤️
Salam Cinta Dari Author😘
__ADS_1
"Saranghaeo 🌹***"