Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 29. TENDANGAN_GKMBM


__ADS_3

Apa menurutmu polisi akan menangkap orang yang masuk ke dalam kamar kosnya sendiri."ucapnya dengan Tatapan yang serius.


"Maksud kamu apa? Ini kamar kosku bukan kamar kamu dan aku sudah membayarnya full kepada pemilik rumah kos-kosan ini.


"Itu dulu, sekarang aku pemilik baru kamar kos ini."Bahkan rumah ini aku pemilik nya


"Jangan mengada-ngada,aku sudah membayar sewa selama 1 tahun penuh.


"Kalau kau tidak percaya silakan bertanya kepada pemiliknya. Sudah ah, aku mau mandi dulu."ucap Cornelius sambil ia berbalik pergi kembali ke dalam kamar.


Irene tidak percaya begitu saja dengan perkataan Cornelius. Dengan percaya diri yang tinggi irene Pergi mengambil ponselnya yang ada di atas meja. Berniat menghubungi pemilik Rumah kos itu.


"Tidak mungkin! dia pasti berbohong ." gumamnya sambil mondar-mandir menempelkan ponselnya ke telinganya menunggu telepon itu tersambung.


Kring....


kring.....


kring.....suara deringan ponsel seseorang yang dulunya menjadi pemilik rumah kos itu tersambung.


"Hallo Nona Irene, Ada apa kau menghubungiku pagi-pagi seperti ini?"


"Aku cuma mau bertanya sesuatu apa Tuan menyewakan kamar kos yang aku tempati saat ini?


"Apa pemilik baru rumah kos-kosan itu sudah bertemu denganmu?


"Maksudnya?


"Saya lupa memberitahumu beberapa hari yang lalu ada pria datang menemuiku dia bilang ingin membeli rumah kos-kosan milik saya dengan harga yang fantastis


"Jadi Tuan menjual rumah kos-kosan ini pada pria itu? tanya Irene penuh selidik


"Tentu saja saya menjualnya ini sebuah kesempatan bagiku. Aku tidak mungkin akan melewatkan begitu saja rezeki melimpah kepadaku. Ada orang yang ingin membeli rumah kos-kosan yang sudah tampak jelek dengan harga yang fantastis aku tidak mungkin menolaknya."ucap pemilik rumah kos-kosan itu kepada Irene membuat Irene terhenyak.


"Tapi aku sudah membayar sewa selama 1 tahun penuh. Aku masih menjalaninya 1 bulan saja. Kenapa Tuan tidak memberitahu kepada saya terlebih dahulu? agar saya dapat bersiap untuk mencari tempat tinggal yang lain." ucap irene dengan nada suara irene yang sudah semakin meninggi. Karena dirinya sangat kesal.

__ADS_1


"Maaf hanya pada mu yang belum saya yang belum saya beritahu. Yang lain sudah saya beritahu sehingga mereka mencari tempat tinggal baru untuk mereka. dan sisa uang kamar kost yang sudah mereka berikan kepadaku, sudah aku kembalikan kepada mereka. Sama seperti halnya kepada kamu.


"Uang sewa yang satu tahun penuh tidak sebanding dengan uang yang diberikan oleh pria itu kepadaku. aku akan mengembalikan uang sewamu selama setahun penuh ke rekeningmu langsung."ucap pria itu sambil langsung memutuskan telepon selulernya begitu saja.


Irene yang sangat emosi dan marah melempar ponselnya ke tempat tidur karena dirinya sangat kesal mendengar jawaban pemilik rumah kos-kosan yang mereka tempati.


"Sialan....pria brengsek itu membeli rumah kos-kosan ini. Sekarang aku harus tinggal di mana?


"Kau tetap tinggal di sini. Aku tidak akan mengusirmu dari sini " ucap Cornelius berdiri di depan pintu kamar mandi dengan handuk kecil yang dililitkan di pinggangnya memperlihatkan otot perutnya seksi membuat mata irene melotot melihatnya.


Pria itu mempunyai tubuh yang atletis. batin Irene. " netranya melihat tubuh Cornelius yang berotot.


"Ada apa kau terpesona dengan tubuhku yang terlihat sixpack Di matamu? " ucap Cornelius seketika membuatnya tersadar.


"Bodoh...bodoh....bodoh apa yang aku pikirkan irene." gumam Irene menggerutu karena dirinya sudah terlihat bodoh di mata Cornelius.


Tetapi ia menepis perkataan Cornelius."Siapa juga yang terpesona kepadamu jangan terlalu percaya diri jadi orang.


"Pakai bajumu dan keluar dari kamar ini. Aku juga mau mandi karena harus ke kantor sekarang. Cornelius menyingkir dari pintu. "Mandi saja, aku tidak akan mengintipmu. Lagi pula kau bisa mengunci pintunya ucapnya sambil menaikkan satu alisnya.


Irene menarik nafas panjang pergi ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya. Tapi dia berhenti di depan pintu menatap Cornelius dengan tatapan sinis. kalau kau sempat berani mengintip aku, aku tidak akan segan-segan mencolok kedua matamu. ucap irene sambil mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya mengarahkannya ke arah Cornelius


lalu Irene masuk ke dalam kamar mandi sambil menutup pintu dengan keras.


Brukk....


Hembusan angin kencang dari pintu membuat Cornelius kaget mengedipkan matanya sambil tersenyum menatap wanita yang ada di dalam kamar kos itu.


'Wanita yang sangat keras kepala Tetapi entah mengapa aku menyukainya."


Setelah melakukan ritual mandinya sekitar 20 menit irene keluar dengan rambut yang basah terurai ke belakang dan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya.


Cornelius yang sedang memakai dasi seketika tengah berhenti dan malah menatap Irene dari atas sampai bawah, tanpa mengedipkan matanya. Irene merasa tatapan aneh Cornelius langsung menutup tubuhnya dengan kedua tangannya.


"Jangan lihat ke sini! teriak Irene malu

__ADS_1


melihat sikap malu irene. Cornelius berniat untuk menjahili Irene.


Cornelius membuka dasi dan membuangnya ke lantai perlahan berjalan mendekati Irene.


"Kau jangan mendekatiku! "terlihat Irene dengan nada suara yang meninggi sambil melangkah mundur ke belakang sampai tubuhnya montok ke tembok. Cornelius berdiri tepat di depannya tangan Cornelius perlahan mendekat ke wajahnya dan menyentuh pipinya dengan lembut.


Cornelius membelai wajah irene dengan lembut membuat Irene merasakan ada yang aneh dengan sentuhannya.


Irene Yang takut mengedipkan matanya memalingkan wajahnya dan tubuh yang mulai gemetar ketakutan.


Cornelius merasakan getaran tubuh Irene. Tiba-tiba irene membuka matanya terkejut bibir manis irene dikecup oleh Cornelius dengan lembut. Perlahan kecupan itu semakin mendalam. Getaran yang cukup hebat dirasakan oleh Irene ketika Cornelius memberikan kecupan yang mendalam di bibir manis Irene .


Cornelius menarik tubuh Irene dalam pelukannya membuat irene tidak bisa berbuat apa apa. Tangan irene berusaha mendorong memberontak tubuh Cornelius .Tetapi tenaganya tidak sebanding dengan tenaga Cornelius begitu kuat menahan tubuhnya dalam pelukannya.


Walaupun tangannya tidak mampu menghentikan Cornelius, kakinya masih cukup kuat menendangnya. Irene langsung menendang bagian adik kecil milik Cornelius dengan lutut Irene. Membuat Cornelius sedikit kesakitan dan melepaskan seketika.


"Sial! " pekiknya kesakitan memegang adik kecil miliknya.


"Kau? teriaknya marah menghampiri Irane dengan wajahnya yang garang mengangkat tubuh Irene.


"lepaskan aku! "teriak Irene marah memberontak memukul tubuh Cornelius.


Cornelis membanting tubuh Irene ke atas ranjang dengan kasar. Dia menahan kedua tangan Iran dengan kuat di atas ranjang


"lepaskan aku! " teriaknya memberontak di tempat tidur.


Cornelius dengan kasar memberikan kecupan di bagian leher jenjang Irene sampai di atas bagian gunung kembar mikin irene dan memberikan banyak bekas tanda merah di sana pertanda kepemilikannya.


Air mata Irene menetes begitu deras di wajah cantiknya, meratapi nasibnya yang entah bagaimana jadinya jika Cornelius berhasil untuk merenggut kesuciannya Saat ini. Harapan Irene sudah pupus merasa ketakutan kalau Cornelius akan benar-benar menodainya saat itu. Akhirnya Irene meminta maaf dan memohon kepada Cornelius agar Cornelius melepaskannya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


__ADS_2