Dunia Kerja Penuh Warna

Dunia Kerja Penuh Warna
Ch. 71 Acara Jejejapangan


__ADS_3

Mundur waktu sedikit, pada saat aku mulai bekerja di Tangerang. Aku mulai mendapatkan beberapa kontak baru. Terutama kontak dari salah satu adik kelas saat kuliah, Gusti. Semenjak aku lulus, jarang sekali aku kembali ke Jogja untuk ngobrol dan nongkrong kembali dengannya.


Kami sering sekali nongkrong saat aku kuliah dahulu, terutama kalau ada event Jejepangan. Dahulu Jogja sering sekali mengadakan acara seperti ini.  Paling tidak 3 bulan sekali, pasti ada acara seperti itu. Pastinya kegiatan itu terjadi hanya di kota-kota besar saja, karena uangnya banyak di sana. Aku rasa untuk kota kecil jarang sekali mengadakan acara seperti itu.


Ketika aku menghubungi Gusti kembali, aku mendapatkan kabar kalau ia sekarang sudah mulai bekerja di Jakarta. Kebetulan sekali kalau dari Jakarta ke Tangerang, jaraknya lumayan dekat. Meskipun tetap saja memakan waktu hampir 2 jam menggunakan kereta. Kalau menggunakan mobil pribadi, mungkin waktu tempuhnya lebih cepat lagi. Namun apa daya karena sekarang aku masih merintis karir, pilihan untuk membeli mobil sama sekali tidak muncul di benakku.


Sama seperti saat kuliah, kami biasanya berkumpul ketika ada acara menonton film anime atau ada acara jejepangan. Kali ini kami janjian untuk pergi bersama untuk sebuah acara jejepangan yang ada di sana. Banyak sekali sponsor yang ikut pada acara seperti ini. Biasanya tempat yang digunakan adalah aula seperti balai kartini yang ada di Jakarta. Aula-aula lain juga kadang digunakan sebagai venue acara.


Pernah juga aku pergi ke UII sastra Jepang untuk menghadiri acara jejepangan. Kalau kuliah sastra Jepang pastinya sudah jelas kenapa bisa mengadakan acara berbau negara sakura itu. Karena budaya Jepang memang cukup besar di Indonesia, meskipun mungkin tidak sebesar komunitas lain seperti kpop dan lain-lain. Namun aku sendiri hanya menikmati anime dari jepang saja sejauh ini. Tidak sampai terbawa hingga cosplay karakter hingga menggunakan bahasa jepang dalam kehidupan sehari-hari.


[“Mas, mau ikut acara ini gak?”]


[Gusti mengirimkan sebuah foto]


‘Hmm, acara apa ini?,,, Wah, acara jejepangan, menarik.”


[“Boleh, mau ketemuan jam berapa? langsung ketemuan di sana saja kan?”]


[“Iya mas, nanti acaranya jam 10, ke sana jam 11 aja mas”]


[“Ok, sampai ketemu nanti hari sabtu”]


Biasanya acara jejepangan diumumkan satu minggu atau beberapa hari sebelum acara dimulai. Acaranya juga diadakan pada hari sabtu dan minggu. Tepat dengan waktu akhir pekan, saat orang banyak waktu senggang dan bisa menghadiri acara. Meskipun biasanya acara jejepangan diadakan lebih dari satu hari. Aku dan Gusti biasanya memilih salah satu hari saja, karena lebih hemat biaya dan kami memilih datang dihari ada acara cosplay. Karena itulah rundown acara sangat penting untuk acara jejepangan seperti ini.

__ADS_1


Jalan-jalan ke jakarta ini merupakan salah satu dari hiburan yang biasanya aku dapatkan saat mulai kerja di Tangerang. Karena saat aku menjadi guru, jarang sekali aku bisa jalan-jalan keluar kota seperti ini. Karena sekolahku masuk dari hari senin hingga hari sabtu. Namun kalau kerja di kantor saat ini, sabtu minggu merupakan hari aku bisa istirahat. Karena hari kerjanya hanya senin sampai jumat.


Bermain game di gadget, jalan-jalan ke acara jejepangan, dan menonton anime Jepang merupakan hiburanku saat menghadapi penatnya pekerjaan kantoran. Apakah kalian juga memiliki hiburan yang sama denganku? pastinya masing-masing orang memiliki caranya sendiri untuk mengatasi stress mereka saat sekolah atau menghadapi dunia kerja. Setiap orang memiliki cara healingnya masing-masing. Untuk kali ini, aku harus mempersiapkan nanti saat aku mengikuti acara jejepangan di Jakarta.


*Hari H Acara*


Tidak terasa, akhirnya waktu jalan-jalan sudah tiba. Sehari sebelumnya, aku mengecek beberapa kali melalui handphone ku rute yang akan aku lewati menuju tempat pertemuan. Karena ini pertama kalinya aku ke venue tempat acara jejepangan diadakan. Memang nama dari tempatnya sering aku dengar, Balai Kartini. Namun aku sama sekali belum pernah ke tempat sebelumnya.


Setelah memastikan rute yang cocok, aku melakukan berbagai simulasi dan perhitungan waktu tempuh berdasarkan data dari Bole Map. Kemudian aku cocokan dengan waktu janjian kami ketemuan, karena aku sangat tidak suka datang telat saat janjian nongkrong. Lega memastikan rute, aku langsung berangkat sesuai dengan waktu yang aku tentukan.


Sebelum kesana, aku sudah memakan sarapan terlebih dahulu, kemudian langsung berangkat ke stasiun Serpong. Naik KRL, kemudian aku turun di Stasiun Palmerah. Dari Palmerah aku menggunakan ojek online agar lebih cepat sampai tujuan. Meskipun lebih murah kalau jalan kaki sebentar kemudian menggunakan bus Transjakarta, aku lebih memilih untuk keluar uang sedikit lebih banyak namun badan tidak terlalu capek menggunakan bus.Cari metode transportasi yang lebih cepat sampai ke tujuan.


Sampai Ke Balai Kartini, aku langsung mengontak Gusti mengenai posisinya berada saat ini.


“Ke sini aja mas, aku lagi ngantri ini.”


Aku langsung menuju tempat mengantri setelah konfirmasi posisi Gusti. Memang kalau acara seperti ini, biasanya tiket dijual pada saat hari H acara. Namun kadang juga dijual pre order tiketnya secara online. Acara jejepangan seperti ini biasanya ngantrinya sangat panjang. Benar saja, saat aku melihat antrian, ujungnya dengan tempat pembelian tiket jarak cukup jauh. Kurang lebih hampir ratusan meter panjangnya.


Hal yang aku salut dari orang-orang yang hadir di acara seperti ini, budaya antri mereka sudah cukup baik. Meskipun ada juga beberapa orang yang curi-curi antrian saat ada kesempatan. Kali ini untungnya Gusti sudah berhasil mendapatkan tempat di tengah antrian sehingga menunggu tiket tidak terlalu lama.


Sama sepertiku, Gusti ini memang kalau nongkrong jarang telat. Walaupun telat, pastinya tidak terlalu lama. Buktinya dia sudah sampai duluan ke tempat ini dan mengantri untuk tiket. Wajar saja karena tempat tinggalnya lebih dekat daripada diriku yang harus berangkat dari Tangerang untuk menuju ke tempat ini.


Kami berdua mengantri sambil membicarakan beberapa hal sembari menunggu antrian. Terutama membahas mengenai anime yang sedang tayang musim ini. Sepertinya kami merupakan salah satu tim ongoing, namun Gusti sendiri menurutku Hybrid. Karena ada beberapa seri anime dia tonton ongoing, ada juga yang ia tonton secara batch. Masing-masing orang pasti memiliki cara menonton masing-masing.

__ADS_1


Namun kasihan sekali tim batch karena biasanya mereka mendapatkan spoiler. Memang banyak sekali orang atau akun kurang ajar yang dengan mudahnya memberikan spoiler tanpa memberikan peringatan dahulu sebelumnya. Aku sangat benci akun seperti itu, auto aku senyapkan postingan dari timeline. Asik mengobrol, tidak terasa kami sudah sampai ke boot antrian pembelian tiket.


Kulihat tidak ada pembayaran secara cashless di tempat ini, jadi aku dan Gusti patungan untuk membeli tiket dengan uang pas. Karena kalau petugasnya harus mencari kembalian, kasihan nanti orang lain yang sudah menunggu di belakang. Setelah mendapatkan tiket, kami langsung masuk ke dalam aula acara dan mengenakan tiket di pergelangan kami.


Acara seperti ini biasanya tiketnya dipasangkan di lengan kiri atau kanan. Jadi kalau ingin masuk tinggal kembali menunjukkan tiket yang ada di tangan. Aku ingat dulu saat menghadiri acara 2 hari dengan tiket yang sama, aku sampai tidak melepasnya saat tidur. Memang tiket gelang seperti ini praktis, namun membuatku kesulitan saat wudhu ataupun mandi.


Kami melihat rundown acara dan melihat kalau tidak ada acara spesial di tempat ini. Kalaupun ada, tempat duduk yang disediakan tidak memadai untuk semua orang. Dariapda capek nonton berdiri, kami memilih untuk mencari barang-barang dari booth yang ada saja. Aku sendiri sepertinya tidak mencari banyak barang anime untuk kali ini.


Berbeda dengan Gusti yang masih suka membeli figur terutama anime karakter loli yang berasal dari anime yang ada kata “kelinci” di judulnya. Saat ini aku sudah tidak ada nafsu  untuk membeli barang-barang sejenis. Mungkin mentok-mentok akan beli baju atau gantungan kunci saja kalau ada niat. Karena untuk poster dan figur bingung mau naruhnya di mana.


Mungkin nanti kalau sudah punya rumah yang tetap, akan ada ruang khusus yang isinya figur dan teman-teman. Itupun nanit kalau pasangan hidup setuju akan hal itu. Kalau tidak setuju, masa iya dipaksakan. Bisa perang dunia ketiga nanti. Banyak sekali barang-barang yang dijual pada event kali ini. Tidak enak kalau capek-capek menghias kontrakan dengan goods anime, namun ujung-ujungnya malah pindah kontrakan.


Sama seperti event jejepangan lainnya, biasanya barang yang dijual adalah yang sedang ramai atau memang dari karya terkenal. terutama anime ongoing, karena itulah kalau berganti musim, biasanya nanti merchandise yang mereka jual juga akan berubah. Karena kebanyakan orang lebih mengenal anime-anime baru daripada anime lama.


Banyak sekali stand yang ada di event dan menyediakan berbagai macam barang dengan harga yang berbeda juga. Tinggal seberapa ahli dan beruntung kalian bisa menemukan barang yang kalian cari dengan harga sesuai. Untuk Gusti, ia tidak ambil pusing karena sudah memiliki toko langganan yang menjual figur. Katanya, ia juga kadang membeli barang pre order juga di toko yang sama secara online.


Namun perlu diingat, kebanyakan barang yang dijual di booth seperti ini bukan barang original, namun bikinan dari sebuah komunitas. Karena itulah jangan terlalu berharap kualitasnya akan sangat baik. Ingat, ada harga ada kualitas.


Aku kadang heran kenapa harus ke even kalau ujung-ujungnya nanti membeli online juga? Namun tidak aku pungkiri, memang berbeda feelnya saat membeli online dengan membeli langsung di tempat saat event berlangsung. Ada rasa yang berbeda dengan membeli melalui online dan membeli barang secara langsung. Perjalananku dengan Gusti menjelajahi acara jejepangan masih belum selesai.


*bersambung


Author note : Maaf sebelumnya lama tidak update, kebetulan kemarin penulis sedang sakit sehingga tidak update selama beberapa waktu. Semoga beberapa hari ke depan bisa update lebih sering.

__ADS_1


__ADS_2