Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 73. PERNIKAHAN DOKTER ALIANDO _ GKMBM


__ADS_3

Sepuluh hari kemudian setelah Cornelius dan Irene kembali dari negeri sakura melakukan perjalanan bulan madu di sana, acara pesta pernikahan dokter Aliando dan Camelia pun dilaksanakan.


Acara pesta pernikahan dokter Aliando dan Camelia memang dilakukan secara mewah dan megah. Tidak ubahnya seperti acara pernikahan Cornelius. Semua kolega bisnis dan dokter dokter, Begitu juga dengan jajarannya juga diundang menghadiri pesta pernikahan mereka.


Camelia dan dokter Aliando tampak bahagia setelah acara pemberkatan pernikahan mereka dilaksanakan di sebuah gereja dan dilanjutkan dengan acara resepsi di sebuah hotel berbintang lima milik Cornelius. Tampak para tamu undangan antusias untuk memberikan selamat kepada dokter Aliando dan Camelia.


Tidak menyangka, awalnya saling membenci sekarang saling mencintai. Mereka benar-benar bahagia telah menerima pemberkatan pernikahan disebuah gereja. Kini giliran Cornelius dan istrinya Irene yang datang menghampiri dokter Aliando dan Camelia memberikan selamat kepada adik sepupunya itu. Walaupun Camelia merupakan adik musuh bebuyutan Cornelius di masa lalu.


Tapi bagi Cornelius, Yang Lalu biarlah Berlalu tidak perlu diingat kembali. Tak tanggung-tanggung, Cornelius dan Irene menghadiahkan sebuah mobil mewah untuk Cornelius dan juga Camelia. Sebagai kado pernikahan untuk kedua mempelai.


Tampak Lisa sangat bahagia menyaksikan pernikahannya sang kakak, ayahnya yang dulu seringkali memaksakan Lisa menikah dengan lelaki pilihannya, juga hadir menghadiri pesta pernikahan putranya dokter Aliando.


Padahal selama ini dokter Aliando kurang dekat dengan ayahnya, lebih tepatnya jarang sekali berkomunikasi. Tapi yang namanya hubungan ayah dan anak itu tidak akan bisa dipisahkan oleh apapun. Karena ada ikatan darah.


Nyonya Brigez dan Tuan Bernando juga menghadiri pesta pernikahan Camelia dan juga Dokter Aliando. Mereka mengucapkan selamat kepada kedua mempelai, tak lupa Nyonya Brigez dan tuan Bernando mengucapkan terima kasih kepada dokter Aliando, yang selama ini berusaha menyelamatkan nyawa Irene saat Irene mengalami luka yang tercipta oleh musuh-musuh bebuyutan Cornelius.


Permintaan Tuan Bernando dan nyonya Brigez pun dituruti oleh Cornelius. Yang menginginkan Cornelis hengkang dari dunia mafia dan menjalankan bisnisnya yang legal. Kini Cornelius menjalankan bisnis properti, perhotelan, restoran dan juga rumah sakit. Ia tidak ingin mengecewakan Tuan Bernardo dan juga Nyonya Brigez yang selama ini melindunginya sejak kecil.


Bahkan melindungi aset milik Ayah kandungnya sendiri yang mati di tangan penjahat akibat kejujuran ayahnya Tuan Fernandez.


Timothy juga menyetujui hal yang sama dengan prinsip Tuan Bernando dan juga Nyonya Brigez, Yang pasti sekarang pembunuh Tuan Fernandez sudah tidak dapat menghirup udara bebas lagi di muka bumi ini. yang pasti mereka juga sudah menyusul Tuan Fernandes bersama istri.

__ADS_1


Kini Cornelius sudah puas melampiaskan emosi dan juga membalaskan dendamnya terhadap pembunuh kedua orang tuanya. Walaupun pembunuh kedua orang tuanya merupakan pamannya sendiri, tapi ia tidak peduli pembunuh tetaplah pembunuh. Hingga Tuan Thomson sendiri mati sesuai dengan apa yang ia lakukan selama ini terhadap keluarga Cornelius.


"Wah sekarang Camelia dan dokter Aliando sudah menikah. Kapan giliran kamu Timothy?" tanya irene bercanda kepada Timothy yang masih setia berdiri di sana. Timothy hanya mengembangkan senyumnya yang berada di samping irene.


"Sudahlah, kalau sudah saling mencintai ngapain di lama-lama kan, lebih baik kalian langsung menikah. Sebentar lagi juga Lisa akan menyusul dengan Ricardo canda." Irene yang mampu membuat Ricardo dan Lisa terhenyak.


Padahal Ricardo dan Lisa sama sekali belum membicarakan hal sedalam itu. Mereka masih hanya berteman biasa, tapi sepertinya Ricardo juga mencintai Lisa. Lisa memang masih agak sulit melupakan almarhum mantan kekasihnya yang meninggal karena kanker otak yang ia derita.


Tapi apa mungkin lisa larut dalam kesedihannya sampai selamanya? itu tidak akan mungkin dibiarkan oleh Cornelius dan teman-temannya yang lainnya. Pasti mereka berusaha agar Lisa melupakan masa lalu yang begitu pahit bersama sang kekasih.


Sementara Ricardo hanya mengembangkan senyumnya menatap Lisa dengan tatapan penuh cinta. Ricardo juga menginginkan hal yang sama seperti yang dikatakan oleh Irene ingin sekali dirinya langsung menikahi Lisa. Tapi apa daya sepertinya Lisa belum bisa membuka hatinya untuk menerima pria lain.


Tapi Lisa juga tidak menutup diri dari Ricardo dan dia selalu bersikap positif terhadap Ricardo, jika Ricardo menginginkannya bertemu dengannya ia selalu menyanggupinya. Tapi kalau dibicarakan ke jenjang pernikahan, Lisa masih belum bisa menjawab.


Tapi Cornelius dan Irene yakin kalau lisa dan Ricardo akan berjodoh. Seperti ada chemistry diantara mereka. Membuat Irene benar-benar yakin kalau mereka jodoh.


Kini perusahaan Cornelius sudah berjalan dengan lancar dan berkembang pesat di seluruh ibukota. Bahkan di luar negeri. membuat hati Irene begitu bahagia dan merasa tenang menikmati uang hasil bisnis legal yang digeluti oleh suaminya saat ini. tanpa dibayang-bayangi dengan rasa takut.


"Terima kasih sayang, Kau memang suamiku yang sangat luar biasa. Kau sudah memenuhi janjimu kepada Ibu dan ayahku dan juga kepadaku. Aku tidak menyangka kamu bisa melepaskan duniamu yang selama ini keras. Tapi setelah kita menikah, kamu memang benar-benar berubah menjadi suamiku yang lebih manis dan lebih menyayangiku." ucap Irene sambil langsung memberikan sebuah amplop putih kepada Cornelius.


"Apa ini Sayang?" tanya Cornelius penuh selidik kepada istrinya.

__ADS_1


"Buka saja suamiku yang tampan, jangan bertanya melulu." ucap irene sambil langsung menuju wajah tampan suaminya. Cornelius membuka pelan-pelan amplop putih itu yang berkop surat dari rumah sakit.


"Apa?


"Kamu serius sayang?


"Kamu hamil?"tanya Cornelius penuh selidik kepada istrinya.


Irene menganggukkan kepala. Cornelius begitu bahagia langsung menggendong Tubuh mungil istrinya dan memutar-mutarnya. Ia sangat bahagia melihat penjelasan tertera di atas kertas putih itu, yang menyatakan kalau Irene sedang hamil. Cornelius membubuhi Irene kecupan demi kecupan membuat Irene sedikit kegelian.


"Mengapa kau tidak mengajakku untuk memeriksakannya ke dokter sayang." tanya Cornelius kepada Irene


"Tidak Mas, nanti Irene takut kalau Mas akan kecewa jika dugaan Irene tidak benar." ucap Irene sambil menatap suaminya dengan tatapan penuh cinta. Cornelius meraih tubuh mungil istrinya, lalu kembali memberikan kecupan demi kecupan di wajah cantik dan bibir istrinya.


"Aku sangat bahagia, tidak bisa dibandingkan lebih bahagia daripada mendapatkan proyek besar jutaan miliar dolar. Ini lebih dari itu, aku ingin kamu tetap menjaga janin yang ada di rahim kamu. Kamu tidak boleh terlalu kecapean dan jaga Dia untukku." ucap Cornelius posesif terhadap istrinya.


"Iya sayang, aku juga pasti akan menjaga anak kita yang ada di dalam sini." ucap Irene sambil mengelus perutnya yang masih rata. Cornelius berjongkok lalu ia pun berbicara seolah-olah janin yang ada di rahim Irene dapat mendengar apa yang dia ucapkan. Lalu ia pun mengecup perut Irene membuat Irene pun mengembangkan senyumnya melihat tingkah laku suaminya yang begitu menggemaskan.


Tamat


Hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." PENGORBANANKU DI HARGAI DENGAN PENGKHIANATAN "


__ADS_2