Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 75. JEBAKAN _GKMBM


__ADS_3

Anak buah tuan Aska berjalan mendekat merekam wajah irene yang ketakutan menggoyang-goyang tubuhnya. Di saat Irene sedang berjuang untuk tetap bertahan. Cornelius di luar sana masih mencari dimana keberadaan Irene.


Dia belum tahu kalau Nyawa Irene sekarang dalam bahaya. Cornelius masih sibuk mengumpulkan jejak-jejak dan informasi terakhir Irene berada.


Dia bahkan menyuruh Lisa untuk menghubungi semua pihak taksi menanyakan apakah ada wanita seperti di foto yang ia kirimkan menggunakan jasa mereka.


Dari beberapa perusahaan taksi yang di kota Santa Monica dihubungi Lisa perusahaan taksi salah satu karyawannya mengaku mengantarkan wanita yang ada di dalam foto. yang dikirimkan oleh bosnya itu. ke rumah kos-kosan yang selama ini ditempati oleh Irene.


Setelah mendapat informasi itu lisa langsung memberitahu Cornelius tentang hal itu. Cornelis semakin cemas saat tahu ternyata tujuan terakhir Irene adalah rumah kamar kos-kosnya. Padahal sudah dua kali dia ke sana dan tidak menemukannya.


Di tempat lain, Rina, Raihan dan Ricardo pergi mencari Irene. Mereka mencarinya di tempat-tempat yang selalu Irene atau tempat yang sering dikunjungi Irene


Rina, Rehan dan Ricardo terlihat baru saja keluar dari sebuah Cafe pinggir jalan, ini merupakan salah satu tempat yang sering dikunjungi oleh Irene.


Wajah mereka bertiga tampak khawatir dari beberapa tempat yang dikunjunginya mereka tidak menemukan Irene di manapun.


"Irene sebenarnya pergi kemana? keluh Rina bingung mencari kemana lagi sahabatnya itu pergi.

__ADS_1


"Masih ada satu tempat kita cari di sana."ucap Reihan berharap Irene ada di sana. Rina Rehan dan Ricardo pergi meninggalkan cafe itu.


Ditempat lain, Cornelius memerintahkan anak buahnya untuk menyebar ke seluruh kota mencari Irene sedangkan Cornelius pergi seorang diri mencari Irene. Dia mengemudikan mobilnya di tengah jalan raya, matanya tidak berhenti menengok ke kiri dan ke kanan mencari keberadaan Irene. Berharap ia melihat Irene di sana.


Rasa khawatir terlihat sangat jelas di wajahnya. "Kemana sebenarnya kau pergi sayang?" Cornelius berkali kali memukul setir mobil miliknya karena emosinya tidak stabil.


Tiba-tiba sebuah pesan whatsapp masuk Cornelis mengambil ponselnya, berharap itu adalah pesan dari Irene sambil mengemudikan mobilnya. Ia melihat pesan itu. Tiba-tiba Cornelius mendadak menginjak rem mobilnya.


Pupil mata Cornelis seketika membesar melihat video yang memperlihatkan Irene diikat di salah satu tiang yang menjulang tinggi, sementara di bawah terlihat kobaran api sama persisnya apa yang dilakukan Cornelius saat memperlakukan anak buah tuan Aska yang menculik Irene saat itu.


Sebuah pesan singkat diselipkan di akhir video


Selesai video itu diputar dia kembali mendapat pesan yang bertuliskan alamat di mana Cornelius harus datang, dari nomor yang sama. Cornelius meremas ponselnya sampai urat-urat di tangannya menonjol keluar. "Kurang ajar, beraninya mereka menculik wanitaku ." ucapnya menggerakkan gigi tidak terima mereka menyakiti gadis kecil kesayangannya seperti itu.


Cornelius membalas pesan. "Aku akan datang sayang kamu tunggu saja bertahan sayang." ucap Cornelius.


Di gedung tua anak buah Tuan Aska yang mengirimkan video itu, pergi memberitahu kepada Tuan Aska yang berada di luar gedung.

__ADS_1


Tuan Aska terlihat sedang menghisap sebatang rokok di depan sorot lampu mobil.


"Tuan Cornelius sebentar lagi akan ke sini Tuan." ucapnya berdiri di belakang tuan Aska.


Tuan Aska menjatuhkan puntung rokoknya ke tanah menarik senyuman di bibirnya. Ia tersenyum bahagia, ia berharap dapat menghabisi Cornelius saat itu juga.


"Lakukan apa yang harus kalian lakukan. Pria itu malam ini harus menunggu semua dosa-dosa pada almarhum putraku dan juga beberapa anak buahku.


"Baik tuan." ucapnya berbalik pergi kembali masuk ke dalam gedung itu mempersiapkan jebakan untuk menyambut kedatangan Cornelius, yang akan sebentar lagi datang menyelamatkan gadis kecil kesayangannya itu.


Kali ini aku tidak hanya menginginkan nyawa wanitamu, tapi kali ini kau juga harus ikut mati di tanganku. Nyawa harus dibayar dengan nyawa." ucap tuan Aska sambil tersenyum menatap ke arah langit merasa dirinya sudah menang terhadap Cornelius


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓 sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya baru emak.

__ADS_1


"Gadis Pecal lele jatuh cinta"



__ADS_2