
Kenapa? belum selesai dokter Aliando bicara, tiba-tiba seorang wanita keluar dari ruang dokter Aliando."Aku mau ikut Kau Pergi memeriksa pasien."ucap Camelia melihat tak sadar ada Cornelius dan Irene di sana.
"Kau...."ucap Irene kaget
Camelia dan yang ikutan kaget melihat Pujaan hatinya berdiri di depannya menggandeng tangan Irene. Camelia sontak langsung menggandeng tangan dokter Aliando bergelayut manja sambil tersenyum pada Irene dan Cornelius.
"Kau kenal wanita itu? ucap Cornelius dengan wajah datarnya
Saat dokter Aliando akan menjawabnya kami lelang langsung mengeluarkan kalimat yang membuat semua orang kaget. "Tentu saja dia kenal aku kekasihnya."ucapnya sambil tersenyum
Dokter Aliando seketika menoleh menatap Camelia, kaget mendengarnya.
"Kalian dua pacaran? Aku tidak menyangka kau ternyata pacar dokter Aliando." ucap Irene
"Sejak kapan kalian berdua pacaran?" tanya Cornelius tidak percaya
"Ti...,"
Saat dokter Aliando akan mengatakan sebenarnya Camelia langsung membungkam mulutnya dengan tangannya Sudah tiga bulan.
"Iya kan sayang, ucapnya sambil mencium wajah tampan dokter Aliando.
Jantung dokter Aliando seperti berhenti berdetak, itu pertama kali dia mendapat ciuman dari seorang wanita.
"Tunggu sebentar. Ada yang ingin aku bicarakan dengan kekasihku."ucap Camelia menarik tangan dokter Aliando masuk ke dalam ruangan
Irene dan Cornelius saling melirik.
__ADS_1
Camelia menutup pintu ruangan itu menarik tangan dokter Aliando menjauh dari pintu itu. Dokter Aliando melepaskan tangan Camelia
"Kau sudah Gila ngaku-ngaku sebagai pacarku. Pergi dari sini jangan pernah ke sini lagi." ucapnya mengusir Camelia meninggalkan ruangannya tak senang dengan sikap Camelia yang tiba-tiba mencium wajah tampannya.
Tunggu dulu aku mohon bekerja sama lah denganku sampai mereka pergi dari sini.
"Apa untungnya aku bekerja sama denganmu
"Pleasessss....aku mohon ini demi harga diriku di depan pria itu" ucap Camelia dengan mata yang benar-benar berharap dokter Aliando akan membantunya.
Tapi dokter Aliando malah berbalik pergi Camelia membungkukkan memeluk dokter Aliando dari belakang. "Aku mohon padamu pria itu sudah menolakku bantu aku di hadapannya please..."
Dokter Aliando melepaskan kedua tangannya berbalik ke belakang menatap Camelia yang menampakkan wajah sedihnya.
"Aku mohon...".
Dokter Aliando menarik nafas kasar."
"Aku janji setelah ini aku tidak akan datang ke sini lagi." ucapnya yang menarik senyuman lebar di wajahnya. Dokter Aliando mengulurkan tangan berjabat tangan dengan Camelia. "Sepakat."ucap dokter Aliando dengan wajah datarnya, Camelia menggandeng tangan dokter Aliando.
"Astaga!
"Biar kayak orang pacaran beneran balasnya sambil tersenyum menggelayutan.
"Tidak perlu sampai harus menggelayutan seperti monyet." ucapnya melepas tangan Camelia pergi membuka pintu.
"Sebel.."pekiknya dalam hati.
__ADS_1
"Sabar sabar, aku tidak boleh marah sekarang. aku masih membutuhkannya. Aku tidak mau orang itu berpikir aku masih menyukainya.
Camelia kembali menarik senyuman kecil di wajahnya. Dokter Aliando kembali masuk ke dalam bersama Irene dan Cornelius
"Silakan duduk, aku akan mengambil peralatanku." ucap dokter Aliando mempersilahkan Irene dan Cornelius dulu di sofa.
Cornelius mengajak Irene duduk di sofa sembari menunggu dokter Aliando.
Camelia tampaknya juga ikut Duduk. Tapi tidak duduk satu kursi dengan Irene dan Cornelius, melainkan dia duduk sebelahnya yang tidak berhadapan dengan mereka berdua.
Dari jarak jauh, Karena dia memperhatikan Cornelius menahan darah yang keluar dari goresan di leher Irene. Dengan tisu yang diambil di atas meja depan sofa mereka.
Camelia tampak menyipitkan matanya melihat Cornelius begitu perhatian pada Irene itu membuatnya Jadi iri. .
Bagaimana seorang priadinya seperti itu bisa bersikap lembut pada Irene. Sedangkan padanya menyapanya saja tidak.
"Apa yang dimiliki wanita itu, sampai pria dingin itu tak bisa berpaling sedikitpun dirinya." batinnya sambil memperhatikan Cornelius dan Irene.
Mata Cornelius yang fokus pada irene seketika melirik kepada Camelia dengan ujung matanya yang tajam. Irene juga menoleh ke samping melihat Camelia. Camelia tersenyum saat Irene berbalik.
"Ada apa, kenapa kau melihatnya seperti itu Irene bertanya pada Cornelius yang masih menatap Camelia dengan tatapan tajam.
"Aku tidak suka dia di sini." ucapnya lagi dengan lantang menyatakan ketidak sukaannya pada Camelia.
Irene seketika menepuk bahu Cornelius "kenapa ngomong seperti itu? ucapnya kesal takut Camelia tersinggung dengan perkataan Cornelius.
Bersambung......
__ADS_1
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓💓