Cinta Yang Sebenarnya

Cinta Yang Sebenarnya
Ingatlah Istrimu


__ADS_3

Setelah Menyelesaikan drama roman pagi ini,Ditengah tengah keramaian jalanan Kota,Juna terus melajukan Mobilnya menerobos padatnya jalanan Raya dipagi ini,Tujuannya adalah perusahaannya.


Setelah menempuh Waktu sebanyak 45 menit,Akhirnya mobil mewah itu melenggang masuk tepat di depan lobby perusahaan,


Mobil mewah mengkilap nya mengundang banyak perhatian orang-orang,Apalagi Pemilik mobil itu,


Dengan langkah panjangnya Juna langsung masuk ke gedung,Tujuan utamanya adalah menemui Kelvin.


"Selamat pagi tuan"Sapa karyawan itu dengan ramah.Namun seperti biasa raja bisnis ini hanya menjawab dengan anggukan.Apakah suaranya semahal itu?Batin para karyawan lainnya.


Sedangkan Juna langsung melenggang melalui beberapa karyawan itu begitu saja, Setelah itu dia langsung naik kelantai 17 untuk menemui Kelvin.


Setelah sampai didepan ruangan itu.Tanpa basa basi Juna langsung menerobos masuk tanpa mengetuk pintu dahulu.


Sedangkan didalam sana,Kelvin yang terkejut karena pintu ruangannya terbuka tanpa seizin darinya langsung berdiri dari posisinya dan melemparkan tatapan tajamnya kepada seseorang yang belum menampakkan batang hidungnya.


"Apa kau tidak punya etika,sehingga saat kau memasuki ruangan orang tanpa menget"Ucapan Kelvin terhenti saat melihat bahwa junalah yang masuk kedalam ruangannya.


"Apa"Ucap Juna sambil melotot.Dia langsung membawa langkahnya untuk menduduki sofa yang terdapat diruangan luas itu.


"Ternyata kau"Ucap Kelvin yang langsung kembali duduk dan kembali mengerjakan dia sama sekali tidak memperdulikan keberadaan Juna.


Merasa diabaikan akhirnya Juna bangkit dan berjalan kearah meja tempat Kelvin berada.


Braaaakkkkkkkkkkk..........


Kelvin langsung terkejut saat Juna dengan seenaknya menggebrak mejanya.


"Apa kau tidak melihat bahwa sekarang tengah ada bosmu disini"Ucap Juna yang mulai emosi.


"Santai bung"Ucap Kelvin sambil mengangkat kedua tangannya mengisyaratkan Juna untuk tenang.


Saat Juna mulai tenang,Mereka berdua hanya berdiri sambil tatap menatap menyimpan pemikiran dihati masing-masing.Tapi sedetik kemudian.


Brrrrraaaaaakkkkkk.......


Sekarang gantian Juna Yang kaget setengah mati karena Kelvin menggebrak mejanya lebih kuat dari yang dia lakukan tadi.


"Apa kau tidak melihat pekerjaanku sedang menumpuk ha,Lalu sejak kapan kau mengingatku,Apa tadi malam kau memimpikanku jadi kau ingat masih memiliki asisten sepertiku"Omel Kelvin dengan nada ngos-ngosan.


Juna menyipitkan sebelah matanya,melihat reaksi Kelvin yang berlebihan.kelvin tidak pernah seperti ini.


"Apa kau merasa aku melupakanmu"Ucap Juna dengan tatapan menyelidik.


"Pikirkanlah sendiri"Jawab Kelvin yang mulai melunak Dan langsung duduk kembali sambil membaca laporan yang menumpuk diatas meja kerjanya.


"Aku sama sekali tidak melupakanmu!!"Jelas Juna.

__ADS_1


Namun Kelvin hanya diam menanggapi perkataan Juna barusan.Entah kenapa rasanya dia iri dengan Elma.Ternyata siang itu Kelvin mengetahui bahwa Juna,Dara dan Elma mengadakan acara makan siang di restoran itu untuk membagi kebahagiaan atas kehamilan dara.Tapi kenapa Juna tidak mengundangnya.


"Aku tahu kau kesini memiliki tujuan tersendiri,Katakanlah"Ucap Kelvin dengan dingin.


"Naya masih hidup"Ucap Juna tiba tiba,Kelvin tersentak kaget mendengar ucapan Juna,Sepertinya ucapan Juna memiliki daya ketertarikan tersendiri baginya.


"Apa maksudmu"Ucap Kelvin yang langsung berdiri untuk berhadapan dengan Juna.


"Dia menelfonku"Jelasnya lagi.


"Itu tidak masuk akal,Dia telah tiada"Imbuh Kelvin dengan nada keseriusan.


"Aku tidak berbohong,Memang benar tadi malam dia menelfonku"Jelas Juna sambil mengeluarkan ponselnya dari dalam saku jasnya dan memberikannya kepada Kelvin.


"Lihatlah,Itu adalah nomor ponsel yang digunakannya untuk menelfonku"Sambungnya setelah Kelvin menerima ponsel itu dari tangannya.


"Ini tidak mungkin"Ucap Kelvin lagi.


"Jika tidak percaya,Kau bisa menelfonnnya"Usul Juna .


Kelvin langsung mengambil ponselnya dan menyalin nomor ponsel itu untuk menelfonnnya.


"Tidak diangkat"Ucap Kelvin setelah melakukan panggilan itu.


"Coba lagi"Ucap Juna.


Panggilan kedua tetap sama,Namun pada panggilan ke tiga panggilan itu akhirnya terhubung.


"Halo"Sapa Kelvin.


"Halo"jawab seseorang disebrang sana,Namun Kelvin langsung terdiam,Karena suara seseorang yang ditelfonya ini adalah suara laki laki,Bukan suara wanita.


"Ah,Maafkan aku.ini salah sambung"Ucap Kelvin yang langsung menyudahi panggilan itu.


"Kenapa dimatikan?"Tanya Juna dengan nada yang sedikit meninggi,Jiwa kekepoannya mulai meronta-ronta.


"Kembalilah keruanganmu,Kau membuatku malu"Ucap Kelvin sambil memasukan ponselnya kembali kedalam saku celananya.


"Kenapa,Dia benar-benar Kanaya kan?Tanya Juna lagi.


"kau kebanyakan menghalu,Dia seorang pria.mana mungkin dia adalah Kanaya,lagipula Kanaya telah tiada.tidak mungkinkan hantunya Kanaya yang menelfonmu"Jelas Kelvin sambil geleng-geleng kepala.


"Aku yakin dia Kanaya,Aku hafal suara itu"pekik Juna yang merasa kesal karena Sahabatnya itu tidak mempercayainya.


"Sadarlah Juna dan Ingatlah istrimu"ucap Kelvin yang mulai emosi,Rasanya kepalanya mulai pecah' melihat tinggkah aneh Juna.Juna langsung bungkam karena ucapan Kelvin barusan.


"Kau Telah memiliki istri,Dan jika memang benar Seumpamanya Kanaya masih hidup.apa kau akan meninggalkan istrimu begitu saja?"Tandasnya dengan suara beratnya.

__ADS_1


Namun Juna hanya diam,dia bingung harus menjawab pertanyaan yang dilontarkan Kelvin kepadanya.


Jauh didalam lubuh hatinya,Nama itu masih ada,Nama itu masih terukir indah ditempatnya,walaupun sekarang cintanya untuk istrinya juga besar,Namun berat rasanya untuk melupakan atau mengubur dalam dalam nama itu.


"Kenapa kau diam,"Pekik Kelvin.


"Atau sebenarnya Dara itu hanya pelarian bagimu Juna,Melihat dirimu yang hanya diam karena pertanyaanku itu cukup membuatku paham bahwa kau masih mencintainya,Lalu akan kau apakan istrimu hah,Sadarlah Juna,Kau yang memegang teguh keputusanmu untuk menikahinya, jadi Jangan menjadi pria brengsek karena seorang wanita"Teriaknya dengan lantang.


"Aku tahu seberapa besar cintamu untuknya,Namun sadarlah dia telah berada dialam baka dan tidak akan pernah bisa kembali lagi ke dunia,lihatlah istrimu yang menemanimu sekarang,jangan menghancurkan apa yang kau miliki sekarang karena memilih untuk menggapai sesuatu yang bahkan kau tidak tahu berada dimana"Lanjutnya lagi.


Sedangkan Dibalik Pintu Yang besar itu,Luna hanya diam berdiri matung karena tidak berani masuk keruangan itu.Mendengar teriakan Juna dan Kelvin membuatnya gemetaran.


"Apa mereka bertengkar"Gumamnya pelan,Namun samar samar dia mendengar kata Dara Dan istri.


"Tapi Dara..Siapa dia..lalu istri,istrinya siapa?"Tanyanya pada diri sendiri.


Karena jiwa kekepoannya mulai meronta-ronta,Luna sedikit mendekati daun pintu itu untuk mendengar lebih jelas lagi apa yang dibicarakan oleh mereka berdua.


(Kembali kepada Juna dan Kelvin...)


Tanpa Basa basi Juna langsung melangkahkan kakinya untuk keluar dari ruangan itu,Namun saat membuka pintu Juna dikejutkan oleh sekretarisnya yang sedang berdiri dengan posisi sedang menempelkan Daun telinganya dipintu ruangan itu


"Mampus gue,Ketahuan nguping deh"


ucap Luna dalam Hati sambil memejamkan matanya..


.


.


.


*BERSAMBUNG.


Happy reading all πŸ€—


Terimakasih untuk pembaca setia novel baru Author πŸ€—πŸ€— Saranghaeo untukmu kak πŸ€—πŸ€—, Terimakasih juga untuk para Readers yang sudah dukung Author πŸ₯°πŸ₯°


jangan lupa like πŸ‘ komen sebanyak banyaknya πŸ’―πŸ’― Dan Votte seiklahsnya ya cinta πŸ™ plus Favorit ❀️.


Ig Author


@IndahNovita487Nvt


Fb Author


-Indah Novita Sari.

__ADS_1


_-Kenalan yuk🀝🀝*-_


πŸ€—Love you allπŸ€—


__ADS_2