Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 84. JET PRIBADI_GKMBM


__ADS_3

Irene tampak menggunakan dress pendek tertutup berwarna merah maroon dan kaca mata hitam. Di sebelahnya ada Cornelius yang mengenakan kemeja putih dan jas berwarna hitam. Menaiki pesawat jet pribadi milik Cornelius.


Cornelius menggandeng tangan Irene berjalan bersama menaiki tangga sampai masuk ke dalam jet pribadi disusul dengan beberapa anak buah Cornelius.


Di dalam jet pribadi, ada pramugari yang akan menghantarkan Cornelius dan Irene ke kursi mereka masing-masing. Sang pramugari yang berparas cantik itu menyambut kedatangan Cornelius dan Irene dengan senyuman.


Irene duduk kursi yang berdampingan dengan Cornelius, sedangkan beberapa anak buahnya duduk di belakang mereka.


Irene melepaskan kacamata menarik nafas lega. Setelah berdiri cukup lama di luar dengan cuaca terik panas yang begitu menyengat membakar kulitnya.


Kalau mau istirahat aku bisa menyuruh wanita tadi mengantarmu ke kamar." ucap Cornelius kepada Irene


"Kamar? kamar tidur maksudmu?


"Iya."


"Memangnya ada ruangan untuk tempat tidur?" tanya Irene merasa kaget. Ini pertama kalinya Dia terbang ke suatu negara menggunakan jet pribadi. Sebelumnya dia biasa menggunakan pesawat kelas ekonomi ya sesuai dengan kemampuan keuangan irene.


"Tentu saja."


"Aku panggilkan?"


"Tidak perlu."


"Aku tidak ingin tidur."


Cornelius dan irene sedang berada di ruangan khusus untuk duduk santai, makan sambil menonton film TV yang berada di depan mereka.


Irene duduk di sofa bersama Cornelius. Dan di depannya ada meja yang berisikan hidangan makanan siang, dengan sebotol anggur 2 gelas kosong dan 2 gelas air putih.


Di belakang mereka ada dua sofa panjang berhadapan dan meja panjang, ada anak buah Cornelis yang lain duduk bersama di sana menyantap makanan mereka.


Mereka semua tampak menikmati makanannya, apalagi dengan Irene yang hobi makan. Tapi tidak gemuk-gemuk karena rajin diet dan olahraga serta mengkonsumsi air putih.


Melihat Irene yang makan banyak, Cornelius jadi senang karena saat sarapan pagi mereka sempat bertengkar mengakibatkan nafsu makan Irene hilang, dan akhirnya Irene hanya makan sedikit.


Irene menoleh ke samping melihat Cornelius sambil menaikkan kedua alisnya bertanya kenapa dia melihatnya seperti itu.

__ADS_1


"Kenapa kau selalu senyum-senyum melihatku? Apa ada yang lucu di wajahku? tanya irene karena dirinya melihat Cornelius selalu saja tersenyum menatap wajahnya.


"Tidak, aku senang Kau makan banyak. karena tadi pagi waktu sarapan aku melihatmu cuman makan sedikit.


"Oh begitu, kira-kira kapan kita akan sampai. Apa masih lama tanya Irene sambil menyendok makanan ke mulutnya


Kira-kira akan sampai kurang lebih dua atau tiga jam lagi. Kau masih bisa makan banyak. kalau makannya kurang, aku bisa menyuruh mereka membawa makanan lain untukmu.


"Tidak perlu!" ini sudah lebih dari cukup. Aku tidak mau nanti sampai lupa diri dan malah membuatku susah untuk diet nanti.


"Kau tidak perlu diet. Aku tetap mencintaimu


"Emmmmmm Paling juga hanya gombal aja. ucapnya kembali mengunyah makanannya.


"Aku serius.


Irene menyendok makanannya lalu menyebabkan makanan itu kepada Cornelius


"Bagaimana rasanya enak kan?


ucapnya mengalihkan pembicaraan.


"Mending kau mencicipi makananku saja, daripada menggombal seperti itu." Irene kembali melahap makanannya.


Cornelius membungkuk berbisik di telinga Irene dengan lembut. "Itu Bukan gombal sayang, tapi aku serius mencintaimu."


Irene berbalik menoleh dengan tatapan kaget menatap kedua mata Cornelis yang seperti menghipnotis dirinya. Tangan Cornelius perlahan naik pengusap dagu, dan makan yang ada di ujung bibir Irene


Tiba-tiba jantung irene berdebar kencang saat tubuh karena disebelahan maju. Tangan Cornelius perlahan turun memegang dagu panjang Irene perlahan menarik tubuh Irene maju mendekatkan dua bibir yang saling berjauhan.


Tiba-tiba saja sang pramugari muncul dari belakang, membuat mereka berdua kaget dan keinginan Cornelius muncul, Iran digagalkan dengan suara pramugari. Menginstruksikan sesuatu kepada mereka.


"Kenapa kau tiba-tiba datang mengagetkan kami." pekik Cornelius memarahi sang pramugari yang berdiri di samping kursinya, Ia bahkan memukul pegangan pramugari. Karena kesal mengganggu kesempatannya. sang pramugari yang merupakan saudara jauh dari Cornelius, pun mengembangkan senyumnya. lalu mengangkat jari tengah dan jari telunjuknya ke atas udara hingga membuat jari itu berbentuk V.


" Maaf." ucap sang pramugari sambil mengembangkan senyumnya.


Wajah Irene langsung memerah karena malu sang pramugari hampir saja memergoki mereka. Cornelius langsung mengusir pramugari dari sana."Sudah sudah pergi dari sini jangan sampai membuatku kesal." ucap Cornelis mendorong tubuh Sang pramugari untuk pergi

__ADS_1


"Uhh, dasar bucin." ucap sang pramugari berbalik pergi dengan raut wajah yang kesal. saat sang pramugari sudah pergi Irene tiba-tiba memukul lengan Cornelius. "ini semua gara-gara kamu." ucap Irene kesal


"Kenapa aku? ucapnya


Setelah melakukan perjalanan dengan beberapa jam menggunakan jet pribadi milik Cornelius, mereka akhirnya tiba di negara tempat yang menjadi tujuan mereka untuk menghilangkan rasa jenuh dan penat setelah apa yang mereka lalui di kota Santa Monica.


Pintu pesawat terbuka, satu persatu turun dari pesawat diawali dengan anak buah Cornelius, Irene dan Cornelius beserta anak buah lainnya.


Di depan mereka, ada empat pria yang mengenakan pakaian rapi berwarna hitam. serta berkacamata hitam berdiri di samping mobil yang mereka bawa masing-masing.


Mereka adalah anak buah Cornelius yang ditugaskan berjaga dan Menyambut rombongan Cornelius. Salah satu dari mereka berjalan menghampiri Cornelius.


"Selamat datang tuan, senang bisa bertemu dengan Tuan kembali." ucap beberapa pria itu menyambut kedatangan Cornelius Irene dan beberapa anak buahnya lainnya.


Saat Irene akan masuk ke dalam mobil yang berbeda dengan Cornelius, sesuai dengan arahan pria yang menjemputnya, saat kakinya akan masuk ke dalam mobil Cornelius, tiba-tiba Cornelius datang menarik tangan Irene keluar dari mobil itu.


"Kau ikut bersamaku."ucapnya menarik Irene ke mobil yang akan dia tumpangi.


"Ada apa? ucap irene sambil mengikuti Cornelius masuk ke dalam mobil yang akan ia tumpang.


"Kau harus selalu ada di sampingku tegasnya.


"Tidak perlu lebay deh, kan tujuannya sama kok. cuman beda mobil saja.


Cornelius tidak menanggapi perkataan Irene dia malah bicara dengan anak buahnya yang baru masuk


"Jalankan mobilnya perintahnya.


"Baik Tuan.


Keempat mobil berputar meninggalkan tempat itu.


Di tempat lain di salah satu Hotel ternama di ibukota negara Swiss di sebuah kamar tampak Tuan Jason yang duduk sambil membaca koran ditemani dengan salah satu anak buahnya.


Ternyata Tuan Jason juga sedang berada di negara yang sama dengan Cornelius. Cornelius sama sekali tidak mengetahui itu. Sehingga ia membawa Irene untuk menikmati keindahan alam yang ada di Swiss. Untuk menghilangkan penat dan menghilangkan rasa jenuh setelah apa yang yang mereka alami beberapa hari belakangan ini.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


__ADS_2