Gadis Imut Kesayangan Playboy

Gadis Imut Kesayangan Playboy
Eps. 28 . Kencan Pertama Ara & Reno


__ADS_3

๐Ÿ‘‹๐Ÿ™‹Haii readers, happy reading and happy day


Setelah makan malam Ara pamit sama abang abang nya.


'Oppa oppa Ara mau bubu dulu ya jangan lupa mimpiin Ara๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜" ucapnya sambil menciumi pipi pipi kelima abangnya juga nenek kakeknya.


Ara pun menaiki tangga menuju ke lantai atas ke kamarnya, setelah itu Ara menggantung bajunya dan melihat HP nya, membuka aplikasi hijaunya.


Bang Reno Tamvan๐Ÿฅฐ;


๐Ÿ‘‹Haii honey


Sedang apa


My love Ara ;


Baru selesai makan sayang


mau bubu


Bang Reno Tamvan๐Ÿฅฐ:


Besok kita jalan yuk honey


๐Ÿฅฐ๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜


aku ga Terima penolakan!


My love Ara:


Oke ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿฅฐ


Bang Reno Tamvan๐Ÿฅฐ:


Goodnight honey ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


My love Ara:


Goodnight too sayang ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜


Setelah menyimpan HP sambil tersenyum senyum.


Di Pagi ๐ŸŒ„๐Ÿ™‹hariโ˜€โ˜€ yang cerah


Ara pun terbangun dan dengan rutinitas mandi yang biasa, turun kebawah dan sarapan dengan kelima abang nya beserta nenek kakeknya yang rencana nya akan tinggal disini sampai minggu depan.


Ara berangkat sekolah hari ini bersama Reno yang sudah menjemput nya menggunakan motor sport nya.


Sesampainya di Sekolah


Reno membuka fullface nya juga membantu membuka kan helm nya Ara, setelah memarkirkan motor nya, Reno dan Ara memasuki sekolah dengan bergandengan tangan.


Ara pun disambut sama Salsa dan kawan yang lainnya.


"Hai, Ra, sudah sembuh? tanya Salsa sambil melirik kearah Reno yang masih memegang tangan Ara. Ara pun melepaskan pegangan nya. " Aku masuk dulu ya sayang. "ucap Ara melirik ke Reno. Reno pun mengangguk meninggalkan Ara dengan Salsa.


" Aku sudah sembuh, Sal"jawab Ara.


"Oke, maaf kita ga jenguk lo. " pinta nya melemah.


"Gak papa ko, sekarang kan gue dah sembuh, ayo kita masuk" lerai Ara.


"lo, udah jadian sama Reno ya? " tanya Salsa.


"Hmmm." jawab Ara.


Jam pelajaran pun dimulai, jam istirahat Reno sibuk dengan kegiatan nya dia tidak


menghampiri Ara tapi hanya memberikan SMS kepada nya saja, kalo dia sibuk latihan. Ara pun ke kantin bersama Salsa, Rara dan Sesil..


Tak terasa waktu istirahat abis


Kringg.. kringg... kring


Salsa, Ara, Rara, dan Sesil masuk kedalam kelas sampai pelajaran terakhir . Ara dan Salsa , Rara dan Sesil pulang bersama dengan jemputan mobil Ara. Karena Reno dan Refan sibuk latihan. Reno berjanji ke Ara nanti malam dia mengajak nya jalan.


Ara dan ketiga temannya sampai ke rumah Ara, teman temannya bermain hingga sore menonton drakor kesukaan mereka, teman teman diantar pulang.

__ADS_1


Malam ๐ŸŒ™โฐ๐Ÿ’ค๐Ÿ’คโ˜€โ˜€hari


Jam 7 malam Reno menjemput Ara, Ara keluar dari kamar nya rapih dengan memakai sweater warna putih dan celana jeans, serta rambut yang tergerai.


"Yuk, aku udah siap nih. " ajak Ara


*****


Setelah 15 menit menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai ke salon ****, Ara pun masuk dengan di dampingi Reno.


Di Salon


"Mbak, tolong rias dia dengan cantik ya, rambut nya nanti di potong aja sebatas bawah bahu, dan kalo sudah selesai perawatan kenakan dia dress dan highhells ini. " ucap Reno sambil memberikan paperbag yang berisi dress sebatas lutut berwarna putih.


******


"Mba, ini apa ya? tanya Ara.


" Ini namanya CC Cream mba, "ucap mba yang meriasi Ara hanya di angguki Ara.


Setelah dua jam lama nya menunggu akhirnya Ara keluar dari salon tersebut. Satu kata yang tersimpan di benak Reno, " Cantik. "


"Duh, aku ga nyaman banget deh pake nih Highhells. " Ara membatin.


"Gimana? bagus gak? " tanya Ara.


"Cantik... 'lirih Reno tanpa sadar.


" Makasih. "ucap Ara tersenyum malu.


Dress sebatas lutut berwarna putih polos dan lengan yang panjang, rambut sebatas bahu yang dihiasi pernak-pernik,make up tipis dan terlihat sangat natural. terlihat sangat pas pada Ara.


Deg.. Deg... Deg..


"Ya, Allah, jangan sampe gue kena serangan jantung sekarang. "Ara membatin.


Reno pun membukakan pintu mobil untuk Ara, dan ia pun ikut masuk.


Di Tempat Yang Romantis


" Ini di mana sech, Ren? tanya Ara bingung.


Pasalnya tempat ini sangat sepi tidak ada seorang pun dan santun gelap, tak ada satupun lampu yang menyala.


"Lo, ikut gue yuk! ajak Reno sambil menggandeng tangan Ara.


" Reno ini beneran tempat nya? "tanya Ara penuh kagum dan dibalas dengan anggukan Reno.


Di bawah rumah pohon yang terdapat sebuah meja dan dua kursi dengan lilin di tengah-tengah meja tersebut, bahkan rumah pohon tersebut sudah di dekor sangat cantik dan lampion yang di letakkan didekat ranting pepohonan, bukan hanya itu di samping rumah pohon tersebut ada bunga mawar yang ber


serakan di tanah membentuk love dan karpet merah menuju meja dengan yang penuh dengan makanan.


Dress putih yang dikenakan Ara pun sangat serasi dengan kaos warna hitam yang dibaluti jas hitam milik Reno. Malam ini bisa dibilang kencan pertama mereka


"ko, kaya di film film gitu ya, sweet banget, jujur aku gak percaya ini dia yang dekor. " Ara membatin.


"Ini serius lo yang dekor sendiri.? " tanya Ara dan di angguki Reno.


"Ya udah yuk, kita makan. " ucap Reno menggandeng tangan Ara dengan mata berbinar binar tanpa ba bi bu ia langsung memakan semua nya.


"Kalo makan pelan-pelan. " ucap Reno sambil mengelap ujung bibir Ara yang belepotan.


"Euum.. Iyaa, makasih. " tiba-tiba Ara jadi salto eh ralat salting maksud author.


Dooor!


Dooor!


Dooor!


Terlihat dari atas langit kembang api menyala


dengan sangat bagus dan di langit tertera nama Ara dan Reno yang dibentuk oleh kembang api.


"Waah, ini bener-bener perpect, makasih sayang udah nyiapin dinner seromantis ini, " ucap Ara penuh kagum.


'Tunggu tadi gue bilang ini dinner? romantis? Reno? Ya Allah gue apa-apa ngomong kek gitu tadi pasti Reno ngira gue baper nih. "Ara membatin.

__ADS_1


Tiba-tiba Reno menarik lengan Ara menaiki satu persatu tangga yang menghubungi mereka untuk sampai rumah pohon.


Disana sudah ada dua kursi yang berseberangan dan satu meja bulat, setahun gitar yang disandarkan pada pinggir balkon.


" Nyanyi yuk. "ajak Reno sambil tersenyum, jujur saja Ara mati rasa malam ini, ia merasa seseorang Reno yang bersamanya bukanlah Reno. Dan.. senyumnya itu sungguh membuat hati Ara langsung meleleh.


Mereka pun bernyanyi sambil menikmati angin malam yang menerpa kulit mereka.


๐ŸŽผ๐ŸŽผ๐ŸŽผ๐ŸŽผ


Jujur saja ku tak mampu...


Hilangkan wajahmu...


Di hatiku,. meski malam...


Menggangu..


Hilangkan senyummu...


Dimataku..


Kusadari...


Aku cinta padamu...


Meski bukan yang pertama..


Di hatimu.. tapi


Cintaku terbaik.. untukmu..


Meski..


Ku bukan bintang di langit...


Tapi cintaku terbaik...


Jujur saja ku tak mampu...


Tuk pergi menjauh..


Darimu..


Meski ku ragu..


Kau tak di sampingku, setiap waktu..


Ku sadari..


Aku cinta padamu..


Mereka pun berduet. .


"Suara lo, bagus.. mana pinter nyanyi maen gitar lagi " ucap Ara.


"Suara lo juga bagus. " ucap Reno.


"Aku pernah mendengar waktu kamu maen piano diruang kelas seni. " jelas Reno.


"Gimana kamu suka? " tanya Reno


"Mmm.. iya sangat suka. " ucap Ara.


"Sudah malam. ayo sebaiknya kita pulang! " ajak Reno.


"Nanti abang abang kamu marahin aku pulang malam-malam. " kata Reno sambil tersenyum.


"Ayo, kita pulang.. " nanti bang Hendra marah. Mereka tertawa bahagia, senyuman Ara tidak lepas dari bibirnya.


Ara dan Reno menuruni tanggga.. dan menuju mobilnya.Reno pun melajukan mobilnya menuju rumah Ara.


๐Ÿ‘‹๐Ÿ™‹Haii readers.


Suka tidak? bosan tidak sama alur nya?


Tinggalkan jejak like dan komentar bawelnya

__ADS_1


__ADS_2