Gadis Imut Kesayangan Playboy

Gadis Imut Kesayangan Playboy
Eps. 38.Perselisihan Yuli dan Ara disekolah


__ADS_3

#Skip_Sekolah_Ara


"Woi, itu dia orang yang sudah tidak perawan lagi" ucap siswi yang di ketahui namanya yuli karna setiap siswa/i yang sekolah di SMA Nusa Bangsa memakai itu loh yang biasa ada di baju author lupa nama nya apa😅


"Iiiii, jijik gua wajah aja yang lugu tapi ternyata busuk hati nya" ucap teman yuli yang bernama sari


"Apa maksud kalian? " tanya Ara


"Diih gausah sok sok gak tau deh lo, simpanan om om jan sok keras lu anj*ng" Ucap yuli seraya mendorong ara hingga terjatuh


"Apa kalian punya bukti hmmm" Tanya ara santay..


"Adalah, nih foto lu" Ucap nya seraya menyodorkan handphone nya dan menunjukkan foto Ara yang dulu hendak di perkosa sama pria(1) dan pria(2) masi ingat kan guys..


"Owh, segitu nge fansnya kamu sama aku sehingga ketika aku lagi di culik dan hampir di perkosa pun kau tau, padahal abang_abang ku sudah membereskan mereka dan tak ada satupun orang yang tau atau jangan jangan....... " ucap ara seraya berdiri menggantung ucapan nya


"Apa kau menuduh ku ha, bahwa aku dalang di balik penculikan dan percobaan pemerkosaan mu hah" Ucap nya dengan suara keras sehingga semua siswa/i yang menonton adu mulut antara yuli dan ara pun terkejut


"Aaaah, aku tidak mengatakan itu kau sendiri yang mengatakan nya" ucap ara sambil menaikan satu alis nya dan melipat tangan nya di dada


"Kau... " Ucap nya menggertak kan gigi


"Cepat katakan yang sebenarnya yuli sayang..." Ucap ara penuh penekanan dan tatapan tajam


"Ti...tidak a...a..akan,Aku tidak tahu apapun" Ucap yuli gugup dan takut akan tatapan tajam yang di berikan oleh ara


"Owh, benarkah.... jadi kau tidak akan mengatakan yang sebenarnya hmmmm" Ucap ara seraya mengambil pistol kecil yang ia selip kan di dalam sepatunya dan memasukkan sebuah peluru kedalam nya


"Apa yang kau inginkan hah" ucap yuli takut


"Hanya ingin menembak sesuatu, apa ya.... Mmm mungkin jantung mu cukup" ucap ara seraya menarik pelatuk pistol dan mengarahkan nya tepat di dada yuli.


"A.. a.. apa, Baik baik aku katakan yang sebenarnya, tapi jangan tembak aku"ucap yuli takut


" Cepat katakan di depan semua murid yang ada di sini"ucap Ara tegas


"Baik, Aku adalah anak dari seorang mafia,ayah ku adalah mafia terkejam no 4,jadi aku memintanya untuk menyingkirkan mu secepatnya dan ayah ku mengabulkan apa yang aku ingin kan, dia menyuruh anak buah nya untuk menculik mu dan membawanmu ke tempat sepi sehingga jika kau di bunuh tidak akan ada yang tau, tapi anak buah ayah ku malah tergiur akan tubuh mu jadi mereka ingin memperkosa mu dan soal aku mendapatkan foto itu, aku menyuruh orang untuk memfoto mu saat kau hendak di perkosa karena aku sudah tau anak buah ayah ku akan melakukan tindakan itu karena mereka sangat mesum" ucap yuli panjang lebar


huuuuuuuu...


"Jalang teriak jalang cih"


"Murahan dia ternyata"


"Dasar tak tahu malu, apa urat malu nya sudah putus"


begitulah sorakan dan makian siswa/i terhadap yuli


"kenapa tidak kau katakan dari tadi jadi aku tidak perlu mengancam mu" Ucap Ara tersenyum.


"kenapa tidak kau katakan dari tadi jadi aku tidak perlu mengancam mu, Tapi ya sudah lah Terima kasih atas fitnahan nya" ucap ara seraya memasukkan pistol nya kembali dan berlalu pergi.


"Ara tunggu pembalasan ku" batin yuli

__ADS_1


#Ara_pulang_sekolah


"Iiis bang Marfel mana lagi, ga di bolehin naik taksi cuma boleh di antar jemput tapi kenapa gk datang sih" ucap Ara kesal


chiiiit (Suara mobil berhenti)


"udah lama nunggu nya dx? " Tanya Marfel.


"Pake banget lagi, abang kemana aja sih lama banget jemput nya" ucap Ara kesal dan masuk ke mobil.


"Maaf maaf, tadi di jalan macet pake banget jadi telat deh hehe" Ucap Marfel.cengengesan


"Owh" ucap Ara


"Cailah pake ngambek lagi" ucap Marfel.


"Ahah, dx mau makan es krim gak? " tawar Marfel agar ara tidak ngambek lagi


"Mau.... " Ucap Ara sumringah


"Tapi satu aja ya" ucap Marfel.


"Yaaaah, masak cuma satu" ucap Ara sembari mengerucut kan bibir nya.


"Nanti kalau lebih dari satu dan bang Hendra.atau mati abang dx, kan adx cuma boleh makan eskrim satu kali sehari" ucap Marfel.


"Yaudah deh, satu aja" ucap ara pasrah karena ia tak mau Hendra marah padanya.


#Skip_Apartemen


"Mereka lagi gak ada di rumah dx" Ucap Marfel.


"Kemana? " Tanya Ara


"Ga tau deh, cuman tadi bang Rizal dah bilang kalau mereka lagi gk ad di rumah" ucap Marfel. duduk di sofa.


"Owh" Ara hanya ber oh ria saja


#Malam_Hari


"Kami pulang" ucap Rizall,Hendra, dan Karfel bersamaan.


Ara yang mendengar itu pun langsung turun dari sofa dan berlari ke Arah Hendra Rizal Dan Karfel sembari memeluk mereka.


"Abang kemana aja sih kok lama Banget pulangnya, Ara kangen tau" ucap Ara sembari mendongak untuk melihat wajah Hendra yang lebih tinggi dari nya (Oh ya, Ara lagi meluk Hendra ya guys makanya dia mendongak untuk melihat wajah tampan paripurna Hendra)


***********


Author:Ganteng amat kamu Hendra


Marfel:Masi gantengan aku kali


Author :Siapa?

__ADS_1


Marfel:Aku lah siapa lagi!


Author:Yang Nanyak:v


Marfel:_-


***********


"Kami tadi dari kantor,lagi ada meeting" ucap Hendra sembari menggendong ara dan membawanya untuk duduk di sofa di ikuti oleh Rizal dan Karfel ,dan juga Refan.


"Owh, bang besok kan hari minggu Ara mo pergi ke mall mo belik buku novel, Baju kaos dan banyak lagi boleh gak?. "Ucap Ara sembari mengalungkan tangannya di leher Hendra (Cerita nya Ara lagi duduk di pangkuan Hendra Ya guys)


" Boleh asal kan kami juga ikut "ucap Hendra dan di angguki Rizal , Karfel Refan dan Marfel.


" Iya lah, kalian juga ikut Ara pun ga mau Sendirian, Karna sendiran itu menyakitkan huhuhu"ucap Ara


drama Hendra terkekeh melihat adik nya yang pandai ber akting


"Yaudah, Sana tidur udah malem" Ucap Hendra.


"Ashiap abang, dada abang abang Ara yang gantengnya ngalahin kucing peliharaan nya tikus di Belakang rumah si kambing dada" ucap Ara lalu mencium pipi abang abang nya satu persatu dan segera pergi kekamar untuk tidur


"Kak, aku juga mau di gituin sama Ara huwaa"ucap Marfel.sembari merengek.


" Hahaha, kau kurang beruntung, Tapi aku juga ingin huwaaa"Ucap Refan ikut merengek Rizal dan Hendra pun Terkekeh geli melihat tingkah laku dua adik nya ini yang sangat kekanak -kanakan


"Haha, sudah sudah lebih baik tidur besok juga kita harus menemani Ara Belanja" Ucap Hendra.


"Benar, aku juga sudah mengantuk aku tidur dulu" Rizal Dan Hendra pun pergi ke Kamar masing -masing.


"Aku juga mau tidur" ucap Refan ingin pergi ke kamar namun di cegah oleh Marfel.


"Marfel Tidur sama kakak ya" ucap Marfel sembari menunjukkan pupy eyes nya (Maap kalau salah)


"Imut bat adik gw anjim" Batin Marfel.


"Ogah" ucap Refan


"Ayolah kak, Marfel takut tidur sendiri" ucap Marfel. merengek


"Liat flm horor lagi lu? " tanya Refan.


"Ho'oh" ucap Marfel sembari mengangguk.


"Udah tau takut sama hantu masi aja di liat giblik" ucap Refan sembari berkacak pinggang


"Ara tadi yang maksa buat nonton" ucap Marfel. memang benar Ara tadi mengajak Marfel.untuk menonton flm horor.


"Ok, Tapi cuma malam ini" ucap Refan Mengalah.


Bersambung....


Ada yang kangen ga nih sama cerita Author yang gaje ini hehe..

__ADS_1


Tinggalkan jejak dan koment bawelnya.


__ADS_2