Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 162. CAMELIA DI GANTUNG_GKMBM


__ADS_3

Di tempat lain Camelia sedang menunggu dokter Aliando. Yang mana sebelumnya dokter Aliando dengan Camelia sudah berjanji bertemu di sebuah butik ternama yang lokasinya tidak jauh dari rumah sakit.


"Di mana dokter Aliando, mengapa dia belum datang, apa dia masih sibuk?" gumamnya dalam hati. Saat dirinya sibuk dengan pikirannya, seseorang datang menghampirinya.


Camelia sama sekali tidak mengenal pria yang datang menghampirinya. "Ikut Kami sekarang!! perintah pria itu sambil menodongkan pisau belati ke bagian perut Camelia. Membuat Camelia tidak berkutik.


Dari kejauhan dokter Aliando yang ingin menghampiri Camelia, melihat Camelia dibawa paksa oleh seorang pria. Melihat itu dokter Aliando langsung melajukan mobil miliknya mengejar mobil yang membawa Camelia.


Selama dalam perjalanan, ia berusaha untuk menghubungi Cornelius. Saat sambungan telepon seluler itu tersambung, dokter Aliando langsung meminta bantuan kepada Cornelius agar mengirimkan beberapa anak buahnya untuk membantu dokter Aliando.


"Sepertinya Camelia diculik seseorang, aku lagi mengejarnya sekarang. Tolong kirimkan anak buah Kakak untuk membantuku. Aku tidak ingin wanita itu kenapa kenapa." ucap dokter Aliando di dalam sambungan telepon selulernya kepada.


Cornelius mendengar Camelia diculik, terlihat geram. Karena dari awal ia sudah mengetahui dokter Aliando memiliki rasa terhadap Camelia. "Siapa lagi yang ingin membunuh Camelia, apakah yang memiliki dendam juga kepada tuan Jason?" gumamnya di dalam hati sambil langsung menghubungi Timothy.


"Panjang umur,masih mau menekan nomor ponsel milik Timothy ternyata Timoty sudah tiba di rumah, membawa paper bag pesanan Cornelius dan juga Irene dari salah satu butik ternama di kota ini.


"Untung kamu datang tepat waktu. Sepertinya adikku dokter Aliando membutuhkan bantuan kita. Aku ingin kau pergi ke lokasi yang sudah aku kirimkan kepadamu, dan bawa beberapa anak buah kita."


"Memangnya ada apa Bos, kok sepertinya Bos khawatir ?" Tanya Timothy


"Adikku dokter Aliando menghubungiku, dia membutuhkan pertolongan kita, sepertinya Camelia diculik seseorang yang kita juga tidak tahu siapa pelakunya."


Timoty yang mendapat perintah dari bosnya, langsung menghampiri beberapa anak buahnya untuk segera bersiap pergi ke lokasi yang sudah dikirimkan dokter Aliando.


Dua buah mobil berwarna hitam berlalu meninggalkan rumah utama Cornelius, berniat untuk membantu dokter Aliando yang sedari tadi mengejar mobil yang membawa Camelia.

__ADS_1


Mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi tidak peduli dengan kendaraan yang ada di hadapannya. Seolah-olah jalanan itu milik mereka sendiri. Timothy sengaja mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, karena ia tidak ingin mereka terlambat menyelamatkan orang yang disayangi oleh dokter Aliando. Karena bagaimanapun dokter Aliando begitu berjasa untuk geng mafia Cornelius yang selalu standby untuk melayani kesehatan mereka.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 20 menit, Mereka pun sudah melihat titik terang di mana keberadaan mobil dokter Aliando mengejar mobil yang membawa Camelia. Sedangkan di dalam mobil, Camelia sudah tidak berdaya. Mulutnya sudah ditutup dengan obat bius, hingga dirinya tidak sadarkan diri. Tangan sudah diikat, kaki juga sudah diikat dan mulut ditutup dengan lakban hitam.


Dokter Aliando sudah sangat kesal karena dirinya kehilangan jejak. Tapi sepertinya Timothy mengetahui jejak mobil yang telah membawa Camelia.


Di dalam sambungan earphone, Timothy selalu berkomunikasi dengan dokter Aliando. posisi terakhir dokter Aliando mengetahui mobil yang membawa Camelia.


"Sial!!! Aku kehilangan jejak. Semua ini gara-gara mobil yang tadi." gerutu dokter Aliando ketika dia mendapat halangan dari salah satu mobil yang mengendarai mobilnya dengan kecepatan rendah.


"Siapa mereka yang berani menculik Camelia, Apakah itu masih musuh-musuh almarhum Tuan Jason?" gumam Timothy sembari terus melajukan mobilnya. pertanyaan demi pertanyaan timbul di hati Timothy.


Di sebuah gedung tua yang lokasinya di pinggiran kota Santa Monica. Seorang pria datang menghampiri mobil yang membawa Camelia."Bawa dia masuk!! perintah pria yang menghampiri mobil yang membawa Camelia.


Tuan Albert sengaja memanfaatkan Camelia untuk memancing dokter Aliando dan Cornelius datang ke markas miliknya. Karena tuan Albert mengetahui kalau dokter Aliando kekasih Camelia dan ia mengetahui kalau Cornelius tidak akan membiarkan dokter Aliando sendiri yang menyelamatkan Camelia. Dokter Aliando pasti meminta bantuan kepada Cornelius.


"Ikat dia di sana!!! perintah Tuan Albert kepada anak buahnya. Selain karena memiliki rasa dendam terhadap Cornelius, dia juga memiliki rasa dendam kepada tuan Jason.


"Ikat dia di tiang dengan pakai rantai besi sesuai dengan apa yang kita rencanakan sebelumnya." perintah Tuan Albert kepada anak buahnya.


"Baik Tuan?" sahutnya sambil mengikat tangan dan kaki Camelia di tiang besi yang menjulang tinggi. "Naikkan tubuhnya ke atas tiang itu!!! perintah Albert kembali membuat anak buahnya tercengang, iya mereka bingung rencana apa yang akan dilakukan Bosnya itu.


Kini tubuh Camelia sudah tergantung di tiang besi, Ia sama sekali tidak berdaya karena belum sadarkan diri. Mungkin karena efek obat bius itu belum hilang. Tuan Albert tertawa ngakak melihat wanita yang tergantung di tiang tidak berdaya.


"Aku yakin, kau yang menjadi umpanku. Cornelius akan datang ke tempat ini bersama kekasihmu itu. Aku tidak akan membiarkan pesta pernikahan Cornelius terlaksana. dan aku tidak akan membiarkan Cornelius bahagia dengan wanita yang aku cintai juga." teriak Tuan Albert seolah-olah Camelia dapat mendengar apa yang ia katakan.

__ADS_1


sejujurnya aku juga memiliki dendam kepada kakakmu tapi karena kakakmu sudah tewas aku tidak perlu mengotori tanganku untuk menghajarnya karena ada Cornelius yang melakukannya sekarang Cornelius harus mati di tanganku. suara tawak Tuan Albert menggema di seisi gedung tua itu. membuat bulu kuduk setiap orang akan berdiri mendengar suara teriakan pria yang seperti setengah gila itu.


Sementara di tempat lain, terlihat Timothy sedikit bingung mencari keberadaan mobil yang membawa Camelia. "Maaf tuan Sepertinya kita kehilangan jejak, apa Tuan memiliki nomor ponsel Camelia?" tanya salah satu anak buah Cornelius kepada Timothy.


Timothy baru teringat akan hal itu. lalu sambungan earphone juga tersambung kepada dokter Aliando, Timoty meminta nomor ponsel Camelia. Berharap nomor ponsel Camelia masih aktif dan mereka mengetahui Di mana keberadaan Camelia melalui nomor ponsel milik Camelia.


Dokter Aliando pun memberikan nomor ponsel Camelia, untungnya ponsel Camelia tidak diambil oleh Tuan Albert dan anak buahnya. Dan lagian ponsel yang digunakan Camelia tidak berdering sama sekali hanya menggunakan getaran saja.


Saat sambungan telepon itu berdering, anak buah Cornelius mencoba mencari tahu keberadaan Camelia saat ini. Ia membuka layar laptopnya mencari keberadaan Camelia.


"Dapat! ucap anak buah Cornelius


"Di mana lokasinya?" tanya timoty penasaran


"Berada di pinggiran kota ini, kita pergi ke arah barat. Dan sepertinya jauh dari pemukiman masyarakat. Dia ada di pedesaan terpencil." ucap anak buah Cornelius kepada Timoty dibalas angkutan dari Timothy.


Kembali Timoty melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, berharap mereka tidak terlambat menyelamatkan Camelia.


"Aku tidak akan membiarkan kamu kenapa-kenapa!! pekik dokter Aliando sangat kesal kepada dirinya sendiri karena terlambat menghampiri Camelia.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


sambil menunggu karya ini up kembali, yuk mampir ke karya baru emak " PERJUANGAN CINTA ABIMAYU"


__ADS_2