Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 52.MATA SEMBAB _GKMBM


__ADS_3

Di tempat lain, terlihat Irene tertidur di lantai, ketika Satu malam menangis sampai membuat tubuhnya lelah, sehingga ia pun tertidur tanpa ia sadari. Rasa dinginnya lantai yang menembus kulit wajahnya yang menempel, Perlahan membuatnya membuka mata, lalu ia duduk dengan rambutnya yang terlihat berantakan.


Irene menoleh ke jam dinding menunjukkan pukul 08.00 pagi


"Ya Tuhan, aku harus siap-siap ke kantor. pasti aku sudah terlambat, Terlihat mata Irene sebab, akibat satu malaman menangis.


Irene berlalu ke kamar mandi berniat untuk membersihkan diri. Setelah selesai melakukan ritual mandinya, Ia pun menggunakan pakaian yang biasa ia gunakan ke kantor. Setelah memastikan penampilannya yang sudah terlihat rapi, Ia pun berlalu dari kamar kost menuju kantor yang selama ini tempat Irene bekerja bersama Rina, Reihan, dan Ricardo.


Dengan langkah terburu-buru, Irene keluar dari kamar kosnya mengingat waktu sudah telat. Irene sengaja menggunakan kacamata hitam,karena matanya yang sembab. Agar tidak menjadi pusat perhatian orang-orang yang ada di kantor. Irene Baru saja sampai di parkiran kantor, turun dari ojek berlari masuk ke dalam sambil melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul 09.00 pagi.


"Sial banget sih hidupku, pasti aku kena omel sama Pak Bos karena terlambat. Semua ini gara-gara lelaki brengsek itu sambil masuk ke dalam lift khusus karyawan.


Di dalam lift Irene tampak gelisah,' karena Irene merasa khawatir Tuan Mahesa akan marah besar kepadanya hari ini.


Irene semakin khawatir sepertinya waktu berlalu begitu cepat,lift yang ia tunggu tak kunjung terbuka.


Ting...


lift akhirnya terbuka irene buru-buru keluar. saat Irene memasuki ruang kerjanya Para karyawan karyawati yang lain memperhatikannya.


Walaupun dia merasa tidak nyaman, Irene tetap berjalan dengan senyuman terpancar dari wajahmu, sampai mejanya ia tetapi senyuman itu pun hilang. Irene menarik napas lega, meletakkan tasnya di atas meja.


"Ya Tuhan Semoga saja bos tidak tahu aku telah."gumam Irene dalam hati.


Rina, Raihan dan Ricardo ketiga sahabatnya datang menghampiri Irene


"Tumben banget kamu telat? Terus kenapa tuh mata pakai kacamata hitam segala?" tanya Rina yang begitu kepo Mengapa sahabatnya itu menggunakan kacamata hitam.


"Aku bangun kesiangan. Dan mataku sedikit merah.


"Eh tadi Bos mencari."ucap Rina yang mampu membuat jantung irene berdegup kencang.

__ADS_1


Ia khawatir Kalau Tuan Mahesa akan memecatnya dari perusahaan yang ia Pimpin


"Kenapa dia?


"Nggak tahu, katanya kalau kau sudah datang disuruh ke ruang kerjanya.


"Mending buruan deh, ketemu Bos. Takutnya Bos marah lagi, tahu kan sikap bos kita bagaimana? dia suka marah-marah nggak jelas di" ucap Rina meminta kepada Irene agar segera menghampiri Tuan Mahesa.


"Iya aku pergi sekarang."


Raihan, Rina dan Ricardo kembali ke meja kerja mereka masing-masing. Sedangkan Irene pergi menemui Tuan Mahesa.


Tok ...


Tok ...


Tok...


"Masuk!


teriak Tuan Mahesa dari dalam ruang kerjanya, meminta yang mengetuk pintu ruang kerjanya masuk ke dala


Ceklek.....


Sekali hentakan pintu terbuka lebar. irene masuk ke dalam ruang kerja Tuan Mahesa.


"Apa bos mencariku?


"Iya kenapa baru datang?


"Itu, aku tadi bangun kesiangan bos. Tapi aku janji tidak akan terlambat lagi." ucap Irene dengan kedua tangannya bertemu di depan dada, memohon agar Tuan Mahesa tidak memecatnya dari perusahaan yang ia Pimpin.

__ADS_1


"Tidak apa-apa, terlambat 30 menit Saja.


Irene kaget membuka kedua matanya, melihat ekspresi wajah tampak biasa saja. Padahal bosnya tidak pernah mentoleransi jika para karyawan terlambat lima menit Saja.


Karena dalam Dunia pekerjaan, tepat waktu sangatlah penting. Tapi anehnya kali ini dia tidak dimarahi, oleh Tuan Mahesa. Membuat Irene penasaran, Mengapa Tuan Mahesa memperlakukannya spesial kali ini.


Itu karena Cornelius sudah berpesan padanya, untuk bersikap baik dengan Irene. mengingat kejadian dimana Cornelius menghubunginya, karena mencari Irene untuk menjaga hubungan mereka tetap baik. Salah satunya adalah memperlakukan Irene dengan baik, agar mereka terlihat akan baik nantinya, saat Irene menceritakan pada Cornelis.


"Ada apa Bos mencariku?


"Sebentar lagi perusahaan akan mengadakan pesta ulang tahun. Aku harap kau bisa mengatur acaranya dengan baik nanti.


"Aku bos?


"Iya, kau! Apa kau tidak sanggup dengan tugas yang aku berikan?


"Akan aku usahakan Bos, Tetapi aku masih membutuhkan teman-temanku Rina, Raihan, dan Ricardo. membantu aku dalam melakukan tugas dan tanggung jawab ini." ucap Irene memberitahu keinginannya kalau dirinya masih membutuhkan ketiga sahabatnya.


"Tidak masalah, kamu bisa membicarakan ini kepada ketiga sahabat kamu. Sepertinya itu lebih bagus karena pekerjaan Kalian pasti akan cepat kelar.


Aku ingin desain interiornya benar-benar bagus dan agar Tuan Cornelius dan para rekan bisnis, memiliki kesan tersendiri ketika menghadiri pesta ulang tahun perusahaanku ini." ucap Tuan Mahesa kepada Irene.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


sambil menunggu karya ini up yuk mampir ke karya baru emak "Gairah duda kece "


__ADS_1


__ADS_2