Gadis Imut Kesayangan Playboy

Gadis Imut Kesayangan Playboy
Eps. 39. Kisah Marfel dan Yuli 2


__ADS_3

"Ok, Tapi cuma malam ini" ucap Refan mengalah.


"Yees,Makasih bang" Ucap Marfel


sembari memeluk Refan dengan kuat sehingga membuat Refan sesak napas.


"Lepas giblik, sesak napas gw" ucap Refan sembari mendorong Marfel.


"Hehe, maaf kak Marfel mo tidur dulu" ucap Marfel seraya pergi ke kamar Refan.


"ck.Gini amat punya adex kek lu, tenaga aja kuat tapi sama hantu aja takut"ucap Refan. menggelengkan kepalanya


prak


Tiba-tiba vas bunga yang di meja pun terjatuh .


" Apa itu,huwaaa mak Refan


takut, Marfel tunggu gw"ucap Refan sembari berlari sekuat tenaga dan mengejar Putra yang sudah masuk ke kamar.


****"


Author:Mampus ga lu, sok sok an bilang Marfel penakut tau nya diri sendiri penakut:/😂


Refan:Diem gak lu, kalau nggk gw iris ntar tu badan yang udah kek gajah.


Author:Gajah pala lu peang, dah lah ah lanjut ke cerita.


****


#Skip_Ke_Esokan_Paginya


Refan terjatuh dari kasur karena di tendang oleh Marfel.


"Akh, Ampun dah yang punya kasur gw yang kena tendang juga gw"Ucap Refan kesal


" hehe, gw kerjain juga lu"ucap Refan sembari tersenyum penuh arti .


"Fel bangun ...Fel bangun, cepat bangun gempa Fel ada gempa bangun cepat" Teriak Refan di telinga Marfel sehingga membuat Marfel reflek dan segera berlari sembari menarik Refan untuk menyelamatkan diri namun Refan tak bergerak dan bahkan dia tertawa terbahak- bahak.


"Kak kenpa kau tertawa" Tanya Marfel namun bukan nya menjawab dia malah tertawa semakin kuat sehingga membuat Marfel menyadari sesuatu.


"Kakak, apa kau mengerjai ku" Ucap Marfel dingin.


"Hahahahah, maaf maaf siapa suruh kw menendang ku hingga terjatuh" ucap Refan sembari berusaha menahan tawanya kala melihat wajah datar Marvel dan suara dingin nya.


"hmmmm" Ucap Marfel sembari keluar kamar.


"Buset, kalau marah serem banget njir" ucap Refan merinding dan merasa bersalah


Note:Jangan pernah membangunkan singa yang sedang tertidur pulas jika tak ingin jadi makanan nya.


POV Marfel


Semenjak Marfel dan Yuli bertemu di cafe Yuli langsung menelpon Marfel saat malam tiba.

__ADS_1


Kau kau kau kau kau harus tanggung jawab, a a a a a a aku suka sama kamu(Suara nada dering HP Marfel )


"Halo... " ucap Marfel di telpon


"Hay, apa kau masi mengingat ku, aku Yuli cewek yang tadi siang itu loh" ucap Yuli dengan suara yang di lembut lembut kan


"Owh, hay Ada apa kamu nelpon aku? " tanya Putra tanya Putra ramah


"Aku hanya ingin mendengar suara mu saja, aku rindu suara mu yang sangat merdu itu" ucap Yuli centil.


"Hahahaha, suara ku kan kayak kodok ke jepit pintu, kok bisa di rindu in sih" ucap Marfel tertawa ringan.


"Tidak tidak, suara mu sangat lembut, VC yuk" ucap Yuli dengan nada manja nya.


"Haha, Oki Oki" ucap Marfel.,lalu menekan tombol VC di HP nya


Mata Marfel langsung langsung terbelalak dan wajah Marfel memerah bak kepiting rebus, saat ia melihat penampilan Yuli yang sangat terbuka, Yuli Hanya memakai Tanktop sehingga memperlihat kan belahan dada nya yang tak terlalu besar itu, lalu dengan rambut yang di kuncir tinggi memperlihat kan leher nya yang jenjang membuat Putra meneguk slavi nya kasar.


"Hay, bagaimana kabar mu" ucap Yuli sembari memberikan senyum termanis nya


"Ka.. kabar ku baik, bagaimana dengan mu" tanya Marfel gugup


"Aku juga baik, minggu besok jalan -jalan yuk" ucap Yuli lagi lagi dengan nada manja nya.


"Hmmmm, baik lah tapi pakai pakaian yang tak terlalu terbuka ya" ucap Marfel tersenyum.


"Aku selalu memakai pakaian yang tak terlalu terbuka,hanya saja Ac di kamar ku mati jadi aku kepanasan tarus aku buka baju deh biar ga ke panasan" ucap Yuli lembut.


"Baik lah, aku matikan dulu ya,masi ada yang harus saya urus" ucap Marfel lembut.


POV Author


#Skip_Hari_minggu


Tok tok tok


cklek


"Ada ap.... " ucapan Alex terpotong


"Ayah, dia Marfel yang kemaren aku bilang itu loh" ucap Yuli dan langsung menggandeng tangan Marfel.


"Owh..., baik lah" ucap Alex


"Kalau begitu kami pergi dulu ya om"ucap Marfel ramah.


" ya, jaga Yuli baik baik awas saja jika dia terluka"ucap Alex Tegas


"Baik om" ucap Marfel dan berlalu pergi dengan Yuli yang senantiasa memeluk tangan Marfel.


#Singkat_cerita


Semenjak itu Marfel dan Yuli semakin dekat dan mereka jadian saat mereka sudah dekat selama tiga minggu.


#Kembali_ke_Ara_Dan_Juna

__ADS_1


"Ayo masuk" ucap Ara tersenyum paksa dan di angguki oleh Juna.


"Astoge, Ara ini kamar atau kandang kucing berantakan amat" ucap Juna sembari geleng geleng kepala saat melihat kamar Ara yang sangat berantakan.


"Hehe, Ara lagi malas buat ngeberesin kamar" ucap Ara cengengesan.


"Hmmmm, btw kok Ara gak kaya abis nangis gitu, padahal kan Bang Marfel tadi udah bentak Ara terus dia juga lebih bela pacar nya dari pada Ara? "tanya Marfel bingung, padahal kata Hendra tadi Ara sedang menangis padahal tidak meneteskan air mata sedikit pun


"Hmmmm,ga guna juga Ara tangisin toh ga ada yang peduli sama Ara haha" ucap Ara tertawa miris.


Juna yang sedikit peka pun langsung saja memeluk Ara, karena dia tau pasti hati Ara sedang sangat sakit karena dia di bentak sama abang nya sendiri demi orang yang baru di kenal.


"Ara sayang, menangis lah sepuas nya Kak Juna ada di sini,semua orang sayang sama Ara, Ara jangan pernah ngomong gitu lagi ya sayang" ucap Juna sembari memeluk Ara dengan erat.


Hati Ara sangat tenang kala Juna


memeluk nya dengan erat, ingin sekali ia membalas pelukan Juna namun ia urungkan dan dia memilih untuk mendorong Juna


"Apa an sih kak, lebay banget deh" ucap Ara dan mendorong Juna agak kuat sehingga Juna melepas pelukan nya


"Tapi kan... " ucapan Juna terpotong


"Ah apa an sih,mending kita nonton BTS dari pada nangis nangis ga jelas banget" ucap Ara dan membawa Juna ke ruang TV yang ada di kamar nya untuk melihat mv BTS yang sedang tayang di DIGDAYATV.


"Aaaaaa, liat tuh J hope oppa ganteng banget huwaaa meleleh adex bang" ucap Ara histeris saat melihat Singgel milik j hope yang berjudul Autro Ego.


"Iiis,Ara apa an sih pake triak triak, yang di triaki nama cowok lain lagi " batin Juna kesal (Cieee ada yang cemburu wkwkwk)


"Kak Juna, liat itu Jidat paripurna nya bang jeyop huwaaa, lebih mulus dari pada ketek Ara" ucap Ara sembari menunjuk nunjuk J hope di mv DYNAMITE


"Ara gantengan mana, J hope atau kak Juna" tanya Juna serius


"Ya jelas gantengan bang jeyop lah" jawab Ara dengan mata yang tak lepas dari TV.


"Ya Allah, mati kan lah listrik di rumah ini ya allah, sakit hati Juna ya Allah, walau memang gantengan si j hope" Do'a Juna dalam hati dan do'a Juna langsung di kabul kan saat saat itu juga


cklik(anggap suara mati lampu wkwkwk)


"Huwaaaaa, ngapa harus mati sih lampu nya is, udah enak enak liat tujuh pangeran tampan walau masi tampanan J hope oppa, huwaaa lampu Ara ga suka sama lampu huwaaa" Ara berteriak dan berlari keluar meninggal kan Juna sendiri.


"Ya Allah terima kasih banyak banyak, karena sudah mengabulkan do'a hamba ya Allah terima kasih" syukur Juna kala do'a nya telah di kabul kan saat itu juga


#Ruang_Tamu


"Huwaaaa" teriak Ara membuat Semua abang abang nya yang sedang asik mengobrol terkejut dan langsung menghampiri Ara yang baru turun dari tangga, namun tidak dengan Marfel karena ia sedang mengantar Yuli pulang ke rumah nya


"Ara ada apa,kenapa teriak ,teriak apa Juna melakukan sesuatu pada mu hah" tanya Rizal


khawatir...


👋🙋Haii readers,


Semoga suka dengan cerita nya ya.


Tinggalkan jejak dan koment bawelnya.

__ADS_1


__ADS_2