Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 77. DI GANTUNG _GKMBM


__ADS_3

Mereka semua tersungkur ke lantai dengan tubuhnya yang dipenuhi peluru dan darah yang keluar mengalir di lantai. Tetapi Cornelius. Tidak peduli akan hal itu, yang ia inginkan saat ini. Dirinya dapat membebaskan irene dari tiang besi tubuh Irene Yang diikat Di atas sana.


Semua anak buah Tuan Aska mati di tempat. senyuman Irene kembali melihat Cornelius selamat. Cornelis balik berjalan mendekati tiang itu berharap dapat segera membebaskan Irene dari tiang itu.


Irene tersenyum menggoyang-goyangkan tubuhnya di atas sana. "Aku akan menyelamatkanmu dari sana." ucapnya dengan tatapan mata yang sedih menatap gadis kecil kesayangannya tergantung layaknya dihukum gantung. Irene tersenyum menganggukkan kepalanya. Detik-detik dimana kematian akan menjemput mereka berdua.


Tiba-tiba pukulan keras menghantam kepala Cornelius membuat Cornelius berputar memegang kepalanya dan akhirnya jatuh tepat di tiang dimana keberadaan Irene saat ini diikat dan digantung. Cornelius terbaring di lantai tak sadarkan diri.


Air mata Irene seketika keluar begitu deras. Irene menggoyang-goyangkan tubuhnya lepaskan aku dari sini." teriaknya tapi ia tidak mampu mengeluarkan suaranya lagi.


"Bangun Cornelius, bangun Sayang aku mencintaimu." teriaknya di dalam batinnya. matanya melotot menggoyang-goyang tubuhnya di atas sana. Kedua tangan dan kakinya pemberontak berusaha untuk terlepas dari ikatan besi itu. Di dalam hati Irene berteriak meminta Cornelis untuk sadar.


Dia tidak mau sampai Tuan Aska yang berdiri memegang tongkat besi membunuh Cornelius. Kaki dan tangannya berusaha untuk berontak Cornelius bangun aku mohon." gumamnya dalam hati. Tuan Aska yang berdiri melihat kedua pasangan yang paling menyedihkan itu. Satu tersungkur di lantai dan satu berada di atas tiang terikat dengan rantai yang digembok itu.


Tangan dan kaki Irene mulai melemas. tubuhnya perlahan tidak berdaya. Matanya masih terbuka menoleh ke arah cornelius menatap Cornelius untuk detik-detik terakhirnya sebelum dia benar-benar akan pergi. Saat seperti ini dia baru menyadari kalau dirinya ternyata telah jatuh hati pada pria yang tidak pernah dia harapkan dalam hidupnya.


Semua perlakuan manis yang diberikan Cornelius padanya membuat hatinya luluh tanpa dia sadari.


"Kamu pernah bilang Kau rela mati untukku. kali ini aku yang ingin meminta pada Tuhan, aku rela mengorbankan hidupku, asal Tuhan masih memberikanmu kesempatan hidup. batin Irene.

__ADS_1


"Kau sudah banyak berkorban untukku, kali ini keinginan terakhirku adalah melihatmu sadar kembali sebelum mataku terpejam."


Irene sudah pasrah ya ingin sekali tangannya bisa sampai menyentuh pria yang baru saja dia cintai itu sebelum kematian menjemputnya.


Tiba-tiba doa iren langsung terkabulkan. kelopak mata Cornelius perlahan terbuka dengan kedua tangan menapak di lantai berusaha bangkit dari pembaringannya. Kepalanya ikut terangkat melihat senyuman Irene yang perlahan menghilang dengan matanya yang ikut terpejam.


Karena sudah tidak tahan lagi rasa harus yang ia rasakan saat ini sudah tidak tertahan. akibat kobaran api yang tadinya berada di bawah sebelum Cornelius datang menyelamatkannya.


"Irene kau harus bertahan, dengan nada suara yang lemas Cornelius Memanggil nama Irene. Aska menarik senyum tangan kirinya perlahan masuk ke dalam jas mengeluarkan senjata api.


Tuan Aska menodongkan senjata apinya ke arah kepala Cornelius bersiap menarik pelatuknya


Door


"Ahhhhk


Cornelius berbalik melihat Tuan Aska yang jatuh di sebelahnya. Ternyata bukan Cornelius yang terkena tembakan melainkan Tuan Aska. Tuan Aska tidak tahu sebenarnya Cornelius tidak datang sendiri tapi bersama anak buahnya dan adik sepupunya Lisa.


Ini semua sudah direncanakan Cornelius. sebelum sampai di gudang tua itu, dia minta anak buahnya dan Lisa untuk bersembunyi. tidak ada yang boleh datang ke sana sebelum ada suara tembakan yang terdengar.

__ADS_1


Suara tembakan merupakan simbol untuk meminta Lisa dan anak buahnya datang di saat dia menggunakan pistolnya untuk melawan anak buah Tuan aska. Ia sengaja menggunakannya karena sudah tidak ada waktu bermain-main dengan anak buah Tuan Aska, sedangkan Irene berada di atas sana kondisinya yang sudah gawat darurat nyawanya diambang kematian.


Lisa yang berdiri memegang pistol tidak jauh dari pintu masuk langsung berlari membantu kakaknya.


Kau tidak apa-apa kan?" ucap Lisa di samping Cornelius. Cornelius bangkit mengambil besi panjang yang ada di sampingnya. Memegang alat berdiri di depan tiang menghantamkan gembok rantai yang ada di sana.


Beberapa kali menghantam gembok itu tetapi tak kunjung terlepas.


Cornelius berusaha menghantam gembok itu dan akhirnya terbuka. Perlahan mereka menurunkan Irene dari atas sana yang kondisinya sudah kritis. Ketika tubuh Irene sudah berada di dekapan Cornelius. Ia langsung mengangkat tubuhnya membawa ke tempat yang lebih nyaman.


"Tidak akan terjadi sesuatu kepada mu, aku akan menyelamatkanmu. Ucapnya membaringkan Irene di atas lantai yang kotor. Cornelius dengan penuh hati hati melakukan pertolongan pertama. Berusaha untuk menyadarkan Irene.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓 sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya baru emak.


"Gadis Pecal lele jatuh cinta"

__ADS_1



__ADS_2