Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 170. TINDAKAN LISA_GKMBM


__ADS_3

Dia hari kemudian, Irene dan Cornelius sudah kembali ke rumah utama. Terlihat mobil yang menjemput Cornelius dan Irene sudah tiba di pekarangan rumah yang luas. Nyonya Brigez dan Tuan Bernando sudah menyambut keduanya dengan senyuman. Dan para pelayan disana sudah menyiapkan sambutan yang sangat istimewa.


"Kakak sudah pulang? kenapa cepat sekali? apa kakak takut, kalau tugas-tugas yang kakak berikan kepada Lisa tidak bisa Lisa selesaikan?


"Tentu tidak adikku, aku tahu dengan kemampuanmu aku tidak pernah meragukan kemampuanmu. Kalau tidak karena Irene Yang memaksaku segera pulang, mungkin aku tidak akan pulang dan menikmati bulan madu di sana berlama-lama bersama kakak iparmu.


Lisa tertawa melihat raut wajah Cornelius. sepertinya Dirinya belum menginginkan pulang ke rumahku utama. Karena masih ingin menikmati indahnya bulan madu mereka di sebuah kamar mewah yang disediakan oleh pihak hotel untuk Irene dan Cornelius.


Cornelius melihat tidak ada Timoty di sana. netranya menelisik seisi ruangan ketika sudah berada di ruang utama. "Timothy mengapa dia tidak menyambutku? Lisa langsung datang menghampiri Cornelius.


"Lagi jatuh cinta maklumin saja tadi dia baru mendapat telepon dari wanita yang menjadi tambatan hatinya. Sepertinya Timothy menemui wanita itu. Aku yang memberinya izin pergi, jika aku tidak memberikan dia izin Mungkin dia juga tidak akan pergi.


"Memangnya Sejak kapan anak itu jatuh cinta?


"Sejak pernikahan Kakak dengan kakak ipar, apa Kakak tidak memperhatikan gerak-gerik Timoty saat berada di pesta itu? Cornelius menggelengkan kepalanya. Siapa wanita yang mampu menaklukkan hati seorang Timoty. simpati putih tidak terlalu jauh dariku, dia sulit untuk jatuh cinta." ucap Cornelius yang mampu membuat Irene mengerutkan keningnya.


Irene mengalungkan tangannya di jenjang leher Cornelius. "Sayang Mengapa dari tadi kamu mencari Timoty Biarkan saja dia sepertinya jatuh cinta kepada sahabatku Rina."ucap irene yang mampu membuat Cornelis terhadap.


"Apa sayang?


"Jadi kamu sudah mengetahuinya dari awal tanya Cornelius penasaran.


" Dari gerak-gerik Timothy dan Rina, Irene mengetahuinya sayang.


Cornelius hanya diam saja. "Ngapain memikirkan orang lain, Lebih baik nikmati kebahagiaan kalian. Selamat datang di rumah ini." ucap Nyonya Brigez dan Tuan Bernardo sambil memeluk Cornelius dan juga irene. Terlihat seluruh pada pelayan dan nyonya Brigez dan Tuan Bernando sudah mempersiapkan menu makanan spesial untuk menyambut Irene dan cornelius.


****

__ADS_1


Dokter Aliando, tolong selamatkan anak saya! teriak seorang ibu paruh baya, memohon kepada Dokter Aliando sambil menangis histeris. Dokter Aliando mencoba untuk menenangkan Ibu paruh baya yang sedang menangis histeris, akibat Putra tunggalnya dalam keadaan kritis akibat terjadi insiden yang tidak diinginkan.


Sepertinya pria yang sedang kritis itu, merupakan korban perampokan yang mengakibatkan nyawa pria itu hampir saja melayang, akibat tembakan yang dilakukan oleh kawanan penjahat yang menginginkan harta bendanya.


Harta benda pria itu raib di ambil oleh kawana perampok. Dokter Aliando masuk keruang operasi dan melihat Kondisi pria yang menjadi korban perampokan itu. Dan kondisinya saat ini, benar benar sangat kritis. Dokter Aliando dan rekannya langsung melakukan tindakan operasi. Tentunya sudah mempertimbangkan resikonya terlebih dahulu, baru mengambil keputusan.


"Bagaimana ini dokter, denyut nadinya semakin melemah." ucap salah satu suster yang membantu dokter Aliando.


"Iya persiapkan darah yang sesuai dengan darah pasien, kita harus mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi." ucap dokter Aliando sambil terus melakukan tindakan medis kepada pria itu.


Dokter Aliando, tidak mengetahui kalau pria itu merupakan salah satu kerabat Camelia. Camelia yang mendapatkan sambungan telepon dari tantenya, langsung datang ke rumah sakit. Yang ternyata yang menangani adik sepupunya merupakan Calon suaminya sendiri.


Camelia menghampiri Ibu paruh baya itu yang terus menangis di depan ruang operasi. "Camelia apa yang harus tante lakukan sekarang Adik kamu sedang krisis di dalam membantu tante Camelia." ucap Ibu Paruh baya itu sambil terus menangis histeris.


"Tante Tenang saja tunggu di sini, Camelia langsung membuka ruang operasi itu tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada pihak rumah sakit. Membuat wanita paruh baya merasa bingung melihat Camelia masuk ke dalam ruang operasi.


"Selamatkan adikku! ambil darahku semaumu yang penting adikku selamat." ucap Camelia memohon kepada dokter Aliando.


"Adik?


"Iya, dia adik sepupuku. Hanya dia satu-satunya adikku."mohon Camelia.


"kamu tunggu saja di luar Sayang aku akan berusaha untuk menyelamatkannya dan memberikan yang terbaik untuk pengobatan agar dia selamat jangan membuatku gerogi jika kau berada di sini ucapnya memohon. Camelia menurut lalu berpamitan keluar dari ruang operasi.


"Bagaimana kondisi Adik kamu?" tanya ibu paruh baya itu kepada Camelia.


"Tante Tenang saja, dokter Aliando yang paling ahli menanganinya, aku yakin dan percaya adikku akan baik-baik saja di tangan dokter Aliando.

__ADS_1


"Apa kau mengenal dokternya?


"Iya, aku tahu dia adalah pemilik Rumah Sakit ini dan juga dokter yang paling ahli di rumah sakit ini." ucap Camelia memberitahu Kalau dokter Aliando ahli dalam menangani kasus seperti yang dialami oleh Adik sepupunya.


Ibu paruh baya itu menaruh harapannya kepada dokter Aliando mampu menyelamatkan putranya.


Beberapa jam di dalam ruang operasi, akhirnya beberapa peluru yang bersarang di tubuh Jackson akhirnya berhasil dikeluarkan.


Walaupun saat ini kondisinya belum stabil, tetapi setidaknya peluru-peluru itu sudah berhasil dikeluarkan oleh dokter Aliando.


Dokter Aliando keluar. Camelia langsung menghampiri sang kekasih. "Bagaimana operasinya Sayang, apa berjalan dengan lancar dan adikku baik-baik saja?


"Seluruh peluru yang bersarang di tubuh pasien berhasil kami keluarkan. Tapi kondisinya belum stabil. Jadi dia harus dibantu dengan alat medis. Mohon doanya saja supaya pasien dapat bertahan." ucap dokter Aliando.


Dokter Aliando berlangsung menghubungi Timoty dan memberitahu kasus yang dialami oleh pasiennya yang ternyata pasien yang ia tangani adalah adik sepupu calon istrinya sendiri Jackson.


Camelia dan wanita paruh baya itu sedikit kwatir, Jackson belum stabil. Tapi, setidaknya operasinya berhasil dilakukan oleh dokter Aliando dan tim.


Sementara Timoty yang baru mendapat sambungan telepon seluler, langsung melakukan tindakan pencarian siapa sosok yang melukai Jackson adik sepupu Camelia. Ia enggan untuk memberitahu kepada Cornelius, karena mereka tidak ingin merusak momen bahagia Cornelius dan Irene karena kasus yang sedang terjadi.


Timothy memutuskan untuk menghubungi Lisa, dan memberitahu kalau dirinya saat ini sedang melakukan tugas dari dokter Aliando. Lisa yang yang mendapat kabar itu tampak terhenyak ia ingin menanganinya semua. Dan langsung memerintahkan kepada Timoty untuk segera melakukan tindakan. Lisa juga tidak ingin kebahagian sang kakak dan calon kakak iparnya diusik seseorang.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"


__ADS_2