Gadis Imut Kesayangan Playboy

Gadis Imut Kesayangan Playboy
Eps. 21.Ungkapan Hati Reno


__ADS_3

πŸ‘‹πŸ™‹Haii Readers.. Happy reading and happy day


* Maaf alurnya loncat-loncat readers


*****


Jatuh cinta, berjuta rasanya" begitu kata banyak orang. Ada banyak ungkapan yang digunakan untuk mengekspresikan perasaan kala jatuh cinta dengan seseorang. Ada yang bilang seperti ada kupu-kupu dalam perut yang membuatnya merasa lucu dan aneh.


Ada yang bilang jika detak jantung menjadi nggak karuan ketika melihat orang yang disukai. Ada yang bilang jatuh cinta membuat semua yang terlihat saat itu menjadi begitu indah. Apa yang kamu rasakan saat sedang jatuh cinta, itu kata author, indahnya yang lagi jatuh cinta babang Reno dan Ara.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Inikah Jatuh Cinta


Pancaran indah dari manik matamu


Setiap kedipan dan lirikan itu membutakan mata hati ini


Bagai kilatan petir yang membelah bumi


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Aku terpanjat


Sesaat dunia seakan berhenti berotasi pada porosnya


Sangking terkersima pesona indahmu


Aku terjatuh dalam lubang cinta bak palung laut terdalam


Takjub akan kelembutan dan keanggunanmu


Mata ku memandangmu seakan makhluk sempurna


Sesaat setelah itu terjadi


Aku pun bertanya-tanya


Inikah jatuh cinta


Pada kamu yang belum aku ketahui namanya


Cinta pandangan pertama atau detik selanjutnya


Aku tak mengerti


Lidahku seakan kelu otakku seakan buntu


Bolehkah mengenalmu


Rasa ingin merengkuh dan mengisi hatimu


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Entah mengapa kamu seakan menjelma seperti hantu


Kini aku ingin menuliskan sepenggal puisi


Tentang cinta kepadamu beserta rindu


Aku malu


Bahkan sejuta syair indah tak mampu menggambarkan rasa ini terhadap dirimu


Jemari ku seakan berhenti menulis


Ketika menemukan kata β€˜CINTA’


Lalu ku sambung kembali kata-kata indahnya


Tentang cinta yang aku miliki


Ingin ungkapkan β€˜AKU MENYAYANGIMU’

__ADS_1


Cukup dengan bisikan perlahan


Aku pun tahu tidak sanggup menahan cinta ini


Terkenang saat kau balas dengan nada manja


Sambil tertunduk malu-malu kau berkata β€˜AKU JUGA MENYAYANGIMU’


Setelah saat itu aku sadar


Serta bersyukur kepada Sang Pencipta alam semesta


Mulai hari itu aku memberi waktu untuk hati


Agar belajar memaknai bahasa cinta


Entah bagaimana rasa ini harus terungkap


Semua hanya berkecamuk dalam hati


Tanpa mau keluar dalam gelap


Aku mampu berkata namun hanya dalam sunyi


Sebenarnya aku tak mau berharap


Terlalu sakit jika hanya aku yang menginginkanmu


Saat ku tahu benar kau takkan pernah sadari


Teruntuk kamu yang menjadi doaku di malam hari


Entah bagaimana aku harus bertindak


Bak hujan yang datang dengan kilat


Tiba tiba mengingat harap padamu membuatku sesak


Aku mampu menyembunyikan rasa


Kelak, jika Tuhan berkehendak


Kau akan tahu alasanku masih tetap berpijak


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Pujaan Hati


Indah wajahmu menghiasi hari


Senyum manismu meluluhkan hati


Hari demi hari terasa sepi


Bila tawamu tak mengiringi


Tetaplah menjadi penenang hati


Karena bagiku kau begitu berarti


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Ku mohon…


Jangan pernah berniat tuk pergi


Ataupun rasa untuk membenci


Karena ku ingin kau tetap di sini


Menemani…


Menjaga hati yang telah kau kunci

__ADS_1


Dalam Diam Cinta


Hanya bisa menatapmu dalam diam


Menunduk menjaga mata yang terasuk


Tak berani bertatap muka


Dalam diam pun aku menyimpan rasa


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


Itulah ungkapan cinta babang Reno pada Ara.


Ara hanya tersenyum manis sedangkan jiwa terbang dengan ungkapan cinta Reno.


Di Mansion abang Hendra


Took... Took... Took...


Suara ketukan pintu menggangu mereka. Terlihat abang Refan, masuk kedalam kamar. "Princess apa kamu udah sadar? ,kamu baik-baik saja? " berondong pertanyaan bang Refan.


"Dia baik-baik saja Ref. " jawab Reno. "Hmm alu tidak menanyai mu, Ren, kau hutang penjelasan padaku. " balas bang Refan.


"Okee, apa yang ingin kau ketahui Ref?. " ucap Reno sambil melirik arah Ara yang terlihat memperhatikan mereka berdua.


"Aku menyukai ade mu, Refan. " penjelasan Reno. Refan menghembuskan nafasnya kasar, "Aku ragu padamu Ren, kamu terkenal playboy, kamu ingin mempermainkan ade ku, my princess, awas aja kamu!! " bang Refan marah.


Ara melotot, ngeri ngeliat bang Refan yang marah nada suara nya tinggi. Reno keliatan nya santai menanggapi nya. "Aku akan buktikan pada mu Refan, pada Ara juga abang Ara yang lain bahwa aku pantas memiliki Ara. " ucap nya santai.


"Oke, aku tunggu itu. " balas bang Refan. "Dan kau juga Reno harus bilang ke bang Hendra, minta ijinnya juga, aku tidak mau my Princess terluka dan tersakiti, karena Ara adalah harta berharga kami berlima. " penjelasan bang Refan.


Reno pun mengangguk dan menjawab, "Aku akan menjaganya dan tidak menyakiti nya, aku berjanji bang. "


"Heii, aku belum merestui mu, kau dapat restu dari bang Hendra mendekati Ara, maka kami ade nya pasti menyetujui nya. " jawab bang Refan sambil menupuk bahu Reno.


Reno pun tersenyum. "Kan kulakukan, apapun demi my queen Ara. " ucap Reno.


Ara yang mendengar itu sangat bersuka hati nya, berbunga bunga bermekaran. Bang Refan mengangguk, dia duduk di pinggiran kasur Ara. "Banyak istirahat dulu, nenek lagi buatkan kamu bubur, nanti makan mau disuapin nenek? "


"Iya, oppa Ara mau makan . " ucap Ara sambil menggemgam tangan abang Refan. Sementara Reno masih berdiri dekat Ara.


Tak lama nenek datang. "Assalamu'alaikum, nenek masuk yaa, cucu ku yang cantik. " nenek datang sambil tersenyum, dan melirik arah Reno.


"Hmm, nenek ga tau ada selain abang Refan. " tanya nenek. "Siapa pemuda itu cu? ".tanya nenek pada Ara. dan berbisik. " Dia sangat tampan, pa dia pacarmu? sambil senyum senyum si nenek.


Ara pun tersenyum malu, "Ah, dari sikap mu nenek tahu., " sambil mengusap rambut Ara.


"Biar saya yang suapin Ara, ne? " minta Reno pada nenek Ara. "Ya, cah ganteng, ini buburnya masih anget. " ucap nenek sambil menyodorkan mangkuk berisi bubur buatannya.


Refan pun berdiri, dan bilang"Ara cepet makan trus tidur yaa, istirahat, kalo mau ditemenin abang bilang, abang mau ke bawah menemui bang Hendra dulu, nenek, Reno aku turun duluan tolong jagain Ara dulu. "pinta Refan pada nenek dan Reno. Nenek menganggul . " Ya, cucu ku nenek tunggu Ara selesai makan. "jawab nenek.


" Aaa... makan dulu ya. "ucap Reno sambil menyodorkan sendok berisi bubur ke mulut Ara. Ara pun membukakan mulutnya dan mengunyah nya , terus memakan nya dengan hati senang di suapi sang pacar sampai bubur habis tidak bersisa.


Nenek yang melihat tersenyum bahagia, dia mengambil mangkuk yang sudah habis. Reno melarang nenek, " biar aku aja yang taruh nel, aku mau sekalian ke bawah mau menemui bang Hendra. "pinta Reno. Nenek mengangguk dan duduk di samping Ara.


Reno melangkahkan kakinya keluar dan berhenti sebentar. " Ra, aku mau menemui bang Hendra trus pulang ya sudah malam, besok aku kemari lagi. "ucap Reno sambil mengedipkan matanya.


" Iya Ka. "balas Ara. Nenek berceloteh. " ko ka, kenapa ga honey aap sayang, uh ga romantis. "kata nenek. Ara pun tertawa malu. " Ah, nenek Ara malu. "sambil menutup matanya dengan kedua tangannya. Reno tersenyum. " Ra, kamu istirahat malam ini yaa, aku pulang dulu ya sayang. "ungkap Reno.


" Ya. sayang. "balas Ara. " Nah, gitu dong, "kata nenek sambil tersenyum. " Ya, sudah nak Reno makasih ya udah nemanin cucu nenek yang cantik ini, hati hati dijalan. "kata nenek.


" Iya , nee. "kata Reno. sambil keluar kamar.


πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’


πŸ‘‹πŸ™‹Haii readers,


Ini novel pertama author.


Terimakasih dukungan nya.


Gimana suka ga sama alurnya? semoga suka yaa😍😍😍πŸ₯°

__ADS_1


Jangan lupa tingalkan πŸ‘£πŸ‘£jejak like dan koment bawelnya


__ADS_2