Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 168. PENDEKATAN _GKMBM


__ADS_3

Acara pemberkatan nikah Cornelius berjalan dengan lancar. Tidak ada gangguan sama sekali. Kini acaranya dilanjutkan dengan acara resepsi yang begitu meriah. Yang dilaksanakan di salah satu hotel berbintang lima. Cornelius, Lisa dan anak buah yang lainnya sengaja meminta EO ternama untuk menangani proses berjalannya acara pernikahan Cornelius.


Tampak rekan bisnis Cornelius sudah berdatangan menghadiri acara resepsi pernikahan itu. Rina dan Ricardo tampak bahagia melihat pesta pernikahan Irene berjalan dengan lancar dan dilaksanakan di sebuah hotel ternama yang begitu mewah dan juga megah.


"Aku tidak menyangka Irene bernasib baik seperti ini. Untung saja Aris menghianati cintanya, memang kalau jodoh tidak akan ke mana. Kalau saja Aris tidak mengkhianati cinta irene mungkin Irene dan Cornelius tidak akan bisa bersatu." ucap Rina kepada Ricardo.


" Kamu ini bagaimana sih, jodoh sudah diatur oleh Tuhan. Jadi Aris mungkin menjalin hubungan dengan Irene hanya untuk sementara. Yang ternyata jodoh yang sudah dipersiapkan Tuhan untuk Irene ternyata Cornelius si pria keras kepala itu, yang bisa lunak hanya kepada Irene." ucap Ricardo yang mampu membuat Rina tertawa ngakak.


Tanpa mereka sadari Timothy mendengar percakapan kedua sahabat ini. "Kalian datang berdua saja?" tiba-tiba Timoty nimbrung menghampiri keduanya. "Ya, mau sama siapa lagi bro, kekasih juga tidak ada.


"Kenapa tidak kalian saja yang jadian? celetuk Timothy dibalas tatapan tajam dari Rina. Kini Timothy tampak langsung tertunduk ketika melihat mata tajam Rina menatapnya.


"Tidak mungkin dong bro, aku jadian sama adik sepupuku sendiri. Kamu sendiri di sini datang dengan siapa? Ricardo balik bertanya kepada Timothy.


"Aku tidak perlu datang ke sini memiliki teman, karena pemilik pesta ini adalah saya sendiri karena Cornelius itu bos saya."ucap Timothy.


Rina dan Ricardo saling tatap. "Begini saja, daripada Rina terus berjalan denganku, Bagaimana kalau kalian berdua saja." celetuk Ricardo yang dibalas cubitan dari Rina di bagian lengan Ricardo.


Ricardo meringis kesakitan. Lalu mengedipkan matanya sebelah ke arah Rina. "Kalian cocok Kok, yang satu tampan dan yang satunya cantik." Puji Ricardo. Timothy menatap Rina dengan Tatapan yang sulit diartikan. Kini Ricardo meninggalkan Rina Dan Timothy berdua saja di sana. Dan memilih untuk bergabung dengan Lisa dan yang lainnya.

__ADS_1


"Hai..., kamu pasti Lisa, Bukan?" sapa Ricardo sok kenal kepada


"Hai juga, Kamu siapa, ya? kok bisa kenal denganku?" tanya Lisa penasaran


"Apa kamu lupa kepadaku? Aku Ricardo sahabat Irene dan juga Rina." ucap Ricardo memperkenalkan diri kepada Lisa. Lisa menyambut uluran tangan Ricardo dan keduanya pun akhirnya saling bersalaman.


Ricardo terlihat asik ngobrol yang entah apa mereka obrolkan. Sementara Rina masih kikuk di hadapan pria dingin seperti Timoty. tidak ada yang memulai pembicaraan. Kini Rina hendak pergi meninggalkan Timothy. Tapi tiba-tiba saja Timothy menarik tangan Rina. "Kamu mau ke mana?"tanya Timoty menghentikan langkah Rina.


"Tidak tahu, di sini juga tidak ada yang aku lakukan. Lebih baik aku menghampiri Irene daripada di sini seperti patung dan garing." ucap Rina.


"Ayo, ikut aku. Kita menikmati menu makanan yang ada di sana." pinta Timothy sambil menarik tangan Rina, lalu Rina pun mengikuti langkah Timoty dari kejauhan Irene melihat Rina Dan Timothy berjalan bersama. sementara Ricardo sedang asyik ngobrol dengan Lisa.


Cornelius mengembangkan senyumnya. "Tidak apa, aku harap Lisa bisa kembali membuka hatinya, Jika seorang pria mampu menaklukkan hatinya yang sudah membeku, karena dirinya sedang berduka setelah kepergian sang kekasih.


Walaupun paman menjodohkannya, ia benar-benar belum bisa menerima. Padahal pria yang dijodohkan Paman itu menurut pandangan Paman sudah cocok kepada Lisa. Tapi Lisa sama sekali tidak bisa terima.


Entah kenapa Lisa begitu akrab berbicara dengan Ricardo. Kita lihat saja nanti perkembangannya." ucap Cornelius sambil langsung memberikan kecupan hangat di wajah cantik istrinya. Padahal mereka masih berada di atas pelaminan.


Tampak para tamu undangan dan juga kolega bisnis, sudah berbondong-bondong memberi salam kepada Cornelius dan Irene. Mereka mengucapkan selamat berbahagia atas pernikahan Irene dan Cornelius.

__ADS_1


Sementara dokter Aliando dan juga Camelia tampaknya menikmati pesta pernikahan Cornelius dan Irene. "Melihat pesta pernikahan Kak Cornelius, aku sudah tidak sabar lagi ingin segera melamar kamu. Aku harap kau bersedia menjadi istriku." ucap dokter Aliando yang mampu membuat Camelia tersipu malu.


"Dokter tampanku yang aku sayang, kalau mau melamar Camelia jangan di sini dong. lihat tempat yang romantis sedikit, kenapa?" gerutu Camelia membuat dokter Aliando terkekeh. "Kamu tunggu saja nanti, habis ini aku akan segera melamar kamu. Kamu harus bersiap kapan pun aku boyong ke altar gereja." ucap dokter Aliando membuat Camelia lagi-lagi tersipu malu.


Acara resepsi pernikahan Cornelius dan Irene berjalan kondusif . Acara benar dijaga ketat oleh anak buah Cornelius dan juga pihak Kepolisian. Sebelumnya Nyonya Brigez dan Tuan Bernando sudah melakukan pemeriksaan tempat diadakannya resepsi pernikahan Cornelius dan Irene. Tampak Nyonya Brigez dan Tuan Bernando benar-benar bahagia menyaksikan pernikahan putri mereka, walaupun sebelumnya begitu banyak tantangan yang mereka hadapi.


Kini amanah dari Tuan Fernandez ayah kandung Cornelius sudah laksanakan oleh Tuan Bernando dan juga Nyonya Brigez, dengan baik. Mereka juga dapat menyaksikan pernikahan Cornelius dengan Irene. Awalnya mereka tidak menyangka kalau Cornelius dan Irene akan saling mencintai. Bahkan sebelumnya mereka tidak saling mengenal.


"Sayang, sekarang tugas kita sudah selesai yang diamanahkan oleh Tuan Fernandez. Semoga pernikahan Cornelius dan Irene langgeng untuk selamanya. Aku yakin Irene mampu membimbing Cornelius supaya lebih baik.


Aku ingin dia menyudahi aktivitas ilegalnya, dan lebih baik dia menjalankan bisnis legal seperti yang sudah ia jalankan beberapa tahun belakangan ini. Cukup Sudah bisnis ilegal yang dilakukan oleh Cornelius. Aku tidak ingin Cornelius dan Irene terlibat masalah besar seperti dulu lagi. Yang Lalu biarlah Berlalu, tidak perlu melihat masa lalu yang begitu kelam. Aku akan coba berbicara dengan Cornelius nanti ."ucap Nyonya Brigez kepada tuan Bernando.


Dan tampaknya Tuan Bernardo juga memiliki harapan yang sama seperti Nyonya Brigez. Ia tidak ingin Cornelius terlibat bisnis ilegal itu lagi, termasuk perdagangan manusia yang sempat dilakukan oleh Cornelius. Tuan Bernando dan nyonya Brigez menatap Irene dan Cornelius yang sedang berada di pelaminan. Dan tampaknya para tamu undangan masih berbondong-bondong untuk memberikan selamat kepada kedua mempelai."


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA MORATA YANG BARU TERBIT." MENJANDAKAN ISTRI DEMI JANDA"


__ADS_2