Gadis Kecil Milik Bos Mafia

Gadis Kecil Milik Bos Mafia
BAB 64.TAK MALU_ GKMBM


__ADS_3

Rina ikut membungkuk membantu Irene berdiri kembali, sebelum orang-orang yang berjoget menginjaknya. "Jangan duduk di situ Irene! kau nanti akan diinjak mereka semua. Irene kembali berdiri dengan dibantu Rina.


Karena masih penasaran dengan apa yang diambil Cornelius, Rina kembali melontarkan kalimat pertanyaan. "Apa yang diambil Cornelius darimu?" sebelum Irene menjawab


Tiba-tiba Cornelius muncul dari kerumunan banyak orang menarik tangan Irene.


"Apa yang kau lakukan disini? ucap Cornelius dengan nada suara yang marah mengetahui wanitanya datang ke klub malam.


Irene mendorong Cornelius. " Kenapa kau selalu mengganggu hidupku?"


"Pergi! sambungnya sambil mendorong-dorong tubuh Cornelius.


"Apa dia mabuk? tanya Cornelius sambil menahan kedua tangan Irene


"lepaskan!" Sekarang hidupku sudah hancur." terik Irene memberontak.


"Iya dia mabuk."


"Sejak kapan kalian disini?"


"Setelah kepulangan kedua orang tuanya? Irene datang ke kamar kosku mengajakku ke sini.


Rina dan Cornelius berbicara dengan suara tinggi, karena kalau tidak seperti itu maka suara musik akan mengalahkan suara mereka.


"Wanita ini! pekiknya kesal.


Cornelius mengangkat tubuh Irene ke atas pundaknya, membawanya keluar dari sana diikuti dengan Rina di belakangnya. Semua orang yang berjoget menoleh saat Cornelis masuk. Menerobos masuk ke dalam kerumunan mereka.

__ADS_1


Karena pengaruh alkohol, Irene berteriak-teriak tidak jelas memukul punggung Cornelius. Tetapi Cornelius seolah tidak peduli.


Cornelius menurunkan Irene di depan mobilnya memegang tangannya. Kita pulang sekarang."


"Aku tidak mau pulang bersamamu. Hidupku sudah hancur." teriak Irene menggoyang-goyangkan tubuhnya


"Jangan banyak membantah, kau sudah mabuk."ucap Cornelius menarik tangan kiri mendorong paksa duduk di kursi depan.


"Aku bisa pulang sendiri."


"Aku tidak akan membiarkanmu pulang sendiri." ucap Cornelius sambil memasangkan sabuk pengaman ke tubuh Irene Cornelius menutup pintu mobilnya buru-buru berjalan pergi ke sisi pintu lainnya.


"Tunggu sebentar, kalian pulang berdua, terus aku pulang sama siapa?


"Kau sudah besar kan? pulang sendiri." ucap Cornelius langsung masuk ke dalam mobil meninggalkan tempat itu.


"Apa hubungannya aku sudah besar? aku juga perempuan masa aku disuruh pulang sendiri." pekik Rina kesal.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 10 menit, Cornelis sudah sampai di depan rumah kost yang selama ini ditempati oleh Irene. Dia menoleh melihat Irene yang tertidur. Karena pengaruh alkohol dia melepaskan sabuk pengaman. Irene lalu tangannya naik membetulkan rambut Irene. Yang menutupi wajah cantik Irene yang tidak mengenakan riasan.


Kenapa kau begitu tidak menyukai kehadiranku. Padahal aku tak bisa jauh darimu Cornelius, membelah rambut Irene menatapnya dengan tatapan sedih, hatinya merasa sakit setiap kali Irene selalu meminta dirinya untuk menjauh. Sedangkan dia ingin berdiri di samping Irene menjaganya sepenuh hatinya.


Cornelius keluar dari mobil berjalan pergi ke sisi lain membuka pintu mobil menggendong Irene keluar membawanya masuk ke dalam kamar kost yang selama ini ditempati Irene.


Di jalan menuju ke kamar Irene. Dalam pelukan Cornelius mengeluarkan cairan putih kekuningan dari dalam perutnya di Jas Cornelis.


Oek.....

__ADS_1


Cornelius segitiga berhenti menarik tubuhnya tegak dengan wajah yang mengerut melihat muntah Irene mengotori. Wajahnya kembali datar berjalan masuk ke kamar kos irene.


Sesampai di kamar, Cornelis langsung membawa Irene masuk ke dalam kamar mandi . Cornelius membuka jas meletakkannya di pinggir wastafel lengan kemeja sampai di sikunya, lalu mengambil air Shower mengguyur tubuh Irene.


Mata irene perlahan terbuka. Karena tetesan air yang membasahi wajahnya. Tetapi kelopak mata kembali tertutup tidak mampu untuk bangun. Cornelius membungkuk memandikan Irene karena muntahan yang mengotori baju dan tubuh Irene


Tanpa rasa malu Cornelius melepaskan pakaian Irene satu persatu. Dia tidak perlu malu lagi, Sebelumnya dia sudah pernah melakukannya Di malam panjang antara mereka berdua, akibat obat perangsang yang dibuat oleh Aris kepada Irene.


Cornelius membersihkan tubuh Irene memakaikan sabun dan sampo lalu membilasnya dengan air shower. Setelah memastikan tubuh Irene terlihat bersih mengambil baju ganti untuk Irene. lalu memakaikan baju dan membaringkan ke atas tempat tidur.


Di tempat lain di sebuah klub malam ternama di negaranya, malam tempat yang sama saat Irene mabuk. Di ruang VVIP ada satu pria Tua duduk di temani dengan beberapa wanita. Yang bergelantungan di tangan dan tubuhnya. Dan beberapa pria muda memegang senjata.


Di seluruh sudut ruangan itu, seorang pria masuk ke dalam ruangan itu. Dia adalah salah satu anak buah dari pria tua itu. Yang duduk di sana ternyata adalah Tuan Aska. Orang tua dari Boston yang mati di tangan Cornelius.


"Tuan, Aku baru saja melihat teman Cornelius di bawah.


"Tuan Cornelius kamu bilang ?


"Iya tuan,"


Tuan Aska langsung berdiri dari tempat duduknya. Kalian pergi dari sini." ucapnya mengusir para wanita penghibur yang menemani dirinya.


Para wanita itu langsung pergi meninggalkan ruangan itu."Apa yang dilakukan Cornelius di tempat ini?


"Aku tidak tahu Tuan, tapi datang sendiri dan pulang bersama seorang wanita yang sedang mabuk."


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


__ADS_2